Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya Mengkritisi Kenaikan UMP Jabar Tahun 2024

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews, — Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengkritisi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar Tahun 2024. Sebab kenaikan UMP harus memperhatikan realitas di lapangan, kondisi rakyat, inflasi, kemampuan daya beli masyarakat yang saat ini cenderung melemah.
Adapun UMP Jabar yang telah ditetapkan dengan kenaikan kenaikan 3,57 persen, atau naik Rp 70.825 dari Rp 1.986.670 menjadi Rp 2.057.495.

Menurutnya, para pekerja kurang puas terhadap kenaikan UMP 3,57 persen tersebut, salah satunya 11 perwakilan serikat pekerja Jabar yang baru-baru ini melakukan audiensi dengan Komisi V DPRD Jawa Barat terkait kenaikan UMP Jabar Tahun 20234.

“Kami menangkap (memahami) ketidakpuasan masyarakat, salah satunya dari 11 perwakilan serikat pekerja wilayah Jabar yang mengadukannya kepada kami,” kata Abdul Hadi Wijaya dalam keterangan tertulisnya yang disebar kepada media massa, Jumat (01/12/2023).

Masyarakat atau kelompok serikat pekerja lanjut Abdul Hadi Wijaya, kurang puas karena UMP Jabar 2024 yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.768-Kesra/2023 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan yang diketahui regulasi tersebut merupakan revisi dari PP 36 Tahun 2021 dan PP 78 Tahun 2015.

Selain itu, para pekerja kurang puas karena proses penetapan UMP Jabar Tahun 2024 tersebut dianggap para pekerja tidak mengakomodir aspirasi pekerja.

“Mereka kurang puas, penyebabnya karena UMP Jabar Tahun 2024 mengacu PP Nomor 51 Tahun 2023, dan yang dipermasalahkan pekerja itu prosesnya yang dianggap tidak menampung aspirasi para pekerja, itu yang disampaikan para pekerja kemarin,” tegasnya.

“Para pekerja meminta penetapan UMP Jabar Tahun 2024 itu mempertimbangkan juga kenaikan harga bahan pokok,” sambungnya.

Selain UMP Jabar Tahun 2024, para pekerja pun menyinggung soal Upah Minimum Kota dan Kabupaten atau UMK. Dalam audiensi baru-baru ini, para pekerja mengeluhkan soal UMK para pekerja lama dan baru yang disamaratakan. Para pekerja meminta UMK justru dibedakan antara pekerja lama dan baru.

Menurutnya, keluhan hingga aspirasi para pekerja tersebut akan diperjuangkan atau disampaikan Komisi V DPRD Jawa Barat kepada Pemprov Jabar. Termasuk akan disampaikan juga ke DPR RI, kementerian terkait dan presiden.

“Upah para pekerja yang sudah puluhan tahun dengan pekerja baru diminta dibedakan, mereka (para pekerja) meminta tidak disamaratakan,” tutupnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Desa Tak Transparan, Pemuda Kabandungan Lapor Kejaksaan

    Dana Desa Tak Transparan, Pemuda Kabandungan Lapor Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Aliansi Pemuda Desa Kabandungan Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi laporkan kepala Desanya ke Kejaksaan Negeri Cibadak. Kades Kabandungan dilaporkan diduga adanya indikasi ketidaksesuaian antara laporan penggunaan anggaran desa dengan realisasi kegiatan untuk program pembangunan di lapangan. Juru bicara Aliansi Pemuda Kabandungan Arie Hardiansyah mengatakan, temuan ketidaksesuaian tersebut didapatkan dari data Sistem Informasi Desa […]

  • PWI dan IKWI Kota Bandung  Bagikan 300 Takjil ke Pengguna Jalan Merdeka dan Aceh

    PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan 300 Takjil ke Pengguna Jalan Merdeka dan Aceh

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tak biasanya suasana di perempatan antara Jalan Aceh – Jalan Merdeka tampak terjadi kemacetan lalu lintas. Kemacetan terjadi tepatnya di seberang timur Balaikota Bandung, tidak sedikit dari para pengendara yang kebanyakan pesepeda motor bejubel dan menepikan kendaraannya. Kemacetan terjadi lantaran pengendara hendak mengantri untuk mendapatkan paket makanan siap santap yang dibagikan secara […]

  • Jelang Pilkades Serentak Tahun 2022, Kapolres Sukabumi Kota Tinjau Kesiapan Pada 2 Kecamatan

    Jelang Pilkades Serentak Tahun 2022, Kapolres Sukabumi Kota Tinjau Kesiapan Pada 2 Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, meninjau langsung kesiapan 2 kecamatan jelang pemilihan kepala desa serentak 2022, Kamis (28/04/2022). Kecamatan Cisaat dan Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi menjadi lokasi yang di kunjungi orang nomor satu di Polres Sukabumi Kota tersebut. Pada kunjungan tersebut Zainal menekankan kepada panitia pemilihan bahwa, mereka merupakan pemain […]

  • Pansus 5 DPRD Kota Bandung Selesaikan Pembahasan Raperda Toko Swalayan

    Pansus 5 DPRD Kota Bandung Selesaikan Pembahasan Raperda Toko Swalayan

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Bagian Hukum Setda Kota Bandung, terkait pengambilan keputusan Raperda tentang Pedoman Pengembangan, Penataan, dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan di Ruang Rapat Bappemperda DPRD Kota Bandung, Kamis, 28 Desember 2023. Rapat […]

  • Dukung PTM Kota Bandung, 51.303 Anak Usia 6-11 Tahun Telah di Vaksin Covid-19

    Dukung PTM Kota Bandung, 51.303 Anak Usia 6-11 Tahun Telah di Vaksin Covid-19

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Rosye Arosdiani Apip menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun berjalan dengan aman dan lancar. Rosye mengatakan, data terakhir mencatat sebanyak 51.303 anak usia 6-11 tahun sudah divaksin atau sebesar 22,93 persen dari target populasi. “Vaksinasi terus dilaksanakan […]

  • DPRD Kota Bandung: Teruskan Semangat Bela Negara dengan Penuh Tanggung Jawab

    DPRD Kota Bandung: Teruskan Semangat Bela Negara dengan Penuh Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya S.E., S.H., dan Anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin S.H., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tingkat Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (19/12/2024). Pada tahun 2024, momentum Peringatan Ke-76 Hari Bela Negara memiliki tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Tema […]

expand_less