Breaking News
Trending Tags

Bangun Karakter anak, 12 Sekolah Jadi Pilot project Program Pemerliharaan Ayam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  –  Pemerintah Kota Bandung akan meluncurkan program pemberian anak ayam kepada siswa sekolah, Program ini merupkan salah satu upaya Pemkot Bandung membangun karakter warga Kota Bandung sejak dini.

Sebagai percontohan, pemberian anak ayam akan diberikan kepada 12 sekolah di Kecamatan Gedebage dan Kecamatan Cibiru.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan, program pemberian anak ayam ini menekankan pada proses. Banyak nilai positif yang terbangun dalam proses pemeliharaan unggas.

Gin gin mengungkapkan, menurut hasil survei dan kajian ilmiah dari berbagai literatur menyebutkan memelihara hewan bisa bedampak positif dalam membangun karakter anak. Memelihara hewan bisa memberikan pelajaran soal sikap empati, tanggung jawab dan disiplin.

“Semangatnya membangun karakter anak. Sudah ada penelitian dampaknya dalam memelihara hewan. Kemudian anak tahu persis proses pertumbuhan hewan,” kata Gin gin di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (19/11/2019).

Pemberian secara simbolis akan dilakukan pada saat acara Bandung Menanam Jilid 1 di kolam retensi Rancabolang Gedebage, 21 November 2019. Sebanyak 2.000 bibit anak ayam yang sudah dipersiapkan Dispangtan akan mulai disebar ke sekolah di Kecamatan Gedebage dan Cibiru.

Sekolah yang menjadi program pemeliharaan anak ayam ini terdiri dari 10 Sekolah Dasar yakni SDN 274 Cempaka Arum, SDN 086 Cimincrang, SDN 215 Rancasagatan, SDN 216 Sondariah, SDN 124 Hanura, SDN 152 Cigagak, SDN 029 Cilengkrang, SDN 153 Taruna Karya, SDN 168 Cipadung, SDN 102 Cikudayasa. Kemudian dua Sekolah Menengah Pertama yaitu SMP 46 dan SMP 54.

“Jadi tidak semua dipaksakan diberikan. Kita bertanya dahulu kepada  orang tua dan kepada anaknya. Sudah disosialisasikan dulu cara pemeliharaannya. Jadi calon penerima dan calon lokasinya juga sudah jelas,” ujarnya.

Teknis pelaksanaannya, setiap siswa yang menerima satu ekor ayam kemudian harus membentuk kelompok terdiri dari lima orang. Lima ekor anak ayam tersebut nantinya akan dipelihara secara bersamaan di satu kandang.

“Sebetulnya bukan berfokus kepada ayamnya. Tetapi pada prosesnya ini yang kita amati. Kalau pun nanti terkena penyakit,  anak paham penyebabnya. Diharapkan paling tidak bisa sampai bertelur. Llu menetas dan menjadi anak atau sebagian bisa dikonsumsi atau dijual,” bebernya.

Gin gin memaparkan, program ini menjadi bagian dari proses pendidikan dengan memberikan pembelajaran kolaboratif integratif. Karena, setidaknya terdapat lima mata pelajaran yang bersinggungan dengan program ini yaitu IPA, IPS, TIK, Prakarya dan Bahasa Indonesia.

Untuk pembelajaran IPA sudah jelas dari proses pemeliharaan ayam. Sedangkan IPS digunakan untuk menghitung kalkulasi pangan dan kebutuhan selama memelihara. TIK dipakai karena siswa harus mendokumentasikan perkembangan ayam.

Sedangkan Bahasa Indonesia akan dipergunakan saat menyusun laporan atau makalah, serta prakarya siswa diuji dalam membuat kandang ternak.

“Awalnya kandang juga sudah kita siapkan. Tapi kalau kita sediakan kemarin ada masukan dari sekolah justru aspek kreatifitas anaknya tidak ada. Mungkn ini salah satu prakarya, walaupun sederhana dan sebagainya tapi nanti kita kasih pedoman untuk pembuatannya,” ulasnya.

Lebih lanjut Gin gin mengungkapkan kesehatan ayam buras yang hendak dibagikan pun sangat diperhatikan. Sebelum disebar, pihaknya terlebih dahulu memberikan vaksin kepada anak  ayam.

