Breaking News
Trending Tags

Pemerintah Kota Bandung diminta Pastikan keamanan Pangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian, dan Perikanan di Kota Bandung yang dibahas Pansus 3 DPRD Kota Bandung sudah masuk tahap finalisasi.Sehingga Pemeritah Kota Bandung diminta Pastikan Keamanan Pangan.

Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung   Asep  Mulyadi mengatakan ,Rancangan Peraturan Daeran  tentang Pangan ini sedang dilakukan fasilitasi ke Gubernur Jawa Barat.

Dihapkan  dalam waktu dekat bisa selesai, kemudian bisa diparipurnakan dan disahkan . Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga Pemkot Bandung berkewajiban untuk melayani kebutuhan akan hal dasar ini  bagi masyarakat Kota Bandung.

Lebih jauh dikatakan , kebutuhan konsumen akan pangan di Kota Bandung , hampir 96,4 persen didatangkan dari luar Kota Bandung. Sehingga  harus ada kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Kota Bandung ,supaya bisa melakukan tata kelola pelayanan pangan agar mencukupi atas kebutuhan masyarakat.

“Ada beberapa poin penting yang dibahas dalam Perda ini. Pertama, terkait tujuan dibahasnya perda ini yakni untuk memberikan pelayanan di bidang pangan, pertanian, dan perikanan,” ujar politisi PKS DPRD Kota Bandung.

Kebutuhan akan pangan harus tersedia dan terjangkau oleh masyarakat. Yang paling penting adalah keamanannya harus dipastikan oleh Pemkot Bandung.

Pangan yang tersedia, baik bidang pertanian maupun perikanan itu aman. Aman itu bisa berarti sehat dan halal, ” ujarnya.

Poin penting lainnya, kondisi Kota Bandung yang bukan termasuk  wilayah produksi. Maka lahan-lahan yang sekarang disediakan untuk lahan pertanian harus dioptimalkan supaya bisa menyediakan kebutuhan.

Namun tentunya lahan pertanian yang ada di Kota Bandung, tidak bisa memenuhi kebutuhan warganya. Maka sebagai langkah antisipasi harus menyediakan gudang-gudang cadangan pangan,” ujar Asep.

Pemkot Bandung harus bekerja sama dengan perusahaan perusahaan daerah untuk persediaan pangan.  Pemerintah  Kota Bandung harus mengantisipasi ketahanan dan penanganan kerawanan pangan. Karena bisa saja suatu saat Kota Bandung kesulitan suplai dari daerah lain.

Asep bersyukur Kota Bandung punya program bagus, yakni Urban Farming yang sekarang sudah mendunia . Tinggal bagaimana ini dioptimalkan supaya produk-produk-produk yang ditanam bisa memberikan hasil yang optimal.

Untuk hasil yang lebih optimal,  Urban Farming di setiap daerah bisa ditanami tanaman yang berbeda. Sehingga terus menerus tiap bulan ada panen secara bergiliran.

“Sehingga tidak sekadar mengisi tanah-tanah yang kosong, memanfaatkan ruang-ruang halaman, tetapi bagaimana memberikan produktivitas supaya mengantisipasi ketahanan dan kerawanan pangan,” ujarnya.

Menurut Anggota Pansus  3 DPRD Kota Bandung ,Adanya Perda tentang Pangan,  Pemkot Bandung didorong untuk melakukan kerja sama, bukan hanya sebatas dengan pihak swasta, perguruan tinggi, instansi-instansi lain, tapi juga dengan pemerintah kota/kabupaten lain yang menyuplai kebutuhan pangan.

“Ini sangat penting supaya kita sebagai konsumen dan kabupaten/kota lain sebagai produsen, itu bisa menjadikan Kota Bandung prioritas jika ada hal-hal tertentu dalam kerawanan pangan. Maka kita ada jaminan bahwa ketersediaan pangan di Kota Bandung terpenuhi,” ujarnya.

Diharapkan , ada pemberian insentif dan disinsentif untuk wilayah-wilayah tertentu yang selama ini dijadikan pertanian. Misalnya dengan pengurangan pembayaran PBB karena sudah memberikan kontribusi lahannya dijadikan lahan pertanian. Hal ini juga supaya lahan mereka tidak dialihfungsikan.

Menurut Asep terkait  pelayanan di bidang pertanian dan perikanan harus ada keseriusan dan kesungguhan dari pemerintah.

Lahan di pertanian yang ada di-support secara infrastruktur karena kalau lahan pertanian yang ada tidak dioptimalkan, tidak dimanfaatkan ya tidak akan menjadi sesuatu hal yang memberikan efektivitas untuk kebutuhan masyarakat Kota Bandung,”ucapnya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id – Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb selaku yang membawahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas Bandung akan patuh dan menghormati proses hukum, setelah mencermati berita/isu yang berkembang terkait gugatan yang dilayangkan mantan Dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana. Gugatan mantan dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana terhadap pengurus Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb […]

  • Telkomsel Dan PWI Pusat Jajaki Kerjasama Jurnalistik

    Telkomsel Dan PWI Pusat Jajaki Kerjasama Jurnalistik

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, didampingi Sekertaris Jendral Mirza Zuhaldi, Wakil Sekretaris Jenderal Suprapto dan Direktur Kerjasama Asean, Dar Edi Yoga menerima kunjungan perwakilan Telkomsel. Kunjungan silaturahmi perusahaan plat merah itu berlangsung di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kebon sirih Jakarta, Senin (28/10/2019).  Dalam kunjungan tersebut pihak […]

  • Ajak Tertib Menjaga Lingkungan, Cucu Sugyati Sebarluaskan Perda Trantibum Linmas

    Ajak Tertib Menjaga Lingkungan, Cucu Sugyati Sebarluaskan Perda Trantibum Linmas

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBINEWS — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Cucu Sugyati Sebarluaskan Peratran Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No. 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Perda No. 13 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarkat Kepada Warga Cikoneng Kec. Ciparay Kabupaten Bandung, Jum’at (08/03/24). Pada kesempatan tersebut, Cucu mengatakan penyusunan […]

  • Wali Kota Bandung Minta Aturan PPKM Darurat di Kota Bandung Tidak Arogan

    Wali Kota Bandung Minta Aturan PPKM Darurat di Kota Bandung Tidak Arogan

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Meski penegakan aturan semakin digencarkan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta para petugas di lapangan tetap mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Para petugas juga harus mengedukasi warga agar disiplin dan taat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang. “Mang Oded meminta aparat lapangan […]

  • Hari Tani Nasional, Mahasiswa Ajak Masyarakat Konsumsi Pangan Lokal

    Hari Tani Nasional, Mahasiswa Ajak Masyarakat Konsumsi Pangan Lokal

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Peringati hari tani nasional yang jatuh 24 September 2020, sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi membagikan hasil pangan berupa Wortel, Kangkung, dan Kol kepada masyarakat, Kamis, (24/09/20). Ketua BEM Fakultas Pertanian M. Angung Bilal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari memperingati hari tani nasional yang ke 60 tahun. Sehingga hal itu […]

  • Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews— Komisi III DPRD Kota Bandung menegaskan komitmen mendorong transportasi massal dan perumahan layak bagi warga. Dalam rapat kerja bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan Kamis (19/2/2026), dibahas implementasi Bus Rapid Transit (BRT) untuk menekan kemacetan, perbaikan 2.500 unit Rumah Tidak Layak Huni, serta kompensasi bagi warga terdampak pembangunan koridor BRT. Komisi III menyoroti sejumlah […]

expand_less