Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Edukasi dan Kelola Sampah, SDN 077 Sejahtera Hadirkan Jamping, Kurikulum, Hingga Gomi Select

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

BANDUNG , Mbinews – Permasalahan sampah di Kota Bandung memang harus diselesaikan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk juga dunia pendidikan. Hal ini terlihat di SDN 077 Sejahtera Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

SDN 077 Sejahtera mendorong para siswanya untuk meminimalisir produksi sampah. Di antaranya dengan program Jamping atau Jajan Makan Pake Misting. Para siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah dan menggunakan wadah sendiri untuk jajan di kantin dan lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 077 Sejahtera, Ihat Solihat mengatakan, program Jamping ini telah dilakukan sejak awal semester 2023. Tujuannya untuk mengurangi sampah mulai dari sumbernya.

Ia bersama dengan tim Adiwiyata terus mengedukasi murid hingga pedagang agar tidak menggunakan plastik dan kemasan yang menghasilkan sampah.

“Hal terpenting mengurangi, sampah dari sumbernya. Para murid diwajibkan membawa misting. Lalu kita edukasi kepada para pedagang agar tidak melayani makanan jika murid tidak menggunakan misting,” katanya kepada Humas Bandung, Kamis, 19 Oktober 2023.

Selain itu, SDN 077 Sejahtera juga memasukan pengolahan sampah berkelanjutan ke dalam kurikulum mereka. Melalui, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan pada tahun ajar 2021/2022 lalu.

Ia menyebut melalui kurikulum tersebut, para siswa diberikan mata ajar terkait pengelolaan sampah yang terbagi dalam tiga fase yakni:

1. Fase A berupa pengolahan sampah cangkang telur yang dijadikan pupuk organik. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 1 dan 2.

2. Fase B berupa pengolahan sampah buah dijadikan ecoenzyme. Kulit buah difermentasi selama satu bulan. Ecoenzyme digunakma untuk mempermudah pembusukan sampah, membasmi hama dan membersihkan lantai yang sudah kotor. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 3 dan 4.

3. Fase C berupa pengolahan sampah daun melalui teknik pengomposan bata terawang. Mata ajar ini diajarkan pada murid kelas 5 dan 6.

“Walaupun masa P5 telah berakhir, tetapi para siswa tetap melakukan pengolahan sampah tersebut. Sekarang para siswa sudah ada pada fase pembiasaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, para siswa juga dibiasakan untuk memilah sampah di sekolah sesuai kategori yang sudah ditentukan yaitu sampah plastik, sampah botol plastik, sampah kertas dan tutup botol melalui program Gomi Select.

“Gomi Select ini kita adopsi dari bahasa jepang yang berarti memilah sampah. Kenapa namanya Gomi? Ini untuk membuat nama yang menarik bagi siswa,” ungkapnya.

Hasil dari pemilihan sampah tersebut, para siswa diajarkan untuk mengolah sampah anorganik. Sampah plastik, diolah dengan sistem eco brick dan sampah kertas diolah menjadi berbagai kerajinan.

“Eco brick dari awal Agustus sudah terkumpul 10 kg sampah plastik. Ada pengolahan sampah kertas, Sampah kertas diolah menjadi kerajinan menjadi tempat pensil dan kerajinan lainnya,” ujarnya.

Sementara untuk sampah organik sisa makanan dimasukan ke dalam Loseda (Lodong Sesa Dahar) untuk dijadikan kompos.

Berbagai pengolahan sampah tersebut, kata Ihat, telah berjalan sejak lama. Sehingga tak heran jika SDN 077 Sejahtera merupakan sekolah yang telah meraih status Adiwiyata Nasional sejak tahun 2013 sebagai Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah.

“Kami bergerak sebelum ada darurat sampah. Kami mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional 2013 dan melakukan pengolahan sampah mandiri sudah mulai sejak 2020. Sekarang kita sedang berusaha meningkatkan status Adiwiyata Mandiri,” katanya.

Ia juga menambahkan selalu ada sosialiasi dan edukasi terhadap pentingnya pengolahan serta pemilahan sampah.

