Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dewan Dorong Sinergi Multihelix dalam Upaya Eliminasi TBC Tahun 2030 di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan target eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.

Hal tersebut ia sampaikan pada paparannya sebagai narasumber dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Program Penanggulangan TBC Kota Bandung, di Hotel UTC Dago, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Menurut Iman, TBC memiliki dampak multidimensional selain aspek medis. Penyakit ini juga berpengaruh pada aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek pembangunan.

Sehingga, dalam upaya penanggulangan TBC dibutuhkan peran koordinasi dan kolaborasi multisektoral kedinasan dengan melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta unsur kewilayahan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

“Penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara instan. Kita harus memulainya dari langkah promotif dan edukatif kepada masyarakat. Karena ketika seseorang terjangkit TBC, ia berpotensi menularkan penyakit ini kepada keluarga dan bahkan ke masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Iman menuturkan, berdasarkan data evaluasi Dinas Kesehatan tahun 2023, tercatat 63 orang positif TBC dari sekitar 200 orang suspek di wilayah Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung.

Sedangkan, secara nasional, setiap lima tahun rata-rata dua orang meninggal akibat TBC. Kondisi ini menunjukkan bahwa TBC masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bandung.

Iman menilai, upaya edukasi harus menjadi garda terdepan dalam penanganan TBC. Selain itu, perhatian juga perlu diberikan kepada masyarakat yang telah terinfeksi, terutama terkait aspek sosial dan ekonomi.

“Ketika seseorang sakit TBC, pengobatannya harus dijalani selama enam bulan. Jika tidak tuntas, dapat menimbulkan resistensi obat dan harus mengulang dari awal. Ini tentu berdampak besar pada kondisi ekonomi dan sosial pasien. Karena itu, kolaborasi antara Dinsos, Dinkes, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iman menekankan bahwa penanganan TBC tidak cukup hanya mengandalkan peran pemerintah semata. Diperlukan sinergi multihelix, yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan atau akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga masyarakat.

“Urusan kesehatan bukan hanya milik pribadi, tapi milik kita bersama. Kalau Kota Bandung ingin sehat, maka seluruh unsur harus bergerak. Tahun depan, semua pengurus RW, kader, dan masyarakat harus ikut melakukan screening sejak dini untuk meminimalisir penularan,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang kuat antarinstansi agar tidak terjadi ego sektoral dalam penanganan TBC.

“Ada keluhan dari Dinas Sosial yang belum memiliki ruang isolasi atau dokter pendamping, padahal itu bersinggungan dengan kewenangan Dinas Kesehatan. Ini menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih solid. Dan dalam hal ini panglimanya harus wali kota langsung, agar sinergi lintas sektor benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.

Iman menambahkan, DPRD Kota Bandung akan terus mendorong penguatan kebijakan dan alokasi anggaran dalam upaya penanggulangan TBC, baik pada aspek promotif, preventif, maupun kuratif.

Selain itu, arah kebijakan dan rekomdasi DPRD Kota Bandung yaitu, penguatan koordinasi lintas OPD melalui forum PTBC Kota Bandung, integrasi program penanggulangan TBC dalam RKPD dan APBD Kota Bandung, mendorong public private partnership dalam sektor kesehatan, dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan dan para kader.

Dengan demikian, diharapkan segera dibentuk penguatan data kesehatan Bandung sebagai basis kebijakan, digitalisasi pelacakan kasus dan pelaporan penhobatan, dan integrasi dengan smart city ecosystem untuk monitoring dan evaluasi.

“Semoga tidak terjadi kejadian luar biasa (KLB) di Kota Bandung. Namun yang terpenting, kita harus memiliki semangat bersama bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan edukasi dan sosialisasi yang terus dilakukan, saya yakin kita bisa mencapai target eliminasi TBC tahun 2030,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Wali Kota Sukabumi Pada Hari Guru: Guru Digugu dan Ditiru, Berikanlah Contoh Terbaik

    Pesan Wali Kota Sukabumi Pada Hari Guru: Guru Digugu dan Ditiru, Berikanlah Contoh Terbaik

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meski masih dalam masa pandemi Covid-19 dan juga masa penerapan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II di Kota Sukabumi, namun peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI ke-76, tetap berjalan khidmat dan tentunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Kamis (25/11/2021). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri acara yang berlangsung di Aula […]

  • PTM Di Kota Bandung Tetap Berjalan

    PTM Di Kota Bandung Tetap Berjalan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berjalan lancar. Meski beberapa hari ini kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan, tetapi kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun Pemkot Bandung meminta seluruh stakeholder tetap waspada. “Soal PTM, mulai tes acak. Dilakukan di beberapa sekolah dan hasilnya nol,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali […]

  • Tamansari, Kawasan Integrasi Wisata Halal Kota Bandung

    Tamansari, Kawasan Integrasi Wisata Halal Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – “Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan yang bersamaku ketika sunyi”. Sebuah quote dari Pidi Baiq membawa rasa nyaman saat mengunjungi tempat bernama Bandung. Untuk menambah rasa nyaman dan aman terutama bagi para wisatawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melanjutkan inisiasi zona kuliner halal bersama Komite Nasional […]

  • Yana Mulyana Ajak Warga Gunakan BLT BBM Lebih Produktif

    Yana Mulyana Ajak Warga Gunakan BLT BBM Lebih Produktif

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak seluruh warga untuk tetap tegar menghadapi berbagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Yana juga mengajak seluruh warganya untuk terus ikhtiar bersama dan menguatkan kolaborasi serta gotong-royong dalam menghadapi berbagai kesulitan. Yana mengamu merasakan beratnya kondisi saat ini. Pasalnya di tengah upaya pemulihan berbagai sektor […]

  • BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 394
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mengintensifkan pengawasan terhadap wajib pajak daerah melalui kegiatan uji petik di sektor restoran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan pelaporan omzet serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyetorkan pajak. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, mengatakan uji petik tersebut telah memasuki hari kedua […]

  • Lewat Hari Jadi  ke 60, Wallikota Sukabumi, Berharap BJB Tidak Membuat Kendor Semangat Dalam Melayani Masyarakat

    Lewat Hari Jadi ke 60, Wallikota Sukabumi, Berharap BJB Tidak Membuat Kendor Semangat Dalam Melayani Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Daerah dengan Bank BJB merupakan bagian yang tak bisa terpisahkan, untuk itu harus senantiasa tetap bersinergi dan berkolaborasi dalam memberikan pelayanan perbankan terhadap warga masyarakat. “Jadi tetap harus senantiasa bersinergi, dalam melayani masyarakat,”ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, saat menghadiri syukuran Hari jadi Bank BJB ke -60 di Ruang Pertemuan Bank BJB Perwakilan Sukabumi. […]

expand_less