Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Penyesuaian Tarif Berlaku untuk 3.500 VA ke Atas, Warga Diminta Bijak Pakai Listrik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Penyesuaian tarif listrik atau Tariff Adjustment untuk golongan Rumah Tangga Mampu akan mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2022.

Aturan tersebut hanya berlaku bagi golongan Rumah Tangga Mampu dan golongan pemerintah yang menggunakan daya listrik 3.500 VA ke atas.

Adapun Tariff Adjustment adalah penyesuaian tarif tenaga listrik yang sedianya dilaksanakan setiap tiga bulan apabila terjadi perubahan di salah satu atau beberapa faktor tak terkendali yang bisa memengaruhi Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik.

Keempat faktor tak terkendali atau uncontrollable factor tersebut adalah nilai tukar mata uang Dollar AS terhadap Rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan harga patokan batubara yang tidak dapat dikendalikan PLN.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha mengatakan, Tariff Adjustment 2014 sudah ditetapkan dan dibekukan pada 2017. Sehingga, sejak 2017, tidak ada lagi perubahan tarif untuk seluruh golongan.

“Agar harga tarif tetap terjaga tidak naik 2017, pemerintah mengeluarkan dana tambahan untuk subsidi,” ungkap Agung, Kamis 23 Juni 2022.

Untuk menjaga tidak ada kenaikkan tarif listrik, pemerintah telah menggelontorkan subsidi sebesar Rp 243,3 T dan kompensasi sebesar Rp 94,17 T sejak tahun 2017 hingga tahun 2021. Untuk itu, agar anggaran negara dapat dialihkan untuk hal yang lebih dibutuhkan masyarakat, aturan Tariff Adjustment akan mulai diterapkan kembali per tahun ini.

“Penyesuaian tarif listrik ini hanya berlaku bagi masyarakat yang mampu, yang memakai daya listrik di atas 3.500 VA. Sehingga, bantuan listrik diharapkan akan terlaksana dengan lebih berkeadilan, dan anggaran negara pun dapat dialihkan untuk program-program yang lebih dibutuhkan masyarakat dan lebih luas kemanfaatannya,” ungkap Agung.

Pandangan Akademisi terkait Kebijakan Penyesuaian Tarif Adjusment Pelanggan Rumah Tangga Mampu

Senada dengan hal tersebut, Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran sekaligus Senior Advisor RSM Indonesia, Ilya Avianti mengatakan bahwa Tariff Adjustment ini sedianya telah dimulai sejak 2014 dan dilakukan secara berkala, namun dipending pada 2017.
Dengan kondisi perekonomian global yang tengah tidak stabil, keputusan untuk melepas subsidi tarif listrik bagi golongan mampu adalah hal yang tepat.

“Sebagai akademisi saya melihat bahwa pemerintah sejauh ini sudah terlalu banyak beban untuk mengeluarkan subsidi dan kompensasi. Nilai ICP, batubara dan nilai tukar rupiah terhadap dollar cenderung naik, kondisi seperti ini bukan hanya dialami di Indonesia, namun melanda di seluruh dunia,” ungkapnya.

Dia mengatakan, subsidi sebaiknya dialokasikan hanya pada masyarakat yang tidak mampu agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Sehingga, pembangunan infrastruktur lainnya pun dapat terus terlaksana.

“Meski demikian, masyarakat secara umum juga perlu membuat perancangan pemakaian listrik di rumah, sehingga pemakaian bisa lebih efisien dan pembayaran listriknya bisa mencukupi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Jabar Brigjen TNI Dedy mengatakan sosialisasi kenaikan tarif listrik untuk golongan Rumah Tangga Mampu di atas 3500 VA serta golongan pemerintah bertujuan untuk membuat subsidi tepat sasaran. Bagi masyarakat yang tidak terdampak kenaikan tarif listrik, ada sejumlah upaya penghematan yang bisa dilakukan agar biaya listrik tetap terjaga.

Misalnya, dengan hanya menggunakan lampu sesuai kebutuhan, mematikan alat elektronik seperti televisi ketika sedang tidak digunakan, hingga memastikan barang elektronik sehari-hari seperti charger handphone tidak terus terpasang di stop kontak ketika tidak dipakai.

