Breaking News
Trending Tags

Bandung Agamis, Veronica: Kami Semua Dirangkul Tanpa Membeda-bedakan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tepat pada Selasa, 18 Januari 2022, 40 hari sudah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meninggalkan kita semua. Untuk mengenang dan mendoakan kepergiannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengadakan doa bersama di Pendopo Kota Bandung.

Terlihat keluarga almarhum Mang Oded (sapaan akrab Oded M. Danial), Sekretaris Daerah, Ema Sumarna, sejumlah tokoh agama hadir dalam acara doa bersama ini.

Banyak kenangan baik yang telah Mang Oded ukir selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Termasuk warisan program-program baik yang sekarang dilanjutkan oleh Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana.

Dalam kegiatan ini, Yana memohon, agar semua warga Bandung terus mendoakan Mang Oded serta bersama-sama mewujudkan mimpi dan janji yang belum terealisasi.

“Insyaallah saya beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Bandung akan selalu meneruskan mimpi almarhum untuk menciptakan Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Mang Oded sudah mewariskan berbagai hal yang baik bagi kami dan Kota Bandung. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga almarhum diterima di sisi Allah,” ujar Yana saat membuka acara doa bersama ini.

Pada kesempatan ini, istri Mang Oded, Siti Muntamah menyampaikan ungkapan terima kasih untuk semua masyarakat Bandung yang sudah membersamai dan mendoakan Mang Oded.

Meski Mang Oded sudah tidak bersama lagi dengan warga Bandung, Siti mengatakan, dukungan dari keluarga Mang Oded untuk membangun Bandung akan selalu menyertai.

“Kami sekeluarga masih akan tetap bersama masyarakat untuk membangun Bandung. Di kesempatan ini juga kami izin pamit untuk meninggalkan pendopo dan pulang ke rumah cinta kami,” tutur Umi, sapaan akrabnya.

Kehilangan atas kepergian Mang Oded tak hanya dirasakan oleh Pemkot Bandung dan keluarga, tapi juga seluruh lapisan masyarakat, bahkan para tokoh agama lain. Seperti Veronica Yeni Yosef, perwakilan Masyarakat Tionghoa Peduli yang mengungkapkan rasa kehilangan dengan kepergian Mang Oded.

“Beliau ingin membangun Bandung sebagai kota agamis. Dan itu bukan hanya Islam, tapi semua agama beliau rangkul. Tidak membeda-bedakan. Kebetulan agama saya Katolik. Dan kami semua merasa kehilangan, terutama Masyarakat Tionghoa Peduli,” ucap Veronica sambil menahan tangis.

Tak hanya dari tokoh Katolik, Pembina Vihara Tanda Bhakti, Tan Tjong Boe juga menyatakan hal serupa mengenai konsep Bandung Agamis yang diimpikan Mang Oded.

“Apa yang ditakutkan orang-orang tentang Bandung Agamis itu hanya untuk sekelompok orang, ternyata tidak. Sama sekali tidak seperti itu. Ternyata beliau itu merangkul seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pemeluk agama untuk menciptakan Bandung Agamis,” ungkapnya.

Pandangan ini tercipta dari hasil the power of silaturahmi, begitu menurut Karim Suryadi, Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia. Menurut Karim, Mang Oded merupakan sosok pemimpin yang membawa Islam menjadi ruh birokrasi.

“Dan ini dampak dari pola komunikasi yang ia bawa. Menjadikan silaturahmi sebagai jangkar moral politik, sekaligus sebagai solusi dalam memecahkan masalah. Ia memaknai politik sebagai alat untuk mewujudkan kebaikan bersama,” jelas Karim.

Selain Bandung Agamis, banyak juga program baik lainnya yang diwariskan Mang Oded. Salah satunya Buruan SAE dan Kang Pisman.

Menurut Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Syaeful Rahman Soenaria, Kang Pisman dan Buruan SAE menjadi program unggul dan orisinal dari almarhum Mang Oded.

“Tiga tahun beliau menjadi wali kota, sudah lebih dari 200 penghargaan, tapi jarang beliau pamerkan ke publik. Di antaranya itu ada Buruan SAE dan Kang Pisman. Beliau itu melihat, keterlibatan masyarakat mulai dari unit terkecil yakni keluarga, harus bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal yang mana saat ditarik ke wilayah, berdampak pada efek strategis untuk Kota Bandung,” ungkap Syaeful.

