Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Kota Bandung dan KPK Dorong Peningkatan Peran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong peran inspektorat untuk ditingkatkan. Sebagai bagian dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), karena Inspektorat Daerah memiliki tugas untuk mencegah setiap celah dan potensi terjadinya korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Hal itu terungkap dalam sosialisasi antikorupsi DPRD Kota Bandung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat (7/7/2023).

Selain unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, hadir dari KPK Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T., Plh. Wali Kota Bandung Ema Sumarna, para pejabat Pemerintah Kota Bandung. Acara ini juga diikuti para istri Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung dan istri pejabat Pemerintah Kota Bandung. Sosialisasi gerakan antikorupsi ini merupakan lanjutan dari acara Road Show Bus KPK “Jelajah Nusantara,” yang digelar di depan Gedung Sate, Bandung, Minggu (2/7/2023), dan dihadiri Pimpinan DPRD Kota Bandung. Wawan menjelaskan, sebagai APIP, inspektorat tugasnya tidak hanya mengawasi saja.

“Tugasnya satu, sebagai quality insurance, lalu kedua sebagai konsultan pendampingan. Kalau zaman dulu ditakuti sebagai inspektorat, irjen. Tetapi sekarang itu pendampingan makanya APIP itu, inspektur se-Jabar akan ditingkatkan kompetensinya, karena apip kalau terjadi sesuatu di lingkungan pekerjaan jangan ke APH (aparat penegak hukum) dulu. harusnya APIP bisa menyelesaikan masalah dulu, apakah ini pidana administrasi atau perdata? Bagaiaman APIP tahu kalau tidak punya ilmunya?” ujar Wawan.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, APIP akan diberikan kemampuan investigasi, lalu kemampuan audit, supaya pengadaan barang dan jasa diaudit dahulu. Peningkatan kompetensi ini merupakan cara agar APIP bisa menjaga di instansi pemerintahan dari mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan.

“Jadi APIP tidak nunggu di belakang setelah selesai diaudit, tetapi dari depan. Harapanya seperti itu, bisa meningkatkan awareness dari teman-teman. Namanya mengingatkan kepada teman-teman Kota Bandung, khususnya apalagi Kota Bandung sudah ada yang ‘terjadi’ masa mau jatuh di tempat yang sama. Keledai saja sudah enggak mau. Kami datang ke sini untuk membangun semangat baru. Selain itu bahwa tindak pidana korupsi itu terikat UU. Bersyukur ada KPK ke sini yang mengingatkan, untuk saling mengingatkan,” katanya.

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menuturkan, DPRD selalu meminta inspektorat untuk melaporkan hasil monitoring berkelanjutan agar bisa terus dikawal dan dibenahi. “Kita selalu mengundang inspektorat, tindak lanjut, kita panggil, lakukan monitoring berkelanjutan. Dan rekomendasi itu kita kawal. Sebetulnya di Kota Bandung temuan di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) itu sendiri menurun dari tahun ke tahun. Kalau kemarin 2021 hanya 13 asalnya puluhan, 2022 itu 12 , Kita juga ada SIMDA, sudah berupaya ikhtiar terus,” ujarnya.

Tedy menuturkan, DPRD juga terus mengupayakan pengawasan dengan sistem yang ada seperti evaluasi, monitoring, dan pencegahan. Salah satu upaya pencegahan, salah satunya lewat layanan aplikasi Sadayana. Aplikasi ini telah menampung berbagai layanan bagi warga Kota Bandung. Namun, pemanfaatannya masih minim. “Sosialisasinya perlu dimasifkan.

Aplikasi Bandung Sadayana yang install baru di bawah 10 ribu. Artinya ini perlu kerja keras. Bandung smart city harus diimbangi dengan sosialisasi yang masif. Tadi saya sampaikan biar diketahui, yang menarik itu bagaimana membuat keluarga antikorupsi. Jadi kita membuat bagaimana daya tahan keluarga terkait transparansi,” tuturnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HPN 2021, PWI Pusat Terima 140 Jaket APD

    Sambut HPN 2021, PWI Pusat Terima 140 Jaket APD

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA,MBINews.id – Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menerima 140 jacket alat pelindung diri (APD) yang disumbangkan oleh PT Sinar Harapan Media. Sumbangan tersebut diserahkan Selasa siang (5/01) di kantor PWI Pusat yang diterima oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari Sumbangan jacket APD kepada PWI ini secara khusus diberikan untuk menyambut Hari Pers […]

  • Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Pasca libur lebaran, Pemda Provinsi Jawa Barat terus menyiapkan diri guna mengantisipasi skenario terburuk yakni kondisi rumah sakit  akibat lonjakan kasus COVID-19. Di RSUD Al Ishan Bandung yang merupakan rumah sakit provinsi, Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat akan menambah 37 tenaga perawat. Kamar perawatan khusus […]

  • Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak destinasi wisata edukasi seperti museum. Sampai saat ini, tercatat ada 17 museum di Kota Bandung. Humas Bandung berkesempatan mengunjungi salah satu dari museum tersebut, yakni Museum Geologi pada Selasa 18 Januari 2022. Museum Geologi merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan yang sedang melancong […]

  • Dua Anak Singa Lucu Lahir di Kebun Binatang Bandung, punya Nama Baha dan Gia

    Dua Anak Singa Lucu Lahir di Kebun Binatang Bandung, punya Nama Baha dan Gia

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden) kini punya dua anak singa lucu. Lahir pada 28 November 2021 lalu, dua anak singa ini diberi nama Baha dan Gia. Baha dan Gia merupakan anak dari indukan Tera dan Melin yang usianya kini 12 tahun. Sejak lahir, dua anak singa tersebut dirawat langsung oleh induknya. […]

  • Dipicu Hujan Deras, Satu Rumah di Sukabumi Ambruk

    Dipicu Hujan Deras, Satu Rumah di Sukabumi Ambruk

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat diterpa hujan deras, satu rumah warga di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi ambruk. Kejadian bencana yang menimpa kediaman milik Imas Piroh (42) tersebut, terjadi karena debit saluran air yang mengalir deras, sehingga pondasi bangunan rumah tergerus, Selasa (14/9/2021). “Kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, saat itu cuaca di lokasi memang sedang turun […]

  • Dinkes Kota Sukabumi  Susun Anggaran Untuk Penanganan Covid-19

    Dinkes Kota Sukabumi Susun Anggaran Untuk Penanganan Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi masih menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 yang akan diajukan ke Pemerintah Daerah. “Kemarin sudah diajukan sekian rupiah, namun karena ada perubahan dinamika yang cepat, jadi kita akan susun usulan anggaran untuk penanganan Covid-19 tersebut,”tutur Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Sukabumi dr Wahyu Handriana, […]

expand_less