Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Heryanto Tanaka Tegaskan Hubungan Dengan Dadan Tri Yudianto, Murni Bisnis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id — Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menghadirkan tiga orang saksi kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Selasa, 23 Januari 2024.

Ketiga saksi tersebut adalah Theodorus Yosep Parera, Heryanto Tanaka, dan Hardianko, dihadapkan di persidangan untuk dimintai keterangannya atas terdakwa pengusaha Dadan Tri Yudianto dan Sekretaris MA non-aktif Hasbi Hasan.

Dalam kesaksiannya, Yosef Parera mengungkapkan kantornya (rumah Pancasila) sekitar Maret 2022 hari Jumat atau Sabtu, didatangi Haryanto Tanaka bersama Dadan Tri, Hardianko dan dua orang lainnya yang tidak dikenalnya.

“Kita ngobrol dengan posisi duduk berhadap-hadapan diantara meja berukuran sekitar 1,5 meter, Yosef Parera dengan Heryanto Tanaka dan Dadan Tri, sementara Hardianko dan rekan lainnya duduk disampingnya,” ungkap Yosef Parera.

“Saat itu kemudian itu saudara Dadan menelepon dan Video Call seseorang, yang kemudian Hpnya dihadapkan ke pak Tanaka kemudian ke saya,” ungkap Parera.

“Bang izin yang mau minta tolong ini orangnya, sambil Hpnya dihadapkan kepada Saudara Tanaka,” kata Yosep.

Saat itu, Yosep mengaku belum tahu siapa sosok yang ditelepon Dadan. Ia mengaku sempat menolak saat Dadan menawarkan untuk ikut bersapa dengan sosok tersebut.

“Tapi Hp tetap dihadapkan ke saya dalam jaraknya sekitar satu meter, kemudian saya lihat dan saya hanya hormat saja,” ujarnya.

“Kemudian saya tanyanya sama Hardianko yang sebelah kanan saya persis, itu siapa tadi?” kata Yosep. “Itu Sekma Prof. Hasbi,” katanya.

“Saya melihat dengan jelas orang yang ada di Hp Dadan itu memakai baju putih”, tegas Parera.

Berbeda dengan kesaksian Yosef Parera, Heryanto Tanaka menyebutkan saat video call antara Dadan dan Sekma yang kemudian ditunjukkan ke dirinya, tidak ada Yosef.

“Saat video call antara Dadan dan Sekma yang kemudian ditunjukkan langsung ke saya, seingat saya tidak ada Yosef,” ungkap Tanaka.

Tanaka juga menyampaikan tidak mengenal sekma atau Hasbi Hasan.

Hardianko juga memberikan kesaksian berbeda terhadap peristiwa Video Call tersebut.

“Saat pertemuan atau video call, saya tidak menyaksikan. Saya saat itu menunggu diluar atau garasi,” jelas Hardianko.

Dalam persidangan, Penuntut Umum KPK sempat mencecar Heryanto Tanaka terkait hubungannya dengan terdakwa Dadan Tri Yudianto.

“Saya meminta Dadan untuk membantunya mengawasi kinerja Yosep yang sedang mengurusi kasusnya di MA, dan timbal baliknya, saya mau bekerjasama dan berinvestasi senilai Rp 11,2 miliar dalam bisnis skincare,” jelas Tanaka.

Dalam kesempatan tersebut, Majelis menanyakan berapa besaran biaya untuk mengawasi Yosef oleh Dadan.

“Untuk mengawasi Yosef oleh Dadan, apakah ada biayanya?”, tanya majelis. “Tidak ada biaya yang mulia,” jawab Tanaka.

“Kenal dengan Dadan sejak kapan,” tanya majelis.

“Sejak 6 bulan sebelumnya dan yang diketahui Dadan adalah Komisaris Wika Beton,” katanya.

“Apa hubungan komisaris dengan bisnis saudara,” tanya majelis lagi.

“Istri Dadan punya bisnis skincare yang sejalan dengan bisnis saya dibidang kapas kecantikan,” jelas Tanaka ke majelis.

Tanaka juga mengungkapkan bahwa bisnis kerjasama dengan Dadan ada perjanjiannya dan dirinya sudah mendapatkan keuntungan.

