Breaking News
Trending Tags

Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca mengundurkan diri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukmansyah yang juga mantan Ketua Fraksi PKS pada DPRD Kota Sukabumi saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi. Pasalnya, proses pergantian antar waktu (PAW) dirinya setelah mengundurkan diri dan bergabung ke Partai Demokrat, saat ini masih dalam proses di Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, kang Lukman sapaan akrab anggota DPRD Kota Sukabumi yang duduk di Komisi III tersebut mengatakan, memang benar saat ini dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi. Terkait PAW terhadap dirinya, kang Lukman mengatakan bahwa ia tidak terlalu mengikuti proses tersebut, karena menurutnya saat ini dirinya telah resmi mengundurkan diri dari PKS.

“Terkait dengan proses PAW saya juga tidak begitu mengikuti, artinya saya tidak mengikuti mekanisme yang terdapat pada partai dimana saya bernaung sebelumnya. Hanya harapan saya agar bisa segera diproses, sehingga akan ada pergantian dari saya kepada orang berikutnya,” ujar kang Lukman, Kamis (12/10).

Lanjutnya, saat disinggung apakah melarnya proses PAW akan mengganggu langkahnya untuk melenggang kembali pada pemilu legislatif tahun 2024 mendatang, dirinya mengatakan itu tidak menjadi ganjalan. Karena menurutnya, saat ini proses pendaftaran keanggotaannya sudah berjalan sesuai proses administrasi yang berlaku.

“Terkait dengan PAW dan proses saya ada di Partai Demokrat ini tidak berpengaruh. Karena ini adalah hal berbeda, dan untuk saya bisa bergabung dengan Partai Demokrat ini, cukup dengan bukti surat pengunduran diri yang hari ini sudah selesai porsesnya,” jelas kang Lukman.

Lukmansyah anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, yang saat ini telah bergabung pada Partai Demokrat.

Masih menurut pria yang mencalonkan diri di daerah pemilihan (dapil) tiga Kota Sukabumi tersebut, dirinya mengatakan bahwa sejauh ini komunikasi yang terjalin dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Sukabumi cukup lancar. Khususnya, terkait pencalonannya sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Partai Demokrat dari dapil III Kota Sukabumi.

“Hingga saat ini tidak ada permasalahan terkait pencalonan saya sebagai bacaleg dari Partai Demokrat. Insya Allah pada tanggal 4 nanti, nama saya akan masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) peserta pemilu legislatif tahun 2024 dari Partai Demokrat,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep Koswara mengatakan, terkait proses PAW Lukmansyah yang saat ini menjabat sebagai legislator dari Fraksi PKS tersebut, dirinya menerangkan bahwa belum diterimanya surat pengajuan PAW dari PKS.

“Sampai hari ini kami sekretariat DPRD Kota Sukabumi belum mendapatkan kepastian berkaitan posisi pa Lukman
. Hingga saat ini, beliau masih tetap anggota DPRD. Dan kami menunggu surat resmi dari DPP PKS berkaitan status PAW pak Lukman,” ujar Asep saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, terkait proses PAW yang berlaku pada Sekretariat DPRD Kota Sukabumi bila sudah diterimanya surat pengajuan dari DPP. Setelah diterima surat pengajuan PAW tersebut, maka akan ditindak lanjuti leh DPRD Kota Sukabumi.

“Tahapanya, jika sudah ada surat dari DPP maka di tindak lanjuti dari pimpinan ke gubernur malalui walikota. Dan setelah resmi dari gubernur keluar surat pemberhentian, baru di laksnakan PAW kepada anggota dewan yang bersangkutan,” cetusnya.

Berkaitan dengan hal ini, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Sukabumi, Abdul Fatah secara singkat mengatakan bahwa saat ini memang proses PAW Lukmansyah masih berlangsung. Dirinya menyebutkan, proses tersebut saat ini sedang berlangsung di DPP PKS.

“Masih on proses (proses PAW Lukmansyah) di DPP,” singkatnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandung Melantik 86 Penjabat Lingkungan Pemkot

    Wali Kota Bandung Melantik 86 Penjabat Lingkungan Pemkot

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melantik 86 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Pelantikan dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bandung secara terbuka, Jumat (8/5/2020). Terdapat 4 orang pejabat eselon III.b, 16 pejabat eselon IV.a, dan 66 pejabat eselon IV.b yang dilantik.  “Pelantikan kali […]

  • Kurang Dari 24 Jam Jadi Walikota, Yana Langsung Tancap Gas Lantik 130 Pejabat

    Kurang Dari 24 Jam Jadi Walikota, Yana Langsung Tancap Gas Lantik 130 Pejabat

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Walikota Bandung, Yana Mulyana melantik 130 orang pejabat fungsional dan administrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, di Plaza Balai Kota, Selasa 19 April 2022. Dari 130 pejabat yang dilantik, 60 di antaranya merupakan jabatan administrasi dan 70 jabatan fungsional. Yana melantik para pejabat setelah sebelumnya dilantik di Gedung Sate pada Senin, […]

  • Pembaharuan Data Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Di Kota Bandung

    Pembaharuan Data Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Di Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono menyatakan kunci utama dalam pengentasan kemiskinan yakni terletak pada keakuratan data. Sehingga, program pemerintah bisa tepat sasaran. Tono mengaku memanfaatkan segala sumber daya baik manusia ataupun teknologi untuk akurasi data. Bahkan, pembaharuan dilakukan setiap hari. “Sekarang instruksi Kemensos yang tadinya updating data itu 6 […]

  • Pemkot Sukabumi Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik KIKS 2024

    Pemkot Sukabumi Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik KIKS 2024

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) kembali mengadakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIKS) Tahun 2024. Kompetisi ini mencakup kategori Kewilayahan, UPTD, dan Pendidikan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi. Acara ini telah memasuki tahap presentasi dan wawancara yang berlangsung di Ruang Pertemuan Balai Kota Sukabumi pada […]

  • Langkah DMK dalam PILKADA KAB. BANDUNG 2020, dan Refleksi Penguatan RK

    Langkah DMK dalam PILKADA KAB. BANDUNG 2020, dan Refleksi Penguatan RK

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Dalam perjalanan politisnya Ridwan Kamil ( RK ) sungguh sangat luar biasa, saya suka bilang kalau RK punya Gurat (Garis) emas sama halnya seperti Jokowi, dan Alhamdullillah saya turut serta di dalam gerak langkahnya RK,  bahkan bisa di bilang menjadi salah satu guru politisnya RK, sejak RK mencalonkan Walikota. Bagaimana tidak, saya bisa di […]

  • PB HIMASI Tolak Rancangan UU KPK

    PB HIMASI Tolak Rancangan UU KPK

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiawa Asal Sukabumi (PB HIMASI) menolak RUU KPK, Sabtu (14/9/19). “Kami PB HIMASI menolak pelemahan KPK dalam bentuk apapun” ungkap Ketua PB Himasi Eki Rukmansyah. Pihaknya menganggap dengan pemilihan pimpinan KPK periode yang akan datang menimbulkan protes dari berbagai pihak. “Dengan terpilihnya ketua kpk baru yang menimbulkan polemik karena punya […]

expand_less