Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wali Kota Sukabumi Serahkan Kajian Perluasan Wilayah ke DPRD Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan perkembangan rencana penggabungan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi ke dalam wilayah administratif Kota Sukabumi. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/08/2025).

Dalam rapat tersebut, Ayep memaparkan bahwa pihaknya mengusulkan 9 kecamatan untuk masuk ke wilayah Kota Sukabumi. Kecamatan yang dimaksud meliputi Gegerbitung, Kebonpedes, Sukalarang, Sukaraja, Cireunghas, Sukabumi, Cisaat, Gunungguruh, dan Kadudampit.

“Kajiannya sudah selesai dan sudah saya serahkan kepada Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan Komisi I segera memberikan rekomendasi yang nantinya akan saya bawa kepada Komisi II DPR RI,” ujar Ayep Zaki.

Menurutnya, respon dari Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat sangat positif. Mereka mendukung rencana penataan batas wilayah yang akan memperluas luas Kota Sukabumi dari 48 kilometer persegi menjadi 378 kilometer persegi, serta menambah jumlah kecamatan dari 7 menjadi 16.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan tiga daerah, yakni Kota Sukabumi, Kota Cimahi, dan Kota Banjar, lengkap dengan kepala daerah dan pimpinan DPRD masing-masing. Dari pihak DPRD Provinsi Jawa Barat hadir anggota lintas fraksi, termasuk Golkar, Demokrat, Gerindra, PDIP, dan PKB, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ayep menegaskan, setelah rekomendasi Komisi I keluar, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Ia menekankan bahwa penggabungan wilayah ini murni untuk kepentingan pembangunan, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Wilayah sebelah timur dan utara ini perlu segera bergabung dengan Kota Sukabumi supaya lebih cepat secara administratif. Kota Sukabumi juga sangat membutuhkan tambahan wilayah untuk pembangunan, seperti kawasan industri dan destinasi wisata,” tegasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menyiapkan langkah-langkah terkait penghapusan tenaga honorer sesuai rencana pemerintah pusat. Atas hal itu juga, Pemkot Bandung tengah memvalidasi para pegawai yang ada. “Kita sedang terus memvalidasi data. Tidak boleh tiba-tiba ada pegawai baru. Karena sekarang pun ada isu istilahnya pegawai non ASN (Aparatur Sipil Negara) otomatis jadi […]

  • Fokus Apel Pagi Dinkes: HKN, Stunting, Netralitas ASN

    Fokus Apel Pagi Dinkes: HKN, Stunting, Netralitas ASN

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menjadi pembina apel pagi di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Selasa (29/10/2024). Apel yang berlangsung di halaman kantor Dinas Kesehatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Dinkes dan kepala puskesmas se-Kota Sukabumi. Dalam sambutannya, Kusmana menekankan tiga poin utama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan […]

  • Edukasi dan Kelola Sampah, SDN 077 Sejahtera Hadirkan Jamping, Kurikulum, Hingga Gomi Select

    Edukasi dan Kelola Sampah, SDN 077 Sejahtera Hadirkan Jamping, Kurikulum, Hingga Gomi Select

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

      BANDUNG , Mbinews – Permasalahan sampah di Kota Bandung memang harus diselesaikan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk juga dunia pendidikan. Hal ini terlihat di SDN 077 Sejahtera Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. SDN 077 Sejahtera mendorong para siswanya untuk meminimalisir produksi sampah. Di antaranya dengan program Jamping atau Jajan Makan Pake Misting. Para siswa diwajibkan […]

  • DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Diluar Pajak Terus Digali

    DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Diluar Pajak Terus Digali

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBINews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap Pemdaprov Jabar tidak hanya bergantung kepada pajak dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sumber-sumber potensial PAD dari sektor lainnya harus terus digali. Hal tersebut diungkapkan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira saat Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Badan […]

  • Wow! Pedagang Tapai Yang Mengambil Los Di Pasar Pelita Sukabumi, Kini Sudah Siap Berdagang

    Wow! Pedagang Tapai Yang Mengambil Los Di Pasar Pelita Sukabumi, Kini Sudah Siap Berdagang

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilakukan penertiban terhadap ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL), oleh Pemerintah Kota Sukabumi yang dimulai beberapa waktu lalu, saat ini pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, sudah mulai melakukan aktivitas berdagangnya di lapak baru milik mereka, Rabu (16/02/2022). Seperti yang dilakukan Yani pedagang tapai, yang merupakan mantan […]

  • Anggaran APBD Kota Sukabumi Alami Defisit? DPRD sahkan Anggaran Baru

    Anggaran APBD Kota Sukabumi Alami Defisit? DPRD sahkan Anggaran Baru

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 sekitar Rp1,4 yang baru disahkan oleh  DPRD kota Sukabumi Rabu malam, (28/11), terjadi defisit. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui, jika APBD tahun 2020 ini alami defisit. Namun Fahmi berharap setelah masuknya anggaran yang bersumber dari bantuan provinsi dan dari pusat setidaknya bisa terjadi perimbangan […]

expand_less