Breaking News
Trending Tags

Cikapundung, Sumber Distribusi Media Cetak Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Surat kabar atau koran dan majalah pernah menjadi sumber informasi yang paling ditunggu dan menjadi idola masyarakat. Kawasan Cikapundung di Kota Bandung menjadi saksi kejayaan surat kabar beberapa dekade ke belakang.

Pada Hari Pers, 9 Februari 2022, Humas Kota Bandung mengunjungi kawasan Cikapundung Timur, tepatnya Jalan Dr. Ir. Soekarno. Sejak 1970-an, sepanjang jalan ini, hingga Jalan Banceuy menjadi salah satu pusat distribusi surat kabar di Kota Bandung.

Di tempat ini, aneka surat kabar dalam bentuk koran, majalah, tabloid, masih cukup lengkap dijual. Setidaknya untuk skala satu Kota Bandung, kawasan ini yang menjual surat kabar dengan variasi media terbanyak. Jadi, jika anda mencari surat kabar yang tidak dijumpai di pedagang koran eceran, boleh jadi anda akan menemukannya di sini.

Sejak pukul 04.00 WIB, hiruk pikuk sudah mulai terasa di kawasan ini. Para loper (pengantar) koran nampak berdatangan. Dengan menggunakan sepeda motor yang sudah dipasangi tas khusus di bagian jok belakang, loper-loper koran ini bersiap mengambi koran-koran dari agen untuk dijual sepagi mungkin.

Setidaknya, di tengah gempuran media online atau daring dan teknologi, potret tersebut masih dijumpai hari ini. Walau konon tak sepadat dulu, masih ada kesibukan sejak pukul empat dinihari di tempat ini.

Mamay, penjual kopi dan gorengan di kawasan ini mengenang keriuhan tersebut. Hampir 30 tahun, wanita yang tinggal di Jalan Pangarang ini berjualan di Cikapundung.

“Segini mah sepi banget atuh. Enggak sampai 10 kali lipatnya (dulu suasananya sangat ramai),” ungkap Mamay sembari melayani pembeli di lapaknya.

Sipenmaru atau Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang kini dikenal dengan SNMPTN atau SBMPTN adalah momentum yang tidak terlupakan buat Mamay. Saat itu, mahasiswa yang mendaftar ke perguruan tinggi negeri sudah mengantre sejak pukul 11 malam.

“Kalau sekarang sih enggak tahu itu diumuminnya di mana,” ucap wanita yang sampai sekarang mengaku tak menggunakan gawai tersebut.

Kenangan yang diakui Mamay sudah punah ialah kehadiran surat kabar edisi sore. Dua puluh tahun lalu, suasana di Cikapundung bahkan masih ramai hingga sore hari. Agen koran biasanya akan mendapat kiriman koran sore dari beberapa media cetak yang mengeluarkannya.

Aktivitas di kawasan ini diakui Mamay sangat menguntungkan bagi usaha yang dijalankannya. Para loper koran, pemilik agen, hingga pembeli koran biasanya akan mampir dan jajan di lapak Mamay.

“Kalau sekarang sih jam tujuh pagi sudah bubar, sudah dirapikan kembali,” ungkapnya.

Bersaing dengan Daring Kisah klasik di Cikapundung tersebut nampaknya harus rela tergerus gempuran teknologi. Sejak era konvergensi media cetak ke daring dekade 2010, penyusutan omzet mulai dirasakan para agen koran di Cikapundung.

Eneng misalnya. Wanita yang tinggal di Sukajadi ini sudah menjadi agen koran sejak akhir dekade 90-an. Ia mengaku omzet yang didapatnya menurun hingga 10 kali lipat dibanding 20 tahun silam.

Ia ditemani seorang putrinya saat menjaga agen koran. Ia sibuk melayani pesanan koran dari loper-loper yang membeli koran dari lapaknya.

“Dulu itu bisa sampai 15 juta per-hari (hasil penjualan). Sekarang sih sekitar 1,5 juta saja,” ungkapnya.

Bila dipukul rata, awal dekade 2000-an, dalam sehari Eneng bisa menjual hingga 1.500 eksemplar koran. Jumlah itu menyusut hingga sekitar 180 eksemplar saja di tahun 2022.

“Tapi mau bagaimanapun, kehadiran teknologi enggak bisa ditolak. Mungkin sekarang kebiasaan orang sudah bergeser,” ucap Eneng.

Masih Ada Pembeli Kendati jumlah penjualannya menyusut jauh, tetapi para agen koran dan loper menyebut surat kabar masih punya segmen pembeli. Koko selaku pemilik agen koran mengakui hal tersebut.

Saat ditanya ketersediaan surat kabar media tertentu, ia menjelaskan ada surat kabar yang memang dijual untuk segmen pembeli umum. Namun ada pula surat kabar yang hanya dijual kepada mereka yang berlangganan.

