Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jabar Angkat Bicara Tanggapi Pasca Terbitnya Surat Dari kementerian PUPR

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi Jawa Barat angkat bicara menanggapi pemberitaan dari Kementerian PUPR pasca diterbitkannya surat keputusan dari Kementerian PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang asosiasi yang terakreditasi.Bandung, Jumat (18/9/2020)

Menaggapi hal tersebut Sekertaris Umum Perkumpulan Jasa Kontruksi Jabar, Yadi kusmayadi, S.E., mengatakan, “Kegiatan ini atas petunjuk dari Ibu Ketua Umum dalam menanggapi adanya kegaduhan pasca diterbitkannya surat keputusan dari Kementerian PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang asosiasi yang terakreditasi. Kita sebagai para pelaku konstruksi di daerah tentunya merasa galau dengan adanya informasi pembekuan asosiasi tersebut,” ungkapnya.

“Saya selaku yang diberikan amanah oleh ketua sebagai Sekretaris Umum Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jawa Barat ingin menyampaikan kepada rekan-rekan yang ada di Kota dan Kabupaten, dengan adanya surat dari Kementerian PUPR bukan berarti asosiasi dibekukan,” kata Yadi.

“Dengan ini kita ingin mengklarifikasi bahwa informasi tersebut adalah menyesatkan bahkan cenderung salah, karena Keputusan kementerian PUPR ini tidak serta merta berlaku hari ini. Tentunya akan ada teknis selanjutnya, diantaranya harus menjadikan LSBU (lembaga sertifikasi badan usaha harus mendirikan) dan LSP (lembaga sertifikasi profesi),” terangnya.

“Karena ini masih dalam wacana akreditasi asosiasi saya titip pesan kepada kementerian PUPR, dalam rangka pelaksanaan seleksi asosiasi ini harus terbuka dan transparan serta profesional jangan sampai menimbulkan polemik adanya asosiasi yang merasa dianaktirikan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jawa Barat, Yulia Ramalia, S.H., menyampaikan, “Ada beberapa hal yang perlu kita sikapi mengenai perkembangan informasi tentang surat keputusan dari Menteri PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 tentang hasil Akreditasi Asosiasi yang ternyata membikin suasana menjadi sedikit gaduh di masyarakat jasa kontruksi jabar,” ungkapnya.

“Dengan adanya informasi dari Menteri PUPR Nomor 1410/KPTS/M/2020 ini. Saya menghimbau, tolong berikan ketenangan kepada rekan-rekan yang ada di Kota dan Kabupaten. Hal ini bukan berarti langkah kita mati total atau tidak bisa bekerja, kita masih ada upaya 4 bulan ke depan, ada kesempatan dan aturan yang lebih dipermudah,” ucapnya.

“Tentunya dengan berdirinya perkumpulan jasa konstruksi ini merupakan salah satu azas manfaat buat kita semua,” ucap Ketua Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jawa Barat, Yulia Ramalia, S.H.

Ditempat yang sama, salah satu senior yang merupakan Ketua Aksindo jawa Barat  H. Dodi Suhardi, mengatakan, “Sebagai Ketua Umum Aksindo Jawa Barat saya mengemban amanah dari temen-temen dalam memperjuangkan dan menyampaikan segala aspirasi. Perlu diketahui, karena kita memiliki persoalan yang sama maka seluruh pimpinan asosiasi di tingkat Jawa Barat yang ada ini membuat sebuah kesepakatan untuk membuat forum Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jawa Barat yang mana anggotanya terdiri dari para ketua Asosiasi di tingkat Jawa Barat. Hal ini dilakukan dalam rangka menjembatani kita selaku para pelaku usaha dengan para pengambil kebijakan khususnya Pokja atau PPK atau dinas-dinas yang terkait dalam urusan pengadaan barang dan jasa,” paparnya.

“Forum ini sangat bermanfaat dalam mensosialisasikan agar kita sama-sama belajar, kita sama-sama berjuang juga dalam rangka mencapai integrasi yang bermartabat. Oleh karena itu kami para pimpinan asosiasi di tingkat Jawa Barat mendorong untuk segera bisa berkiprah dalam rangka memperjuangkan aspirasi yang diemban oleh kita semua agar bisa di jembatani dengan para para stakeholder dan pengambil kebijakan,” ucapnya.

“Mengenai akreditasi hasil akhir dari Kementerian PUPR ini kan ada tahap, pertama yang lolos kita sudah tahu, sedangkan asosiasi yang belum bisa akreditasi masih ada peluang tahap 2. Mudah-mudahan dalam tahap 2 ini asosiasi jasa konstruksi yang terakreditasi itu lebih banyak sehingga bisa mewarnai kegiatan infrastruktur di tingkat Jawa Barat mungkin tingkat nasional,” katanya.

“Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini tentunya anggaran untuk infrastruktur dari tahun 2020 di dialihkan untuk anggaran kesehatan, akibatnya banyak teman-teman kita para pelaku jasa konstruksi ini tidak dapat pekerjaan. Yang jelas selama 1 tahun ini mereka tidak ada kegiatan, semoga pandemi Covid-19 ini segera hilang di Bumi Pertiwi kita,” harapnya.

“Saya berharap kepada Ibu Yulia sebagai Ketua Perkumpulan Masyarakat Jasa Konstruksi Jawa Barat yang terpilih secara aklamasi semoga amanah, di pundaknya bergantung anggota masyarakat jasa konstruksi Jawa Barat, semoga Ibu Yulia bisa menjalankan Amanah ini sehingga kita bisa bergerak kembali. Lahir batin saya mendukung Bu Yulia,” kata H. Dodi Suhardi.

Tampak dilokasi, kegiatan tersebut dihadiri para Ketua Asosiasi Se jawa Barat diantaranya Aspekindo, Aktali, Aksindo, Gapensinas, Askonas, Ataki, Garansi, Aksdai, Ak3L, Akji, AKKI, Gabpeksi, Aptakndo, AATI, Perkonindo, Ataknas dan Gatindo yang mana kegiatan tersebut berjalan aman dan kondusif dengan menjalankan protokol kesehatan. (WAN/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau RSUD Bandung Kiwari, Yana Pastikan Layanan Tetap Berjalan

    Tinjau RSUD Bandung Kiwari, Yana Pastikan Layanan Tetap Berjalan

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelayanan kesehatan di RSUD Bandung Kiwari berjalan normal pasca kebakaran, Selasa 5 April 2022. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat meninjau RSUD Bandung Kiwari. Kendati sedikit terganggu, namun Yana memastikan layanan kesehatan di RSUD Bandung Kiwari tetap berjalan dan berangsur normal. Ia juga menjelaskan saat ini penyebab […]

  • DPRD Jabar Pantau Progres Pembangunan Underpass Dewi Sartika

    DPRD Jabar Pantau Progres Pembangunan Underpass Dewi Sartika

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DEPOK, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat lakukan pemantauan perkembangan pembangunan underpass Dewi Sartika Kota Depok, Selasa (15/11/2022). Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat kegiatan tersebut juga dilakukan dalam rangka Citra Bakti DPRD Jabar. Selain itu kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari ground breaking yang telah […]

  • Wali Kota Sukabumi: Ayo Kita Perangi Bank Emok!

    Wali Kota Sukabumi: Ayo Kita Perangi Bank Emok!

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus mengajak elemen masyarakat, di tingkat wilayah utuk bersama memerangi keberadaan rentenir ataupun bank keliling. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat memberikan sambutan pada acara, Rapat Koordinasi Kewilayahan di tingkat Kecamata Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (8/10/2021). “Saya sudah mengajak para ketua Rukun Warga (RW), […]

  • Sorgum Langkah Solutif Untuk Kebutuhan Ponpes Alfath

    Sorgum Langkah Solutif Untuk Kebutuhan Ponpes Alfath

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Santri tani (Santani) milenial Pondok Pesantren Alfath Kota Sukabumi dengan kepolisian Polres Sukabumi Kota menanam Sorgum dan tanaman herbal dilahan waqaf yang berlokasi di perbukitan di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Sabtu (24/10/20). Pimpinan Pondok Pesantren Alfath KH. Fajar Laksana mengatakan, penanaman tersebut dalam rangka ketahanan pangan dalam rangka efisensi untuk kebutuhan di ponpesnya […]

  • Wali Kota Sukabumi Tegaskan, Efisiensi APBD Untuk Buka Peluang Kerja

    Wali Kota Sukabumi Tegaskan, Efisiensi APBD Untuk Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi bersiap melangkah ke arah pembangunan yang lebih terencana, efisien, dan berpihak pada masyarakat. Hal ini ditandai dengan digelarnya Kick-Off Perencanaan Pembangunan Tahun 2027, oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi di Bappeda, Kamis (27/11/2025). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Wakil Ketua DPRD Rojab Asyari, […]

  • Komisi II DPRD Jabar Sebut Sejumlah Faktor Penyebab Belum Optimalnya Potensi Kelautan dan Perikanan Jabar

    Komisi II DPRD Jabar Sebut Sejumlah Faktor Penyebab Belum Optimalnya Potensi Kelautan dan Perikanan Jabar

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id – Minimnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor belum maksimalnya pemanfaatan potensi perikanan dan kelautan khususnya di wilayah Jawa Barat Selatan. “Hanya ada 12 ASN yang menangani 17 Kabupaten/Kota. Padahal sektor perikanan dan kelautan kita memiliki potensi besar, terutama di laut selatan ini belum digali lebih banyak”ucap Anggota Komisi II […]

expand_less