Breaking News
Trending Tags

Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat.

“Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi keluarganya,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Siska Gerfianti saat berbincang di Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Senin, (5/5/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun DP3AKB Jabar kasus kekerasan yang terjadi di Jawa Barat selama kurun waktu tahun 2024 sebanyak 3.084 Kasus meliputi kekerasan terhadap Anak 2.939 kasus (63%) sementara kasus kekerasan terhadap Perempuan sebanyak 1.145kasus (17%). Sedangkan jumlah kasus yang masuk melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan di Jawa Barat sebanyak 948 kasus kekerasan yang meliputi, kekerasan terhadap anak 472 kasus (49,7%) dan kasus kekerasan terhadap perempuan 476 kasus (50,2%).

“Pengaduan tidak hanya bersumber dari korban secara langsung, masyarakat yang melihat, mendengar atau mengetahui adanya tindak kekerasan juga dapat melaporkan melalui saluran yang tersedia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mendorong masyarakat untuk lebih peka dan berani melapor. Jika mengetahui adanya kasus kekerasan,” ungkap Siska.

Terkait korban maupun saksi yang melapor diungkapkan Siska akan mendapatkan Hak Perlindungan untuk memastikan terhindar dari intimidasi atau pembalasan dari pelaku. Sebagaimana dijamin melalui Undang-undang No. 31 tahun 2014 tentang perlindungan saksi dan korban.

“Kami dari DP3AKB dan UPTD PPA dapat menyediakan Rumah Perlindungan Sementara. Dan apabila terdapat ancaman yang lebih serius terdapat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai Lembaga Negara yang bertugas untuk memberikan perlindungan dan bantuan bagi saksi dan korban kekerasan,” terangnya.

Guna memudahkan masyarakat maupun korban tindak kekerasan Pemprov Jabar telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tingkat Provinsi hingga Kota/Kabupaten yang akan melayani Pengaduan, Penjangkauan, Layanan Pengaduan Kasus, Layanan Penyediaan Rumah Perlindungan Sementara (Layanan Pendampingan Kesehatan, Psikologi, Pendampingan Hukum, Rehabilitasi Sosial dan Reintegrasi Sosial) dan Layanan Mediasi.

“Pengaduan dapat dilakukan secara langsung ke Kantor UPTD terdekat maupun melalui Hotline/WhatsApp melalui hotline Pengaduan UPTD PPA Jabar di nomor 085222206777 (WA) atau melalui SAPA 129. Atau melalui akun medsus Instagram DP3AKB,” jelas Siska.

Sedangkan terkait kasus pelecehan terhadap pasien oleh salah seorang Dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Garut yang belakangan viral di Media Sosial (Medsos), Siska meminta dan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku kepada pelaku.

Untuk memberikan perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jabar baik verbal maupun non verbal DP3AKB, telah menggulirkan Program Jabar CEKAS (Jawa Barat Berani Berani Cegah Tindakan Kekerasan) sebagai upaya Kolaboratif yang melibatkan akademisi, badan usaha juga pembentukan Satgas PAAREDFI CEKAS di setiap desa dan kelurahan dengan melibatkan kader PKK.Tugasnya mengkampanyekan 5 Berani; Berani Mencegah, Berani Menolak, Berani Melapor, Berani Maju dan Berani Melindungi,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya edukasi yang dilakukan Pers, masyarakat akan semakin menyadari dan berani menentang kekerasan serta menciptakan lingkungan sosial yang support terhadap korban. Sehingga tidak muncul stigma yang akan memperburuk kondisi korban. Dan yang utama Pers mempunyai peran dalam mewujudkan Etika Jurnalistik yang bertanggungjawab yang tidak menyudutkan korban. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bjb Sepakati Kerja Sama Dalam Budidaya Penggemukan Sapi

    Bank Bjb Sepakati Kerja Sama Dalam Budidaya Penggemukan Sapi

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb bersama Kelompok Ternak Haji Aang Gunawan di Bandung menyepakati perjanjian kerja sama kemitraan Budidaya Penggemukan Sapi.Ikatan kemitraan ini diikat melalui Penandatanganan Kerja Sama Kemitraan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada mitra binaan bersama Kelompok Ternak Haji Aang Gunawan di Hotel Kytos Jalan Setiabudi Bandung, pada Rabu (8/9/2021). Penandatanganan kerja sama […]

  • BRI Berbagi Bahagia Jadi Sorotan, Sinergi dengan Wartawan Bawa Dampak Nyata

    BRI Berbagi Bahagia Jadi Sorotan, Sinergi dengan Wartawan Bawa Dampak Nyata

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Meski suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah telah berlalu, semangat berbagi justru semakin terasa. BRI Region 9 Bandung bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menunjukkan aksi nyata melalui program sosial bertajuk “BRI Berbagi Bahagia Bersama Insan Pers”. Program ini bukan sekadar seremoni. Bantuan sembako yang disalurkan benar-benar menyasar masyarakat […]

  • PT Pos Indonesia Resmi Luncurkan Brand Simpan Pinjam “KOPNUSPOS”

    PT Pos Indonesia Resmi Luncurkan Brand Simpan Pinjam “KOPNUSPOS”

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id – PT Pos Indonesia (Persero) dan KSP Nusantara (KOPNUS) resmi meluncurkan Brand terbaru yaitu produk Simpanan dan Pinjaman KOPNUSPOS. Peluncuran produk ini dilakukan di Kantor Pos Bandung (5/2) oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi didampingi Direktur Jaringan & Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus serta Ketua KSP […]

  • Sekda Kota Sukabumi: PNS Itu Harus Disiplin Dalam Bekerja

    Sekda Kota Sukabumi: PNS Itu Harus Disiplin Dalam Bekerja

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah sekian lama ditiadakan akibat pandemi Covid-19 yang melanda Kota Sukabumi, hari ini apel perdana pasca pandemi Covid-19 di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi diadakan kembali. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Dida Sembada, bertindak langsung sebagai pemimpin apel. “PNS itu harus disiplin dalam bekerja. Begitu juga dimasa Pandemi Covid-19 untuk tetap menerapkan […]

  • Tujuh Fraksi DPRD Jabar Setujui Enam Ranperda Pemprov Jabar

    Tujuh Fraksi DPRD Jabar Setujui Enam Ranperda Pemprov Jabar

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, Mbinews.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat menyambangi Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri untuk konsultasi terkait dengan enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang didampingi langsung oleh Kepala Biro Hukum dan HAM Pemprov Jabar. Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat, Achdar Sudradjat mengatakan, kunjungan Bapemperda […]

  • Upaya Penanggulangan HIV/AIDS, Dewan Usulkan Pasangan akan Menikah Wajib Melakukan Screening Pranikah

    Upaya Penanggulangan HIV/AIDS, Dewan Usulkan Pasangan akan Menikah Wajib Melakukan Screening Pranikah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menjadi narasumber dalam kegiatan Pertemuan Ketua Forum Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan, yang dilaksanakan di Auditorium Balai Kota Bandung, pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam kegiatan yang membahas tentang kebijakan Program Penanggulangan […]

expand_less