Breaking News
Trending Tags

Bupati Bandung Berharap Pasar Murah Dapat Membantu Masyarakat Jelang Ramadan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung tumpah ruah “menyerbu” kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakkan) Kabupaten Bandung di Kompleks Pemkab Bandung, Jum’at (1/3/2024).

Berdasarkan pantauan di lapangan, saking antusiasnya, warga terlihat sudah ‘menyemut’ di halaman Kantor Dispakkan sejak pukul 06.00 pagi. Padahal gelaran Gerakan Pangan Murah, baru dibuka pukul 08.00 pagi oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Kepala Dispakkan, Ina Dewi Kania.

Gerakan Pasar Murah yang digelar oleh Dispakkan Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Bulog Jawa Barat tersebut, menyediakan sekitar 5 ton beras jenis medium, 1.800 liter minyak goreng, 200 kilogram gula putih, daging ayam, daging sapi, bawang putih, bawang merah, kentang dan jenis sayuran lainnya.

Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dispakkan Kabupaten Bandung, Jum’at (1/3/2024).

Menariknya, beras dan semua bahan pangan serta aneka jenis sayuran dijual dengan harga miring, jauh di bawah harga pasaran saat ini. Tak heran, ribuan warga yang didominasi kaum Emak-emak rela mengantre sejak “subuh” demi mendapatkan sembako murah.

“Hari ini Pemkab Bandung menyediakan lima ton beras yang dijual murah, hanya Rp 53 ribu per 5 kg. Jadi cuma Rp 10.300 per kg. Minyak goreng kita jual hanya Rp 30 ribu untuk 2 liter,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat membuka Gerakan Pasar Murah, Jum’at (1/3/2024).

Selain menyediakan beras dan minyak goreng murah, kata Bupati, Pemkab Bandung juga menyediakan telur yang dijual hanya Rp 28 ribu per kg. Padahal harga telur di pasaran mencapai Rp 32 ribu per kg. Daging ayam dijual Rp 28 ribu per kg, di pasaran mencapai Rp 32 ribu per kg.

Beberapa jenis komoditi lain yang dijual adalah beberapa jenis sayuran seperti bawang merah dijual hanya Rp 21 ribu per kg, bawang putih Rp 34 ribu per kg, paket aneka sayuran yang dijual sangat murah yakni Rp 5 ribu per paket. Ada pula kentang, daging sapi dan Frozen food yang juga dijual dengan harga miring.

“Gerakan Pasar Murah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Kita akan terus laksanakan Pasar Murah seperti ini di berbagai kecamatan. Semoga bermanfaat untuk masyarakat sekaligus dapat menjaga inflasi,” tutur Kang DS, sapaan akrab Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut, selain di halaman Kantor Dispakkan Kabupaten Bandung, pihaknya juga menggelar kegiatan Pasar Murah serupa di Kecamatan Pameungpeuk. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.

Sementara itu, masyarakat mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan kegiatan Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemkab Bandung tersebut di tengah harga-harga kebutuhan pokok yang terus melambung.

Seperti yang disampaikan Lia (40), warga Desa Sadu Kecamatan Soreang. Lia mengaku bersyukur karena dapat membeli beras dan minyak goreng dengan harga murah jauh di bawah harga pasaran.

“Alhamdulillah saya dapat beras 5 kilogram dengan harga murah, hanya Rp 53 ribu. Minyak dua liter dengan harga Rp 30 ribu. Terima kasih Pak Bupati, kegiatan ini benar-benar sangat membantu kami terutama kaum Emak-emak,” ujar Lia sambil tersenyum.

Warga lainnya, Lindawati (34) mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Pasirjambu ke Soreang demi memperoleh pangan murah. Menurut Linda, kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut sangat membantu meringankan beban rumah tangga Emak-emak seperti dirinya.

