Breaking News
Trending Tags

Merasa Dibohongi DPRD Kota Sukabumi, Mahasiswa Akan Usut Tuntas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Aksi damai menolak UU Cipta Kerja elemen masyarakat di Kota Sukabumi membuahkan hasil. Namu tidak sesuai yang diharapkan.

” Meskipun DPRD Kota Sukabumi dalam aksi demonstrasi kemarin telah mengeluarkan surat secara kelembagaan, yang dianggap rancu. Akan tetapi itu bukan tujuan puncak kita dan belum bisa dikatakan menang dalam perjuangan penolakan Omnibus Law Ciptakerja,” kata Ketua GMNI Sukabumi Anggi Fauzi.

” Kami akan terus mengawal dan terus melanjutkan perjuangan ini sampai presiden mengeluarkan Perpu atu berhasil di judisial review di MK” ujarnya.

Tidak hanya itu, Anggi juga menyoal Presiden Republik Indonesia waktu konferensi pers menjelaskan bahwa Omnibus Law itu baik dan di butuhkan, tentunya kita sepakat ketika berbicara hal positifnya seperti UMKM yang di genjot untuk di tingkatkan.

“Akan tetapi masih banyak hal-hal yang kita nilai merugikan masyarakat. Apalagi adanya aturan Bank Tanah itu sangat tidak sepakat” ujar Anggi.

Sementara itu, Ketua IMM Sukabumi Raya Ranti Sulastri merasa pihaknya telah dibohongi oleh DPRD Kota Sukabumi.

” Tuntutan massa aksi ialah DPRD kota Sukabumi resmi menolak secara kelembagaan atas disahkannya UU Omnibus Law kepada DPR RI secara tertulis atas desakan masyarakat,” ujar Ranti.

” Sedangkan menurut Ranti, surat yang di terima masa aksi bernarasikan DPRD menyampaikan aspirasi masyarakat bukan menolak secara kelembagaan. Ini sudah jelas hari ini masa aksi seperti di kadalin oleh puan dan tuan anggota dewan yang terhormat,” tegas Ranti.

Selanjutnya menurut Ranti, pihaknya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa mendesak DPRD Kota Sukabumi untuk mempertanggung jawabkannya.

” Kami hari ini merasa di bohongi dan kecewa. Kami kembali menuntut hal tersebut sampai selesai dan tuntas,” tandasnya. (Dian/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Tiga Daerah Kota Bandung Ditunjuk Wakili Provinsi Jabar Pada Lomba Saber Pungli Nasional

    Dari Tiga Daerah Kota Bandung Ditunjuk Wakili Provinsi Jabar Pada Lomba Saber Pungli Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Kota Bandung menjadi satu dari tiga daerah yang ditunjuk untuk mewakili Provinsi Jawa Barat dalam mengikuti Lomba Kota Bebas Pungli (Pungutan Liar) tingkat nasional tahun 2021. Dalam perlombaan tersebut, Kota Bandung akan berjuang bersama Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar untuk mengharumkan Jawa Barat, khususnya daerah masing-masing. “Kota Bandung insyaallah siap. Semoga masing-masing […]

  • CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe, Sajikan Ikan Bakar & Seafood Yang Bikin Ketagihan

    CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe, Sajikan Ikan Bakar & Seafood Yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pengemar kuliner yang mau jalan jalan sebelum ke atau pulang dari Lembang sekarang sudah ada di CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe yaitu  Ikan Bakar & Seafood Jl.Gegerkalong Hilir No.8 ( Lampu Merah Setiabudi- Gegerkalong) Di kawasan ini, pengunjung bisa menikmati keindahan malam Kota kembang  sembari berwisata kuliner.Dengan Hiburan ” LIVE MUSIC ” yang […]

  • DPRD Jawa Barat Kritik Soal Investasi dan Daya Serap Tenaga Kerja

    DPRD Jawa Barat Kritik Soal Investasi dan Daya Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iwan Suryawan mengkritisi masih tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jabar periode Agustus 2024 yang tembus diangka 6,75% tertinggi dibandingkan nasional 4,91%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar disebutkan, tingginya TPT tersebut dikontribusi dari tak terserapnya tenaga kerja […]

  • DPRD Kota Sukabumi Minta Pemkot Evaluasi Keputusan Pembangunan Pasar Pelita

    DPRD Kota Sukabumi Minta Pemkot Evaluasi Keputusan Pembangunan Pasar Pelita

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sukabumi, MBInews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi meminta agar Pemkot Sukabumi hati-hati ketika mengambil keputusan soal pembangunan Pasar Pelita. Pasalnya, pihak perusahaan meminta addendum (tambahan waktu) untuk menuntaskan pekerjaanya. “Pemkot harus hati-hati jangan sampai kasus terdahulu mengenai pembangunan Pasar Pelita terulang kembali,” ujar salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi Faisal Anwar Bagindo, […]

  • Pemda Kota Cimahi Gelar Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Kota Cimahi

    Pemda Kota Cimahi Gelar Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Kota Cimahi

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Hari Aksara Internasional (HAI) tingkat Kota Cimahi Tahun 2019, dengan mengusung tema ‘Mengembangkan Ragam Budaya Produk Lokal Dan Literasi Masyarakat Menuju Kota Cimahi Yang Maju, Agamis, dan Berbudaya’ digelar di Pemkot Cimahi, jalan Raden Demang Hardjakusumah, Minggu, 27 /10/2019. Acara ini di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, dengan dihadiri oleh sekitar […]

  • OPTIMALKAH PPKM DARURAT?

    OPTIMALKAH PPKM DARURAT?

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    olehDaddy RohanadyAnggota DPRD Provinsi Jabar ANTARA PERUT DAN MAUT hampir semua pedagang kini meradangmereka merasa bernasib samaotak mereka diperasagar tabungan dan isi rumah tidak terkurasrepotnya yang tak punya tabunganbantuan yang ada pasti tak cukupapalagi kalau larangan diperpanjangbagaimana menyambung hidup kalau dagang dilarang? memang tidak boleh putus asaJika tak ada jalan keluar? solusi seakan buntudilarang berkerumun […]

expand_less