Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bandung Agamis, Veronica: Kami Semua Dirangkul Tanpa Membeda-bedakan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tepat pada Selasa, 18 Januari 2022, 40 hari sudah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meninggalkan kita semua. Untuk mengenang dan mendoakan kepergiannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengadakan doa bersama di Pendopo Kota Bandung.

Terlihat keluarga almarhum Mang Oded (sapaan akrab Oded M. Danial), Sekretaris Daerah, Ema Sumarna, sejumlah tokoh agama hadir dalam acara doa bersama ini.

Banyak kenangan baik yang telah Mang Oded ukir selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Termasuk warisan program-program baik yang sekarang dilanjutkan oleh Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana.

Dalam kegiatan ini, Yana memohon, agar semua warga Bandung terus mendoakan Mang Oded serta bersama-sama mewujudkan mimpi dan janji yang belum terealisasi.

“Insyaallah saya beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Bandung akan selalu meneruskan mimpi almarhum untuk menciptakan Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Mang Oded sudah mewariskan berbagai hal yang baik bagi kami dan Kota Bandung. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga almarhum diterima di sisi Allah,” ujar Yana saat membuka acara doa bersama ini.

Pada kesempatan ini, istri Mang Oded, Siti Muntamah menyampaikan ungkapan terima kasih untuk semua masyarakat Bandung yang sudah membersamai dan mendoakan Mang Oded.

Meski Mang Oded sudah tidak bersama lagi dengan warga Bandung, Siti mengatakan, dukungan dari keluarga Mang Oded untuk membangun Bandung akan selalu menyertai.

“Kami sekeluarga masih akan tetap bersama masyarakat untuk membangun Bandung. Di kesempatan ini juga kami izin pamit untuk meninggalkan pendopo dan pulang ke rumah cinta kami,” tutur Umi, sapaan akrabnya.

Kehilangan atas kepergian Mang Oded tak hanya dirasakan oleh Pemkot Bandung dan keluarga, tapi juga seluruh lapisan masyarakat, bahkan para tokoh agama lain. Seperti Veronica Yeni Yosef, perwakilan Masyarakat Tionghoa Peduli yang mengungkapkan rasa kehilangan dengan kepergian Mang Oded.

“Beliau ingin membangun Bandung sebagai kota agamis. Dan itu bukan hanya Islam, tapi semua agama beliau rangkul. Tidak membeda-bedakan. Kebetulan agama saya Katolik. Dan kami semua merasa kehilangan, terutama Masyarakat Tionghoa Peduli,” ucap Veronica sambil menahan tangis.

Tak hanya dari tokoh Katolik, Pembina Vihara Tanda Bhakti, Tan Tjong Boe juga menyatakan hal serupa mengenai konsep Bandung Agamis yang diimpikan Mang Oded.

“Apa yang ditakutkan orang-orang tentang Bandung Agamis itu hanya untuk sekelompok orang, ternyata tidak. Sama sekali tidak seperti itu. Ternyata beliau itu merangkul seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pemeluk agama untuk menciptakan Bandung Agamis,” ungkapnya.

Pandangan ini tercipta dari hasil the power of silaturahmi, begitu menurut Karim Suryadi, Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia. Menurut Karim, Mang Oded merupakan sosok pemimpin yang membawa Islam menjadi ruh birokrasi.

“Dan ini dampak dari pola komunikasi yang ia bawa. Menjadikan silaturahmi sebagai jangkar moral politik, sekaligus sebagai solusi dalam memecahkan masalah. Ia memaknai politik sebagai alat untuk mewujudkan kebaikan bersama,” jelas Karim.

Selain Bandung Agamis, banyak juga program baik lainnya yang diwariskan Mang Oded. Salah satunya Buruan SAE dan Kang Pisman.

Menurut Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Syaeful Rahman Soenaria, Kang Pisman dan Buruan SAE menjadi program unggul dan orisinal dari almarhum Mang Oded.

“Tiga tahun beliau menjadi wali kota, sudah lebih dari 200 penghargaan, tapi jarang beliau pamerkan ke publik. Di antaranya itu ada Buruan SAE dan Kang Pisman. Beliau itu melihat, keterlibatan masyarakat mulai dari unit terkecil yakni keluarga, harus bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal yang mana saat ditarik ke wilayah, berdampak pada efek strategis untuk Kota Bandung,” ungkap Syaeful.