“Komite Intelijen Daerah di masing-masing bagian diharapkan dapat membantu mensosialisasikan terkait makna atas penyesuaian tarif listrik ini, dan untuk masyarakat mampu agar ikut memahami masalah ini, keterkaitan kita secara langsung dapat membantu masyarakat tidak mampu,” ungkapnya.

Adapun besaran dampak penyesuaian tarif listrik golongan R2, R3, P1 dan P3 adalah sebesar 17,64% dan golongan P2 penyesuaiannya sebesar 36,61%. Penerapan Tariff Adjustment mulai berlaku pada 1 Juli 2022, untuk pelanggan Prabayar akan berlaku pada pembelian token mulai tanggal 1 Juli 2022 dan untuk pelanggan Pascabayar berlaku mulai rekening bulan Agustus 2022 (pemakaian Juli 2022).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Wisuda STISIP Syamsul Ulum, Pj Wali Kota Sukabumi Para Lulusan Haru Miliki Attitude Yang Baik

    Hadiri Wisuda STISIP Syamsul Ulum, Pj Wali Kota Sukabumi Para Lulusan Haru Miliki Attitude Yang Baik

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengajak para wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Symasul’Ulum untuk mengemban tugas sebagai lulusan perguruan tinggi dengan mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, meningkatkan modal sosial, dan terus mengedepankan sikap positif. “Hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan ketekunan akang dan teteh selama […]

  • DPRD Sanjung Prestasi Atlet Murni Binaan Kota Bandung

    DPRD Sanjung Prestasi Atlet Murni Binaan Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pimpinan dan Angota DPRD Kota Bandung menghadiri acara pemberian bonus bagi atlet berprestasi Kota Bandung, di Hotel Horison, Senin (5/12/2022). Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., dan Sekretaris Komisi B DPRD yang juga Dewan Pembina NPCI Kota Bandung Rieke […]

  • Taman Kota untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

    Taman Kota untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Sebagai kota metropolitan dengan tingkat stres yang relatif tinggi, Kota Bandung memiliki cara agar warganya tetap nyaman tinggal di dalamnya. Taman merupakan salah satu jawabannya. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Riela Fiqrina mengatakan, taman sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki tiga […]

  • Siap-Siap, 80 Posyandu Remaja Akan Hadir Di Kota Bandung Tahun Ini

    Siap-Siap, 80 Posyandu Remaja Akan Hadir Di Kota Bandung Tahun Ini

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Bandung bekerja sama dengan Karang Taruna di wilayah kerjanya masing-masing berkomitmen membentuk 80 Posyandu Remaja di Kota Bandung sepanjang tahun 2022. Hal ini dicanangkan melalui pertemuan Inisiasi Pembentukan Posyandu Remaja Kota Bandung di Hotel Horison, Senin (11/04/2022). Hasil Survey Kesehatan Berbasis Sekolah di Indonesia tahun 2015 pada usia 12-18 […]

  • Rumah Diterjang Banjir, Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Normalisasi Sungai

    Rumah Diterjang Banjir, Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Normalisasi Sungai

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sukabumi akibat curah hujan tinggi, membuat puluhan rumah terdampak. Berdsarkan data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, terdapat 571 KK atau 1.622 jiwa terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (19/02/2022). Seperti yang dialami Eem (54), warga Kelurahan Jayaraksa, […]

  • Buka Pelatihan Masyarakat Warudoyong, Wali Kota Sukabumi : Bersama Wujudkan Lingkungan Hidup Bersih dan Berkelanjutan

    Buka Pelatihan Masyarakat Warudoyong, Wali Kota Sukabumi : Bersama Wujudkan Lingkungan Hidup Bersih dan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, membuka sebuah langkah baru menuju masa depan kota yang lebih bersih dan sehat, melalui Pelatihan Masyarakat Kelurahan Warudoyong dengan tema “Kolaborasi Pentahelix untuk Pencegahan dan Penanganan Pencemaran Lingkungan Hidup, di Ruang Pertemuan Kelurahan Warudoyong. Rabu, (24/9/2025) Acara yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai unsur—mulai dari […]

expand_less