“Biasanya kantor-kantor dan beberapa rumah di kawasan tertentu masih pesan. Enggak banyak lagi, tapi masih cukup,” terang Koko.

Selain Koko, masih ada Agus Mulyana. Pria yang berprofesi sebagai loper koran ini mengaku jika surat kabar yang diantarnya belum sepenuhnya kehilangan pembeli.

“Tiap hari mengantar koran. Waktu adzan Subuh, saya sudah ada di sini. Karena memang harus pagi kan,” ucap pria yang sudah menekuni profesi ini sejak 1993.

Saat membawa dan mengantar koran, Agus membawa sekitar 120 eksemplar koran dari empat media nasional dan lokal yang cukup mainstream. Keempatnya menurut Agus masih punya banyak pembeli.

“Enggak bisa dibandingin sama dulu. Tapi kalau ukurannya sekarang orang pada pindah ke online, bisa bawa sebanyak ini (eksemplar koran) dan laku, itu sudah cukup bagus penjualannya,” terang Agus.

Meski sebagian besar akses pemberitaan sudah bergeser ke dunia maya, tetapi tak bisa dipungkiri, media cetak pernah jadi nomor satu di hati para pembaca.

Di tengah kemudahan mengakses informasi, tak ada salahnya mengenang masa lampau dengan berkunjung dan membeli surat kabar di sini.

Untuk anda yang mencari surat kabar di Cikapundung, sebaiknya datang di antara pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Setelah membeli koran, anda bisa membacanya sembari menikmati suasana pagi di Kota Bandung, tepatnya di Cikapundung Riverspot. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Raih Penghargaan Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022

    bank bjb Raih Penghargaan Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – bank bjb meraih penghargaan 3rd Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022 (Millenial’s Choice) karena berkontribusi dan berinovasi dalam ranah digital Indonesia, dan kepada Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dianugerahi 2022 Most Popular Financial CEO’s Awards dalam ajang The Iconomics Research & Conculting, yang diselenggarakan hybrid (offline & online) pada […]

  • Ungkap Tabir Hilangnya Jelita Duha, DPRD Sumut  Thomas Dachi Minta Polda Bantu Polres Nisel

    Ungkap Tabir Hilangnya Jelita Duha, DPRD Sumut Thomas Dachi Minta Polda Bantu Polres Nisel

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MEDAN, MBINews.id – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Thomas Dachi, SH meminta Kepolisian Provinsi Sumatera Utara (Poldasu) untuk membantu Polres Nias Selatan (Nisel) membuka tabir hilangnya anak perempuan bernama Jelita Duha (2), yang dikatakan hilang di Desa Who, Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan pada pekan lalu. “Poldasu harus membantu polres Nisel dalam mengungkap masalah tersebut, […]

  • Wali Kota Sukabumi Buka Turnamen PTMSI Cup 2025

    Wali Kota Sukabumi Buka Turnamen PTMSI Cup 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Turnamen tenis meja PTMSI Cup 2025 resmi dimulai. Gelaran bergengsi tingkat regional ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, pada Jumat (05/09/2025). Ajang yang diikuti oleh 400 peserta dari berbagai daerah di wilayah Bogor tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dalam sambutannya, Ayep menegaskan komitmen pemerintah daerah […]

  • Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca mengundurkan diri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukmansyah yang juga mantan Ketua Fraksi PKS pada DPRD Kota Sukabumi saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi. Pasalnya, proses pergantian antar waktu (PAW) dirinya setelah mengundurkan diri dan bergabung ke Partai Demokrat, saat ini masih dalam proses di Dewan Pengurus Pusat […]

  • Permudah Pelayanan NIB, Pemkot Sukabumi Dorong Kemajuan UMKM

    Permudah Pelayanan NIB, Pemkot Sukabumi Dorong Kemajuan UMKM

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemkot Sukabumi terus mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya, dengan memberikan kemudahan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi mereka. “Komitmen Pemkot Sukabumi mendorong tumbuh kembang UMKM yang mengalami peningkatan jumlah dimasa pandemi covid – 19. Keberadaan UMKM yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, perlu terus dikembangkan salah satunya melalui […]

  • MK Tolak Gugatan Paslon 1, Pasangan Bupati Terpilih DS – Sahrul Akan Ditetapkan KPU

    MK Tolak Gugatan Paslon 1, Pasangan Bupati Terpilih DS – Sahrul Akan Ditetapkan KPU

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina-Usman Sayogi dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati Bandung Tahun 2020. Hal itu diputuskan berdasar putusan MK nomor 46/PHP.BUP-XIX/2021, dalam sidang pengucapan putusan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (18/3/21). Dalam amar putusannya, majelis […]

expand_less