Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Proyeksikan APBD Pemprov Jabar TA 2025 Menurun drastis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BANDUNG, Mbinews.id — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025 diproyeksikan turun. Hal ini imbas dari diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) terhadap APBD yang mulai berlaku di 2025.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan usai Rapat Paripurna penyampaian nota pengantar gubernur atas tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Tiga Ranperda tersebut, Ranperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025, Ranperda tentang Investasi dan Kemudahan Berusaha, Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2050.

“Ada yang harus digarisbawahi dalam Ranperda APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025, terutama pendapatan termasuk belanja daerah yang diproyeksikan menurun,” kata Iwan Suryawan, Kota Bandung, Kamis (17/10/2024).

Implementasi UU HKPD berimbas pada peralihan pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) antara provinsi dengan kabupaten atau kota, khususnya soal persentase pembagian.

Meskipun begitu Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor potensial, dan penurunan tersebut pun dipastikan tidak akan mempengaruhi kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah ini tambahnya, nota pengantar gubernur atas Ranperda tentang APBD Provinsi Jabar TA 2025 yang telah disampaikan dalam rapat paripurna akan dibahas lebih lanjut.

“Kami harap Ranperda tentang APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 dapat disetujui bersama paling lambat pada akhir November 2024 sesuai dengan ketentuan berlaku,” tambah  Iwan Suryawan. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politisi Golkar DPRD Terpilih akan Terus Kawal Program Pembangunan di Kota Bandung

    Politisi Golkar DPRD Terpilih akan Terus Kawal Program Pembangunan di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Politisi Senior Partai Golkar DPRD Kota Bandung, DR.Ir H. Yuniarso Ridwan SH MH, M.Si ,dalam masa jabatan Periode 2024 ‘2029 akan terus mengawal pembangunan Kota Bandung sampai akhir masa jabatan. melalui program-program kerja yang selama dijalankan. Bahkan jelang masa akhir jabatannya telah menyelesaikan antara lain pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan […]

  • Pemkot Bandung Upayakan Penambahan Vaksin PMK

    Pemkot Bandung Upayakan Penambahan Vaksin PMK

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah keterbatasan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya untuk menambah vaksin untuk hewan ternak agar dapat mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Saat ini Pemkot Bandung baru mendapatkan 200 dosis vaksin bagi sapi. “Kota Bandung hanya dapat 200 dosis di tahap pertama. Apakah pertimbangannya kita bukan tempat pembiakan? Karena memang itu ditunjukkan […]

  • Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung

    Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar kunjungan sekaligus rapat kerja ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Jalan Cianjur, Kota Bandung pada Rabu, 9 Oktober 2024. Kunjungan sekaligus rapat kerja […]

  • bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Masyarakat semakin menyadari pentingnya investasi sebagai strategi keuangan jangka panjang. Salah satu instrumen investasi yang kini ditawarkan oleh pemerintah adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI027). Sebagai agen distribusi resmi, bank bjb menyediakan akses mudah bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di ORI027, yang memberikan kupon tetap hingga 6,75% per tahun. ORI027 hadir dalam dua […]

  • PosIND Sukses Kirim Lebih dari 50 Trip Wing Box Bilah Selubung Garuda ke IKN

    PosIND Sukses Kirim Lebih dari 50 Trip Wing Box Bilah Selubung Garuda ke IKN

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PosIND sukses mengirimkan lebih dari 50 trip wing box bilah selubung Garuda dari PT Siluet Nyoman Nuarta ke Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser, Kalimantan Timur. Bilah berbahan baja dan kuningan tersebut dipakai sebagai material pokok untuk pembangunan Istana Negara di IKN. Seremonial pelepasan wing box sesi akhir dilakukan dari PT […]

  • Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Kuliner

    Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Kuliner

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, terus mendorong penguatan pelaku ekonomi kreatif, yang saat ini keberadaanya terus tumbuh di Kota Sukabumi. Terutama, sektor kuliner. “Sumber Daya Alam (SDA) di Kota Sukabumi terbatas, dan harus ada potensi lain yang dikuatkan, salah satu ekonomi kreatif sub sektornya adalah kuliner,”ujar Fahmi. Senin, (12/6/2023). Meskipun, kata Fahmi, pada 2020 […]

expand_less