Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ribuan Honorer Kota Sukabumi Harap-harap Cemas Menghadapi Tahun 2023

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbines.id – Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, harap-harap cemas menghadapi rencana penghapusan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan pemerintahan, pada tahun 2023 mendatang. Pemerintah Pusat melalu Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), sudah semakin serius membahas wacana penghapusan tenaga honorer, yang direncanakan pada November 2023 nanti, Senin (22/08).

Asep Saepudin salah satu tenaga honorer yang termasuk kedalam 1,195 orang THL yang bekerja di linkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, kini juga merasakan rasa khawatir akan keberlangsungan pekerjaan yang telah digelutinya selama lebih kurang delapan tahun tersebut. Dirinya yang saat ini bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu kelurahan yang ada di Kota Sukabumi mengatakan, tentunya ia akan mengikuti mekanisme yang ada dalam proses penghapusan status tenaga honorer pada lingkungan pemerintahan.

“Menurut saya pribadi, memang ini merupakan suatu keputusan yang dilematis, karena tentunya disatu sisi akan ada pekerja honorer yang terpaksa dirumahkan, akibat tidak lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) nantinya. Namun tentunya, keputusan yang diambil pemerintah ini, merupakan hal positif yang dilakukan saat ini,” ujar Asep kepada awak media.

Baca Juga: HUT Jawa Barat, Khairullah Harapkan Penguatan Kolaborasi Pemerintah dengan Masyarakat

Lanjut Asep, namun demikian dirinya berharap pada saat pelaksanaan seleksi P3K nantinya, agar seluruh tahapan yang dilakukan bisa berlangsung secara terbuka.

“Saya berharap agar ini berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, dan jangan sampai ada permainan-permainan. Serta bisa berjalan sesuai dengan klasifikasi dari para THL, dengan mempertimbangkan masa kerja yang ada,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga berharap agar adanya perhatian khusus dari pemangku kebijakan terhadap para THL yang sudah mengabdikan dan berdedikasi terhadap pemerintah selama bertahun-tahun. Karena menurutnya, jika hanya diukur melalui hasil seleksi semata, sangat disayangkan para tenaga honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun, namun gugur pada proses seleksi P3K.

“Semoga kepala daerah nantinya memiliki solusi khusus untuk mengakomodir para THL yang sudah bekerja puluhan tahun. Bisa dibilang seperti bentuk penghargaan atas dedikasinya terhadap pemerintah,” jelas Asep.

Baca Juga: Dorong Kemajuan, Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Kepada Koperasi

Sementara itu, Asep Suhendrawan selaku Kepala BKPSDM Kota Sukabumi mengatakan, dirinya merasa perlu digaris bawahi terkait kata penghapusan tenaga hororer. Karena menurutnya, yang saat ini tengah digodok untuk dilakukan pembenahan yaitu, terkait penghapusan tenaga non PNS (Pegawai Negeri Sipil), yang ada di lingkungan pemerintahan.

“Sebagaimana amanat dari Undang-undang Dasar Republik Indonesia nomor 5, tahun 2014 yang isinya terkait Aparatur Sipil Negara. Lebih jelas lagi, disebutkan dalam pasal enam, bahwa ASN hanya ada dua yaitu, PNS dan P3K,” ucap Asep.

Lanjutnya, berkaitan dengan penghapusan status THL pada lingkungan pemerintahan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi saat ini masih menunggu kelanjutan dari segala proses yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat itu.

“Kita (BKPSDM Kota Sukabumi) menerima surat edaran dari Menpan RB pada tanggal, 31 Mei 2022, dan 22 Juli 2022. Dalam surat tersebut, ditujukan kepada para pejabat pembina kepegawaian di instansi Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Asep.

Baca Juga: Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

Menyikapi surat edaran Menpan RB tersebut, dirinya mengklaim saat ini sudah melaksanakan beberapa teknis yang terkait dari hal yang menjadi substansi dalam surat edaran itu.

“BKPSDM Kota Sukabumi sudah menindaklanjuti surat itu, dengan mengumpulkan para Kasubag Umum dan kepegawaian, dan para Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi. Hingga saat ini, langkah kami yaitu masih sebatas melakukan pemetaan terhadap para pegawai non ASN yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi,” tandas Asep.