“Kalau di pasaran kan saya beli beras Rp 16 ribu per kg. Di sini alhamdulillah, saya beli cuma Rp 10.300 per kg atau Rp 53 ribu per 5 kg. Bagi kami kaum Emak-emak mah sangat terbantu pisan ada kegiatan Pasar Murah seperti ini. Mudah-mudahan sering dilaksanakan oleh Pak Bupati,” kata Linda yang mengaku rela mengantre demi mendapatkan beras murah. (HEN/Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

    Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 330 Sekolah di Kota Bandung telah diizinkan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas mulai 8 September 2021. Sedangkan sekolah lainnya masih harus diverifikasi agar dapat menggelar PTM. Pada pantauan hari pertama PTM terbatas di SMP-SMA PGII dan SD Ar Rafi’, para peserta didik masih canggung dan kaku saat bertemu teman […]

  • Keren! Buruan Sae Jadi Sorotan Mata Internasional

    Keren! Buruan Sae Jadi Sorotan Mata Internasional

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Program Buruan Sae dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung mendapat sorotan mata internasional. Hal ini tercetus dalam acara Urban 20 (U20) yang mengusung tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan Kota dan Menciptakan Future work Melalui Urban Farming Yang Berbasis Budaya dan Teknologi”. Acara ini bakal berlangsung 3-4 Agustus 2022 dengan melibatkan beberapa […]

  • DPRD Jabar Sebut Sosialisasi Perda Sebagai Bentuk Edukasi Masyarakat

    DPRD Jabar Sebut Sosialisasi Perda Sebagai Bentuk Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id — DPRD Provinsi Jawa Barat menyebut edukasi dan informasi kepada masyarakat baik itu berupa informasi kebijakan maupun informasi pelayanan. Karena itu, penyebarluasan peraturan daerah Provinsi Jawa Barat salah satu bagian penting untuk diketahui masyarakat Jawa Barat. Demikian Anggota DPRD Provinsi H. Agung Yansusan, ST.,S.Ag.,MUD saat melaksanakan Penyebarluasan Perda Nomor 5 Tahun 2021 […]

  • Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi Hadiri Seminar bersama Kader Posyandu se-Kota Sukabumi

    Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi Hadiri Seminar bersama Kader Posyandu se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti menghadiri kegiatan Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Posyandu se-Kota Sukabumi, yang dilaksanakan pada hari Selasa (21/05/2024) di Hotel Horison. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari berbagai dinas dan instansi terkait, Camat se-Kota Sukabumi, Ketua Pokjanal Posyandu Kecamatan se-Kota […]

  • Setelah Jalani Isolasi, wakil Walikota Bandung, Yana : Alhamdulilah Akhirnya Dinyatakan Negatif Covid-19

    Setelah Jalani Isolasi, wakil Walikota Bandung, Yana : Alhamdulilah Akhirnya Dinyatakan Negatif Covid-19

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah menjalani isolasi sejak beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akhirnya dinyatakan negatif Covid-19. Hal itu terkonfirmasi setelah ia menjalani “swab test” kedua. “Alhamdulillah setelah sekian lama diisolasi corona Covid-19, hasil swab test kedua saya dinyatakan negatif,” ujar Yana, Jumat (27/3/2020). Atas hasil tersebut, Yana mengucapkan terima kasih kepada […]

  • Pengurus Cabang IAKMI Kota Sukabumi Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

    Pengurus Cabang IAKMI Kota Sukabumi Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pengurus Cabang Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Sukabumi masa periode 2022-2025 resmi dilantik. Reni Rosyida Muthmainnah didapuk menjadi ketua IAKMI Kota Sukabumi, periode 2022-2025. Dalam keterangannya, Reni menargetkan kepengurusan IAKMI periode saat ini, diharapkan bisa mendukung Pemerintah Kota Sukabumi dalam menuntaskan permasalahan kesehatan yang ada. “Kita menyoroti sistem ketahanan kesehatan […]

expand_less