Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Komisi A Soroti Permasalahan Sistem Merit di Birokrasi Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 6 Mar 2023
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, dengan pembahasan evaluasi kinerja tahun 2022 dan rencana kerja tahun 2023, di Ruang Rapat Komisi A, Senin, (06/03/2023).

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya, B.Sc., M.K.P, serta dihadiri oleh para anggota Komisi A, diantaranya Dr. Ir. Juniarso Ridwan, S.H., M.Si., Drs. H. Edi Haryadi, M.Si., dan Drs. Riana.

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung Erick Darmajaya mendorong penerapan sistem merit dalam penilaian kualifikasi, kompetisi, dan kinerja terhadap ASN, di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, agar dilaksanakan dengan secara optimal dan sesuai aturan yang yang berlaku.

“Dari aspirasi yang kami terima atau temuan di lapangan, selama ini masih banyak pertanyaan mengenai penerapan dari sistem merit ini. Pada salah satu kasus, ada kondisi di mana seseorang yang mengisi suatu jabatan yang terlalu lama, bahkan sampai dia pensiun, jabatannya masih tetap sama,” ujarnya.

Padahal menurut Erick jika mengacu pada aturan dalam sistem merit, semestinya yang bersangkutan telah mendapat bagian dari pemetaan promosi, rotasi atau mutasi atas kualifikasi dan kinerjanya selama ini.

Oleh karena itu, sosialisasi serta implementasi dari sistem merit ini perlu terus disampaikan, agar selain memberikan pemahaman, baik itu di tataran ASN/Non ASN, P3K, dan honorer, tapi juga di masyarakat.

“Sosialisasi dan edukasi mengenai sistem merit ini perlu lebih sering, agar semua pihak dapat paham dan dapat mengikuti aturan dan acuan secara optimal,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Drs. Riana. Ia menuturkan bahwa adanya persepsi bahwa penerapan penilaian dari sistem merit tidak lebih berpengaruh dibandingkan kepentingan politis.

Selain itu, berdasarkan temuan lapangan di salah satu kewilayahan, terdapat jabatan kepala seksi yang tidak bertuan hingga enam bulan lamanya.

“Terlepas dari yang bersangkutan berprestasi atau tidak, secara alamiah, setiap manusia  pasti dihinggapi rasa bosan jika melakukan rutinitas berulang setiap harinya. Hasilnya, terkadang menganggap enteng atas suatu masalah yang terjadi karena merasa paling berpengalaman dengan lamanya dia menduduki suatu posisi tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Riana berharap kompetensi dan profesionalisme seseorang harus menjadi pertimbangan dalam penilaian merit sistem tersebut.

“Saya tidak menampik dan mengharamkan adanya intervensi politis, namun harus ada keberimbangan antara intervensi politis dengan penilaian kompetensi dan profesionalisme seseorang. Jadi jangan sampai intervensi politis lebih mendominasi,” ucapnya

Selain itu, Riana pun menyoroti perihal aspek kegiatan pelatihan bagi para ASN yang diselenggarakan oleh BKPSDM. I mengharapkan tingkat keberhasilannya bukan pada persentase besarnya target penyerapan anggaran atau terpenuhinya jumlah peserta pelatihan tersebut.

Namun, perlu dievaluasi juga bagaimana dinas tersebut mengalami dampak perubahan positif setelah diadakannya pelatihan.

“Pelatihan yang diberikan harus mampu memberikan dampak positif, bukan hanya pada peningkatan kualitas individunya. Namun juga memberikan dampak pada pengembangan terhadap OPD dimana ASN itu berada, inilah yang harus menjadi catatan bersama ke depannya,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kota Bandung lainnya Drs. H. Edi Haryadi, M.Si., menuturkan, terkait penerapan reformasi birokrasi dalam sistem merit yang belum optimal, dengan fakta kosongnya beberapa jabatan fungsional termasuk di petugas pelayan masyarakat di tingkat kewilayahan.

Padahal para petugas ini yang ujung tombak pemerintah yang berhubungan dan bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu, pemetaan promosi, rotasi, dan mutasi perlu disiapkan sedini mungkin, bahkan bukan hanya tahun ini, namun juga untuk tahun berikutnya.