“Kerjasama bisnis dengan Dadan ada perjanjiannya, dan saya punya perjanjian tersebut. Bahkan saya sudah dapat keuntungan atas bisnis dengan Dadan, namun belum bisa dicairkan karena rekening saya di blokir,” ungkap Tanaka.

Dalam kesempatannya, terdakwa Dadan membantah kesaksian Yosef Parera. Menurutnya tidak pernah sama sekali menunjukan  video call dan fhoto kepada Yosep Parera dan Dadan juga membantah tidak ada pembahasan di rumah pancasila terkait jalur atas dan jalur bawah.

Disamping itu Hasbi Hasan membantah atas kesaksian Yosef Parera. Menurut Hasbi, sudah menjadi kebiasannya setiap hari selalu pakai baju batik dan memakai baju putih hanya di hari Senin saja.

“Saya selalu pakai baju batik, dan hanya setiap Senin saya pakai baju putih,” jelasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-109 Tahun, Gubernur Jawa Barat Hadir Langsung Ikuti Sidang Paripurna Istimewa

    Perayaan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-109 Tahun, Gubernur Jawa Barat Hadir Langsung Ikuti Sidang Paripurna Istimewa

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perayaan Hari Jadi Kota Sukabumi yang ke-109 tahun digelar secara sederhana, berupa kegiatan sidang paripurna istimewa di Gedung Sekretariat DPRD Kota Sukabumi. Dalam perayaan tahun ini, secara khusus Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri langsung acara yang digelar secara khidmat tersebut, Sabtu (01/04).   Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, beserta […]

  • Melalaui Dokpim, Pemkot Sukabumi Raih Juara Humas Jabar Award

    Melalaui Dokpim, Pemkot Sukabumi Raih Juara Humas Jabar Award

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi melalui Dokpim Kota Sukabumi meraih penghargaan terbaik III pada Humas Jabar Award, dalam Festival Literasi Digital (Viral) Jawa Barat 2022 yang dilaksanakan di Gedung Sate Bandung, Sabtu (8/10/2022) lalu. Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat ini merupakan bagian dari Road to West Java Festival 2023. Penghargaan […]

  • Lima Organisasi Kota Bandung Bentuk Pos Gabungan Relawan Covid 19

    Lima Organisasi Kota Bandung Bentuk Pos Gabungan Relawan Covid 19

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 telah membuat semua elemen masyarakat untuk turun tangan menyelesaikan masalah sosial yang ditimbulkannya. Lima organisasi di Kota Bandung berfusi dan bergerak bersama memberi solusi untuk warga. Para relawan dari Karang Taruna Kota Bandung, Satkessos Karang Taruna, Sahabat Uncle Teebob, SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung, dan Reforestation bergabung membentuk Pos Gabungan […]

  • Toto Purwanto Sosialisasikan Perda Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kec.Jatiluhur

    Toto Purwanto Sosialisasikan Perda Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kec.Jatiluhur

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, Mbinews, — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Toto Purwanto Sandi, SE., M.Ipol dari Dapil Jabar X (Kab. Karawang dan Kab. Purwakarta) melaksanakan kegiatan penyebarluasan / sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jabar di Desa Cilegong, Kec. Jatiluhur, Kab. Purwakarta, Jum’at (01/12/2023). Sosialisasi Perda (Sosper)yang disampaikan oleh Toto Purwanto  adalah Perda No2 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan […]

  • Konsep Zero Delta Q Policy Antisipasi Terjadinya Banjir Saat Musim Hujan

    Konsep Zero Delta Q Policy Antisipasi Terjadinya Banjir Saat Musim Hujan

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Guna mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan program penanganan banjir sesuai dengan konsep zero delta Q policy. Konsep zero delta Q policy atau kebijakan selisih debit nol, artinya penanganan tata kelola air hujan dialirkan sesuai kapasitas saluran yang ada dan tidak […]

  • Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melakukan kunjungan  ke daerah – daerah terpencil di wilayahnya selatan Kabupaten Sukabumi yaitu Kecamatan Ciemas dan Kecamatan ciracap, Senin (13/12/2021) Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (11/12/2021) tersebut, merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemantauan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan nya, Marwan […]

expand_less