Breaking News
Trending Tags

APBD Jabar 2023, Daddy Rohanady: Penuntasan Janji

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id – Mengapa APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 disebut “penuntasan janji”? APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 merupakan APBD tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil di Provinsi Jawa Barat periode 2018-2023.

Dengan demikian, tahun 2023 adalah tahun di mana Kang Emil wajib menuntaskan janji-janjinya pada saat kampanye, temasuk apa yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Penengah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023.

Memang evaluasinya baru akan muncul ketika disampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023 sekitar bulan April tahun 2024. Akan tetapi, secara keseluruhan LKPJ Tahun 2023 secara otomatis akan dilampiri LKPJ AMJ (akhir masa jabatan). Konsekuensinya, semua janji kampanye akan ditagih melalui evaluasi yang tertuang dalam LKPJ AMJ.

LKPJ AMJ juga tetap disertai dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2023. LKPJ 2023 secara khusus berisi laporan pertanggungjawaban terkait pekerjaan yang dilakukan pada tahun 2023. Namun, LKPJ 2023 menjadi bagian integral dari pekerjaan masa bakti 2018-2023.

Masih ada sederet pekerjaan yang harus dituntaskan. Misalnya, penanganan Monumen Perjuangan Rakyat, jalan provinsi, irigasi, SMA/SMK/SLB/MA, kemiskinan, rumah tidak layak huni, pengangguran terbuka, hingga stunting.

Untungnya, sebagian pekerjaan Kang Emil tinggal menuntaskan. Artinya, cukup banyak pekerjaan yang sebagian besarnya sudah dilakukan. Jadi, sekali lagi, pada tahun 2023 pekerjaan yang tersisa tinggal penuntasan. Dengan demikian, sebenarnya tinggal beberapa bagian yang harus digarap.

Memang masih ada beberapa pekerjaan yang tersisa. Misalnya di bidang kebinamargaan. Jalan provinsi yang panjangnya 2.360 kilometer ternyata kondisinya membutuhkan penanganan serius. Sebanyak 73 persen, atau sekitar 1.500 kilometer jalan umur rencana teknisnya sudah habis. Artinya, jalan sepanjang itu membutuhkan rekonstruksi. Untuk menanganinya pasti membutuhkan waktu lama dan biaya yang sangat besar.

Bidang perhubungan menyisakan penanganan terminal Tipe B dan bandara di Kabupaten Sukabumi. Bidang perhubungan juga menyisakan pekerjaan untuk peningkatan fasilitas lalu lintas jalan raya. Memang beda persentase antara target dan realisasinya tidak lagi terlalu jauh.

Bidang lingkungan hidup juga menyisakan pekerjaan serius. Selain penanganan sungai-sungai yang masih tercemar, bidang ini pun menyisakan pekerjaan di bidang penanganan sampah. Terlepas karena dibantu Pemerintah Pusat, penanganan Sungai Citarum dianggap cukup sukses. Namun, Masih ada Sungai Cilamaya, misalnya, yang juga butuh penanganan serius.

Bidang lingkungan hidup menyisakan penuntasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional. Dua TPPAS Regional yang hingga saat ini belum tuntas adalah TPPAS Lulut Nambo seluas 55 hektare di Kabupaten Bogor dan TPPAS Legok Nangka seluas sekitar 90 hektare di daerah Nagreg.

Bidang kesehatan menyisakan penuntasan masalah stunting di beberapa kabupaten/kota meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Peningkatan atau pengalihan status beberapa rumah sakit menjadi rumah sakit milik Pemprov Jabar merupakan upaya konkret untuk memberikan pelayanan lebih baik. Demikian pula dengan berbagai upaya penambahan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Bidang pendidikan menyisakan penuntasan masalah Bantuan Operasional Pendidikan Daerah untuk SMA/SMK/SLB dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Umum untuk madrasah aliyah negeri maupun swasta. Prinsipnya, Kang Emil menginginkan pendidikan untuk semua. Dengan demikian, Jabar tidak hanya menikmati keunggulan demografi, tetapi juga keunggulan kualitas sumber daya manusianya. Pada ulang tahun seabad Republik Indonesia, Jabar diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa ini.

