Breaking News
Trending Tags

Abraham Samad: Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Sikap pimpinan KPK menyalahkan penyelidik dalam kisruh operasi tangkap tangan (OTT) di Basarnas terus dikecam oleh berbagai kalangan. Bahkan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, menilai sikap tersebut sangat memalukan terjadi di KPK. “Apa yang dilakukan pimpinan KPK dan ada kesan mempersalahkan teman-teman penyelidik dan penyidik ini menurut saya sesuatu yang sangat dungu dan memalukan,” kata Abraham seperti dilansir dari media nasional (29/7/2023).

Lebih lanjut, Abraham menyinggung sistem kolektif kolegial yang selalu dipegang oleh pimpinan KPK. Dia menilai tiap penetapan tersangka merupakan keputusan yang telah diputus bersama oleh para pimpinan KPK. “Tidak ada anak buah yang salah di KPK karena prosedur datang dari bawah dan diputuskannya di tingkat pimpinan. Menurut saya, jika ada kekeliruan, itu adalah tanggung jawab pimpinan KPK,” katanya.

Dia menambahkan bahwa sebagai bentuk pertanggungjawaban, para pimpinan KPK harus mengundurkan diri imbas dari kekisruhan di kasus OTT Basarnas tersebut. “Salah satu bentuk tanggung jawab yang dilakukan pimpinan KPK, dia harus mundur dong, bukan Direktur Penyidiknya, tapi pimpinan KPK-nya yang harus mundur. Itu bentuk pertanggungjawaban dari mereka sebenarnya. Apa yang terjadi sekarang ini adalah sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan ini sangat memalukan. Ini menggambarkan betapa tidak profesionalnya pimpinan KPK dalam menangani kasus-kasus,” tandasnya.

Pernyataan menyalahkan penyelidik ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, pada Jumat (28/7). Hal itu disampaikan Tanak setelah melakukan audiensi dengan rombongan petinggi TNI di gedung KPK.

Di media,kritikan terhadap sikap KPK yang menyalahkan penyelidik juga dilontarkan oleh PUSAKO dan PUKAT UGM.

Peneliti senior Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai pimpinan KPK salah dan telah melanggar UU KPK terkait proses hukum dugaan korupsi Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto. Feri juga menyebut pimpinan KPK tidak bisa menyalahkan anak buahnya dalam kisruh penetapan tersangka.

“Sesuai ketentuan Pasal 39 ayat 2 UU KPK bahwa seluruh proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan di KPK itu di bawah pimpinan KPK. Sehingga penentuan tersangka dan segala macam tentu dikoordinasi oleh pimpinan KPK,” ujar Feri kepada wartawan, Sabtu (29/7/2023). Feri menyebut titik kesalahan dari kisruh ini adalah pimpinan KPK. Pimpinan KPK, katanya, tidak memahami UU KPK.

Kritikan juga disampaikan oleh Pusat Kajian Anti Korupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengkritik Pimpinan KPK yang menyalahkan anak buah terkait kisruh penetapan tersangka Kabasarnas Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto.

“Saya merasa tidak tepat ketika pimpinan KPK itu menyalahkan penyidik, tadi kan mengatakan penyidik itu salah ya,” kata peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, kepada wartawan, Jumat (28/7/2023).

Dia mengatakan surat perintah penyelidikan dan penyidikan juga harus ditandatangani oleh Pimpinan KPK. Menurutnya, pimpinan KPK tidak boleh menyalahkan penyidik atas keputusan penetapan tersangka terhadap Henri dan Afri. “Sehingga jangan menyalahkan penyidik. Tidak tepat menyalahkan penyidik,” sebutnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Terapkan Multiple Injeksi, Ayo Ikut BIAN 2022

    Pemkot Bandung Terapkan Multiple Injeksi, Ayo Ikut BIAN 2022

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Kota Bandung telah memasuki hari kedua pada Selasa, 2 Agustus 2022. Jumlah sasaran BIAN di Kota Bandung pada tahun ini mencapai 110.881 anak. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani menyampaikan, target BIAN sampai akhir Agustus […]

  • Nekat Beroperasi, Satpol PP Kota Bandung Segel  SPA Paskal Hyper Square

    Nekat Beroperasi, Satpol PP Kota Bandung Segel SPA Paskal Hyper Square

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menyegel sebuah tempat spa di area ruko Paskal Hyper Squre, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Rabu 24 Juni 2020. Spa tersebut nekat beroperasi padahal berlum diizinkan beroperasi pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional kedua. “Kami menyegel penyegelannya karena ada pelanggaran terkait Perwal PSBB. […]

  • Bank bjb Raih Penghargaan Best ESG ,Pada Ajang The Best Bank Awards

    Bank bjb Raih Penghargaan Best ESG ,Pada Ajang The Best Bank Awards

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bank bjb Kembali meraih penghargaan atas kinerjanya, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) dinobatkan sebagai Best Bank 2024 untuk kategori “Best ESG Bank BPD” pada ajang The Best Bank Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id. Penghargaan ini diterima oleh Senior Executive Vice President Credit Risk bank bjb Galis Prasetya […]

  • Pemkot Bandung Dan TNI AD Teken Kerja Sama Pengelolaan Sampah Terpadu

    Pemkot Bandung Dan TNI AD Teken Kerja Sama Pengelolaan Sampah Terpadu

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan TNI AD terkait Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dengan Komandan Pussenkav Kodiklat TNI AD, Mayjen TNI Yanuar Adil di Pendopo Kota Bandung, Senin 12 September 2022. Kerja sama ini yaitu pemanfaatan lahan […]

  • Jelang Hari Jadi Kota Bandung Great, 271 Merchant Siap Berpartisipasi Ramaikan Ajang Bandung Great Sale 2020

    Jelang Hari Jadi Kota Bandung Great, 271 Merchant Siap Berpartisipasi Ramaikan Ajang Bandung Great Sale 2020

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setiap tahun, Bandung Great Sale (BGS) selalu menjadi ciri khas Kota Bandung menjelang Hari Jadi Kota Bandung (HJKB). Berbeda dengan tahun sebelumnya, BGS tahun ini akan digelar secara daring atau online. Mengusung tema “Bandung Great Sale 2020 – Go Online”, lebih dari 271 merchant telah siap berpartisipasi untuk meramaikan ajang ini. Merchant […]

  • Target LPE Naik, Ini Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    Target LPE Naik, Ini Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, menargetkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) bisa berada dikisaran 5,18 – 5,48 persen. Target tersebut, dilihat dari semakin menggeliatnya perekonomian masyarakat saat ini. Terutama pasca Covid-19. “Kita menargetkan LPE Kota Sukabumi bisa berada di level 5,18 sampai 5,48 persen,”ujar Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber […]

expand_less