Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Al-Jabbar Ditutup Sementara, Tedy Rusmawan Soroti Soal Macet dan Sampah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., melaksanakan kegiatan monitoring bersama Camat Gedebage, Jaenudin, di hari pertama penutupan sementara Masjid Raya Al-Jabbar, di Kecamatan Gedebage, Senin (27/2/2023).

Tedy Rusmawan menjelaskan, penutupan sementara Masjid Raya Al-Jabbar selama dua pekan, mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2023 mendatang, merupakan implementasi dari instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rangka penataan dan pemeliharaan dari ikon baru Provinsi Jawa Barat tersebut.

“Alhamdulillah dari hasil monitoring hari ini, secara umum masyarakat sudah mengetahui terkait adanya penutupan sementara Masjid Raya Al-Jabbar hingga 13 Maret ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, Tedy masih melihat adanya beberapa bus yang mengangkut rombongan wisatawan yang datang dari luar wilayah Provinsi Jawa Barat.

Oleh karena itu, dirinya mendorong agar upaya sosialisasi terkait penutupan sementara Masjid Raya Al-Jabbar dapat lebih ditingkatkan, agar dapat diketahui dan dipahami oleh seluruh masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung.

“Dengan banyaknya wisatawan atau pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di luar Provinsi Jawa Barat ini membuktikan magnet Masjid Raya Al-Jabbar ini sangat kuat. Maka dari itu sosialisasi terkait kondisi Masjid Raya Al-Jabbar hari ini harus terus disampaikan kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kebingungan,” ucapnya.

Ketua DPRD Kota Bandung pun menyoroti perihal produksi sampah dari kunjungan wisatawan ke Masjid Raya Al-Jabbar selama ini yang berdasarkan informasi mencapai 2 ton per hari.

Hal itu menurutnya, perlu adanya penanganan khusus terkait pengelolaan sampah di Masjid Raya Al-Jabbar ke depannya. Termasuk semakin seringnya edukasi kepada masyarakat, terutama wisatawan yang berkunjung untuk tidak membuang sampahnya sembarang.

“Dengan jumlah tumpukan sampah per hari yang sangat banyak ini, maka dibutuhkan penanganan khusus ke depannya, dan edukasi jangan nyampah disini juga harus terus disampaikan. Titik-titik lokasi tempat sampah juga harus lebih jelas lagi, karena kami melihat jumlah tempat sampah belum memadai, dan petugas kebersihan di sini pun hanya 45 orang, artinya masih sangat kurang,” ujarnya.

Tedy pun berharap agar akses jalur alternatif menuju Masjid Raya Al-Jabbar dapat segera terwujud. Sehingga kendaraan yang akan menuju Masjid Raya Al-Jabbar tidak perlu melewati kawasan Derwati, Jalan Terusan SOR GBLA, dan juga Cimincrang.

Diharapkan dengan adanya jalur alternatif yang lebih pendek sehingga dapat memangkas jarak tempuh masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar ini.

“Besar harapan kami, tentunya meminta kepada Bapak Gubernur agar akses alternatif masuk ke Masjid Raya Al-Jabbar bisa segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan dengan adanya jalur yang lebih pendek dapat meminimalisasi jarak tempuh dari warga yang akan berkunjung ke Masjid Raya Al-Jabbar. Hal lainnya, mudah-mudahan ada pemagaran juga di halaman depan, agar lebih tertata dengan lebih baik,” ucapnya.

Tedy pun berharap dengan penyediaan lahan yang tengah dipersiapkan bagi kawasan pedagang kaki lima (PKL) yang berlokasi di depan Masjid Raya Al-Jabbar dapat membuat para PKL lebih tertata, serta penataan parkir dapat lebih nyaman.

“Dengan kegiatan monitoring hari ini, kami mengimbau bagi warga Kota Bandung dan umum warga Jawa Barat, bahkan dari luar Jawa Barat bahwa mulai hari ini sampai 13 Maret 2023, Masjid Raya Al-Jabbar sudah mulai dilakukan penutupan sementara, karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan penataan dan pemeliharaan sebagai persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Mudah-mudahan Masjid Raya Al-Jabbar semakin baik dan semakin nyaman. Serta kawasan Gedebage, Panyileukan, Rancasari, dan sekitarnya pun dapat merasakan kenyamanan dengan upaya penataan yang akan terus dilakukan,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jabar Sebut Perbaikan Jalan jadi Kunci Keberhasilan Pertumbuhan Ekonomi

    DPRD Jabar Sebut Perbaikan Jalan jadi Kunci Keberhasilan Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bandung – Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Ir. Prasetyawati, MM menyebutkan bahwa melalui perbaikan jalan diharapkan kemantapan jalan dapat meningkat secara maksimal karena kemantapan jalan menjadi kunci keberhasilan untuk mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Sisi lain pentingnya kemantapan jalan ini untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan jalan. Dengan kualitas jalan yang memadai, kecelakaan lalu lintas dapat […]

  • Wakil Walikota Bandung Pastikan Pemkot Akan Perhatikan Kebutuhan Mayoritas Warga

    Wakil Walikota Bandung Pastikan Pemkot Akan Perhatikan Kebutuhan Mayoritas Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku kaget ada insiden di area pembangunan rumah deret Tamansari. Karena menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah membuat pembatas untuk area proses pengerjaan. Namun belakangan Yana mengetahui, ternyata warga RW 11 Tamansari yang sedang melaksanakan kerja bakti di sekitar lokasi pembangunan rumah deret mendapat provokasi dari […]

  • Ketua IKBSP Maluku Sukabumi Raya: Kami Siap Mendukung Program Pemerintah Kota Sukabumi

    Ketua IKBSP Maluku Sukabumi Raya: Kami Siap Mendukung Program Pemerintah Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Besar Seribu Pulau (IKBSP) Maluku Sukabumi Raya, lakukan aksi sosisl dengan membagikan masker ke masyarakat. Jumat, (14/1/2022). Pembagian ribuan masker beserta makanan yang dilakukan di Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi tersebut, di tinjau juga oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. “Hari […]

  • Merasa Difitnah, GMNI Sukabumi, Tantang Bukti Tf  Aksi Cipta Kerja

    Merasa Difitnah, GMNI Sukabumi, Tantang Bukti Tf Aksi Cipta Kerja

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Anggi Fauzi, dengan tegas meminta pihak yang merasa menyebar isu tuduhan miring adanya transfer uang pasca demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD untuk segera memberikan klarifikasi. ” Jadi setelah aksi Jumat (10/10/20) kemarin, yang didalamnya ada Cipayung Plus, BEM, Gema Petani, SPI, Fraksi […]

  • Kota Bandung Sabet Penghargaan Soal Sanitasi

    Kota Bandung Sabet Penghargaan Soal Sanitasi

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung meraih penghargaan Inovasi, Pengingkatan Akses Sanitasi Melalui Bang Kasep (Bangga Kagungan Septic Tank) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa kepada Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN), dirangkaikan dengan pemberian penghargaan […]

  • Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hadirnya sejumlah fitur dalam program aplikasi Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) yang bertujuan untuk menyajikan data, dan informasi terkait penyebaran dan pencegahan covid-19  dinilai belum sepenuhnya dapat dipahami oleh masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab, […]

expand_less