FPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Ini Pesan Penjabat Walikota
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 26 Feb 2024
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji saat menyampaikan amanatnya, pada FPD Disdikbud Kota Sukabumi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk rencana kerja tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, Senin (26/02).
Dalam keterangannya, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi menyebutkan bahwa, pembangunan bidang pendidikan bukan hanya tugas disdik semata, melainkan semua elemen warga.
“Forum Perangkat Daerah dalam kerangka penyerapan aspirasi apa yang harus dilakukan Disdik pada 2025 ,” ujar kang Tutus kepada awak media.
Lanjut kang Tutus, dirinya menuturkan Indeks pendidikan merupakan indikator kinerja utama daerah untuk urusan pendidikan yang digunakan, dalam mengukur dimensi pengetahuan yang merupakan salah satu pembentuk Indeks pembangunan manusia. Indeks pendidikan merupakan pencerminan hasil pembangunan di bidang pendidikan.
“Cerminan bidang pendidikan yang mempunyai kedudukan strategis, mengingat kualitas Sumber Daya Manusia yang tercermin di dalamnya sangat menentukan tingkat produktivitas satu bangsa,” terangnya.

Penyerahan cinderamata kepada peserta FPD Disdikbu Kota Sukabumi, oleh Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji.
Masih menurut kang Tutus, Indeks pendidikan di Kota Sukabumi tahun 2023 adalah 72,34 meningkat 0,79 angka dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 71,55 tahun 2022. Sebagaimana diketahui bersama bahwa tujuan pendidikan dapat bervariasi tergantung pada perspektif dan konteksnya. Namun, tujuan pendidikan mencakup beberapa aspek utama.
“Yang pertama Pengembangan pengetahuan, dengan tujuan utama pendidikan adalah memberikan pengetahuan kepada Individu. Ini mencakup pemahaman konsep dasar seperti membaca, menulis, matematika, ilmu pengetahuan dan humaniora,” terangnya.
Yang kedua pengembangan Keterampilan pendidikan bertujuan untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan, baik itu keterampilan kognitif (Pemecahan masalah berpikir kritis) maupun keterampilan praktis (keterampilan sosial, komunikasi dan kolaborasi).
Yang ketiga Pengembangan karakter dan etika, pendidikan juga memiliki peran dalam membentuk karakter individu dan mengajarkan nilai-nilai etika, moral, dan tanggung jawab sosial. Hal ini membantu dalam membentuk warganegara yang baik dan berkontribusi positif pada masyarakat.
Yang keempat Pengembangan potensi individu setiap individu memiliki potensi yang unik, dan tujuan pendidikan dalam membantu mereka mengembangkan dan mengaktualisasikan potensi tersebut. Ini dapat melibatkan pemahaman minat, bakat dan kecenderungan mereka.
“Ketika seluruh tujuan tersebut tercapai maka dengan pendidikan diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan individu masyarakat,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar