Breaking News
Trending Tags

Cikapundung, Sumber Distribusi Media Cetak Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Surat kabar atau koran dan majalah pernah menjadi sumber informasi yang paling ditunggu dan menjadi idola masyarakat. Kawasan Cikapundung di Kota Bandung menjadi saksi kejayaan surat kabar beberapa dekade ke belakang.

Pada Hari Pers, 9 Februari 2022, Humas Kota Bandung mengunjungi kawasan Cikapundung Timur, tepatnya Jalan Dr. Ir. Soekarno. Sejak 1970-an, sepanjang jalan ini, hingga Jalan Banceuy menjadi salah satu pusat distribusi surat kabar di Kota Bandung.

Di tempat ini, aneka surat kabar dalam bentuk koran, majalah, tabloid, masih cukup lengkap dijual. Setidaknya untuk skala satu Kota Bandung, kawasan ini yang menjual surat kabar dengan variasi media terbanyak. Jadi, jika anda mencari surat kabar yang tidak dijumpai di pedagang koran eceran, boleh jadi anda akan menemukannya di sini.

Sejak pukul 04.00 WIB, hiruk pikuk sudah mulai terasa di kawasan ini. Para loper (pengantar) koran nampak berdatangan. Dengan menggunakan sepeda motor yang sudah dipasangi tas khusus di bagian jok belakang, loper-loper koran ini bersiap mengambi koran-koran dari agen untuk dijual sepagi mungkin.

Setidaknya, di tengah gempuran media online atau daring dan teknologi, potret tersebut masih dijumpai hari ini. Walau konon tak sepadat dulu, masih ada kesibukan sejak pukul empat dinihari di tempat ini.

Mamay, penjual kopi dan gorengan di kawasan ini mengenang keriuhan tersebut. Hampir 30 tahun, wanita yang tinggal di Jalan Pangarang ini berjualan di Cikapundung.

“Segini mah sepi banget atuh. Enggak sampai 10 kali lipatnya (dulu suasananya sangat ramai),” ungkap Mamay sembari melayani pembeli di lapaknya.

Sipenmaru atau Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang kini dikenal dengan SNMPTN atau SBMPTN adalah momentum yang tidak terlupakan buat Mamay. Saat itu, mahasiswa yang mendaftar ke perguruan tinggi negeri sudah mengantre sejak pukul 11 malam.

“Kalau sekarang sih enggak tahu itu diumuminnya di mana,” ucap wanita yang sampai sekarang mengaku tak menggunakan gawai tersebut.

Kenangan yang diakui Mamay sudah punah ialah kehadiran surat kabar edisi sore. Dua puluh tahun lalu, suasana di Cikapundung bahkan masih ramai hingga sore hari. Agen koran biasanya akan mendapat kiriman koran sore dari beberapa media cetak yang mengeluarkannya.

Aktivitas di kawasan ini diakui Mamay sangat menguntungkan bagi usaha yang dijalankannya. Para loper koran, pemilik agen, hingga pembeli koran biasanya akan mampir dan jajan di lapak Mamay.

“Kalau sekarang sih jam tujuh pagi sudah bubar, sudah dirapikan kembali,” ungkapnya.

Bersaing dengan Daring Kisah klasik di Cikapundung tersebut nampaknya harus rela tergerus gempuran teknologi. Sejak era konvergensi media cetak ke daring dekade 2010, penyusutan omzet mulai dirasakan para agen koran di Cikapundung.

Eneng misalnya. Wanita yang tinggal di Sukajadi ini sudah menjadi agen koran sejak akhir dekade 90-an. Ia mengaku omzet yang didapatnya menurun hingga 10 kali lipat dibanding 20 tahun silam.

Ia ditemani seorang putrinya saat menjaga agen koran. Ia sibuk melayani pesanan koran dari loper-loper yang membeli koran dari lapaknya.

“Dulu itu bisa sampai 15 juta per-hari (hasil penjualan). Sekarang sih sekitar 1,5 juta saja,” ungkapnya.

Bila dipukul rata, awal dekade 2000-an, dalam sehari Eneng bisa menjual hingga 1.500 eksemplar koran. Jumlah itu menyusut hingga sekitar 180 eksemplar saja di tahun 2022.

“Tapi mau bagaimanapun, kehadiran teknologi enggak bisa ditolak. Mungkin sekarang kebiasaan orang sudah bergeser,” ucap Eneng.

Masih Ada Pembeli Kendati jumlah penjualannya menyusut jauh, tetapi para agen koran dan loper menyebut surat kabar masih punya segmen pembeli. Koko selaku pemilik agen koran mengakui hal tersebut.

Saat ditanya ketersediaan surat kabar media tertentu, ia menjelaskan ada surat kabar yang memang dijual untuk segmen pembeli umum. Namun ada pula surat kabar yang hanya dijual kepada mereka yang berlangganan.

“Biasanya kantor-kantor dan beberapa rumah di kawasan tertentu masih pesan. Enggak banyak lagi, tapi masih cukup,” terang Koko.

