Breaking News
Trending Tags

PWI Larang 20.000 Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melarang sekitar 20.000 anggotanya mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang pelaksanaannya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

PWI secara tegas menyatakan bahwa satu-satunya lembaga yang memiliki legitimasi untuk melakukan pengaturan dan penyelenggaraan UKW adalah Dewan Pers. Lembaga Uji (LU) yang bisa menguji kompetensi wartawan sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers adalah LU yang telah tersertifikasi oleh Dewan Pers.

Demikian pernyataan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari menyikapi adanya sejumlah lembaga atau organisasi yang menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan tetapi tidak sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999, Jumat (26/8/2022).

“Anggota PWI itu banyak, lebih 20.000 orang. Kami bertanggung jawab dan mengingatkan mereka agar tidak tergoda uji kompetensi yang diselenggarakan organisasi yang tidak jelas dan tidak paham kode etik,” ujar Atal Sembiring Depari yang didampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto Sastro Atmojo, dan penasihat PWI Pusat Agus Sudibyo.

Atal juga mengingatkan anggota PWI di seluruh Indonesia agar tidak terjebak dalam bujuk rayu dan tipu muslihat dari lembaga lain yang seolah-olah memiliki legitimasi menyelenggarakan UKW, padahal mereka tidak mengerti kerja jurnalistik yang benar serta tidak paham UU Pers.

Lembaga uji yang bisa menggelar UKW adalah lembaga uji yang tersertifikasi oleh Dewan Pers. Ketentuan tersebut telah diatur melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/X/2018 tentang Standar Kompetensi Wartawan.

Peraturan DP ini sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Palembang tahun 2010 serta hasil kesepakatan para konstituen Dewan Pers, baik organisasi perusahaan pers maupun organisasi profesi wartawan, termasuk di dalamnya adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Deklarasi Palembang antara lain berisi tentang perlunya verifikasi perusahaan pers dan Standar Kompetensi Wartawan (SKW).
Verifikasi perusahaan pers maupun SKW sesuai amanat Pasal 15 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang mengatur tentang tujuan, fungsi, dan tata cara pemilihan anggota Dewan Pers.

Guna mengetahui apakah wartawan telah kompeten atau belum, maka dilakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh lembaga uji yang telah tersertifikasi Dewan Pers.

“PWI menegaskan bahwa hanya UKW yang mengacu pada UU Nomor 40 Tahun 1999-lah yang sah dan UKW lainnya adalah bertentangan dengan UU Pers. Karena itu, PWI melarang anggotanya mengikuti UKW yang sesat dan melanggar UU Pers,” kata Atal S Depari.

Atal menambahkan, uji kompetensi yang dilakukan lembaga yang tidak tersertifikasi Dewan Pers bukanlah uji kompetensi profesi wartawan. Uji kompetensi harus menguji aspek pengetahun (knowledge), aspek keterampilan (skill), dan aspek kesadaran (awareness) yang berkaitan pemahaman terhadap UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan peraturan terkait pers lainnya.

“Mereka melakukan uji kompetensi, tetapi tidak paham kode etik dan bahkan tidak ada satu mata uji pun yang berkaitan dengan kode etik. Padahal dalam UU Pers jelas disebutkan, wartawan wajib mematuhi kode etik,” tambah Mirza Zulhadi.

Ayat (2) Pasal 7 UU Nomor 40 Tahun 1999 berbunyi: “Wartawan memiliki dan menaati Kode Etik Jurnalistik.” (***)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Baik, Selama Operasi Ketupat Lodaya 2022 Tidak Terdapat Kecelakaan Lalu Lintas

    Kabar Baik, Selama Operasi Ketupat Lodaya 2022 Tidak Terdapat Kecelakaan Lalu Lintas

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berdasarkan data yang dihimpun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2022, angka kecelakaan lalu lintas menurun drastis. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno. “Berdasarkan data yang kami miliki, pada masa arus mudik maupun arus balik lebaran tahun 2022 […]

  • Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Letak geografis Kota Bandung berada di cekungan yang dikelilingi pegunungan dan di bawah patahan atau sesar Lembang. Sehingga Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana, seperti gempa bumi dan banjir. Untuk meminimalisir risiko, dibutuhkan kajian mitigasi bencana yang tepat dan terukur sebagai bahan dasar dalam perencanaan penanganan kebencanaan di Kota Bandung. […]

  • Mini Soccer Meriahkan Harhubnas 2025, 16 Tim Siap Berlaga Memperebutkan Juara

    Mini Soccer Meriahkan Harhubnas 2025, 16 Tim Siap Berlaga Memperebutkan Juara

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2025 tingkat Kota Sukabumi berlangsung meriah. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah turnamen mini soccer yang resmi dibuka Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Lapang Mini Soccer LJA, Kecamatan Baros, Sabtu (06/09). Pembukaan kegiatan turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, jajaran […]

  • Yana: PWRI Harus Terus Berkolaborasi Dengan Pemkot Bandung

    Yana: PWRI Harus Terus Berkolaborasi Dengan Pemkot Bandung

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan para Wredatama (pensiunan Aparatur Sipil Negara). Pasalnya, pembangunan di Kota Bandung membutuhkan kolaborasi dan sinergisitas dengan semua pihak. Hal itu dilontarkan Yana saat Pengukuhan serta Pelantikan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Bandung Masa Bakti 2021-2026, […]

  • Harapan Ban – Ang DPRD, Pemkot Sukabumi Bisa Menyerahkan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2020

    Harapan Ban – Ang DPRD, Pemkot Sukabumi Bisa Menyerahkan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2020

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI , MBInews.id – Badan Anggaran (Ban-Ang) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Kota Sukabumi berharap, Pemkot Sukabumi bisa menyerahkan Kebijakan Umum APBD dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan tahun 2020 di bulan Juli depan. Sehingga pembahasnya bisa lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan. “Idealnya sih bulan depan itu KUA-PPAS tersebut sudah masuk, setelah […]

  • GPM Digelar di 35 Lokasi, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Dorong UMKM

    GPM Digelar di 35 Lokasi, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Dorong UMKM

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2.514
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu strategi menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Tahun ini, program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi tersebut ditargetkan berlangsung di 35 lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan. Pelaksanaan GPM berlangsung di kawasan Cipelang […]

expand_less