Breaking News
Trending Tags

Kang Upep: Keberadaan PKL itu Salah Satunya Membantu Pemkot Bandung dalam Hal Pengurangan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai penggerak utama roda ekonomi kota. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) kerap dianggap sebagai salah satu penyebab timbulnya masalah ketertiban, kebersihan, dan kemacetan.

Namun di sisi lain, keberadaannya pun memiliki nilai kebemanfaatan yang luas di antaranya, kontribusi pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan pekerjaan.

Berdasarkan data Kecamatan Gedebage, terdapat lebih dari seribu PKL yang tersebar di empat kelurahan, yakni Cisaranten Kidul, Cimincrang, Rancabolang, dan Rancanumpang yang memerlukan penataan dan pembinaan.

Maka penataan kawasan PKL menjadi hal yang penting, sebagai wujud hadirnya peran serta perhatian Pemerintah Kota Bandung, sekaligus menciptakan citra positif dari Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, S.A.P., yang menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, di Aula Kantor Kecamatan Gede Bage, Kota Bandung, Selasa (14/10/2025).

Asep Sudrajat yang akrab disapa Kang Upep menjelaskan, hadirnya peraturan daerah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan PKL sebagai para pelaku ekonomi yang mandiri.

Sehingga paradigma terhadap keberadaan PKL harus diganti yang sebelumnya adalah upaya pembinaan, sekarang harus dititikberatkan pada penataan dan pemberdayaan.

“Keberadaan PKL itu salah satunya membantu Pemerintah Kota Bandung dalam hal pengurangan angka pengangguran, jadi saya lebih setuju, kalau hadirnya Perda ini justru mampu lebih menata dan memberdayakan mereka,” ujarnya.

Kang Upep menuturkan, saat ini Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota sebagai turunan dari Perda Nomor 11 Tahun 2024. Isinya membahas petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bagi aparatur di kewilayahan untuk melakukan kontrol dan mengatur tentang pemberdayaan PKL.

Pemerintah Kota Bandung pun perlu segera berkomunikasi dan berkolaborasi untuk memfasilitasi pemberdayaan PKL, sehingga dapat menghilangkan citra negatif dari keberadaan PKL selama ini.

“Menjadi sebuah hal yang menarik jika seluruh PKL yang ada di Kecamatan Gede Bage ini bisa diberdayakan. Salah satu upaya positifnya dengan sudah terbentuknya koperasi sebagai wadah yang menaungi para PKL. Hal tersebut menunjukan bahwa citra PKL mulai berubah, sehingga perlu adanya dukungan pemerintah, untuk menjadikannya salah satu daya tarik bagi konsumen dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung,” ucapnya.

Kang Upep berharap, melalui sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2024 dapat menjadi bahan rujukan menuju sebuah langkah positif bagi semua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P., yang juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2024, menjelaskan Kota Bandung sebagai kota kreatif dan kota jasa memiliki karakteristik ekonomi yang sangat bergantung pada sektor pariwisata dan kuliner.

“Pariwisata ini menyumbang sekitar 30 persen PAD Kota Bandung. Bandung dikenal sebagai surga kuliner dengan berbagai jajanan khas yang lahir dari kreativitas masyarakat. Maka PKL adalah jantungnya ekonomi Kota Bandung,” ucapnya.

Meski demikian, pertumbuhan jumlah PKL yang mencapai lebih dari 100.000 orang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah, terutama karena keterbatasan ruang publik dan infrastruktur.

Oleh karena itu, perubahan kebijakan melalui Perda perlu diarahkan agar PKL dapat terus berdaya tanpa mengganggu keteraturan kota.

“Maka Pemerintah Kota Bandung di kelurahan dan kecamatan perlu melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan kejelasan lokasi dan status para PKL. Zona usaha akan dibagi menjadi area yang diperbolehkan, terbatas, dan terlarang,” tuturnya.

Di samping itu, para PKL perlu difasilitasi untuk mendapatkan perizinan resmi dan legalitas usaha yang jelas, sehingga posisi mereka lebih terlindungi. Termasuk dibukanya akses permodalan, pelatihan usaha, serta fasilitasi kemudahan perizinan melalui Dinas UMKM.

Di era digitalisasi usaha saat ini, PKL pun perlu mendapatkan pelatihan e-commerce atau pemasaran digital, untuk membantu PKL dapat naik kelas dan tetap produktif di era digital.

“PKL bukan masalah kota, tapi bagian dari ekosistem ekonomi rakyat. Jika ditata dengan hati dan diberdayakan dengan strategi, PKL Kota Bandung akan naik kelas, bahkan bisa mendunia,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas Dan Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Raja Salman

    Baznas Dan Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Raja Salman

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bantuan dari Pemerintah Arab Saudi. Bantuan terdiri dari 100 paket sembako. Paket yang dibagikan berupa beras 20 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, tepung terigu 2 kg, sarden 2 kaleng, kecap dan sambal 1 botol, garam […]

  • Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan e-Retribusi untuk Digitalisasi Pendapatan

    Bapenda Kabupaten Bandung Luncurkan e-Retribusi untuk Digitalisasi Pendapatan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam era digital yang semakin berkembang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung mengambil langkah berani dengan meluncurkan aplikasi e-Retribusi Modul Post Payment. Peluncuran ini bertujuan untuk memodernisasi sistem pembayaran retribusi daerah, menjadikannya lebih efisien dan transparan. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Clove Hotel Bandung. Rabu (12/11/2025) menjadi titik awal penting dalam […]

  • USB YPKP Rayakan Dies Natalis ke-19 Tahun 2025 dengan Khidmat dan Kebersamaan

    USB YPKP Rayakan Dies Natalis ke-19 Tahun 2025 dengan Khidmat dan Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG || MBInews.id — Universitas Sangga Buana, Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) menyelenggarakan peringatan Dies Natalis ke-19 tahun 2025, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus USB YPKP, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna dengan rangkaian kegiatan yang meneguhkan nilai spiritualitas, kebersamaan, serta penghargaan atas dedikasi sivitas akademika. […]

  • bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – bank bjb terus berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik kepada para nasabah. Sebagai bagian dari upaya menjaga loyalitas nasabah, bank bjb rutin menghadirkan berbagai promo menarik yang dirancang untuk memberikan manfaat lebih bagi pengguna layanan digitalnya. Salah satu promo terbaru yang diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) […]

  • Oded Apresiasi TP-PKK Kota Bandung Mewujudkan Ketahanan Keluarga

    Oded Apresiasi TP-PKK Kota Bandung Mewujudkan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Demi terwujudnya keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera menuju Bandung Unggul, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung terus berjibaku melaksanakan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Bahkan pada saat angka kasus Covid-19 cukup tinggi, TP-PKK Kota Bandung masih saja berkontribusi nyata untuk Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan ketahanan […]

  • Mahasiswa UMMI Ajak UMKM Desa Melek Era Digital

    Mahasiswa UMMI Ajak UMKM Desa Melek Era Digital

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBINews.id, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik 2021 Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengelar sosialisasi kepada pelaku UMKM di Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut, merupakan Lokakarya Awal, dengan tema “Transformasi Digital UMKM Desa Limbangan”, yang dihadiri oleh beberapa para pelaku UMKM desa Limbangan. Ketua Kelompok KKN Ringgo Trihat Musti, mengatakan, kegiatan sosialisasi […]

expand_less