Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Epidemolog : Kota Bandung Belum Siap ” New Normal “

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Hal itu karena berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung masih berada di zona kuning, atau cukup berat. 

Pemkot Bandung pun masih mengkaji tentang kesiapan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau yang sering disebut New Normal.

Menurut epidemolog Dicky Budiman, dilihat dari berbagai indikator, belum ada satu pun kota di Indonesia yang siap untuk memasuki masa AKB, bahkan DKI Jakarta yang menurutnya paling baik dalam menangani pandemi ini di Indonesia. Hal tersebut berlaku pula untuk Kota Bandung.

“Belum siap. Bandung belum siap. Belum ada satu wilayah pun yang siap. Sampai saaat ini belum ada kabupaten kota yang siap,” ujarnya saat dihubungi Humas Kota Bandung, Senin (1/6/2020)..

Ia mengungkapkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis pedoman pelaksanaan ‘new normal’ atau AKB. Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi jika akan melaksanakan AKB.

“Sebetulnya WHO secara umum sudah mengeluarkan kriteria. Kita bisa menerapkan new normal bila mana yaitu pertama dari sisi epidemiologi. Ada dari sisi angka repoduksi di mana itu harus di bawah 1, jumlah kasus barunya paling ideal 0 kalau mau bertahap minimal berkurang setengahnya, nggak ada kematian akibat Covid-19. Itu dari sisi epidemiologi,” beber kandidat doktor di Griffith University Australia itu.

Selain dari segi epidemiologi, indikator intervensi juga wajib diperhatikan, seperti cakupan pengetesan penyebaran penyakit, pelacakan penyakit, hingga kesiapan aturan, sarana, dan prasarana.

“Dari sisi intervensi, misalnya berapa cakupan testingnya. Tidak boleh menurun jumlah testingnya, minimal sama atau bagusnya meningkat dan (dilakukan) dengan PCR (Polymerase Chain Reaction). Jangan sampai dikatakan kasus menurun karena testing menurun, berarti tidak valid,” imbuhnya.

Hal yang tak kalah penting, sebagaimana disebutkan WHO, adalah partisipasi aktif dari masyarakat untuk menghentikan penyebaran Covid-19 ini. Menurut ilmuwan asal Kota Bandung ini, partisipasi inilah yang menjadi kunci penerapan AKB.

“WHO juga menyebutkan partisipasi aktif dan pemahaman dari masyarkat. Sejauh mana masyarakat memahami new normal, itu harus dari individu masyarakat,” tegasnya.

Ia menerangkan, AKB di level masyarakat adalah hal mendasar. Ada dua level AKB menurut pria asli Bandung itu, yaitu AKB di level individu, dan AKB di level instansi. Level kedua tidak akan berhasil jika level pertama belum sempurna.

“Pertama individu dan masyarakat, artinya orang perorang. Ini bisa dilakukan sejak awal, edukasi dan sosialisasi sejak awal, sejak pandemi itu terjadi, dan tentu ini tidak perlu menunggu kriteria apapun,” katanya.

Tataran AKB individu harus sampai pada tahap perubahan perilaku. Masyarakat perlu terbiasa dengan protokol kesehatan umum, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, tidak pergi kemana pun jika tidak diperlukan, dan apapun yang diperlukan untuk mencegah penularan.

Level kedua adalah AKB yang diterapkan di ruang-ruang publik, seperti tempat ibadah, kantor, transportasi publik, dan pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan bisa saja menerapkan protokol kesehatan, misalnya melarang masuk pengunjung yang demam, tidak memakai masker, dan masuk dengan bergerombol. 

Dicky menambahkan, bila pada level individu sudah tertanam pemahaman tentang kondisi AKB, masyarajat akan pergi ke mal hanya jika ada keperluan yang sangat penting, dan tidak pergi ke sana jika tidak mendesak. 

“Kalau ini tidak terbangun, dia mau kongkow, window shopping, jalan ke mal, karena dia tidak paham belum menerapkan new normal individu. Karena belum paham, ya malnya rame lagi, walaupun diatur oleh pemerintahnya atau manajemen, dengan banyaknya orag akan tetap jadi corwded. Artinya ini memerlukan tahapan dari sebelumnya pada level individu, memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengtakan, riset WHO membuktikan peran aktif masyarakat yang menerapkan perubahan perilaku ini bisa berkontribusi 80% dalam pengendalian pandremi. 

“Besar sekali itu 80%. Kontribusi ini hanya bsa terjadi jika masyarakat paham,” tegasnya. (nur/WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selenggarakan Pelatihan Barista, Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Lahirnya Usaha Baru di Sektor UMKM

    Selenggarakan Pelatihan Barista, Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Lahirnya Usaha Baru di Sektor UMKM

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Sebagai bentuk nyata tindak lanjut dari hasil reses, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menyelenggarakan pelatihan barista yang diikuti oleh masyarakat dan pelaku usaha muda di Kota Bandung, pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan yang digelar di Qaca […]

  • Wali Kota Sukabumi: PTM 100 Persen Akan Segera Dilakukan

    Wali Kota Sukabumi: PTM 100 Persen Akan Segera Dilakukan

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, akan segera diberlakukan di Kota Sukabumi. Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat usai melakukan peninjauan gelaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Selasa (11/01/2022). “Insya Allah, jika nanti tidak ada halangan satu dan lain hal, minggu depan PTM sudah bisa berjalan 100 persen,” ujar […]

  • Dua Penghargaan Sekaligus di Raih Oleh Pemkot Sukabumi Dari Kemenpan RB

    Dua Penghargaan Sekaligus di Raih Oleh Pemkot Sukabumi Dari Kemenpan RB

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima dua penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Kedua Penghargaan tersebut. Yakni, Penghargaan Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2022, dan Penghargaan Zona Integritas (ZI) Tahun 2022. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas,kepada Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, di acara […]

  • Capaian Retribusi Tahun 2021 Rendah, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Desak Pemkot  Ciptakan Inovasi

    Capaian Retribusi Tahun 2021 Rendah, Pansus 1 DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Ciptakan Inovasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus 1 (Pansus 1) LKPJ membahas Realisasi Kinerja dari Pendapatan Retribusi Daerah Tahun Anggaran 2021 bersama Dinas Cipta Karya Bina dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, DLH, dan juga Diskominfo, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, (5/4/2022). Rapat digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan […]

  • Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap Pemkot Bandung dapat berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung dan Jawa Barat dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Pembukaan Rakerda XVI BPD Hipmi Jawa Barat di The Papandayan Hotel, Sabtu 12 Maret 2022. Ia berharap transisi dari […]

  • Layanan Uji Kir Terendam, Dishub: Penyedotan Air Terus Dilakukan

    Layanan Uji Kir Terendam, Dishub: Penyedotan Air Terus Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Upaya menanggulangi banjir yang merendam Kantor Layanan uji Kir di Jalan SOR GBLA Gedebage Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung masih terus dilakukan. Layanan Kir Kota Bandung terganggu sejak Selasa 19 April 2022 lalu. Hal itu akibat air yang menggenang di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Bandung. “Upaya penyedotan air kami lakukan sepanjang […]

expand_less