“Ayam yang dibagikan yang sudah divaksin, makanya DOC (day Old Chik) yang dibagikan ini usia 4  hari, kemudian dalam 4 minggu. Setelah itu harus divaksin.  Itu juga kita siapkan. Makanya kita juga akan beri edukasi bagaimana memahami ciri-ciri hewan yang sakit tandanya dan penanganannya,” katanya.(**mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unsur Pimpinan Semntera Percepat Terbentuknya Faksi-fraksi di DPRD Kota Sukabumi

    Unsur Pimpinan Semntera Percepat Terbentuknya Faksi-fraksi di DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Untuk mempercepat terbentuknya fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, unsur pimpinan sementara sudah mengirimkan surat kepada setiap partai politik. “Pimpinan sementara sudah berkirim surat ke setiap partai. Bahkan ditargetkan pembentukan fraksi tidak akan lebih dari satu minggu,” ujar Sekretariat DPRD Kota Sukabumi Asep Sukmana, Kamis (05/09/2019). Asep menjelaskan, di […]

  • Bacip Juara Bulan Bhakti Gotong Royong

    Bacip Juara Bulan Bhakti Gotong Royong

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Kota Bandung akhirnya kembali mencatatkan prestasi. Kali ini, untuk pertama kalinya Kota Bandung berhasil menyabet gelar juara dalam lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI tingkat Jawa Barat. Kepala Bidang Sosial Budaya Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Yanti Erlinawati menyatakan, Kota Bandung meraih titel juara […]

  • Eiger Green berkomitmen untuk berinovasi Atasi Dampak Lingkungan

    Eiger Green berkomitmen untuk berinovasi Atasi Dampak Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Melalui gerakan Eiger Green, Eiger Adventure terus berkomitmen untuk berinovasi dan berkontribusi dalam mengatasi dampak lingkungan. Komitmen ditunjukan Eiger dengan memilih bahan-bahan serta proses yang ramah lingkungan untuk setiap produk, mulai dari proses pengembangan hingga produk sampai ke tangan konsumen. Selain pengembangan produk yang ramah lingkungan, lewat gerakan bersama yang diinisiasi Eiger […]

  • Rekom Demokrat Turun Ke Paslon DS Dan Sahrul, Dezan : Akan Ada Kejutan Saat Pendaftaran Di KPU ?

    Rekom Demokrat Turun Ke Paslon DS Dan Sahrul, Dezan : Akan Ada Kejutan Saat Pendaftaran Di KPU ?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id –  Optimis dan yakin keluar dari kata bakal calon cabup dan cawabup Deny Zaelani tetap maju di Pilkada 2020  walaupun Partai Demokrat resmi memberikan dukungan dan rekomendasi  kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan (Bedas) di Pilkada Kabupaten Bandung Dukungan dari Partai Demokrat langsung diberikan Ketua […]

  • Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Miftah Amir mengkonfirmasi, berdasarkan data yang dihimpun hingga tahun 2023, potensi penerimaan zakat di Kota Sukabumi berjumlah 46 miliar Rupiah. Dirinya mengkonfirmasikan, angka tersebut didapatkan jikalau, seluruh pekerja dari berbagai profesi di Kota Sukabumi melakukan pembayaran zakat, Minggu (08/01). Secara rinci Miftah mengatakan, berdasarkan […]

  • Dugaan Pelanggaran Pilkada pada Peringatan Haornas 2024, Bawaslu: Pj Walikota dan Kadisporapar Kota Sukabumi Akan Dipanggil

    Dugaan Pelanggaran Pilkada pada Peringatan Haornas 2024, Bawaslu: Pj Walikota dan Kadisporapar Kota Sukabumi Akan Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Sukabumi tengah memproses pemeriksaan dugaan tindak pelanggaran Pilkada yang terjadi saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2024 tingkat Kota Sukabumi. Acara tersebut berlangsung di Lapang Merdeka Kota Sukabumi pada 19 September 2024 dan diduga melibatkan penggunaan fasilitas publik yang menguntungkan salah satu bakal pasangan calon dalam […]

expand_less