Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

BPSK Kota Sukabumi Hanya Bisa Tuntaskan 22 Kasus Pengaduan Sepanjang Tahun 2019

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Sepanjang tahun 2019, Badan Penyeleseian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Sukabumi menyelesaikan 22 sidang kasus konsumen dari 30 pengaduan yang masuk. Jumlah tersebut tentunya menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 24 kasus,”Sebenarnya ditahun 2019 kita melakukan sidang sebanyak 23, tapi yang tuntas hanya 22 sidang saja, dan sisanya yang satu lagi kita lanjutkan ke tahun 2020,”ujar salah satu anggota BPSK Kota Sukabumi Oscar Lesnusa, Selasa, (07/01/2019).

Sebanyak jumlah 22 kasus yang tuntas tersebut, rata-rata masalah perbankan, leasing dan asuransi. Sedangkan untuk pengaduan terhadap produk makanan, selama ini pihaknya belum menerima masyarakat yang mengadukan masalah tersebut.”Sejauh ini pengaduan mengenai produk makanan atau minuman masih minim. Makanya, jika masyarakat menemukan makanan atau minuman kedaluarsa yang dijual atau beredar dilapangan, konsumen juuga bisa mengadukan ke BPSK,” ujarnya.

Oscar juga mengungkapkan, tidak semua bentuk pengaduan bisa disidangkan, sebab jika permasalahn masih bisa di musyawarah tentu saja tidak akan dilakukan sidang.”Seperti tahun ini akan ada 30 jumlah pemngaduan, tapi tidak semua bisa disidangkan, karena bisa saja langsung dimusyawarahkan di BPSK juga. Atau bisa juga pengaduan sudaha masuk tapi ketika akan di proses, mereka sudah berdamai,”tutur Oscar.

Turunnya jumlah pengaduan di tahun ini lanjut Oscar, kemungkinan besar masyarakat sudah mengetahui fungsi dari BPSk sendiri. Bisa juga penurunan tersebut karena adanya langkah cepat dari aparat hukum yang tegas terhadap pelaku usaha ketika merugikan konsumen. Untuk itu pihaknya juga berharap masyarakat menjadi konsumen yang cerdas, sehingga jika ditemukan yang merugikan konsumen secepatnya laporkan saja.”Misalkan ada produk yang beredar, padahal dalam aturan barang tersebut dilarang untuk dijualbelikan, segera melapor ke BPSK.

Disisi lain pihaknya juga mengapresiasi kepada pihak yang diadukan selalu hadir dalam persidangan. Hal ini bukan hanya sebagai bentuk taat aturan, tapi juga kesadaran yang tinggi dari pihak perusahaan atau produsen.”Saya sangat apresiasi kepada perusahaan yang diadukan oleh masyarakat, selalu hadir saat musyawarah, mediasi ataupun sidang digelar,”pungkas Oscar. (ardan/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Sukabumi di Vaksin; ‘Seperti Disuntik Biasa’

    Walikota Sukabumi di Vaksin; ‘Seperti Disuntik Biasa’

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi orang pertama mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 bersama unsur Forkopimda pimpinan organisasi profesi kesehatan dan perwakilan tokoh agama pun ikut divaksinasi. Sukabumi di Balai Kota, Kamis (28/1/2021) pagi. Vaksinasi ini merupakan tahapan pertama yang dilakukan, dan selanjutnya akan melaksanakan tahapan kedua pada 11 Februari 2021 setelah 14 berdasarkan […]

  • Walikota Bandung, Oded Keluarkan Surat Edaran Berisi 14 Kebijakan Antisipasi Pencegahan Covid-19

    Walikota Bandung, Oded Keluarkan Surat Edaran Berisi 14 Kebijakan Antisipasi Pencegahan Covid-19

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengeluarkan keputusan terkait pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Melalui Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengeluarkan surat edaran yang berisi 14 kebijakan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan virus corona atau Covid-19. Rapat Forkopimda yang dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2020), di Pendopo […]

  • Musrenbang Subangjaya 2025 Tetapkan 10 Program Prioritas, Anggaran Fisik Capai Rp2,4 Miliar

    Musrenbang Subangjaya 2025 Tetapkan 10 Program Prioritas, Anggaran Fisik Capai Rp2,4 Miliar

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Kelurahan Subangjaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) tahun 2025 dengan mengusung tema “Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM, Ekonomi Kreatif, dan Layanan Publik Digital.” Kegiatan ini menjadi momentum penyusunan prioritas pembangunan untuk tahun 2027, yang berpihak pada kebutuhan warga, sejalan dengan jargon kelurahan AKUR — Asri, Kreatif, Usaha Mandiri, dan Religius. Lurah […]

  • Manfaat Program Padat Karya jadikan Lingkungan Bersih

    Manfaat Program Padat Karya jadikan Lingkungan Bersih

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri pembukaan dan peninjauan Program Padat Karya gelaran Disnaker Kota Bandung, Selasa (7/11/2023). Meninjau program padat karya di Padepokan Mayang Sunda, Kelurahan Sukaasih Kecamatan Bojongloa Kaler,Kota Bandung , dan Sungai Cikeueus RW 04, RW 05, RW 07 & Sungai Cilimus RW 01, RW 03, […]

  • Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    Dinkes kota Sukabumi Gencar Lakukan Skrining Penyakit Menular

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, hingga saat ini terus menggencarkan skrining penyakit menular seperti, Tuberculosis (TBC), Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan penyakit menular lainnya. Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, langkah skrining terhadap penyakit menular sudah dilakukan. Tapi, perlu ditingkatkan agar bisa mendeteksi dini kasus yang muncul. “Kita akan terus berupaya […]

  • Komisi II : Sektor Perekonomian Adalah Aktor Utama Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    Komisi II : Sektor Perekonomian Adalah Aktor Utama Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KAB. SUMEDANG, Mbinews.id – Sektor perekonomian Jawa Barat harus menjadi aktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi wajib hadir sebagai regulator dan akselerator pembangunan perekonomian Jawa Barat. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira disela rapat kerja pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) […]

expand_less