Sebagai penutup acara ini, Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Faridl mengingatkan warga Bandung untuk terus mendoakan Mang Oded, serta mengambil hikmah dari kejadian wafatnya.

“Yang kita anggap sebagai musibah, ternyata juga syarat dengan hikmah. Beliau wafat dengan indah. Saya rasa semua kita akan cemburu bagaimana beliau bisa meninggal dalam keadaan berdzikir, saat habis salat, di hari Jumat, saat akan khutbah. Lengkap semua itu. Allahu Akbar. Saya yakin beliau adalah sosok yang menerima husnul khotimah,” tutupnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus 6 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Tanah dan Bangunan Milik Daerah

    Pansus 6 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Tanah dan Bangunan Milik Daerah

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –– Pansus 6 DPRD Kota Bandung  sedang membahas Raperda Kota Bandung , Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011 tentang  Pengelolaan Tanah dan Bangunan Milik Daerah. Wakil Ketua Pansus 6, Folmer S. Silalahi, ST mengatakan pihaknya sudah beberapa kali rapat dengan pihak pengusul atau pemerkasa Raperda diantaranya dengan BKAD (Badan Keuangan dan Aset […]

  • Terkait kebocoran Minyak Pertamina,  Gubernur Jabar  Minta Masyarakat Tidak Panik Atau Terprovokasi

    Terkait kebocoran Minyak Pertamina, Gubernur Jabar Minta Masyarakat Tidak Panik Atau Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MBInews.id, Kerawang – Selama kebocoran minyak pertamina masih berlangsung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta nelayan Karawang berhenti melaut atau menjual ikan. Pihak Pertamina akan memberikan kompensasi bagi nelayan berupa pekerjaan mengumpulkan limbah di pantai ke dalam karung. “Jadi kami mengimbau untuk sementara jangan melaut atau menjual ikan kepada masyarakat yang tidak tahu. Meski tidak […]

  • Walikota Sukabumi Lantik 33 Pejabat Untuk SOTK Baru

    Walikota Sukabumi Lantik 33 Pejabat Untuk SOTK Baru

    • calendar_month Minggu, 3 Jan 0202
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 33 pejabat dilingkungan Setda Kota Sukabumi dilantik. Pelantikan dilakukan di halaman Balaikota Sukabumi. Rabu, (30/12/2020). Ke 33 pejabat tersebut terdiri dari sebanyak 7 pejabat administrator dan 25 jabatan Pratama Tinggi ( JPT) dan 1 pejabat fungsional pustakawan ahli utama. Dalam pelantikan kali ini, hanya ada 3 pejabat baru yang menempati jabatan eselon II […]

  • DPRD Kota Bandung Yakin Prestasi di Portue Kota Bandung Jadi Bekal Juara Umum Porda Jabar

    DPRD Kota Bandung Yakin Prestasi di Portue Kota Bandung Jadi Bekal Juara Umum Porda Jabar

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., bersama Anggota Komisi DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafury, S.H, dan Hj. Salmiah Rambe S.Pd.I., M.Sos., menghadiri acara penutupan Pekan Olahraga Tunggal Event (Portue) Bandung Championship 2023, di Youth Center Sport Jabar, Arcamanik, Selasa (31/10/2023). Kegiatan Portue Bandung Championship 2023 telah diselenggarakan […]

  • Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

    Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam menurunkan angka stunting. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pembentukan Satgas ODF (Open Defecation Free). Sebab, menurut Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bandung, Nila Avianti, ada tiga poin utama yang mempengaruhi terjadinya stunting yakni pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang […]

  • Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkot Sukabumi, PMII : Pembangunan Pasar Pelita Itu Untuk Siapa….!!

    Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkot Sukabumi, PMII : Pembangunan Pasar Pelita Itu Untuk Siapa….!!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Cabang Kota Sukabumi kembali geruduk kantor Pemkot Sukabumi Selasa, (04/02/2020). Kedatangan mereka menanyakan keberpihakan Wali Kota Sukabumi terhadap masyarakat kecil, terutama pedagang eks pasar Pelita yang berjualan di sekitar Jalan trotoar akibat sewa yang mahal dengan harga yang variatif. Untuk harga kios seharga 28.000.000, dan untuk […]

expand_less