Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dishub Kota Bandung Kembali Buka Operasional Terminal Leuwi Panjang Dan Cicaheum Trayek Zona Hijau & Kuning

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung berencana membuka kembali operasional Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum untuk jalur bus mulai Sabtu (13/6/2020) besok. Pembukaan operasi untuk bus ini hanya untuk trayek ke sejumlah daerah yang terdata sebagai zona kuning atau zona hijau, seperti wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Wilayah 9 sudah memberikan data kepada kami, zona merah belum diizinkan dibuka. Contoh Lebak Bulus itu kemarin belum dibuka, tapi kami dapat info hari ini katanya zonanya sudah kuning dan sudah dibuka. Jadi di luar zona merah boleh beroperasi,” ucap Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Kharul Rizal, Jumat (12/6/2020).

Rizal mengungkapkan, sebelumnya sudah dilaksanakan rapat koordinasi bersama para pengelola bus perihal kebijakan operasional selama masa pandemi Covid-19. Yakni mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Selain itu sejumlah kebijakan juga disesuaikan dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19. Di antaranya berkenaan dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat.

“Untuk penumpang wajib pakai masker, melalui lorong disinfektan, kemudian kita siapkan hand sanitizer, thermo gun, pokoknya standar protokol kesehatan.  Calon penumpang yang memiliki gejala Covid-19 seperti batuk, pilek demam tinggi, tidak kita sarankan,” ujarnya.

Setiap agen atau pul bus yang berada di luar terminal juga diminta untuk menerapkan standarisasi protokol kesehatan secara optimal. Sedangkan untuk transaksi pembelian atau penjualan tiket diselesaikan sebelum menaiki bus. 

“Penjualan tiketnya tidak di dalam bus. Nanti ada meja atau loket yang disiapkan di bawah. Jadi nanti masyarakat beli dulu tiket, baru naik bus. Di dalam bus juga disarankan tidak terjadi percakapan,” jelasnya.

Khusus untuk Kota Bandung, Rizal menyebutkan, penumpang dibatasi maksimal hanya 50 persen dari kapasitas bus. Hal itu mengingat Kota Bandung ataupun daerah tujuannya pun cukup banyak yang berada dalam zona kuning sehingga harus tetap waspada.

“Menurut peraturan menteri nomor 41 Tahun 2020 memang 50 persen sudah dihapus bahkan memungkinkan 75 persen. Tapi untuk Bandung di tahap awal kita baru mengizinkan maksimal 50 persen, agar physical distancing di dalam bus masih tetap terjaga. Apalagi kondisi penumpang belum stabil,” paparnya.

Rizal juga menyatakan, akan ada pembatasan antrean bus di dalam terminal. Hanya diperbolehkan tidak lebih dari lima bus untuk setiap trayeknya.

Dari haril rapat koordinasi juga telah disepakati bahwa bus hanya mengangkut penumpang dari terminal saja. Bus dilarang mengangkut penumpang selama perjalanan.

“Kalau di luar terminal protokol kesehatan tidak terdeteksi. Jadi kita berharap penumpang naik dan turun di terminal. Pintu masuk  di terminal yang dibuka hanya satu dan semua melalui protokol kesehatan yang ketat. Dari dinas kesehatan juga menyiagakan personilnya,” ungkapnya.

Rizal memastikan, Dishub akan memantau secara ketat operasional bus. Utamanya, saat kembali memulai aktivitas di terminal agar bisa berjalan sesuai dengan aturan guna menghindari penyebaran Covid-19.

“Kita akan mengawasinya. Akan ada sanksi apabila ada perusahaan yang tidak melaksanaan kesepakatan dalam forum rapat kemarin. Sanksinya tidak boleh masuk operasional terminal lagi,” tegasnya. (asp/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sediakan Anggaran Untuk siswa yang tidak mampu Ikut Studi Tour

    Sediakan Anggaran Untuk siswa yang tidak mampu Ikut Studi Tour

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menjadi narasumber di diskusi Radio PRFM, Bandung, Kamis, 7 Agustus 2025. Diskusi kali ini mengangkat tema “Menelisik Dampak Pelarangan Studi Tur Terhadap Wisata Kota Bandung”. Menurut Politisi PDIP DPRF Kota Bandung, pelarangan karya wisata ini menyeruak dari usulan Gubernur Jawa Barat […]

  • Bank BJB Perkuat Tata Kelola, Pemkot Sukabumi Nikmati Kenaikan Dividen

    Bank BJB Perkuat Tata Kelola, Pemkot Sukabumi Nikmati Kenaikan Dividen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 508
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat kinerja bank daerah, setelah menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk yang digelar di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Dalam forum tersebut, pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan strategis, mulai dari pengesahan laporan tahunan, […]

  • USB YPKP Bersama KPID Jawa Barat Gelar Webinar Bertema ‘Penyalahgunaan Frekuensi Publik untuk Kepentingan Pribadi’

    USB YPKP Bersama KPID Jawa Barat Gelar Webinar Bertema ‘Penyalahgunaan Frekuensi Publik untuk Kepentingan Pribadi’

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Penyalahgunaan frekuensi publik untuk kepentingan pribadi pada televisi swasta terus terjadi berulang-ulang. Hal tersebut bisa dilihat tayangannya dari hari ke hari, minggu ke minggu, hingga bulan ke bulan. Sementara data lengkap terkait penyalahgunaan frekuensi bisa dilihat pada catatan dan laporan yang diterima Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan KPID seluruh Indonesia. Hal itulah […]

  • Pemkot Bandung Segera Salurkan 2.000 Paket Sembako Untuk Warga

    Pemkot Bandung Segera Salurkan 2.000 Paket Sembako Untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapatkan bantuan sebanyak 2.000 paket dari Mayapada Grup. Bantuan tersebut berupa sembako berisi 3 kilogram beras putih, 1 kilogram gula pasir, 5 buah mie instan dan 1 buah sarden kaleng 155 ml. Paket itu akan disalurkan bagi masyarakat Kota Bandung yang terdampak pandemi covid-19. Secara simbolis paket […]

  • Periode Januari Hingga Juni, Perolehan Pajak Daerah Mencapai 51 Persen

    Periode Januari Hingga Juni, Perolehan Pajak Daerah Mencapai 51 Persen

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang semester satu, realisasi perolehan pajak daerah yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, mencapai Rp23 miliar lebih. Sedangkan sisa target yang harus dikejar menyisakan sekitar 49 persen. “Alhamdulillah, sampai dengan semseter satu (Januari- Juni 2021), mencapai Rp23.640.996.003,00. Atau mencapai sekitar 51 persen,”ujar Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah pada […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Bandung Gandeng Unpas

    Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Bandung Gandeng Unpas

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung. Sebagai informasi, 97 persen ketersediaan pangan di Kota Bandung merupakan hasil impor dari kota atau kabupaten di luar Bandung. Oleh karena itu, Pemkot Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung berupaya mendorong […]

expand_less