Breaking News
Trending Tags

Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat.

“Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi keluarganya,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Siska Gerfianti saat berbincang di Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Senin, (5/5/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun DP3AKB Jabar kasus kekerasan yang terjadi di Jawa Barat selama kurun waktu tahun 2024 sebanyak 3.084 Kasus meliputi kekerasan terhadap Anak 2.939 kasus (63%) sementara kasus kekerasan terhadap Perempuan sebanyak 1.145kasus (17%). Sedangkan jumlah kasus yang masuk melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan di Jawa Barat sebanyak 948 kasus kekerasan yang meliputi, kekerasan terhadap anak 472 kasus (49,7%) dan kasus kekerasan terhadap perempuan 476 kasus (50,2%).

“Pengaduan tidak hanya bersumber dari korban secara langsung, masyarakat yang melihat, mendengar atau mengetahui adanya tindak kekerasan juga dapat melaporkan melalui saluran yang tersedia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mendorong masyarakat untuk lebih peka dan berani melapor. Jika mengetahui adanya kasus kekerasan,” ungkap Siska.

Terkait korban maupun saksi yang melapor diungkapkan Siska akan mendapatkan Hak Perlindungan untuk memastikan terhindar dari intimidasi atau pembalasan dari pelaku. Sebagaimana dijamin melalui Undang-undang No. 31 tahun 2014 tentang perlindungan saksi dan korban.

“Kami dari DP3AKB dan UPTD PPA dapat menyediakan Rumah Perlindungan Sementara. Dan apabila terdapat ancaman yang lebih serius terdapat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai Lembaga Negara yang bertugas untuk memberikan perlindungan dan bantuan bagi saksi dan korban kekerasan,” terangnya.

Guna memudahkan masyarakat maupun korban tindak kekerasan Pemprov Jabar telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tingkat Provinsi hingga Kota/Kabupaten yang akan melayani Pengaduan, Penjangkauan, Layanan Pengaduan Kasus, Layanan Penyediaan Rumah Perlindungan Sementara (Layanan Pendampingan Kesehatan, Psikologi, Pendampingan Hukum, Rehabilitasi Sosial dan Reintegrasi Sosial) dan Layanan Mediasi.

“Pengaduan dapat dilakukan secara langsung ke Kantor UPTD terdekat maupun melalui Hotline/WhatsApp melalui hotline Pengaduan UPTD PPA Jabar di nomor 085222206777 (WA) atau melalui SAPA 129. Atau melalui akun medsus Instagram DP3AKB,” jelas Siska.

Sedangkan terkait kasus pelecehan terhadap pasien oleh salah seorang Dokter di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Garut yang belakangan viral di Media Sosial (Medsos), Siska meminta dan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberikan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku kepada pelaku.

Untuk memberikan perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jabar baik verbal maupun non verbal DP3AKB, telah menggulirkan Program Jabar CEKAS (Jawa Barat Berani Berani Cegah Tindakan Kekerasan) sebagai upaya Kolaboratif yang melibatkan akademisi, badan usaha juga pembentukan Satgas PAAREDFI CEKAS di setiap desa dan kelurahan dengan melibatkan kader PKK.Tugasnya mengkampanyekan 5 Berani; Berani Mencegah, Berani Menolak, Berani Melapor, Berani Maju dan Berani Melindungi,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya edukasi yang dilakukan Pers, masyarakat akan semakin menyadari dan berani menentang kekerasan serta menciptakan lingkungan sosial yang support terhadap korban. Sehingga tidak muncul stigma yang akan memperburuk kondisi korban. Dan yang utama Pers mempunyai peran dalam mewujudkan Etika Jurnalistik yang bertanggungjawab yang tidak menyudutkan korban. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana KUR Bagi Petani Dinilai Belum Maksimal, Hergun : Cukup Gunakan Smart Phone Beres..!

    Dana KUR Bagi Petani Dinilai Belum Maksimal, Hergun : Cukup Gunakan Smart Phone Beres..!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemanfaatan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani sampai saat ini tergolong belum maksimal. Padahal, semenjak pemerintah menggelontorkan program KUR sejak tahun 2007 sampai saat ini kurang lebih sudah tersalurkan mencapai Rp625 triliun. Dan ditahun 2019 dinyatakan sebesarRp190 triliun, sementara di tahun 2020 ini tentu saja akan lebih tinggi. “Secara nasional, […]

  • Sijimat Permudah Para Pelaku Usaha Di Kota Sukabumi

    Sijimat Permudah Para Pelaku Usaha Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berbagai kemudahan pelayanan terus diberikan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi. Terutama bagi masyarakat yang ingin membuat izin usaha cukup dengan aplikasi Sijimat (Sistem Jemput Perizinan masyarakat). “aplikasi ini hadir untuk memebrikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang tidak memiliki HP Android atau tidak paham terhadap aplikasi perizinan […]

  • Lima Tahun Menunggu, Akhirnya Pokir DPRD Kota Sukabumi Terealisasi

    Lima Tahun Menunggu, Akhirnya Pokir DPRD Kota Sukabumi Terealisasi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah menunggu hampir lima tahun, kini Pokok-pokok pikiran DPRD Kota Suakbumi segera akan teralisasi pada tahun 2023 mendatang. Hal itu menyusul adanya surat dari Walikota Sukabumi per 27 Januari 2022 kepada Ketua DPRD Kota Sukabumi, tentang penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2023 yang diperlukan saran dan pendapat berupa […]

  • Agustus 2024, Dinkes Proses Perpanjangan Izin 3 Fasilitas Kesehatan di Kota Sukabumi

    Agustus 2024, Dinkes Proses Perpanjangan Izin 3 Fasilitas Kesehatan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memproses izin perpanjangan beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama. Salah satunya adalah Klinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Senin (12/08/2024). Tim Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dipimpin langsung Kepala Bidang Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Lulis Delawati, mengunjungi Klinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi. Visitasi ini didampingi Kepala Lapas Warudoyong, dokter, […]

  • Gandeng Kaum Emak-emak Bekasi, Mas Waras Optimis Dominasi Suara Pada Pemilu 2024

    Gandeng Kaum Emak-emak Bekasi, Mas Waras Optimis Dominasi Suara Pada Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews.id – Optimis raih seratus ribu suara di Kabupaten Bekasi dalam pemilu legislatih tahun 2024 mendatang, WWaras Wasisto, calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Demkorasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggandeng emak-emak untuk menambah lumbung suaranya di tanggal 14 Febuari 2024 nanti. Sebagai calon anggota legislatif DPR RI untuk Daerah Pemilihan Jabar 7 (Kabupaten Bekasi, […]

  • Ratusan Penyandang Disabilitas Divaksin

    Ratusan Penyandang Disabilitas Divaksin

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Demi mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Kota Sukabumi, kali ini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, melakukan proses vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas, Selasa (24/8/2021) Siang. Kali ini kegiatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas, dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Nurani, Kecatamatan Baros. Kepala Bidang (Kabid) […]

expand_less