Breaking News
Trending Tags

Bupati Bandung Berharap Pasar Murah Dapat Membantu Masyarakat Jelang Ramadan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung tumpah ruah “menyerbu” kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakkan) Kabupaten Bandung di Kompleks Pemkab Bandung, Jum’at (1/3/2024).

Berdasarkan pantauan di lapangan, saking antusiasnya, warga terlihat sudah ‘menyemut’ di halaman Kantor Dispakkan sejak pukul 06.00 pagi. Padahal gelaran Gerakan Pangan Murah, baru dibuka pukul 08.00 pagi oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Kepala Dispakkan, Ina Dewi Kania.

Gerakan Pasar Murah yang digelar oleh Dispakkan Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Bulog Jawa Barat tersebut, menyediakan sekitar 5 ton beras jenis medium, 1.800 liter minyak goreng, 200 kilogram gula putih, daging ayam, daging sapi, bawang putih, bawang merah, kentang dan jenis sayuran lainnya.

Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dispakkan Kabupaten Bandung, Jum’at (1/3/2024).

Menariknya, beras dan semua bahan pangan serta aneka jenis sayuran dijual dengan harga miring, jauh di bawah harga pasaran saat ini. Tak heran, ribuan warga yang didominasi kaum Emak-emak rela mengantre sejak “subuh” demi mendapatkan sembako murah.

“Hari ini Pemkab Bandung menyediakan lima ton beras yang dijual murah, hanya Rp 53 ribu per 5 kg. Jadi cuma Rp 10.300 per kg. Minyak goreng kita jual hanya Rp 30 ribu untuk 2 liter,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat membuka Gerakan Pasar Murah, Jum’at (1/3/2024).

Selain menyediakan beras dan minyak goreng murah, kata Bupati, Pemkab Bandung juga menyediakan telur yang dijual hanya Rp 28 ribu per kg. Padahal harga telur di pasaran mencapai Rp 32 ribu per kg. Daging ayam dijual Rp 28 ribu per kg, di pasaran mencapai Rp 32 ribu per kg.

Beberapa jenis komoditi lain yang dijual adalah beberapa jenis sayuran seperti bawang merah dijual hanya Rp 21 ribu per kg, bawang putih Rp 34 ribu per kg, paket aneka sayuran yang dijual sangat murah yakni Rp 5 ribu per paket. Ada pula kentang, daging sapi dan Frozen food yang juga dijual dengan harga miring.

“Gerakan Pasar Murah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Kita akan terus laksanakan Pasar Murah seperti ini di berbagai kecamatan. Semoga bermanfaat untuk masyarakat sekaligus dapat menjaga inflasi,” tutur Kang DS, sapaan akrab Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut, selain di halaman Kantor Dispakkan Kabupaten Bandung, pihaknya juga menggelar kegiatan Pasar Murah serupa di Kecamatan Pameungpeuk. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.

Sementara itu, masyarakat mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan kegiatan Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemkab Bandung tersebut di tengah harga-harga kebutuhan pokok yang terus melambung.

Seperti yang disampaikan Lia (40), warga Desa Sadu Kecamatan Soreang. Lia mengaku bersyukur karena dapat membeli beras dan minyak goreng dengan harga murah jauh di bawah harga pasaran.

“Alhamdulillah saya dapat beras 5 kilogram dengan harga murah, hanya Rp 53 ribu. Minyak dua liter dengan harga Rp 30 ribu. Terima kasih Pak Bupati, kegiatan ini benar-benar sangat membantu kami terutama kaum Emak-emak,” ujar Lia sambil tersenyum.

Warga lainnya, Lindawati (34) mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Pasirjambu ke Soreang demi memperoleh pangan murah. Menurut Linda, kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut sangat membantu meringankan beban rumah tangga Emak-emak seperti dirinya.

“Kalau di pasaran kan saya beli beras Rp 16 ribu per kg. Di sini alhamdulillah, saya beli cuma Rp 10.300 per kg atau Rp 53 ribu per 5 kg. Bagi kami kaum Emak-emak mah sangat terbantu pisan ada kegiatan Pasar Murah seperti ini. Mudah-mudahan sering dilaksanakan oleh Pak Bupati,” kata Linda yang mengaku rela mengantre demi mendapatkan beras murah. (HEN/Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima kunjungan benchmarking dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 4 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur berbasis kompetensi guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Penjabat (Pj.) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, secara langsung menyambut […]

  • Farhan : Omnibus Law Momentum Digitalisasi Penyiaran, Murahkan Akses Internet

    Farhan : Omnibus Law Momentum Digitalisasi Penyiaran, Murahkan Akses Internet

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Undang – Undang Omnibus Law Cipta Kerja pada rapat Paripurna pada Senin 5 Oktober 2020. Diketahui terdapat 11 klaster atau sektor yang dicakup dalam Omnibus Law ini, salahsatunya bidang Dukungan riset dan inovasi yang menjangkau pada digitalisasi penyiaran. Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi NasDem, […]

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Vaksin booster 2 atau dosis keempat sudah bisa digunakan untuk masyarakat umum. Meski begitu, minat masyarakat untuk melakukan vaksin booster 2 tergolong rendah. Hal tersebut diakui Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Menurutnya, masyarakat sudah cenderung merasa aman dengan kondisi saat ini, sehingga tak perlu melakukan vaksin. “Kelihatannya orang saat ini sudah agak […]

  • Ingin Mewujudkan Kota Bandung Jadi kota Kreatif Dunia

    Ingin Mewujudkan Kota Bandung Jadi kota Kreatif Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews – Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung nomor urut 2 di Pilkada 2024, Haru Suandharu ingin mewujudkan Bandung menjadi Kota kreatif dunia. Maju, Agamis, Sejahtera dan berkelanjutan. Menuju Indonesia Emas 2045. Haru Suandharu dan calon wakilnya, R. Dhani Wirianata ingin jadikan Kota Bandung bersih kotanya, lancar jalannya dan maju UMKM nya. Ketua DPW PKS […]

  • Ditengah Melonjak Covid-19, KI JABAR Berhasil Gelar Tiga Sidang Pemyelesaian Sengketa Informasi Secara Virtual

    Ditengah Melonjak Covid-19, KI JABAR Berhasil Gelar Tiga Sidang Pemyelesaian Sengketa Informasi Secara Virtual

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Komisi Informasi (KI) Jawa Barat Ijang Faisal mengatakan, amanat UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik harus terus dilangsungkan di tengah situasi mutakhir atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedang diperketat di Jawa Barat. “Pada Selasa 30 Juni ini, KI Jabar berhasil melangsungkan tiga sidang penyelesaian sengketa informasi […]

  • Wali Kota Bandung, Oded M Danial Resmikan 123  Lembur Tohaga  Hadir Di Kota Bandung

    Wali Kota Bandung, Oded M Danial Resmikan 123 Lembur Tohaga Hadir Di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meresmikan Lembur Tohaga Lodaya se – Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Terdapat lima lembur di wilayah kecamatan Sukajadi diantaranya, RW 02 Cipedes, RW 09 Sukabungah, RW 01 Pasteur, RW 02 Sukagalih dan RW 07 Sukawarna. Dari jumlah kelurahan di Kota Bandung 151 kelurahan, sampai saat ini telah […]

expand_less