Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat.

“Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi keluarganya,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Siska Gerfianti saat berbincang di Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Senin, (5/5/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun DP3AKB Jabar kasus kekerasan yang terjadi di Jawa Barat selama kurun waktu tahun 2024 sebanyak 3.084 Kasus meliputi kekerasan terhadap Anak 2.939 kasus (63%) sementara kasus kekerasan terhadap Perempuan sebanyak 1.145kasus (17%). Sedangkan jumlah kasus yang masuk melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan di Jawa Barat sebanyak 948 kasus kekerasan yang meliputi, kekerasan terhadap anak 472 kasus (49,7%) dan kasus kekerasan terhadap perempuan 476 kasus (50,2%).

“Pengaduan tidak hanya bersumber dari korban secara langsung, masyarakat yang melihat, mendengar atau mengetahui adanya tindak kekerasan juga dapat melaporkan melalui saluran yang tersedia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mendorong masyarakat untuk lebih peka dan berani melapor. Jika mengetahui adanya kasus kekerasan,” ungkap Siska.

Terkait korban maupun saksi yang melapor diungkapkan Siska akan mendapatkan Hak Perlindungan untuk memastikan terhindar dari intimidasi atau pembalasan dari pelaku. Sebagaimana dijamin melalui Undang-undang No. 31 tahun 2014 tentang perlindungan saksi dan korban.

“Kami dari DP3AKB dan UPTD PPA dapat menyediakan Rumah Perlindungan Sementara. Dan apabila terdapat ancaman yang lebih serius terdapat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai Lembaga Negara yang bertugas untuk memberikan perlindungan dan bantuan bagi saksi dan korban kekerasan,” terangnya.

Guna memudahkan masyarakat maupun korban tindak kekerasan Pemprov Jabar telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tingkat Provinsi hingga Kota/Kabupaten yang akan melayani Pengaduan, Penjangkauan, Layanan Pengaduan Kasus, Layanan Penyediaan Rumah Perlindungan Sementara (Layanan Pendampingan Kesehatan, Psikologi, Pendampingan Hukum, Rehabilitasi Sosial dan Reintegrasi Sosial) dan Layanan Mediasi.

“Pengaduan dapat dilakukan secara langsung ke Kantor UPTD terdekat maupun melalui Hotline/WhatsApp melalui hotline Pengaduan UPTD PPA Jabar di nomor 085222206777 (WA) atau melalui SAPA 129. Atau melalui akun medsus Instagram DP3AKB,” jelas Siska.

Sedangkan terkait kasus pelecehan terhadap pasien oleh salah seorang Dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Garut yang belakangan viral di Media Sosial (Medsos), Siska meminta dan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku kepada pelaku.

Untuk memberikan perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jabar baik verbal maupun non verbal DP3AKB, telah menggulirkan Program Jabar CEKAS (Jawa Barat Berani Berani Cegah Tindakan Kekerasan) sebagai upaya Kolaboratif yang melibatkan akademisi, badan usaha juga pembentukan Satgas PAAREDFI CEKAS di setiap desa dan kelurahan dengan melibatkan kader PKK.Tugasnya mengkampanyekan 5 Berani; Berani Mencegah, Berani Menolak, Berani Melapor, Berani Maju dan Berani Melindungi,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya edukasi yang dilakukan Pers, masyarakat akan semakin menyadari dan berani menentang kekerasan serta menciptakan lingkungan sosial yang support terhadap korban. Sehingga tidak muncul stigma yang akan memperburuk kondisi korban. Dan yang utama Pers mempunyai peran dalam mewujudkan Etika Jurnalistik yang bertanggungjawab yang tidak menyudutkan korban. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Targetkan 1.000 Dosis Vaksin, Polres Sukabumi Kota Sambangi Pesantren

    Targetkan 1.000 Dosis Vaksin, Polres Sukabumi Kota Sambangi Pesantren

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan santri mengikuti vaksinasi Covid-19 yang di gelar Polres Sukabumi Kota, di Pondok Pesantren (Ponpes) Siqoyaturrahmah Selasa (7/9/2021). Tak hanya santri, warga sekitar ponpes juga turut antusias mengikuti program vaksinasi, yang diadakan selama dua hari ini. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan […]

  • PWI Jabar Berikan Uu Anugrah Pupuhu Pangaping, Berikut Harapan Wakil Gubernur Jabar

    PWI Jabar Berikan Uu Anugrah Pupuhu Pangaping, Berikut Harapan Wakil Gubernur Jabar

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruznahul Ulum berharap, insan pers diharapkan mampu menyajikan media berita yang bermanfaat bagi masyarakat, yang maslahat bagi masyarakat yang membawa kebaikan. “Antara lain, informasi yang akurat yang kedua, bernuansa pendidikan untuk mencerdaskan masyarakat, dan bernuansa persatuan dan kesatuan, jangan sebaliknya,” kata Uu pada malam puncak Peringatan Hari […]

  • Yana Resmikan Youth Space Dan Bagikan Sertifikat Tanah Di Kecamatan Coblong

    Yana Resmikan Youth Space Dan Bagikan Sertifikat Tanah Di Kecamatan Coblong

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Pusat Kreativitas Pemuda atau Youth Space di Jalan Melati l, Kecamatan Coblong, Kamis 27 Januari 2022 . Hadirnya Youth Space sebagai ruang bagi pemuda untuk melahirkan ide dan gagasan untuk menghasilkan pembangunan di Kota Bandung. “Ini sebagai tempat melahirkan aktivasi berbagai kreativitas ide […]

  • Malu Ketahuan Keluarga, SJ Tega Membuang Bayi di Pesawahan

    Malu Ketahuan Keluarga, SJ Tega Membuang Bayi di Pesawahan

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBinews.id — Polres Sukabumi Kota akhirnya temukan pembuang Bayi yang ditemukan saat menangis di pesawahan kampung Cipetir Desa Prianganjaya Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/08/19) kemarin. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, mengatakan dalam Pres releasnya  Selasa, (27/08/19). pihaknya telah melakukan penyelidikan tidak begitu lama hanya 1 hari, berdasrkan bukti temuan dilokasi bahwa pelaku […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung Sambut Kepala BPK Jawa Barat Baru

    Ketua DPRD Kota Bandung Sambut Kepala BPK Jawa Barat Baru

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dari Plt Kepala Perwakilan, Arif Agus kepada Paula Henry Simatupang, di Kantor BPK Jawa Barat, Kamis (8/9/2022). Acara ini dihadiri sejumlah kepala daerah dari kota dan kabupaten di Jawa Barat. Tedy […]

  • FPD Bappeda Kota Sukabumi, Walikota: Ketika Tidak Ada RPJMD, Semua Mengacu Kepada RPD

    FPD Bappeda Kota Sukabumi, Walikota: Ketika Tidak Ada RPJMD, Semua Mengacu Kepada RPD

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki masa akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi tahun 2018-2023, Pemerintah Kota Sukabumi mulai menyusun berbagai rancangan pembangunan untuk tahun 2024 mendatang. Salah satunya melalui kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Senin (27/02). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri langsung kegiatan […]

expand_less