“Sangat penting adanya edukasi kepada seluruh murid dan seluruh masyarakat tentang pentingnya mengolah sampah. Setiap upacara memberikan edukasi pengolahan sampah kepada murid,” ungkapnya.

Hasilnya, dari berbagai program pengolahan sampah tersebut SDN 077 Sejahtera dapat mengelola 95 persen sampahnya secara mandiri.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai Target Vaksinasi Covid-19 Dengan Kolaborasi

    Capai Target Vaksinasi Covid-19 Dengan Kolaborasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan sebanyak 1.952.358 warganya tervaksin Covid-19 hingga akhir tahun ini. Hingga 10 September 2021 dosis pertama sudah diberikan kepada 1,4 juta orang atau 72 persen. Sedangkan warga yang sudah melakukan vaksin dosis kedua sekitar 900.000 orang atau 46 persen dari target. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai […]

  • Jelang Iduladha, Pemkot Bandung Telah Periksa 8331 Hewan Kurban

    Jelang Iduladha, Pemkot Bandung Telah Periksa 8331 Hewan Kurban

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang hari raya Iduladha, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah memeriksa 8331 Hewan untuk dipastikan kesehatannya. Hal ini terus dilakukan Pemkot Bandung demi mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) meluas. “Kami dorong terus dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yg dijual di pasaran,” kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota […]

  • Fly Over Kopo 100 Persen Selesai, Rabu Malam Siap Diuji Fungsi

    Fly Over Kopo 100 Persen Selesai, Rabu Malam Siap Diuji Fungsi

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembangunan fly over Kopo telah selesai 100 persen dan kini akan memasuki tahap uji laik fungsi sebelum resmi dibuka. Tahap uji laik fungsi ini guna memastikan kelaikan dan keamanan kontruksi jalan layang sebelum nantinya dibuka untuk dilintasi masyarakat. Kementerian PUPR dalam keterangan resminya menyebut, fly over sepanjang 1,3 kilometer itu akan diuji […]

  • Beberapa Kawasan Jalan di Kota Bandung Bebas PKL

    Beberapa Kawasan Jalan di Kota Bandung Bebas PKL

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sekda Kota Bandung mengatakan ,Pemerintah Kota Bandung mengapresiasi para Pedagang Kali Lima (PKL) di Kecamatan Bandung Kulon. Pasalnya para PKL kini tidak lagi berdagang di Jalan Suryani. Kesadaran PKL tidak berjualan di jalan diapresiasi Pemerintah Kota Bandung , kesadaran pelaku usaha itu sendiri. Karena menyadari berjualan di jalan menyalahi aturan ,sehingga penertiban […]

  • PT Samudera Indonesia Beri Bantuan 60 Tabung Oksigen Untuk RSUD Kota Bandung

    PT Samudera Indonesia Beri Bantuan 60 Tabung Oksigen Untuk RSUD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi penanganan pandemi Covid-19, PT. Samudera Indonesia memberikan bantuan berupa 60 tabung okisgen ukuran 7 meter kubik dengan total nilai Rp350 Juta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung. Secara simbolis, penyerahan bantuan dilakukan di Balai Kota Kota Bandung, Rabu 25 Agustus 2021. Turut […]

  • Anggota DPR-RI, Hergun : Tegaskan RUU Omnibus Law Tidak Di Ketuk Bulan Agutus Ini..!!

    Anggota DPR-RI, Hergun : Tegaskan RUU Omnibus Law Tidak Di Ketuk Bulan Agutus Ini..!!

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota Panja pembahasan RUU Omnibus Law Heri Gunawan tegaskan kepada mahasiswanya Cipayung plus Sukabumi bahwa tidak akan di ketuk bulan Agustus ini. “Isu yang beredar hari ini RUU Cipta kerja atau Omnibus Law bahwa akan disahkan pada 14 Agustus 2020, sebenarnya itu belum jelas karena masih banyak tahapannya” ujarnya usai audiensi soal […]

expand_less