Breaking News
Trending Tags

Edukasi dan Kelola Sampah, SDN 077 Sejahtera Hadirkan Jamping, Kurikulum, Hingga Gomi Select

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

BANDUNG , Mbinews – Permasalahan sampah di Kota Bandung memang harus diselesaikan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk juga dunia pendidikan. Hal ini terlihat di SDN 077 Sejahtera Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

SDN 077 Sejahtera mendorong para siswanya untuk meminimalisir produksi sampah. Di antaranya dengan program Jamping atau Jajan Makan Pake Misting. Para siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah dan menggunakan wadah sendiri untuk jajan di kantin dan lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 077 Sejahtera, Ihat Solihat mengatakan, program Jamping ini telah dilakukan sejak awal semester 2023. Tujuannya untuk mengurangi sampah mulai dari sumbernya.

Ia bersama dengan tim Adiwiyata terus mengedukasi murid hingga pedagang agar tidak menggunakan plastik dan kemasan yang menghasilkan sampah.

“Hal terpenting mengurangi, sampah dari sumbernya. Para murid diwajibkan membawa misting. Lalu kita edukasi kepada para pedagang agar tidak melayani makanan jika murid tidak menggunakan misting,” katanya kepada Humas Bandung, Kamis, 19 Oktober 2023.

Selain itu, SDN 077 Sejahtera juga memasukan pengolahan sampah berkelanjutan ke dalam kurikulum mereka. Melalui, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan pada tahun ajar 2021/2022 lalu.

Ia menyebut melalui kurikulum tersebut, para siswa diberikan mata ajar terkait pengelolaan sampah yang terbagi dalam tiga fase yakni:

1. Fase A berupa pengolahan sampah cangkang telur yang dijadikan pupuk organik. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 1 dan 2.

2. Fase B berupa pengolahan sampah buah dijadikan ecoenzyme. Kulit buah difermentasi selama satu bulan. Ecoenzyme digunakma untuk mempermudah pembusukan sampah, membasmi hama dan membersihkan lantai yang sudah kotor. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 3 dan 4.

3. Fase C berupa pengolahan sampah daun melalui teknik pengomposan bata terawang. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 5 dan 6.

“Walaupun masa P5 telah berakhir, tetapi para siswa tetap melakukan pengolahan sampah tersebut. Sekarang para siswa sudah ada pada fase pembiasaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, para siswa juga dibiasakan untuk memilah sampah di sekolah sesuai kategori yang sudah ditentukan yaitu sampah plastik, sampah botol plastik, sampah kertas dan tutup botol melalui program Gomi Select.

“Gomi Select ini kita adopsi dari bahasa jepang yang berarti memilah sampah. Kenapa namanya Gomi? Ini untuk membuat nama yang menarik bagi siswa,” ungkapnya.

Hasil dari pemilihan sampah tersebut, para siswa diajarkan untuk mengolah sampah anorganik. Sampah plastik, diolah dengan sistem eco brick dan sampah kertas diolah menjadi berbagai kerajinan.

“Eco brick dari awal Agustus sudah terkumpul 10 kg sampah plastik. Ada pengolahan sampah kertas, Sampah kertas diolah menjadi kerajinan menjadi tempat pensil dan kerajinan lainnya,” ujarnya.

Sementara untuk sampah organik sisa makanan dimasukan ke dalam Loseda (Lodong Sesa Dahar) untuk dijadikan kompos.

Berbagai pengolahan sampah tersebut, kata Ihat, telah berjalan sejak lama. Sehingga tak heran jika SDN 077 Sejahtera merupakan sekolah yang telah meraih status Adiwiyata Nasional sejak tahun 2013 sebagai Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah.

“Kami bergerak sebelum ada darurat sampah. Kami mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional 2013 dan melakukan pengolahan sampah mandiri sudah mulai sejak 2020. Sekarang kita sedang berusaha meningkatkan status Adiwiyata Mandiri,” katanya.

Ia juga menambahkan selalu ada sosialiasi dan edukasi terhadap pentingnya pengolahan serta pemilahan sampah.

“Sangat penting adanya edukasi kepada seluruh murid dan seluruh masyarakat tentang pentingnya mengolah sampah. Setiap upacara memberikan edukasi pengolahan sampah kepada murid,” ungkapnya.

Hasilnya, dari berbagai program pengolahan sampah tersebut SDN 077 Sejahtera dapat mengelola 95 persen sampahnya secara mandiri.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Kota Sukabumi, Masuk IGA 2024

    Inovasi Kota Sukabumi, Masuk IGA 2024

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi masuk nominator kota terinovatif di Innovative Government Award (IGA) 2024, yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementrian Dalam Negeri. “Alhamdulillah, di IGA 2024, ada 11 Kota yang masuk nominator tersebut, salah satunya Kota Sukabumi,”ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, melalui Kabid Penelitian dan Pengembangan […]

  • Pengolahan Sampah Mandiri di Kecamatan Lengkong Kota Bandung Ditinjau Anggota DPRD Kota Bandung

    Pengolahan Sampah Mandiri di Kecamatan Lengkong Kota Bandung Ditinjau Anggota DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., mrngujungi dan peninjauan, prngolahan sampah di RT 7 RW 3, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Senin, 12 Mei 2025. Dr. Agung mengapresiasi pengelolaan sampah secara mandiri oleh RT 7 RW 3, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong tersebut , program ini sangat […]

  • Memperingati HTTS 2021, Pemkot Bandung Sosialisasikan Kawasan Tanpa Rokok

    Memperingati HTTS 2021, Pemkot Bandung Sosialisasikan Kawasan Tanpa Rokok

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyosialisasikan Perda Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2021 terkait Kawasan Tanpa Rokok di Pendopo Kota Bandung, Senin 31 Mei 2021. Perlu diketahui, Perda tentang KTR baru saja disahkan pada 17 Mei 2021 lalu. Pascapengesahan, Dinas Kesehatan Kota Bandung […]

  • Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

    Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi, meminta agar Jonatan Christie dkk berlatih lebih keras lagi. Indonesia hanya merebut satu gelar juara dari All England 2019, yakni dari pasangan nonpelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Dengan kekuatan tiga pemain di sektor tunggal, tak satupun yang lolos ke semifinal. Anthony […]

  • Satpol PP Kota Sukabumi Jaring 97 Pelanggar Prokes

    Satpol PP Kota Sukabumi Jaring 97 Pelanggar Prokes

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejak diberlakukanya Peraturan Walikota (Perwal) Kota Sukabumi nomor 36 tahun 2020, tentang Pengenaan sanksi administratif terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Sukabumi, menjatuhkan sangsi kepada 97 pelanggar. Jumlah tersebut, sebanyak 50 pelanggaran dikenakan denda, dan sisanya dikenakan sangsi sosial.”Sejak diberlakukan Perwal tersebut, […]

  • Bawaslu Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Tidak Terpancing Kampanye Hitam dalam Pilkada

    Bawaslu Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Tidak Terpancing Kampanye Hitam dalam Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki tahapan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Sukabumi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing oleh kampanye hitam (black campaign) yang mungkin terjadi selama masa kampanye, Jumat (04/10/2024). Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi, Firman Alamsyah, menegaskan bahwa segala bentuk kampanye […]

expand_less