Breaking News
Trending Tags

Kang Asmul, Inklusivitas Bukan Sekadar Pilihan Melainkan Keharusan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kamis, 8 Januari 2026

*KET FOTO:* Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri Festival Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025, di Aula Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis, 8 Januari 2026. Fauzi/Humpro DPRD Kota Bandung.

BANDUNG, Mbinews —  Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menegaskan komitmen Kota Bandung sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 bertajuk “Mendorong Masyarakat Insklusif Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Memajukan Kemajuan Sosial”, yang diselenggarakan oleh organisasi komunitas Bandung Independent Living Center (Bilic), di Aula Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis, 8 Januari 2026.

Ketua DPRD Kota Bandung yang akrab disapa Kang Asmul tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bilic yang telah lebih dari dua dekade berkiprah dan mendedikasikan diri pada isu-isu disabilitas di Kota Bandung.

“Alhamdulillah, hari ini Bilic, salah satu organisasi yang telah lebih dari 20 tahun konsisten memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, menyelenggarakan Festival Hari Disabilitas Internasional 2025. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kang Asmul menuturkan, dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kecamatan Rancasari terhadap kegiatan tersebut menjadi wujud nyata bahwa Kota Bandung berkomitmen menjadi kota yang inklusif, kota yang memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

Terlebih, Kang Asmul menjelaskan, Kota Bandung terus menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat disabilitas, salah satunya dengan dimilikinya Peraturan Daerah No.15 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang perlu diimplementasikan secara menyeluruh.

“Perda Disabilitas kita sudah ada, kebetulan saya diberi amanah untuk memimpin pembentukan Perda ini. Harapan kami di DPRD, Pemerintah Kota Bandung segera melaksanakan dan mewujudkan amanat perda tersebut. Perhatian terhadap penyandang disabilitas bukan hanya tugas Dinas Sosial, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari seluruh OPD di Pemerintah Kota Bandung,” ucapnya.

Menurut dia, prinsip inklusivitas harus diterapkan lintas sektor, mulai dari bidang olahraga, perhubungan, pembangunan, pelayanan administrasi, transportasi publik, infrastruktur jalan, hingga pemenuhan akses pendidikan dan kesehatan yang ramah disabilitas.

Kang Asmul menambahkan, meskipun regulasi sudah tersedia, namun implementasi Perda Disabilitas masih perlu terus diperkuat melalui peraturan teknis, kebijakan turunan, serta pengawasan yang berkelanjutan.

Sehingga semua sektor harus memastikan bahwa layanan publik benar-benar dapat diakses secara adil dan setara oleh penyandang disabilitas. Di mana prinsip inklusivitas harus menjadi arus utama dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik dari Pemerintah Kota Bandung.

“Secara jujur saya sampaikan, saya belum sepenuhnya puas dengan implementasi Perda tersebut. Karena itu DPRD, melalui fungsi pengawasan, akan terus memastikan pemerintah daerah menjalankan kewajibannya dalam memberikan pelayanan yang inklusif di seluruh layanan publik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa inklusivitas bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan, serta mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peringatan Hari Disabilitas Internasional sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan kepedulian bersama.

“Ini adalah perayaan atas keberagaman, ketangguhan, dan kreativitas. Mari kita pastikan pelayanan publik di Kota Bandung dilakukan dengan empati, keikhlasan, dan penghormatan terhadap martabat seluruh warga,” tuturnya

Ia pun berharap Kecamatan Rancasari dapat menjadi contoh kecamatan ramah disabilitas di Kota Bandung, agar penyandang disabilitas di Kota Bandung terus bersemangat dan percaya bahwa pemerintah daerah bersama DPRD akan terus memperjuangkan hak-hak mereka secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan Kecamatan Rancasari dapat kita dorong bersama menjadi kecamatan ramah disabilitas, sehingga pelayanan publik tidak hanya dirasakan oleh warga nondisabilitas, tetapi juga oleh penyandang disabilitas dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 – 2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Acara yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Ketua […]

  • DPRD Kota Sukabumi  Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa  Calhaj Yang Menabrak Pagar

    DPRD Kota Sukabumi Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa Calhaj Yang Menabrak Pagar

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi akan memanggil pihak Kemenag Kota Sukabumi dan Pemrintah Daerah Kota Sukabumi terkait insiden pemberangkatan calon jemaah haji kloter 37 Kota Sukabumi di Gedung Juang Kota Sukabumi. Selasa, (16/07) sore kemarin.Dimana dalam insiden tersebut salah satu Bus pembawa calon jemaah haji menabrak pagar, dimana pagar besi […]

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, gelar Kick Off Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu tentunya sebagai salah satu upaya untuk mendorong para UMKM bisa naik kelas. “UMKM juara salah satu program unggulan gubernur untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam skala usaha menjadi UMKM naik […]

  • Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi Dorong Pembentukan HIKATAMA di Daerah

    Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi Dorong Pembentukan HIKATAMA di Daerah

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Soroti keselamatan lalu lintas di Kota Sukabumi, Yunus Suhandi selaku anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dorong pembentukan Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) di daerah. Hal tersebut disampaikan usai dirinya melakukan kunjungan kerja, yang dilakukan bersama dengan Hikatama Provinsi Riau, di Kota Tanjungpinang. “Kemarin saya mengikuti pertemuan dengan Hikatama Provinsi Riau, yang […]

  • Pemkot Bandung Buka Lowomgan 57 CPNS dan 3.466 Formasi PPPK 2021, Ingat Gratis !

    Pemkot Bandung Buka Lowomgan 57 CPNS dan 3.466 Formasi PPPK 2021, Ingat Gratis !

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak kaum milenial untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bandung tahun 2021. Ajakan itu karena Oded menilai, Pemkot Bandung membutuhkan energi-energi baru untuk membangun Kota Bandung. “Mang Oded mengajak […]

  • Pers Bersatu! Jurnalis Jabar Desak Pengusutan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

    Pers Bersatu! Jurnalis Jabar Desak Pengusutan Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews  – Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi dan kelompok kerja di Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang diduga dilakukan oleh pengacara Hotman Paris Hutapea. Aksi tersebut diikuti perwakilan dari Pokja PWI Kota Bandung, Jurnalis Hukum […]

expand_less