Breaking News
Trending Tags

DPRD Kota Bandung Dukung KPK untuk Cegah Korupsi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ir. Kurnia Solihat dan H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri acara Road Show Bus KPK “Jelajah Nusantara,” di depan Gedung Sate, Bandung, Minggu (2/7/2023).

Acara ini dihadiri Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T., Plh. Wali Kota Bandung Ema Sumarna, serta para petinggi unsur Forkopimda Kota Bandung.

Wawan Wardiana MT mengatakan, acara ini merupakan tur KPK ke sejumlah kota dan kabupaten untuk menggelorakan budaya antikorupsi. Selain menyosialisasikan nilai-nilai budaya antikorupsi, KPK juga menggencarkan upaya pendidikan antikorupsi kepada masyarakat dan pemerintah, terutama menjelang perhelatan Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, hingga Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024.

Dalam “Jelajah Nusantara ini” KPK mengenalkan 9 nilai antikorupsi yang dibentuk dalam slogan “Jumat Bersepeda KK,” yang mengandung makna Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.

“9 nilai antikorupsi ini ditanamkan ke seluruh masyarkat lewat berbagai cara seperti tarian, gim, hingga festival film. Kalau dijalankan, 9 nilai antikorupsi ini tidak akan ada kejadian seperti yang sudah-sudah. Ini diimplementasikan mulai dari diri sendiri. Mari kita budayakan ke depan. Kota Bandung bisa menjadi kota berbudaya antikorupsi,” katanya.

Lebih jauh dikatakan , selain menanamkan 9 nilai antikorupsi, menjelang Pemilu 2024 ini KPK menaruh perhatian penting dalam pendidikan antikorupsi kepada seluruh elemen masyarakat. Dari hasil kajian KPK terhadap situasi dan kondisi Pemilu 2019 yang lalu, maka mendekati 2024 ,KPK juga mengampanyekan bagaimana upaya masyarakat untuk menolak politik uang dalam slogan “Hajar Serangan Fajar.”

“Karena ternyata dari hasil kajian, 2019 itu masih terjadi dan banyak terjadi. Bahkan kita melihat banyak spanduk di daerah tertentu ‘Kami masyarakat siap menerima serangan fajar.’ Kalau dulu kita sering mendengar beberapa pejabat kita, ‘ambil saja uangnya, jangan pilih orangnya.’ Kalau kita berkaca ke situ, sebetulnya kita tidak amanah. Uangnya mau, tetapi tidak amanah. Yang amanah itu ambil uangnya, pilih orangnya. Makanya supaya kita tidak khianat, tolak uangnya jangan pilih orangnya,” katanya.

Ketua DPRD Kota Bandung ,H Tedy Rusmawan AT MM mengatakan, DPRD Kota Bandung mengapresiasi kegiatan KPK ini. Ada beberapa hal prinsip untuk mencegah korupsi. diharapkan kegiatan ini bisa diimplementasikan di Kota Bandung. Juga diharapkan ada penguatan dari inspektorat agar aspek-aspek yang menjadi kunci pencegahan korupsi yang bisa diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Dalam tema besar yang khusus diusung untuk Pemilu 2024, tentu DPRD Kota Bandung sangat mendukung dan harus terus digaungkan sejak awal sebagai bagian edukasi untuk masyarakat. Banyak jargon-jargon yang sangat menarik mudah-mudahan bisa disosialisasikan di berbagai sudut Kota Bandung.

“Dengan bahasa yang mudah dicerna akan semakin menguatkan Pemilu yang bersih dan melahirkan para pemimpin yang berintegritas dan memiliki kompetensi,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan, gerakan yang diterapkan KPK ini tergolong luar biasa. Acara road show KPK ini akan menambah upaya pencegahan korupsi yang sudah diterapkan DPRD Kota Bandung.

Dalam beberapa kegiatan termasuk saat reses, kata H. Achmad Nugraha DH.SH, DPRD Kota Bandung terus menggaungkan perilaku antikorupsi kepada masyarakat karena efek buruk yang akan menimpa akan berpengaruh pada pembangunan SDM Kota Bandung ke depan.

“Ada tema yang paling penting sekali, ‘Hajar Serangan Fajar.’ Ke depan, masyarakat harus sudah tahu calon siapapun, tidak ada lagi orang yang memanfaatkan masyarakat dengan uang. Karena ini akan berdampak ke masa depan Kota Bandung. Siapapun calon wali kota, anggota legislatif, tidak boleh lagi melakukan money politic. Masyarakat harus menjaga harga diri, tida

“Ada tema yang paling penting sekali, ‘Hajar Serangan Fajar.’ Ke depan, masyarakat harus sudah tahu calon siapapun, tidak ada lagi orang yang memanfaatkan masyarakat dengan uang. Karena ini akan berdampak ke masa depan Kota Bandung. Siapapun calon wali kota, anggota legislatif, tidak boleh lagi melakukan money politic. Masyarakat harus menjaga harga diri, tidak bisa dibeli uang sebesar apapun,” tutur Achmad.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Kurnia Solihat menyatakan, perilaku antikorupsi sangat dipengaruhi oleh karakter seseorang. Oleh karena itu, kunci utama budaya antikorupsi ialah menanamkan pendidikan moral dan akhlak yang kuat agar selalu terbiasa menghindari potensi koruptif.

