Breaking News
Trending Tags

Kang Asmul, Inklusivitas Bukan Sekadar Pilihan Melainkan Keharusan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kamis, 8 Januari 2026

*KET FOTO:* Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri Festival Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025, di Aula Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis, 8 Januari 2026. Fauzi/Humpro DPRD Kota Bandung.

BANDUNG, Mbinews —  Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menegaskan komitmen Kota Bandung sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 bertajuk “Mendorong Masyarakat Insklusif Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Memajukan Kemajuan Sosial”, yang diselenggarakan oleh organisasi komunitas Bandung Independent Living Center (Bilic), di Aula Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis, 8 Januari 2026.

Ketua DPRD Kota Bandung yang akrab disapa Kang Asmul tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bilic yang telah lebih dari dua dekade berkiprah dan mendedikasikan diri pada isu-isu disabilitas di Kota Bandung.

“Alhamdulillah, hari ini Bilic, salah satu organisasi yang telah lebih dari 20 tahun konsisten memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, menyelenggarakan Festival Hari Disabilitas Internasional 2025. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kang Asmul menuturkan, dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kecamatan Rancasari terhadap kegiatan tersebut menjadi wujud nyata bahwa Kota Bandung berkomitmen menjadi kota yang inklusif, kota yang memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

Terlebih, Kang Asmul menjelaskan, Kota Bandung terus menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat disabilitas, salah satunya dengan dimilikinya Peraturan Daerah No.15 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang perlu diimplementasikan secara menyeluruh.

“Perda Disabilitas kita sudah ada, kebetulan saya diberi amanah untuk memimpin pembentukan Perda ini. Harapan kami di DPRD, Pemerintah Kota Bandung segera melaksanakan dan mewujudkan amanat perda tersebut. Perhatian terhadap penyandang disabilitas bukan hanya tugas Dinas Sosial, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari seluruh OPD di Pemerintah Kota Bandung,” ucapnya.

Menurut dia, prinsip inklusivitas harus diterapkan lintas sektor, mulai dari bidang olahraga, perhubungan, pembangunan, pelayanan administrasi, transportasi publik, infrastruktur jalan, hingga pemenuhan akses pendidikan dan kesehatan yang ramah disabilitas.

Kang Asmul menambahkan, meskipun regulasi sudah tersedia, namun implementasi Perda Disabilitas masih perlu terus diperkuat melalui peraturan teknis, kebijakan turunan, serta pengawasan yang berkelanjutan.

Sehingga semua sektor harus memastikan bahwa layanan publik benar-benar dapat diakses secara adil dan setara oleh penyandang disabilitas. Di mana prinsip inklusivitas harus menjadi arus utama dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik dari Pemerintah Kota Bandung.

“Secara jujur saya sampaikan, saya belum sepenuhnya puas dengan implementasi Perda tersebut. Karena itu DPRD, melalui fungsi pengawasan, akan terus memastikan pemerintah daerah menjalankan kewajibannya dalam memberikan pelayanan yang inklusif di seluruh layanan publik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa inklusivitas bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan, serta mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peringatan Hari Disabilitas Internasional sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan kepedulian bersama.

“Ini adalah perayaan atas keberagaman, ketangguhan, dan kreativitas. Mari kita pastikan pelayanan publik di Kota Bandung dilakukan dengan empati, keikhlasan, dan penghormatan terhadap martabat seluruh warga,” tuturnya

Ia pun berharap Kecamatan Rancasari dapat menjadi contoh kecamatan ramah disabilitas di Kota Bandung, agar penyandang disabilitas di Kota Bandung terus bersemangat dan percaya bahwa pemerintah daerah bersama DPRD akan terus memperjuangkan hak-hak mereka secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan Kecamatan Rancasari dapat kita dorong bersama menjadi kecamatan ramah disabilitas, sehingga pelayanan publik tidak hanya dirasakan oleh warga nondisabilitas, tetapi juga oleh penyandang disabilitas dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemprov Jabar mendukung penerapan PPKM Level 3 untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan Covid-19 dan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) Namun, DPRD Jabar lebih setuju apabila Pemprov menguatkan tracing masyarakat dibandingkan menerapkan PPKM Level 3. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira. Ia mengatakan jika Pemprov harus […]

  • Kades Neglasari H. Pipin : Apresiasi Program Rembug Bedas Kab Bandung

    Kades Neglasari H. Pipin : Apresiasi Program Rembug Bedas Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Kepala Desa Neglasari H. Pipin Kusnendi mengapresiasi dan memberikan dukungan total atas berbagai program pemerintah yang telah digulirkan kemasyarakat. Hal itu diakui H. Pipin usai acara Rembug Bedas bertempat di gedung Aula Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (11/9/2024). Lanjut H. Pipin, 13 program prioritas yang telah digulirkan Pemkab Bandung […]

  • Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

    Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani. Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari […]

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Bersama Diskumindag Kota Sukabumi Gelar Kick Off

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, gelar Kick Off Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu tentunya sebagai salah satu upaya untuk mendorong para UMKM bisa naik kelas. “UMKM juara salah satu program unggulan gubernur untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam skala usaha menjadi UMKM naik […]

  • Pemkot Sukabumi Genjot Proses Pengadaan BPBJ Tahun 2020

    Pemkot Sukabumi Genjot Proses Pengadaan BPBJ Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menggengjot percepatan kegiatan proses pengadaan barang dan jasa di tahun 2020 nanti. Salah satu langkah tersebut, yakni dengan menyamakan persepsi antara aturan baru dari kementrian PUPR dengan Perpres-perpres lama.”Kita ingin di tahun 2020 lebih baik lagi, mulai dari perencanaanya dan lainya, sehingga waktunya lebih cepat dan tidak […]

  • bank bjb Sambut Fase Baru Kehidupan Ekonomi, Siap Rebound Setelah Covid-19

    bank bjb Sambut Fase Baru Kehidupan Ekonomi, Siap Rebound Setelah Covid-19

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Status new normal alias normal baru telah diterapkan di berbagai daerah. Dengan aktivitas yang selama ini dibatasi dibolehkan kembali beroperasi dengan batasan-batasan yang lebih longgar dan tetap mengacu pada protokol kesehatan COVID-19. Aktivitas ekonomi yang selama ini banyak terinterupsi perlahan kembali menggeliat. bank bjb dengan segudang strategi yang telah diformulasikan bersiap menyambut […]

expand_less