Sebelumnya, melalui kebijakan penghapusan tenaga non ASN yang bekerja di lingkungan pemerintahan tersebut, pemerintah berharap bisa mengatasi permasalahan yang terjadi saat ini, pada sektor kepegawaian yang ada di lingkungan pemerintahan. Mulai dari persoalan upah kerja yang tidak sesuai dengan aturan perndang-undangan tenaga kerja, hingga masalah jaminan sosial para tenaga honorer.

Namun demikian, tentunya dengan keputusan penghapusan THL tersebut, dan berubah menjadi P3K nantinya setelah lolos proses seleksi, beban pemerintah daerah pasti akan bertambah lagi, menyangkut upah kerja para P3K nantinya, dibebankan kepada daerah masing-masing. Dengan kata lain, penyerapan APBD di masing-masing daerah nantinya tentu akan bertambah. Kembali lagi, sudah siapkah daerah menanggung beban tersebut, pada sisi lain, di tahun 2023 mendatang juga memasuki tahun politik, yang pastinya memerlukan biaya besar untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak di tahun 2024 mendatang. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HDCI Peduli Bangsa Bukti Nyata Peduli Korban Erupsi Semeru

    HDCI Peduli Bangsa Bukti Nyata Peduli Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – “HDCI Peduli Bangsa”, memang tak sekedar slogan belaka. Eksistensi kepedulian komunitas bikers motor gede (moge) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) terhadap sesama ini, kembali ditunjukkannya dengan menghimpun bantuan sosial untuk korban erupsi Semeru. Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa, menyebutkan dana kemanusiaan HDCI Peduli Erupsi Semeru telah terkumpul sebesar Rp. 1 […]

  • Komisi II DPRD: Pelayanan Investasi Harus Cepat, Transparan, dan Berbasis Risiko

    Komisi II DPRD: Pelayanan Investasi Harus Cepat, Transparan, dan Berbasis Risiko

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Bandung,MBINEWS — Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto W. S.T., M.Pmat., menegaskan pentingnya penguatan tata kelola investasi yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di Kota Bandung. Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis implementasi Online […]

  • Seluruh Anggota DPRD Bersama Jajaran Pemkot Bandung Nobar Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

    Seluruh Anggota DPRD Bersama Jajaran Pemkot Bandung Nobar Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MBinews,id, Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintahan Kota Bandung, Sekretariat dewan dan jajarannya mengadakan nonton bersama Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Gedung Paripurna DPP RI yang disaksikan di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat (16/08/2019). Hadir Ketua  semetara DPRD Kota Bandung, Plh Wali Kota Bandung, Sekretaris Daerah, Dandim, Polrestabes, dan unsur […]

  • Ride of Happiness: 100 Anak Yatim Rasakan Bahagia Belanja Lebaran Bersama BAZNAS Jabar dan Bank BJB

    Ride of Happiness: 100 Anak Yatim Rasakan Bahagia Belanja Lebaran Bersama BAZNAS Jabar dan Bank BJB

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews — BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi 100 anak yatim melalui program Ride of Happiness, Sabtu (7/3/2026). Dalam kegiatan ini, para peserta diajak berbelanja kebutuhan Lebaran serta mengikuti berbagai aktivitas kebersamaan hingga buka puasa bersama. Program Ride of Happiness dirancang sebagai sarana berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim menjelang Hari […]

  • Beberapa Kecamatan di Kota Bandung Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

    Beberapa Kecamatan di Kota Bandung Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Untuk menekan Peredaran Narkoba, di Kota Bandung Polrestabes Bandung membuat program Lembur Cepot Juara “Bebas Narkoba” Launching nya di Kecamatan Andir Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan ada beberapa wilayah Kecamatan di Kota Badung, masuk dalam daftar zona “Merah” peredaran Narkoba, salah satunya Kecamatan Andir. Penanggulangan peredaran Narkoba di kota Bandung […]

  • Rangkaian Hari Anak Nasional, Pemkot Bandung Waspadai Generasi ‘Merunduk

    Rangkaian Hari Anak Nasional, Pemkot Bandung Waspadai Generasi ‘Merunduk

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Rabu, 10 Agustus 2022 menjadi acara puncak rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap anak-anak bisa terus terlindungi dan terpenuhi haknya. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, anak-anak ada dalam posisi yang rentan tercederai atau bahkan terampas hak-haknya, terutama di tengah era digital. […]

expand_less