Breaking News
Trending Tags

Kang Upep: Keberadaan PKL itu Salah Satunya Membantu Pemkot Bandung dalam Hal Pengurangan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai penggerak utama roda ekonomi kota. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) kerap dianggap sebagai salah satu penyebab timbulnya masalah ketertiban, kebersihan, dan kemacetan.

Namun di sisi lain, keberadaannya pun memiliki nilai kebemanfaatan yang luas di antaranya, kontribusi pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan pekerjaan.

Berdasarkan data Kecamatan Gedebage, terdapat lebih dari seribu PKL yang tersebar di empat kelurahan, yakni Cisaranten Kidul, Cimincrang, Rancabolang, dan Rancanumpang yang memerlukan penataan dan pembinaan.

Maka penataan kawasan PKL menjadi hal yang penting, sebagai wujud hadirnya peran serta perhatian Pemerintah Kota Bandung, sekaligus menciptakan citra positif dari Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, S.A.P., yang menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, di Aula Kantor Kecamatan Gede Bage, Kota Bandung, Selasa (14/10/2025).

Asep Sudrajat yang akrab disapa Kang Upep menjelaskan, hadirnya peraturan daerah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan PKL sebagai para pelaku ekonomi yang mandiri.

Sehingga paradigma terhadap keberadaan PKL harus diganti yang sebelumnya adalah upaya pembinaan, sekarang harus dititikberatkan pada penataan dan pemberdayaan.

“Keberadaan PKL itu salah satunya membantu Pemerintah Kota Bandung dalam hal pengurangan angka pengangguran, jadi saya lebih setuju, kalau hadirnya Perda ini justru mampu lebih menata dan memberdayakan mereka,” ujarnya.

Kang Upep menuturkan, saat ini Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota sebagai turunan dari Perda Nomor 11 Tahun 2024. Isinya membahas petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bagi aparatur di kewilayahan untuk melakukan kontrol dan mengatur tentang pemberdayaan PKL.

Pemerintah Kota Bandung pun perlu segera berkomunikasi dan berkolaborasi untuk memfasilitasi pemberdayaan PKL, sehingga dapat menghilangkan citra negatif dari keberadaan PKL selama ini.

“Menjadi sebuah hal yang menarik jika seluruh PKL yang ada di Kecamatan Gede Bage ini bisa diberdayakan. Salah satu upaya positifnya dengan sudah terbentuknya koperasi sebagai wadah yang menaungi para PKL. Hal tersebut menunjukan bahwa citra PKL mulai berubah, sehingga perlu adanya dukungan pemerintah, untuk menjadikannya salah satu daya tarik bagi konsumen dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung,” ucapnya.

Kang Upep berharap, melalui sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2024 dapat menjadi bahan rujukan menuju sebuah langkah positif bagi semua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P., yang juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2024, menjelaskan Kota Bandung sebagai kota kreatif dan kota jasa memiliki karakteristik ekonomi yang sangat bergantung pada sektor pariwisata dan kuliner.

“Pariwisata ini menyumbang sekitar 30 persen PAD Kota Bandung. Bandung dikenal sebagai surga kuliner dengan berbagai jajanan khas yang lahir dari kreativitas masyarakat. Maka PKL adalah jantungnya ekonomi Kota Bandung,” ucapnya.

Meski demikian, pertumbuhan jumlah PKL yang mencapai lebih dari 100.000 orang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah, terutama karena keterbatasan ruang publik dan infrastruktur.

Oleh karena itu, perubahan kebijakan melalui Perda perlu diarahkan agar PKL dapat terus berdaya tanpa mengganggu keteraturan kota.

“Maka Pemerintah Kota Bandung di kelurahan dan kecamatan perlu melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan kejelasan lokasi dan status para PKL. Zona usaha akan dibagi menjadi area yang diperbolehkan, terbatas, dan terlarang,” tuturnya.

