Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Farhan: Siskamling Bukan Sekadar Ronda, Tapi Garda Terdepan Mitigasi Bencana

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana melalui Program Siskamling Siaga Bencana. Program yang kini memasuki titik ke-88 tersebut kembali digelar di Kelurahan Sekejati, Rabu (8/4/2026), sebagai bagian dari upaya membangun budaya kewaspadaan dan ketahanan lingkungan berbasis masyarakat.

Berbeda dengan konsep ronda malam konvensional, Siskamling Siaga Bencana dirancang menjadi instrumen deteksi dini terhadap berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu keselamatan warga, mulai dari cuaca ekstrem, banjir, pohon tumbang, hingga persoalan lingkungan lainnya yang dapat berkembang menjadi bencana.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa program ini sejak awal memang disiapkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengantisipasi risiko bencana yang semakin kompleks akibat perubahan cuaca dan dinamika lingkungan perkotaan.

“Sejak awal, Siskamling ini memang kita rancang sebagai siaga bencana. Kita merasakan sendiri bagaimana cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan pohon tumbang hingga mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

Menurut Farhan, perubahan pola cuaca yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menuntut pemerintah dan masyarakat untuk memiliki kesiapan yang lebih baik. Hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, serta berbagai fenomena cuaca ekstrem lainnya dapat terjadi sewaktu-waktu dan menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan kejadian cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Kota Bandung beberapa hari sebelumnya. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang dan mengganggu aktivitas warga di berbagai titik kota.

Meski demikian, Farhan mengapresiasi respons cepat perangkat daerah yang mampu melakukan penanganan secara sigap sehingga kondisi kota dapat kembali normal dalam waktu relatif singkat.

“Kota Bandung relatif cepat pulih. Namun kewaspadaan harus tetap kita jaga karena potensi cuaca ekstrem masih ada,” katanya.

Selain berfungsi sebagai sarana mitigasi bencana, program Siskamling Siaga Bencana juga menjadi forum komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengidentifikasi berbagai persoalan kewilayahan yang membutuhkan penanganan segera.

Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan mengemuka, mulai dari ancaman banjir akibat luapan sungai, kondisi jalan yang memerlukan perbaikan, saluran drainase yang tersumbat, hingga kebutuhan penerangan jalan umum di sejumlah titik lingkungan.

Farhan menilai keterlibatan aktif warga di tingkat Rukun Warga (RW) menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan yang tepat sasaran. Sebab, masyarakat merupakan pihak yang paling memahami kondisi dan kebutuhan di wilayahnya masing-masing.

“Sekarang arah pembangunan kita berbasis data. Kita tidak ingin semua diseragamkan karena setiap wilayah memiliki karakter dan persoalan yang berbeda,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai masukan dan informasi dari masyarakat akan dipadukan dengan data yang dihimpun melalui program Laci RW. Data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih akurat dan sesuai kebutuhan riil warga.

Pendekatan berbasis data dan kewilayahan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pembangunan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan warga, Farhan memastikan seluruh laporan akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait melalui survei teknis di lapangan. Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan.

“Kita petakan satu per satu. Semua akan disurvei dan ditindaklanjuti sesuai prioritas,” tegasnya.

Lebih jauh, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam menjaga lingkungan dan menghadapi berbagai tantangan di tingkat kewilayahan.

Menurutnya, keberhasilan mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, melaporkan potensi risiko, serta membangun kesadaran kolektif untuk saling membantu ketika terjadi keadaan darurat.

“Siskamling ini bukan hanya soal ronda, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mengantisipasi risiko sejak dini,” tuturnya.

Melalui Program Siskamling Siaga Bencana, Pemerintah Kota Bandung berharap mampu membangun sistem kewaspadaan berbasis masyarakat yang lebih kuat, responsif, dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif warga serta dukungan data yang akurat, berbagai potensi risiko dapat dideteksi lebih awal sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa upaya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan ketahanan masyarakat, dan membangun budaya mitigasi bencana dapat berjalan beriringan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Akhir Tahun 2021 PWI, Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

    Catatan Akhir Tahun 2021 PWI, Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Alhamdulilah. Negara Indonesia secara perlahan mulai bisa keluar dari krisis pandemi Covid-19 yang telah melanda 226 negara. Penanganan pandemi yang mengedepankan sisi kesehatan/keselamatan tetapi tidak meninggalkan aspek ekonomi, dinilai berdampak positif untuk menekan penyebaran Virus Corona dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Total kasus per 1 juta penduduk di Indonesia tercatat 15.341 orang atau […]

  • Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Ayep Zaki-Bobby Maulana terus berdatangan. Dukungan pemenangan untuk pasangan Balon yang memiliki tagline “Ayeuna” tersebut, datang dari tim relawan Raden Koesoemo Hutaripto (RKH) pada Pileg 2024 lalu. Di mana RKH sendiri lolos menuju singgasana DPRD masa jabatan 2024-2029, mendatang. Relawan militan RKH ini menyatakan kesiapannya […]

  • Giatkan konsep Ketahanan Pangan, Ratusan Buruan SAE Hadir Secara Sukarela

    Giatkan konsep Ketahanan Pangan, Ratusan Buruan SAE Hadir Secara Sukarela

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggalakan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) sebagai upaya membangun ketahanan pangan. Sepanjang tahun 2021 ini bertambah 40 lokasi baru Buruan SAE memperkuat ketahanan pangan di level kewilayahan. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, dengan tambahan lokasi baru tersebut kini sudah ada 234 titik Buruan SAE […]

  • Henry CH Bangun Bukan lagi Anggota PWI ini Bukan Opini Tapi Keputusan Formal Organisasi

    Henry CH Bangun Bukan lagi Anggota PWI ini Bukan Opini Tapi Keputusan Formal Organisasi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews– Di tengah berkembangnya berbagai klaim dan narasi tentang kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sejumlah tokoh pers nasional merasa perlu memberikan klarifikasi sekaligus edukasi agar wartawan dan masyarakat tidak disesatkan oleh informasi yang keliru. Salah satu tokoh pers senior, Zulmansyah Sekedang, menegaskan pentingnya semua pihak kembali pada fakta konstitusional dan tidak memanfaatkan kebingungan di tubuh […]

  • Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari […]

  • Wali Kota Dan Wakil Walikota Bandung Ajak Pendukung Persib Nonton Di Rumah Sambil Kopi

    Wali Kota Dan Wakil Walikota Bandung Ajak Pendukung Persib Nonton Di Rumah Sambil Kopi

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau bobotoh tidak memaksakan diri datang ke stadion guna mendukung Persib Bandung di ajang Piala Menpora 2021. Hal itu merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lebih berharap, bobotoh menonton di rumah agar semakin […]

expand_less