Breaking News
Trending Tags

Disnaker Kota Sukabumi Lindungi 3.382 Pekerja Rentan lewat Dana DBHCHT 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 391
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), mengalokasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 untuk Program Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan bagi 3.382 pekerja rentan di Kota Sukabumi.

Program tersebut dijalankan selama satu tahun penuh dengan total anggaran mencapai Rp681 juta. Perlindungan yang diberikan berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, melalui skema Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Sukabumi, Nia Vaulina, mengatakan, iuran perlindungan yang dibayarkan pemerintah sebesar Rp16.800 per orang setiap bulan.

“Program ini diberikan kepada 3.382 pekerja rentan di Kota Sukabumi. Iurannya sebesar Rp16.800 per orang per bulan untuk perlindungan JKK dan JKM,”ujar Nia. Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, penerima manfaat program terdiri dari sembilan kategori pekerja rentan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Sukabumi. Di antaranya, pengemudi ojek online, pelaku usaha ultra mikro, buruh bangunan, hingga buruh tani.

Menurut Nia, kategori penerima disesuaikan dengan kondisi daerah. Pasalnya, Kota Sukabumi bukan wilayah penghasil tembakau sehingga tidak memiliki petani tembakau sebagai sasaran penerima DBHCHT.

“Karena di Kota Sukabumi tidak ada petani tembakau, maka penerimanya disesuaikan dengan kelompok pekerja rentan yang ada di daerah,”katanya.

Untuk memastikan program tepat sasaran, pihaknya bersama tim verifikasi dan validasi (verval) melakukan monitoring serta evaluasi langsung ke lapangan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Nia menegaskan, proses verval dilakukan untuk memastikan peserta benar-benar warga Kota Sukabumi dan masih aktif bekerja sesuai kategori yang ditetapkan.

“Kita ingin memastikan, peserta ini benar warga Kota Sukabumi dan memang sesuai dengan pekerjaannya. Jangan sampai datanya sudah pindah domisili atau orangnya sudah tidak ada di sini,”ucapnya.

Ia menyebutkan, data penerima manfaat berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4 atau kategori warga miskin. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan jenis pekerjaan dan diverifikasi langsung oleh tim di lapangan.

“Tim verval dari pusat juga turun langsung memastikan orangnya benar ada dan pekerjaannya sesuai, misalnya memang buruh bangunan atau bukan,”jelasnya.

Dari hasil pemadanan data awal tahun 2026, Disnaker menemukan sejumlah penerima manfaat tahun sebelumnya sudah pindah ke luar Kota Sukabumi. Karena itu, dilakukan pergantian peserta agar bantuan tetap tepat sasaran.

“Data itu dinamis. Ada beberapa peserta 2025 yang ternyata sudah pindah dari Kota Sukabumi, jadi diganti dengan peserta lain yang benar-benar memenuhi syarat,”katanya.

Program perlindungan pekerja rentan melalui DBHCHT sebelumnya juga telah dilaksanakan pada 2025. Namun saat itu perlindungan hanya berlangsung selama empat bulan, yakni September hingga Desember, karena anggaran baru tersedia melalui APBD perubahan.

“Kalau tahun sebelumnya hanya empat bulan karena anggarannya masuk di perubahan. Sekarang alhamdulillah bisa full 12 bulan selama 2026,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capaian Vaksinasi Dibawah 50 persen, Sekda: Semua Perangkat Daerah Turun ke Lapangan

    Capaian Vaksinasi Dibawah 50 persen, Sekda: Semua Perangkat Daerah Turun ke Lapangan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMMI, Mbinews.id – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus kejar target percepatan vaksinasi. Pasalnya hingga saat ini, angka capaian vaksinasi di Kabupaten Sukabumi masih di bawah 50 persen dari target sasaran vaksinasi yang ada. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, meninjau langsung proses pelaksanaan vaksinasi di SDN Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (30/10/2021). “Untuk mencapai 50 persen […]

  • Bangun Sinergitas, bank bjb Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Bangun Sinergitas, bank bjb Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional, sebagai langkah konkret mengatasi ancaman potensi krisis pangan dunia. bank bjb mendorong terbangunnya sinergitas antarpihak sebagai upaya bersama menjaga ketahanan pangan nasional. Badan Pangan Dunia (FAO) menyebutkan, pada tahun ini negara-negara di dunia berpotensi menghadapi krisis pangan. Penyebabnya dampak perang Rusia-Ukraina yang mengganggu pasokan […]

  • DanSektor 21 Citarum Harum Sambut Baik PWI kota Bandung Kegiatan Penghijauan Lahan Kritis

    DanSektor 21 Citarum Harum Sambut Baik PWI kota Bandung Kegiatan Penghijauan Lahan Kritis

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2020, PWI Kota Bandung berencana menggelar kegiatan Penghijauan sebagai upaya meningkatkan fungsi lahan kritis di luar kawasan Kota Bandung. Rencana kegiatan Penghijauan PWI Kota Bandung tersebut, disambut baik Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Sektor (Dansektor) 21, Kol. Inf. Yusep Sudrajat, dengan menawarkan lokasi Penghijauan sekaligus pohon […]

  • Perumda AM TBW Kota Sukabumi, Jadi Pilot Project Korsel

    Perumda AM TBW Kota Sukabumi, Jadi Pilot Project Korsel

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (Perumda AM TBW) Kota Sukabumi, akan dijadikan proyek percontohan penerapan sistem manajemen kebocoran air oleh PT. Supra Internasional dengan menggunakan teknologi dari WI.Plat Co Ltd. Keseriusan tersebut, dibuktikan dengan penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), antara pihak Perumda AM TBW Kota Sukabumi […]

  • Mantap! Pemkot Bandung Kembali Sabet Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik

    Mantap! Pemkot Bandung Kembali Sabet Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali meraih penghargaan bergengsi sebagai salah satu Kota Penyelenggara Pelayanan Publik terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada dua dinas dengan Kategori Pelayanan Prima Tahun 2021. Keduanya yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Penanaman Modal […]

  • Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terguncang saat masa pandemi, namun program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terus berjalan. Melalui program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece), pemkot berharap bisa mengatasi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, dengan memberikan pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat […]

expand_less