Di samping itu, para PKL perlu difasilitasi untuk mendapatkan perizinan resmi dan legalitas usaha yang jelas, sehingga posisi mereka lebih terlindungi. Termasuk dibukanya akses permodalan, pelatihan usaha, serta fasilitasi kemudahan perizinan melalui Dinas UMKM.

Di era digitalisasi usaha saat ini, PKL pun perlu mendapatkan pelatihan e-commerce atau pemasaran digital, untuk membantu PKL dapat naik kelas dan tetap produktif di era digital.

“PKL bukan masalah kota, tapi bagian dari ekosistem ekonomi rakyat. Jika ditata dengan hati dan diberdayakan dengan strategi, PKL Kota Bandung akan naik kelas, bahkan bisa mendunia,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Guru Besar Emeritus Geologi Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, R.P Koesoemadinata mengatakan, artefak yang ditemukan di timur laut Bandung, seperti serpihan batu obsidian, alat batu terpoles, dan tembikar, menunjukkan keberadaan peradaban yang telah ada sejak zaman Neolitikum hingga sekitar 300 tahun yang lalu. Temuan ini menegaskan bahwa leluhur Ki Sunda […]

  • Tingkatkan Sinergitas dengan Mitra Kerja, BJb gelar Trofeo Minisoccer

    Tingkatkan Sinergitas dengan Mitra Kerja, BJb gelar Trofeo Minisoccer

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Laga persahabatan sepakbola di Lapang Minisoccer Goalpara, antara tim Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank BJB Sukabumi dengan tim Jurnalis Sukabumi dan tim BPKPD Kota Sukabumi, menjadi ajang penguatan sinergitas Bank BJB dengan mitra kerjanya. “Menjalin kerjasama dengan mitra kerja bukan hanya di kantor saja, di luar kantor juga bisa kita lakukan salah […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Raih Juara I PPD 2022 Jawa Barat

    Pemerintah Kota Sukabumi Raih Juara I PPD 2022 Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menerima penghargaan bergengsi. Kali ini, setelah berhasil menyabet predikat sebagai juara terbaik pertama dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022 tingkat Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi terpilih sebagai perwakilan kota mewakili Provinsi Jawa Barat pada penilaian PPD tingkat nasional tahun 2023. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menerima penghargaan […]

  • Perjalanan ke 50 tahun,  Otsuka Group Luncurkan Program “Mental Ease at Workplaces”

    Perjalanan ke 50 tahun, Otsuka Group Luncurkan Program “Mental Ease at Workplaces”

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam rangka merayakan 50 tahun kiprahnya di Indonesia, Otsuka Group secara resmi meluncurkan program Mental Ease at Workplaces, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara mental serta mendukung penghapusan stigma terhadap isu kesehatan mental di tempat kerja. Program ini menjadi komitmen jangka panjang Otsuka Group dalam bidang keberlanjutan sumber daya […]

  • Bersama Wali Kota Bandung, Anggota Dewan Dapil 1 Hadiri Siskamling Kesiapsiagaan Bencana di Cibeunying Kaler

    Bersama Wali Kota Bandung, Anggota Dewan Dapil 1 Hadiri Siskamling Kesiapsiagaan Bencana di Cibeunying Kaler

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Dudy Himawan, S.H., dan Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menghadiri kegiatan Siskamling Kesiapsiagaan Bencana bersama Wali Kota Bandung, di Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri pula oleh jajaran Forkopimda, aparat kewilayahan, serta masyarakat […]

  • Dikabarkan Hilang, Anak Eva Arnaz di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

    Dikabarkan Hilang, Anak Eva Arnaz di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sempat geger di media sosial, unggahan dari seorang netizen di grup media Sukabumi Facebook, mengabarkan bahwa adanya anak yang terpisah dari orang tuanya, Kamis (18/11/2021). Azizah (3) ditemukan di sekitar wilayah Kampung Babakan Garung, kecamatan Gunungpuyuh. Atas inisiatif warga sekitar, anak tersebut diantarkan ke kantor Polsek Gunungpuyuh. “Tadi ada seorang warga yang […]

expand_less