“Kita ingin reformasi birokrasi ini untuk pelayanan masyarakat jangan dibiarkan kosong. Kalau sistem merit kan otomatis, berarti pangkat, masa kerja, pengabdian, pengalaman, pendidikan sebagainya kan harusnya sudah ada datanya. Kalau sudah ada datanya, saya kira merit sistem ini bisa berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung lainnya, Dr. Ir. Juniarso Ridwan, S.H., M.Si., menambahkan, BKPSDM ini memegang peran penting dalam rangka mengelola kinerja Pemkot Bandung.

Maka dari itu, para ASN Kota Bandung harus diberi pembekalan keterampilan bukan hanya aspek kepeimpinan, namun juga beberapa pelatihan yang elementer atau mendasar yang dapat menunjang kinerjanya.

“Jadi harus ada bekal khusus yang disiapkan sesuai dengan kebutuhannya, misalnya minimal keterampilan mengetik lah, elementer tapi sangat menentukan. Kalau misalkan dia tidak punya anak buah untuk membuat laporan, surat, dan administratif lainnya, jadi dia juga mampu untuk melakukannya sendiri, karena memiliki keterampilannya,” katanya.* (Permana)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Pelantikan Kadin Periode 2022-2026, DPRD Yakini Kadin Bantu Akselerasi Kebangkitan Ekonomi Kota Bandung

    Hadiri Pelantikan Kadin Periode 2022-2026, DPRD Yakini Kadin Bantu Akselerasi Kebangkitan Ekonomi Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung masa bakti 2021-2026, Jumat, 25 Maret 2022, di Hotel The Trans, Bandung Hadir dalam acara pimpinan tersebut anggota DPRD Kota Bandung, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha D.H., S.H., dan Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., serta Anggota Komisi C DPRD […]

  • Emil : Visi Jabar Juara Lahir Batin Harus Dibarengi Dengan Batiniah

    Emil : Visi Jabar Juara Lahir Batin Harus Dibarengi Dengan Batiniah

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Gubernur Jabar Ridwan Kamil Mengatakan Untuk terwujud visi Jabar juara lahir bathin jabar saat ini fokus pada pembangunan yang bersifat lahiriah seperti  infrastruktur tetapi harus dibarengi dengan batiniah juga Hal tersebut terwujud dalam visi Jabar Juara Lahir Batin. “Pemrov Jabar kini tidak hanya membangun dimensi lahiriah saja, tetapi juga membangun dimensi batiniah,” […]

  • Sekda Sukabumi : Optimis PAD Akan Capai Target

    Sekda Sukabumi : Optimis PAD Akan Capai Target

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sekretaris Daerah (sekda) Kota Sukabumi Dida Sembada meyakini jika pendapatan daerah akan mencapai target yang sudah ditentukan. Bahkan optimis bisa melampauinya.”Kalau melihat progres sampai triwulan ketiga ini, pendapatan daerah akan melebih target yang sudah ditentukan,”ujar Dida Rabu,(16/10/2019). Dida mengatakan, berbagai upaya untuk menggali potensi pendapatan terus dilakukan. Sebagai contoh, dari sektor pajak sudah diluncurkanya […]

  • Tedy Rusmawan Ajak Warga Manfaatkan Forum Musrenbang

    Tedy Rusmawan Ajak Warga Manfaatkan Forum Musrenbang

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., berharap masyarakat untuk memaksimalkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Rancabolang Tahun 2023. Sehingga berbagai usulan yang diperlukan baik terkait tingkat kewilayahan hingga urusan tingkat pusat untuk diusulkan. Menurut Tedy, setiap tahunnya terus dilakukan evaluasi dalam memastikan musrenbang di tingkat kelurahan dapat optimal. Salah […]

  • Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin  PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi  Pihak Perusahaan

    Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi Pihak Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Salak Utama yang berada di Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, sayangnya pihak perusahaan tidak ada. Sehingga, para anggota dewan yang datang hanya bertemu dengan petani penggarap di tanah Hak Pakai (HP) PT Salak Utama, PJS Kepala Desa dan unsur Muspika Kalapanunggal […]

  • Peringati Haornas 2025, Farhan Deklarasikan Kota Bandung sebagai City of Champions

    Peringati Haornas 2025, Farhan Deklarasikan Kota Bandung sebagai City of Champions

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews,id — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bertekad menjadikan Bandung sebagai kota paling sehat di Indonesia. Tak hanya itu, Farhan juga mendeklarasikan Bandung sebagai City of Champions. Hal itu ditekadkan Farhan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2025, di Kiara Artha Park, Jl. Ibrahim Adji, pada Minggu, 21 September 2025. Baginya, olahraga […]

expand_less