“Bagaimana pun sistem yang baik, aturan yang baik, tanpa moral dan akhlak yang baik, korupsi tetap akan terjadi. Yang paling penting bagi kita semua adalah kembali kepada diri masing-masing. Moralnya, integritasnya harus dipertegas. Dengan integritas, yang dipermasalahkan bukan aturan yang menghalangi, tetapi akan muncul kepercayaan pada Yang Maha Melihat. Tidak ada yang lain. Kembali kepada diri, dia harus yakin bahwa hidup tidak kekal di dunia, tetapi di akhirat. Apa yang akan dibawa ke akhirat,” tuturnya.

Plh. Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, di bawah pengawasan DPRD, Pemerintah Kota Bandung ingin menghadirkan good governance dan clean government.

“Ini satu nilai yang sangat luar biasa. Kami didampingi DPRD sebagai pengawas penyelenggara pemerintah. Dewan sebagai penyelenggara pemerintah fungsi utamanya mengawasi kemudian bagaimana memonitor penyusunan anggaran dan berkenaan dengan aspek regulasi,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Bandung, Suharti, menambahkan, pada Pemilu 2019 masih menyisakan hal-hal yang berkaitan dengan politik uang. KPU berharap kepada masyarakat untuk memegang integritas dari dalam diri sendiri.

“Memilih sesuai dengan pilihannya sendiri, tidak hanya karena amplop, tidak hanya karena rayuan dari calon ataupun siapapun. Kita harus punya kedaulatan atas diri kita sendiri, siapa yang akan kita pilih adalah pilihan kita sendiri dan bukan karena amplop atau lain sebagainya. Kalau kita menerima amplop kita menggadaikan diri kita sendiri untuk lima tahun ke depan,” katanya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Meskipun belum dilakukan pembahasan, Namun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal bagi PDAM Kota Sukabumi, sudah mendapatkan penolakan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Ketua Fraksi PAN Faisal Anwar Bagindo, lebih baik di kaji dulu raperda itu sebelum keranah pembahasan. Sebab, kata Faisal, mengaca dari tahun-tahun sebelumnya, setelah mendapatkan penyertaan modal atau […]

  • Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Bergerak Tangani Covid -19 Ke Berbagai Lini

    Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Bergerak Tangani Covid -19 Ke Berbagai Lini

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi I DPRD Jawa Barat mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menangani pandemi Covid-19. Pemkot Bandung telah bergerak di berbagai lini. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman saat kunjungan kerja ke Pemkot Bandung, Senin (6/4/2020). Bedi mengaku, cukup terkesan dengan skema penanganan yang sudah dilakukan maupun […]

  • TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL

    TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANTEN, — Dinas Perpustakaan dann Kearsipan Provinsi Banten pada tanggal 16 sd 21 September 2019, menggelar Hari Kunjung Perpustakaan 2019. Hal ini perlu diapresiasi, karena sudah merespon perkembangan teknologi digital terkait Perpustakaan. Kegiatan diisi dengan berbagai rangkaian aktivitas antara lain bazar buku murah, bedah buku, lomba mewarnai, dongeng, bedah film, dan lain-lain. Salah satu kegiatan […]

  • Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai salah satu perusahaan melek fintech, Jawa barat menjadi pengguna salah satu daerah terbanyak dengan koinworks terbanyak Koinworks sendiri yang telah resmi berizin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan OJK pada Desember 2019 lalu, Koinworks hadir lebih dekat dengan pengguna pelayanan aflikasi virtual Koinworks yang berlokasi di Conclave jalan Ahmad Yani, kota […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Acara Musyawarah PMI Kota Bandung

    Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Acara Musyawarah PMI Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri acara Musyawarah Palang Merah Indonesia Kota Bandung, di Kantor PMI Kota Bandung, Kamis (3/2/2022). Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Ketua PMI Kota Bandung, Ade Kusyanto. Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan meyakini musyawarah PMI Kota […]

  • Pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Walikota Sukabumi : Perlu Ada Kesepakatan Antara Eksekutif Dan Legislatif

    Pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Walikota Sukabumi : Perlu Ada Kesepakatan Antara Eksekutif Dan Legislatif

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi belum memastikan secara detail berapa nilai alokasi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 nanti untuk penganganan recovery ekonomi.”Kita belum tahu ketersediaan anggaran kita seperti apa dari damp[ak covid-19 ini,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat Penandatanganan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD […]

expand_less