Selain Koko, masih ada Agus Mulyana. Pria yang berprofesi sebagai loper koran ini mengaku jika surat kabar yang diantarnya belum sepenuhnya kehilangan pembeli.

“Tiap hari mengantar koran. Waktu adzan Subuh, saya sudah ada di sini. Karena memang harus pagi kan,” ucap pria yang sudah menekuni profesi ini sejak 1993.

Saat membawa dan mengantar koran, Agus membawa sekitar 120 eksemplar koran dari empat media nasional dan lokal yang cukup mainstream. Keempatnya menurut Agus masih punya banyak pembeli.

“Enggak bisa dibandingin sama dulu. Tapi kalau ukurannya sekarang orang pada pindah ke online, bisa bawa sebanyak ini (eksemplar koran) dan laku, itu sudah cukup bagus penjualannya,” terang Agus.

Meski sebagian besar akses pemberitaan sudah bergeser ke dunia maya, tetapi tak bisa dipungkiri, media cetak pernah jadi nomor satu di hati para pembaca.

Di tengah kemudahan mengakses informasi, tak ada salahnya mengenang masa lampau dengan berkunjung dan membeli surat kabar di sini.

Untuk anda yang mencari surat kabar di Cikapundung, sebaiknya datang di antara pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Setelah membeli koran, anda bisa membacanya sembari menikmati suasana pagi di Kota Bandung, tepatnya di Cikapundung Riverspot. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung menargetkan vaksinasi ketiga atau booster mencapai 50 persen pada Akhir Agustus mendatang. Saat ini, vaksinasi ketiga baru mencapai 35,07 persen. “Masih ada jeda waktu 10 hari untuk kita melakukan penanganan jelang Iduladha. Targetnya, di akhir bulan Agustus kita bisa mencapai 50 persen untuk vaksin dosis III,” ujar Ketua […]

  • Ahli Hukum Margarito Sebut Penetapan Tersangka Dadan Tri Yudianto Cacat Hukum

    Ahli Hukum Margarito Sebut Penetapan Tersangka Dadan Tri Yudianto Cacat Hukum

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Ahli hukum Dr. Margarito Kamis, S.H., M.Hum ikut menyoroti praperadilan yang diajukan oleh eks Komisaris Independen PT Wika Beton, Dadan Tri Yudianto. Margarito menilai penetapan tersangka oleh KPK terhadap Dadan Tri Yudianto tidak tepat. Margarito sendiri pernah hadir sebagai saksi ahli dalam sidang praperadilan Dadan, Kamis, 22 Juni 2023. “Saya berpendapat ada […]

  • Caleg Petahana, Thoriqoh Kembali Melenggang ke DPRD Jabar

    Caleg Petahana, Thoriqoh Kembali Melenggang ke DPRD Jabar

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Nama Thoriqoh Nashrullah Fitriyah, ST.,ME.,Sy, adalah caleg peratahana dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang, dipastikan kembali menduduki kursi anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2024-2029. Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung ini memiliki suara tunggi yakni 58.549. Sedangkan yang berada di bawahnya , Nisya Ahmad mendapatkan suara sebanyak 50.422, tertinggal sebanyak 8.073 […]

  • Komisi D Bersama Dispora, Perbasi, KONI, dan klub The Walrus Basketball Audiensi Terkait Aturan Kompetisi Bola Basket

    Komisi D Bersama Dispora, Perbasi, KONI, dan klub The Walrus Basketball Audiensi Terkait Aturan Kompetisi Bola Basket

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi D DPRD Kota Bandung bersama Dispora, Perbasi, KONI, dan klub The Walrus Basketball melakukan audiensi untuk membahas peraturan yang tidak memperbolehkan anak di bawah umur 17 tahun yang bukan berdomisili dari Kota Bandung mengikuti kompetisi. Audiensi ini dilaksanakan di ruang rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat (22/4/2022). Pihak yang melaporkan […]

  • Demo Massa di Depan Grahadi Surabaya Memanas, Polisi Siaga Penuh Antisipasi Kerusuhan Susulan

    Demo Massa di Depan Grahadi Surabaya Memanas, Polisi Siaga Penuh Antisipasi Kerusuhan Susulan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Surabaya || MBInews.id – Aksi unjuk rasa bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, berakhir ricuh pada Jumat (26/06/2026) petang. Kerusuhan terjadi setelah situasi yang sebelumnya berlangsung tertib berubah memanas menjelang malam, ditandai dengan aksi perusakan fasilitas publik dan pelemparan benda ke arah kompleks Grahadi. Aksi yang mengatasnamakan “Warga Surabaya Turun ke […]

  • Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang bulan Maret 2023, sebanyak 29 aduan masyarakat masuk ke dalam aplikasi Sukabumi Participatory Responder (Super) Kota Sukabumi. Hampir sebagian besar aduan masyarakat yang masuk, rata-rata terpaut keluhan terhadap fasilitas umum. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, dari seluruh aduan masyarakat yang masuk ke dalam aplikasi […]

expand_less