Sebagai penutup acara ini, Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Faridl mengingatkan warga Bandung untuk terus mendoakan Mang Oded, serta mengambil hikmah dari kejadian wafatnya.

“Yang kita anggap sebagai musibah, ternyata juga syarat dengan hikmah. Beliau wafat dengan indah. Saya rasa semua kita akan cemburu bagaimana beliau bisa meninggal dalam keadaan berdzikir, saat habis salat, di hari Jumat, saat akan khutbah. Lengkap semua itu. Allahu Akbar. Saya yakin beliau adalah sosok yang menerima husnul khotimah,” tutupnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Badan Anggaran (Ban-Ang) DPRD Kota Sukabumi menyayangkan adanya drat laporan APBD perubahan tahun 2020 tidak sesuai yang disampaikan oleh salah satu SKPD dengan data yang diterima oleh Ban-Ang. Hal itu terungkap saat salah satu anggota Ban-Ang dari Fraksi PPP Muchendra mempertanyakan seputar anggaran gedung kesenian.”Tadi pas rapat Ban-Ang dengan SKPD dan […]

  • Ace Berikan Empat Hewan Kurban Untuk Warga Penggarap Hutan Blok Cirohan Kabupaten Sukabumi

    Ace Berikan Empat Hewan Kurban Untuk Warga Penggarap Hutan Blok Cirohan Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI-, MBInews.id – PT.Anugerah Cipta Eka Putra (Ace) memberikan empat hewan qurban sapi ke warga penggarap kawasan hutan Blok Cirohani, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi. Para penggarap hutan di kawasan Perhutani Kabupaten Sukabumi tersebut serta para petani sayur mayur dan singkong itu, sama sekali tidak menyangka akan memperoleh empat ekor sapi. Bahkan, empat ekor […]

  • Bersiap! BPS Kota Bandung Lanjutkan Sensus Penduduk Bulan Ini

    Bersiap! BPS Kota Bandung Lanjutkan Sensus Penduduk Bulan Ini

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung bakal melanjutkan sensus penduduk bagi warga Kota Bandung. Hal itu diungkapkan Kepala BPS Kota Bandung Aris Budiyanto dalam Bandung Menjawab, Rabu 11 Mei 2022. Agus mengatakan, sensus penduduk ini serentak dilakukan di Indonesia. Tujuannya untuk mewujudkan satu data penduduk. “Sensus penduduk akan dilakukan pada 15 hingga […]

  • Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan e-Retribusi untuk Digitalisasi Pendapatan

    Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan e-Retribusi untuk Digitalisasi Pendapatan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam era digital yang semakin berkembang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung mengambil langkah berani dengan meluncurkan aplikasi e-Retribusi Modul Post Payment. Peluncuran ini bertujuan untuk memodernisasi sistem pembayaran retribusi daerah, menjadikannya lebih efisien dan transparan. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Clove Hotel Bandung. Rabu (12/11/2025) menjadi titik awal penting dalam […]

  • Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, mengakui jika beberapa hari terjadi peningkatan keramaian di semua tempat pembelanjaan. Meskipun disatu sisi perekonomian Kota Suakbumi meningkat.”Iya, dua hari ini ada peningkatan keraiaman di tempat pembelanjaan,”terang Fahmi. Senin, (3/5/2021). Fahmi juga khawatir, jika keramaian itu akan terjadinya kasus baru Covid-19. Untuk itu, pihaknya bersama Polres Sukabumi Kota memantau langsung […]

  • The New Museum Pegadaian Sukabumi Menjadi Sejarah Awal Pegadaian di Indonesia

    The New Museum Pegadaian Sukabumi Menjadi Sejarah Awal Pegadaian di Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Rumah kecil yang berlokasi di Jalan Pelabuan II Citamiang, Kota Sukabumi yang telah dijadikan sebuah bangunan heritage, kini telah diresmikan menjadi The New Museum Pegadaian Sukabumi, (13/12/2021). Direktur Utama PT. Pegadaian Kuswiyoto bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, meresmikan bangunan museum, yang di klaim sebagai bangunan pertama Pegadaian di Indonesia. […]

expand_less