DPRD Bandung Mendorong Transparansi dan Operasi Pasar untuk Jaga Ketersediaan Pangan
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG,Mbinews –
DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperketat pengawasan distribusi pangan, baik di pasar tradisional maupun ritel modern.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan dan pemerataan akses pangan bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif stabil. Namun, terdapat indikasi penurunan daya beli masyarakat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan usai pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik, antara lain Pasar Kosambi dan Yogya Sunda, yang dilakukan bersama anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Kota Bandung, termasuk Muhammad Farhan.
Antisipasi Panic Buying
Siti Marfuah menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi aksi borong (panic buying) yang dapat dipicu oleh isu global, termasuk konflik internasional.
Menurut dia, meskipun dampaknya belum signifikan, pemerintah daerah perlu memastikan kondisi pasar tetap terkendali agar tidak memicu kepanikan di masyarakat.
Pentingnya Transparansi dan Pengawasan
Ia juga menyoroti pentingnya transparansi data dari pengelola pasar untuk mencegah praktik penimbunan barang. Pengawasan distribusi dinilai perlu diperkuat agar tidak terjadi ketimpangan pasokan di lapangan.
Selain itu, pengelola pasar diharapkan dapat secara rutin memperbarui dan melaporkan aktivitas pembelian dalam jumlah besar sebagai bagian dari upaya pengendalian distribusi.
Dorongan Sinkronisasi Data dan Operasi Pasar
DPRD juga mendorong Pemkot Bandung untuk melakukan sinkronisasi data terkait ketersediaan dan distribusi pangan. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat, termasuk pelaksanaan operasi pasar apabila diperlukan.
Edukasi Konsumsi Masyarakat
Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat mengenai pola konsumsi yang bijak dan rasional dinilai perlu terus ditingkatkan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar dan mencegah terjadinya kepanikan.
Siti Marfuah berharap Pemerintah Kota Bandung dapat mengambil langkah strategis secara responsif guna menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Pemerintah perlu memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya
Saat ini belum ada komentar