Breaking News
Trending Tags

Raperda Reklame Mengakomodir Semua Pihak

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Reklame tengah dibahas Panitia Khusus (Pansus) 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, diharapkan dapat mengakomodir semua pihak.

Demikian Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung, Mukhamad Adi Widyanto kepada wartawan pada Jumat, 28 Februari 2025.

DPRD Kota Bandung tidak terburu-buru dalam menyelesaikan Raperda adalah, menghasilkan produk hukum yang baik dan mengakomodir kebutuhan semua pihak. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Karenanya hati-hati dalam melakukan pembahasan terkait Repareda ini.

“Diharapkan bisa segera selesai, dalam pembahasan Perda ini, sangat sarat dengan kepentingan, sehingga berhati-hati dalam melakukan pembahsan. Harus perhatikan hal-hal yang bersifat detail. Hal krusial yang dibahas dalam Raperda adalah, mengenai punishment,” katanya.

Menurut Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung ini, banyak pelanggaran yang dilakukan pengusaha Reklame. Sehingga urusan punishmen ini adalah urusan yang penting dibahas agar bisa ditetapkan oleh Pemkot Bandung dan aturannya diikuti oleh para pengusaha.

“Tujuan dari ditekankannya punishment dalam Raperda, agar tidak ada lagi kebocoran dari sekotar Pajak dan Retribusi reklame,” jelasnya.

Di sisi lain, tambah Adi, estetika kota tetap terjaga dengan diaturnya titik reklame. Disinggung mengenai pengelolaan Reklame yang dilakukan Pemkot Bandung, menilai relative masih berantakan.

“Penataan reklame di Kota Bandung masih harus diperbaiki. Contohnya data jumlah reklame dari semua dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, itu saja sudah berbeda,” ungkap Adi.

Adi menyampaikan harapannya, ketika Raperda ini sudah disahkan, bisa mengoreksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung, sehingga menjadi lebih besar.

Kota Bandung jadi lebih tertata dan tidak semerawut seperti kondisi sekarang, diharapkan tidak ada lagi pengusaha nakal dan merugikan pemerintah. Sehingga semua mengikuti aturan bisa memberikan keuntungan maksimal kepada PAD Kota Bandung. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Naikan Target BPHTB Sekitar 80 Persen

    Pemkot Sukabumi Naikan Target BPHTB Sekitar 80 Persen

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, mulai menaikan target pajak perolehan dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kota Sukabumi dari Rp8 miliar menjadi Rp14 miliar per tahun. Kenaikan nilai BPHTB tersebut, tentu saja hasil dari survei yang dilakukan terhadap transaksi jual beli dilapangan. […]

  • BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, perusahaan Bangkit Madani Barokah (BMB) hadir memberikan solusi ditengah masyarakat, khususnya memberikan solusi kepada pelaku UMKM yang hendak melanjutkan usaha ditengah keterpurukan ekonomi saat ini, Kamis (03/02/2022). “Melihat situasi saat ini, banyak masyarakat yang sangat membutuhkan sembako. Seperti, beras, minyak goreng, dan sejenis kebutahan […]

  • Bupati Bandung Ajak Masyarakat Teladani Semangat dan Keikhlasan Pahlawan

    Bupati Bandung Ajak Masyarakat Teladani Semangat dan Keikhlasan Pahlawan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar upacara di Taman Makam Pahlawan Pasir Pahlawan, Sadu, Soreang pada Senin pagi (10/11/2025). Bupati Bandung, Dadang Supriatna bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Dalam amanat tersebut, Mensos menyampaikan tiga hal penting yang […]

  • Kunjungi Hafiz, Wali Kota Bandung Janjikan Pengobatan Gratis.

    Kunjungi Hafiz, Wali Kota Bandung Janjikan Pengobatan Gratis.

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Yana Mulyana bersama istri Yunimar mengunjungi Hafiz Misbahudin, bocah yang mengalami kecelakaan terjatuh dari tangga beberapa waktu lalu. Kini Hafiz mengalami kelumpuhan. Hafuz merupakan anak berusia 11 tahun yang tinggal di RW 01 Kelurahan Batununggal Kecamatan Bandung Kidul, Jumat 17 Juni 2022. “Saya prihatin melihat kondisi Hafiz. Mudah-mudahan kita […]

  • Gugus Tugas Covid-19 Bandung Tinjau Sejumlah Sarana Olahraga

    Gugus Tugas Covid-19 Bandung Tinjau Sejumlah Sarana Olahraga

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mempertimbangkan untuk mengizinkan sarana olahraga rekreasi kembali beroperasi. Sebelum memberikan izin, Pemkot Bandung melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meninjau sejumlah sarana olahraga. Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ema Sumarna bersama Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Dewi Kaniasari serta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja […]

  • H. Eep Berharap Musrenbang Harus Berinovasi Dalam Pembangunan Kab Bandung

    H. Eep Berharap Musrenbang Harus Berinovasi Dalam Pembangunan Kab Bandung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Kalau ada aspirasi atau masukan dari masyarakat yang sifatnya baik yang namanya Topdown maupun Boton Up , jangan sampai ada perubahan dicoret atau dihilangkan,” Ujar H. Eep Jamaludin, Anggota DPRD Kab Bandung, Usai Musrenbang Kec Ciwidey Kab Bandung. (25/2/2025). Lanjut H. Eep, perubahan bisa dicoret atau dihilangkan, apabila tidak sesuai dengan […]

expand_less