Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dewan Dorong Sinergi Multihelix dalam Upaya Eliminasi TBC Tahun 2030 di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan target eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.

Hal tersebut ia sampaikan pada paparannya sebagai narasumber dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Program Penanggulangan TBC Kota Bandung, di Hotel UTC Dago, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Menurut Iman, TBC memiliki dampak multidimensional selain aspek medis. Penyakit ini juga berpengaruh pada aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek pembangunan.

Sehingga, dalam upaya penanggulangan TBC dibutuhkan peran koordinasi dan kolaborasi multisektoral kedinasan dengan melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta unsur kewilayahan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

“Penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara instan. Kita harus memulainya dari langkah promotif dan edukatif kepada masyarakat. Karena ketika seseorang terjangkit TBC, ia berpotensi menularkan penyakit ini kepada keluarga dan bahkan ke masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Iman menuturkan, berdasarkan data evaluasi Dinas Kesehatan tahun 2023, tercatat 63 orang positif TBC dari sekitar 200 orang suspek di wilayah Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung.

Sedangkan, secara nasional, setiap lima tahun rata-rata dua orang meninggal akibat TBC. Kondisi ini menunjukkan bahwa TBC masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bandung.

Iman menilai, upaya edukasi harus menjadi garda terdepan dalam penanganan TBC. Selain itu, perhatian juga perlu diberikan kepada masyarakat yang telah terinfeksi, terutama terkait aspek sosial dan ekonomi.

“Ketika seseorang sakit TBC, pengobatannya harus dijalani selama enam bulan. Jika tidak tuntas, dapat menimbulkan resistensi obat dan harus mengulang dari awal. Ini tentu berdampak besar pada kondisi ekonomi dan sosial pasien. Karena itu, kolaborasi antara Dinsos, Dinkes, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iman menekankan bahwa penanganan TBC tidak cukup hanya mengandalkan peran pemerintah semata. Diperlukan sinergi multihelix, yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan atau akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga masyarakat.

“Urusan kesehatan bukan hanya milik pribadi, tapi milik kita bersama. Kalau Kota Bandung ingin sehat, maka seluruh unsur harus bergerak. Tahun depan, semua pengurus RW, kader, dan masyarakat harus ikut melakukan screening sejak dini untuk meminimalisir penularan,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang kuat antarinstansi agar tidak terjadi ego sektoral dalam penanganan TBC.

“Ada keluhan dari Dinas Sosial yang belum memiliki ruang isolasi atau dokter pendamping, padahal itu bersinggungan dengan kewenangan Dinas Kesehatan. Ini menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih solid. Dan dalam hal ini panglimanya harus wali kota langsung, agar sinergi lintas sektor benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.

Iman menambahkan, DPRD Kota Bandung akan terus mendorong penguatan kebijakan dan alokasi anggaran dalam upaya penanggulangan TBC, baik pada aspek promotif, preventif, maupun kuratif.

Selain itu, arah kebijakan dan rekomdasi DPRD Kota Bandung yaitu, penguatan koordinasi lintas OPD melalui forum PTBC Kota Bandung, integrasi program penanggulangan TBC dalam RKPD dan APBD Kota Bandung, mendorong public private partnership dalam sektor kesehatan, dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan dan para kader.

Dengan demikian, diharapkan segera dibentuk penguatan data kesehatan Bandung sebagai basis kebijakan, digitalisasi pelacakan kasus dan pelaporan penhobatan, dan integrasi dengan smart city ecosystem untuk monitoring dan evaluasi.

“Semoga tidak terjadi kejadian luar biasa (KLB) di Kota Bandung. Namun yang terpenting, kita harus memiliki semangat bersama bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan edukasi dan sosialisasi yang terus dilakukan, saya yakin kita bisa mencapai target eliminasi TBC tahun 2030,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi DPRD Jabar Mahasiwa UPI Pelajari Dunia Parlemen hingga Pendidikan

    Kunjungi DPRD Jabar Mahasiwa UPI Pelajari Dunia Parlemen hingga Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc menerima kunjungan Dewan Perwakilan Mahasiswa, Keluarga Mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (DPM Kema FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Abdul Hadi Wijaya mengapresiasi kunjungan DPM Kema FPEB yang bertema Parliamentary Education, membahas terkait parlemen khususnya tugas dan fungsi DPRD Jawa […]

  • Laga Persib  VS Bhayangkara FC, Polisi Akan Tindak Tegas  Suporter Yang Nekat Bawa Flare

    Laga Persib VS Bhayangkara FC, Polisi Akan Tindak Tegas Suporter Yang Nekat Bawa Flare

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pihak kepolisian mengimbau para suporter yang akan menyaksikan laga lanjutan Liga 1 Persib Bandung vs Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jabar, Minggu 30 Juni 2019 agar tak membawa flare ke stadion. Jika ada yang nekat bawa flare, polisi akan menindak tegas. Menurut Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres […]

  • Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan, jika peranya sebagai Wali Kota bukan lagi sebagai pekerja, melainkan sebagai pelayan masyarakat. “Saya masuk ke dunia politik dan menjadi Wali Kota bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Jika masih ada kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial yang tinggi, maka itu bukan hanya masalah masyarakat, tapi juga kegagalan kita […]

  • Dengan Penguatan Surveilans Gizi, Upaya Pemkot Sukabumi Tekan Angka Stunting

    Dengan Penguatan Surveilans Gizi, Upaya Pemkot Sukabumi Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dengan penguatan surveilans gizi, merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam menekan angka stunting. Meskpun saat ini, adanya penurunan angka stunting di Kota Sukabumi dari 5,9 persen pada Agustus 2021, menjadi 4,03 persen di Agutus 2022. Baca Juga:https://mbinews.id/2022/06/24/wakil-wali-kota-sukabumi-hadiri-rapat-koordinasi-penurunan-stunting/ “Pemkot terus berusaha menekan angak stunting. Dan salah bentuknya denegan penguatan surveilans gizi,”ujar […]

  • Indag Jabar Bekerja Sama Dengan MKP UNPAD Gelar Webinar “AKB Dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat”

    Indag Jabar Bekerja Sama Dengan MKP UNPAD Gelar Webinar “AKB Dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat”

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Webinar Kesiapan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat pada Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat atas Inisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dengan Magister Kebijakan Publik UNPAD di jalanAsia Afrika No.146, Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu, (8/7/2020) Untuk semakin maksimal dalam penetapan protokol pasar rakyat mengenai Adaptasi […]

  • Pembangunan Teras Cihampelas Tahap 2 Selesai September 2023

    Pembangunan Teras Cihampelas Tahap 2 Selesai September 2023

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melanjutkan pembangunan Teras Cihampelas. Rencananya rampung pada September mendatang. Hal ini diungkapkan Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau progres pembangunan Skywalk tersebut. Ema optimis jika pembangunan berjalan baik dan akan kembali mengundang pengunjung. Sehingga Teras Cihampelas akan kembali beraktivitas. Lebih jauh Plh Walikota Bandung mengatakan ,dalam […]

expand_less