Semoga saja sebagian besar dari pekerjaan besar itu dapat dituntaskan Gubernur Ridwan Kamil hingga tahun 2023 sehingga tidak terlalu banyak PR untuk Gubernur Jawa Barat berikutnya. Apalagi tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pesta demokrasi yang sudah pasti akan sangat sibuk. Tahun 2024 merupakan tahun pelaksanaan pemilu legislatif berbarengan dengan pemilihan presiden. Belum lagi, sekitar sepuluh bulan kemudian akan disusul dengan pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota.

Saya yakin Kang Emil mampu menuntaskan janjinya hingga 2023. Semoga pula semua dapat berjalan lancar seperti harapan semua pihak.

Oleh
Daddy Rohanady
Wakil Ketua Fraksi Gerindra
DPRD Provinsi Jawa Barat

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi  Jabar Angkat Bicara Tanggapi Pasca Terbitnya Surat Dari kementerian PUPR

    Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jabar Angkat Bicara Tanggapi Pasca Terbitnya Surat Dari kementerian PUPR

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi Jawa Barat angkat bicara menanggapi pemberitaan dari Kementerian PUPR pasca diterbitkannya surat keputusan dari Kementerian PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang asosiasi yang terakreditasi.Bandung, Jumat (18/9/2020) Menaggapi hal tersebut Sekertaris Umum Perkumpulan Jasa Kontruksi Jabar, Yadi kusmayadi, S.E., mengatakan, “Kegiatan ini atas petunjuk dari Ibu Ketua Umum dalam menanggapi […]

  • Ini Harapan Pj Wali Kota Sukabumi Saat Membuka Bimtek Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 2023

    Ini Harapan Pj Wali Kota Sukabumi Saat Membuka Bimtek Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

      SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Daerah sebagai entitas pelaporan, memiliki kewajiban untuk menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu, diperlukan pendampingan dan pembinaan dalam proses penyusunan laporan keuangan agar perangkat daerah dapat menyajikan laporan keuangan yang akuntabel. Penyusunan laporan keuangan, terutama laporan keuangan akhir […]

  • Oded Resmi Buka Kejuaraan Perbakin Wali Kota Cup I Tahun 2019

    Oded Resmi Buka Kejuaraan Perbakin Wali Kota Cup I Tahun 2019

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial secara resmi  membuka kejuaraan walikota cup I tahun 2019 di Lapangan Tembak Indoor Lodaya, Bandung, 26-30  November. Kejuaraan ini diikuti oleh 10 klub di Kota Bandung. Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota bandung. Kejuaraan ini dalam rangka pembinaan atlet menembak […]

  • Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mengoptimalkan Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui pemanfaatan tandatangan elektronik tersertifikasi untuk Tanda Tangan Elektronik di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerja sama pemanfaatan sertifikat elektronik antara  Pemkot Bandung dan BSSN ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Sertifikat […]

  • Targetkan Quatrick WTP, Pemkot Bandung Serahkan Laporan Keuangan Unaudited Ke BPK

    Targetkan Quatrick WTP, Pemkot Bandung Serahkan Laporan Keuangan Unaudited Ke BPK

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sudah tiga tahun berturut-turut Kota Bandung meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan untuk meraih WTP kembali dengan disiplin menyerahkan laporan keuangan unaudited pada BPK RI perwakilan Jawa Barat pada Selasa, 22 Maret 2022. Pada serah terima ini, […]

  • Dewan Dorong PPPK Kota Bandung Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

    Dewan Dorong PPPK Kota Bandung Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., Wakil Ketua DPRD H. Toni Wijaya, S.E., S.H., dan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati P., S.H., M.H., menghadiri pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di Balai Kota Bandung, pada Selasa, 9 […]

expand_less