Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dukung Pemenuhan Komoditas Sapi Potong Di Jabar, Bank Bjb Gelar Business Matching Dengan Petani Milenial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMEDANG, Mbinews.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail, menyampaikan bahwa Jabar saat ini harus mampu menjawab tantangan bidang peternakan sapi potong.

Hal tersebut ia sampaikan karena dengan jumlah penduduk Jabar lebih dari 50 juta jiwa dan konsumsi sapi potong 205 ribu ton per tahun, ternyata hanya 25 ribu ton saja yang mampu dipasok oleh peternak Jabar. Sementara sisanya dipenuhi dari daerah lain.

Perihal tersebut mengemuka dalam kegiatan Business Matching Petani Milenial Komoditas Sapi Potong yang digelar di Sumedang pada Rabu 27 Oktober 2021.

Ismail menambahkan, untuk itu perlu adanya suatu kolaborasi antar stakeholder yang terlibat dalam usaha peternakan untuk membuat Jabar swasembada.

Dia menjelaskan kegiatan Business Matching ini dapat dijadikan salah satu bentuk usahanya karena dapat meningkatkan inklusi keuangan dan akses pembiayaan bagi para pelaku usaha peternakan. Hal ini diharapkan dapat menjadi usaha dalam peningkatan produktifitas guna mencapai swasembada.

Sementara Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengapresiasi kegiatan Business Matching karena dengan kolaborasi pengusaha pelaku usaha jasa keuangan dan pemerintah seyogyanya mampu menjadi solusi perekonomian di masa pandemi saat ini.

Dia menyampaikan bahwa Kabupaten Sumedang memiliki potensi untuk dikembangkan, khususnya di bidang peternakan.

Direktur UMKM bank bjb, Nancy Adistyasari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ekonomi di masa pandemi mengalami kontraksi dan cenderung mengalami penurunan. Namun patut disyukuri bank bjb masih tetap mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan.

“Catatan keuangan bank bjb yang baik ini salah satunya tidak lepas dari kontribusi penyaluran kredit bagi UMKM,” katanya.

Dalam penyaluran kredit bagi para pelaku UMKM, Nancy menjelaskan, bank bjb melakukan kolaborasi dengan offtaker melalui pola kemitraan. Sehingga dengan adanya kepastian pasar dari offtaker, peternak tidak lagi bingung kemana harus menjual ternaknya dan bagaimana mengembangkan usahanya karena selain memperoleh pembiayaan juga memperoleh pembinaan dari mulai budidaya hingga panen.

Melalui kegiatan Business Matching yang diinisiasi oleh TPAKD, pihak terkait dapat menjadikannya sebagai forum pertemuan antarpeternak dengan potensi bisnis lainnya. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas bidang peternakan sapi sehingga menjadi salah satu solusi efektif pengembangan dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan dan Manajemen Strategis OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat Aulia Fadly, menyampaikan penyaluran KUR Cluster Program Petani Milenial yang tengah digarap oleh Pemprov Jabar tidak lepas dari peran jasa keuangan khususnya bank bjb.

Dia menilai apa yang telah dilakukan bank bjb pada program Petani Milenial tepat.

“Ini tepat karena penyaluran kredit bagi para Petani Milenial dilakukan secara cluster dengan menggandeng offtaker yang bertugas menjadi pendamping serta memberi kepastian pasar,” katanya.

Dia menambahkan, dengan kata lain peternak milenial yang memang minim pengalaman memiliki jaminan akan budidaya yang dilakukan serta terjadinya transfer knowledge dari offtaker pada peternak.

Pada kegiatan Business Matching tersebut dilakukan penyerahan Kredit Usaha Rakyat secara simbolis kepada tiga orang peternak dari tiga daerah.

Selain Kredit Usaha Rakyat, bank bjb pun memberikan DPLK bagi para peternak.

Dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, yang hadir secara virtual manyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan Business Matching antara pemerintahan dalam hal ini DKPP dan Lembaga keuangan bank bjb dan OJK selaku pengawas jasa keuangan.

Uu berharap kegiatan tersebut dapat diaplikasikan di daerah lainnya sehingga dapat tercipta kesejahteraan bagi masyarakat khususnya pelaku usaha peternakan dalam rangka mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD-Pemkot Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2024

    DPRD-Pemkot Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2024

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna terkait Penandatangan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung Tahun Anggaran (TA) 2024, Jumat (11/8/2023). Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Ir. Kurnia Solihat mengatakan, Dokumen Rancangan Kebijakan Umum APBD (RKUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon […]

  • PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, Mbinews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim Piatu di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus PWI Pusat dan Pengurus IKWI Pusat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda […]

  • Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

      Kab. Bandung, Mbinews.id – Sejarah pencak silat di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, melibatkan dua organisasi besar, yaitu Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kedua organisasi ini memiliki peran penting dalam melestarikan seni bela diri yang kaya akan budaya ini. “Keduanya adalah pencak silat,” ungkap Dadang Hermansyah, Ketua DPW […]

  • Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komoditas cabai rawit merah kembali alami penaikan harga di beberapa Pasar tradisional yang terdapat di Kota Sukabumi, komoditi jenis sayur-sayuran tersebut saat ini dibandrol Rp80 ribu per kilogramnya. “Hasil monitoring kami di lapangan, cabai rawit merah kembali naik harga menjadi Rp80 ribu per kilogramnya,”terang Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) […]

  • Pemkot Sukabumi Berangkatkan Atlet PBSI Ke Pelatprov

    Pemkot Sukabumi Berangkatkan Atlet PBSI Ke Pelatprov

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota Sukabumi melepas para atlet bulutangkis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Sukabumi di Balaikota Sukabumi, Jumat (4/6/2021). Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, mengatakan, pihaknya sangat apresiasi kepada jajaran PBSI yang berhasil mengirimkan atlet-atlet mudanya mewakili Jabar di wilayah I. “Mudah-mudahan empat atlet muda bulutangkis kita ini bisa mencapai target prestasi di […]

  • Titik Panas di Kota Cimahi Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Lakukan Pembakaran Sampah

    Titik Panas di Kota Cimahi Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Lakukan Pembakaran Sampah

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    CIMAHI, Mbinews.id-Satuan Polisi dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi hampir setiap hari menerima laporan adanya kebakaran alang-alang. Titik hotspot (titik panas) di Kota Cimahi cenderung meningkat, terutama di area lahan kosong yang berisi alang-alang. Adanya peningkatan titik hotspot itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tak melakukan pembakaran sampah secara berlebihan. “Bahkan Kamis (19/9) […]

expand_less