Breaking News
Trending Tags

Abraham Samad: Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Sikap pimpinan KPK menyalahkan penyelidik dalam kisruh operasi tangkap tangan (OTT) di Basarnas terus dikecam oleh berbagai kalangan. Bahkan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, menilai sikap tersebut sangat memalukan terjadi di KPK. “Apa yang dilakukan pimpinan KPK dan ada kesan mempersalahkan teman-teman penyelidik dan penyidik ini menurut saya sesuatu yang sangat dungu dan memalukan,” kata Abraham seperti dilansir dari media nasional (29/7/2023).

Lebih lanjut, Abraham menyinggung sistem kolektif kolegial yang selalu dipegang oleh pimpinan KPK. Dia menilai tiap penetapan tersangka merupakan keputusan yang telah diputus bersama oleh para pimpinan KPK. “Tidak ada anak buah yang salah di KPK karena prosedur datang dari bawah dan diputuskannya di tingkat pimpinan. Menurut saya, jika ada kekeliruan, itu adalah tanggung jawab pimpinan KPK,” katanya.

Dia menambahkan bahwa sebagai bentuk pertanggungjawaban, para pimpinan KPK harus mengundurkan diri imbas dari kekisruhan di kasus OTT Basarnas tersebut. “Salah satu bentuk tanggung jawab yang dilakukan pimpinan KPK, dia harus mundur dong, bukan Direktur Penyidiknya, tapi pimpinan KPK-nya yang harus mundur. Itu bentuk pertanggungjawaban dari mereka sebenarnya. Apa yang terjadi sekarang ini adalah sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan ini sangat memalukan. Ini menggambarkan betapa tidak profesionalnya pimpinan KPK dalam menangani kasus-kasus,” tandasnya.

Pernyataan menyalahkan penyelidik ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, pada Jumat (28/7). Hal itu disampaikan Tanak setelah melakukan audiensi dengan rombongan petinggi TNI di gedung KPK.

Di media,kritikan terhadap sikap KPK yang menyalahkan penyelidik juga dilontarkan oleh PUSAKO dan PUKAT UGM.

Peneliti senior Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai pimpinan KPK salah dan telah melanggar UU KPK terkait proses hukum dugaan korupsi Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto. Feri juga menyebut pimpinan KPK tidak bisa menyalahkan anak buahnya dalam kisruh penetapan tersangka.

“Sesuai ketentuan Pasal 39 ayat 2 UU KPK bahwa seluruh proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan di KPK itu di bawah pimpinan KPK. Sehingga penentuan tersangka dan segala macam tentu dikoordinasi oleh pimpinan KPK,” ujar Feri kepada wartawan, Sabtu (29/7/2023). Feri menyebut titik kesalahan dari kisruh ini adalah pimpinan KPK. Pimpinan KPK, katanya, tidak memahami UU KPK.

Kritikan juga disampaikan oleh Pusat Kajian Anti Korupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengkritik Pimpinan KPK yang menyalahkan anak buah terkait kisruh penetapan tersangka Kabasarnas Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto.

“Saya merasa tidak tepat ketika pimpinan KPK itu menyalahkan penyidik, tadi kan mengatakan penyidik itu salah ya,” kata peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, kepada wartawan, Jumat (28/7/2023).

Dia mengatakan surat perintah penyelidikan dan penyidikan juga harus ditandatangani oleh Pimpinan KPK. Menurutnya, pimpinan KPK tidak boleh menyalahkan penyidik atas keputusan penetapan tersangka terhadap Henri dan Afri. “Sehingga jangan menyalahkan penyidik. Tidak tepat menyalahkan penyidik,” sebutnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Kembali Sabet Penghargaan IGA Kategori Sangat Inovatif

    Kota Bandung Kembali Sabet Penghargaan IGA Kategori Sangat Inovatif

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung kembali meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 dengan kategori sangat inovatif tingkat nasional dari Kementerian Dalam Negeri RI. Perlu diketahui, selama 4 tahun berturut-turut Kota Bandung berhasil meraih penghargaan kota sangat inovatif. Tahun ini, hanya ada 14 pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan kategori sangat inovatif dan 31 […]

  • Melalui Program UGD, Delapan Santri Ponpes Dzikir AL-Fath Dikirm Untuk Pengabdian di Maluku

    Melalui Program UGD, Delapan Santri Ponpes Dzikir AL-Fath Dikirm Untuk Pengabdian di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Sukabumi, mengirimkan delapan santrinya untuk melakukan pengadian di empat Desa. Yakni, Desa Dava, Widit, Basalale, dan Gogorea Pulau Buru, Maluku. Santri yang dikirim kali ini ke Maluku tersebut, merupakan ke tiga kalinya yang dibalut dalam program Ustadz Garis Depan (UGD). Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. DR. KH.Muhammad Fajar Laksana, […]

  • Perencanaan Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2024, Anggaran Ratusan Miliar Diusulkan

    Perencanaan Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2024, Anggaran Ratusan Miliar Diusulkan

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Sukabumi tahun 2023, untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024, terdapat isu strategis dan prioritas pembangunan yang sudah ditetapkan bersama berbagi unsur. “Ada enam isu atau program strategis yang sudah ditetapkan bersama. Dengan herapan pada 2024 nanti, menjadi patokan Pemda Kota Sukabumi untuk melaksanakan […]

  • Presiden Jokowi Tinjau Langsung Proses Pelaksanaan Proses Vaksin Di Kota Bogor

    Presiden Jokowi Tinjau Langsung Proses Pelaksanaan Proses Vaksin Di Kota Bogor

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BOGOR, Presiden RI, Joko Widodo meninjau langsung proses vaksinasi Covid-19 masal untuk pelayan publik dan lansia yang digelar Pemerintah Kota  Bogor, Jumat (19/3/2021) pagi. Jokowi yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor Bima Arya, CEO Halodoc, CEO Gojek serta pihak terkait lainnya, meninjau langsung proses […]

  • Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dampak dari pandemi Covid-19 begitu terasa, terutama bagi sektor ekonomi. Hal ini menyebabkan angka pengangguran semakin bertambah, tak terkecuali di Kota Bandung. Guna menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Satgas Pemulihan Ekonomi bekerja sama dengan Ekrutes dalam menyelenggarakan Ekrutes Virtual Job […]

  • Situasi Pademi Corona, DPRD : Pemkot Bandung  Harus Menjamin Kemudahan Penerimaan Peserta Didik Baru

    Situasi Pademi Corona, DPRD : Pemkot Bandung Harus Menjamin Kemudahan Penerimaan Peserta Didik Baru

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rapat Bamus perihal PPDB Tahun 2020, Ketua Komisi D, Aries Supriyatna mengatakan, Pemerintah Kota Bandung harus menjamin hak peserta didik dalam Perwal dan memastikan semua siswa dapat sekolah. ‘Di tengah situasi pandemi covid-19, Pemkot Bandung harus menjamin kemudahan dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” jelas Aries di ruang sidang paripurna […]

expand_less