Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Gedong Cai Tjibadak, Umur Seabad Jadi Sumber Air Masyarakat Bandung, Simak Sejarahnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Air merupakan sumber kehidupan. Bicara soal air, Kota Bandung punya satu sumber air yang sudah ada sejak 1921.

Namanya Gedong Cai Tjibadak yang terletak di Kelurahan Ledeng, Bandung.

Perlu waktu setengah jam dari pusat kota untuk sampai ke sini. Aksesnya melalui samping Terminal Ledeng dan bisa dilewati oleh sepeda motor atau berjalan kaki.

Humas Bandung mengunjungi Kawasan Gedong Cai, Kamis 6 Januari 2022. Sepekan sebelumnya, Gedong Cai Tjibadak baru saja merayakan ulang tahun ke-100.

Ya, walau usianya satu dekade namun sampai saat ini Gedong Cai Tjibadak masih jadi salah satu sumber mata air bagi masyarakat Kota Bandung.

Yadi Supriyadi selaku Ketua Yayasan CAI (kelompok masyarakat yang merawat kawasan Gedong Cai Tjibadak) mengisahkan, Gedong Cai Tjibadak dibangun di era Wali Kota Bandung pertama, Bertus Coops.

Pembangunan sumber air ini berawal dari pencetusan Bandung yang diproyeksikan menjadi ibu kota Hindia Belanda saat itu.

Informasi lainnya menyebut sumber air ini dibangun saat Pemerintah Hindia Belanda kala itu sedang berhadapan dengan wabah kolera.

Hadirnya Gedong Cai Tjibadak juga merupakan upaya Pemerintah Bandung kala itu menyediakan air bersih buat masyarakat.

Filosofi nama Tjibadak itu sendiri berangkat dari nama cai badag dalam bahasa Sunda, alias air yang besar dalam bahasa Indonesia.

Namun, ada pula sumber yang menyebut penamaan Cibadak berasal dari kondisi di kawasan ini yang dulunya dihuni badak.

Kabarnya, nama wilayah Ledeng juga berawal dari istilah Waterleiding di era kolonial Belanda. Waterlaiding itu sendiri berarti air yang besar.

Kehebatan dan anugerah Gedong Cai Tjibadak tercermin dari limpahan air yang banyak. Saat itu, Gedong Cai Tjibadak menghasilkan debit air 50 liter per-detik.

Jumlah ini menurut Yadi mengalami surplus. Hanya perlu 20 persen saja jumlah air di sini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bandung.

Pada perjalanannya, Gedong Cai Tjibadak terus menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kota Bandung.

Waktu silih berganti, hingga memasuki dekade 2010-an, debit air di Gedong Cai Tjibadak menyusut cukup jauh, hingga 18 liter per detik.

Penurunan ini kemudian jadi konsen Pemerintah Kota Bandung beserta masyarakat untuk sama-sama melakukan konservasi.

Secara bertahap, kolaborasi Pemkot dan masyarakat pun dibangun. Akses menuju Gedong Cai diperbaiki, demikian pula sumber airnya.

“Konservasi tersebut berbuah hasil. Debit air yang menyusut sampai 18 liter, kini menjadi 22 liter,” terang Yadi.

Peningkatan ini tidak lantas membuat pemerintah dan masyarakat terlena. Kolaborasi menjaga alam di kawasan Gedong Cai Tjibadak terus dijalankan.

Demikian pula sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, bahwa Kota Bandung punya sumber air yang usianya satu dekade.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Ledeng, Budi Prasetio menuturkan, Gedong Cai jadi suatu kebanggaan bagi Kelurahan Ledeng. Apalagi bangunan tersebut bersejarah dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kota Bandung, “Di sini banyak potensi yang kita miliki,” terang Budi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan saat ini upaya Pemkot Bandung lewat Kelurahan dalam menjaga kawasan ini antara lain dengan merevitalisasinya.

Bangunan yang kini menjadi kawasan heritage tersebut dipagar dan dijaga agar tidak mudah tersentuh.

Demikian pula cat dan bangunannya yang dikembalikan seperti tampilan awal di zaman kolonial Belanda.

Sebagai informasi, ulang tahun ke-100 Gedong Cai Tjibadak dihadiri pula oleh Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada 29 Desember 2021 silam.

Dalam kesempatan tersebut, Yana mengapresiasi seluruh pihak yang sama-sama menjaga hingga Gedong Cai Tjibadak berusia 100 tahun.

Ia berpesan agar konservasi tersebut terus dijaga dengan baik. Mulai dari pemanfaatan lahan, ruang untuk habitat flora dan fauna.

“Terutama pengamanan aset, juga fungsi seke sebagai mata air di tempat ini. Mudah-mudahan kembali memberikan sumber air baku bisa dimanfaatkan kepada warga Kota Bandung,” ujar Yana saat menghadiri acara ulang tahun ke-100 Gedong Cai Tjibadak.

Budi berharap selebrasi 100 tahun Gedong Cai Tjibadak bukan sekadar selebrasi belaka. Ia berharap sumber air ini dapat menjadi sumber kehidupan masyarakat Bandung tanpa henti.

“Semoga terus mengalir dan anak-cucu kita bisa ketemu di 100 tahun dan 100 tahun ke depan,” tutur Budi.(ray)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Indonesia Serahkan Bantuan  ke Posko Satgas Bencana Gempa Cianjur

    Pos Indonesia Serahkan Bantuan ke Posko Satgas Bencana Gempa Cianjur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana menyerahkan bantuan ke Posko Satgas Bencana Gempa BUMN di Cianjur Rabu malam (23/11). Selain itu juga meninjau Posko di Kantor Pos Cabang Cianjur dan menyerahkan bantuan untuk perwakilan karyawan yang terdampak bencana gempa. Bantuan yang diberikan berupa sembako, obat-obatan, makanan bayi, […]

  • Awal Tahun 2022, Harga Sembako Berangsur Stabil

    Awal Tahun 2022, Harga Sembako Berangsur Stabil

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki minggu ke dua di awal tahun 2022, beberapa macam harga komoditas bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional Kota Sukabumi, terpantau mengalami penurunan, Selasa (11/01/2022). Berdasarkan update terakhir data harga bapokting pada hari ini, harga telur ayam negeri saat ini dijual pada kisaran harga 28 ribu Rupiah perkilogramnya. Sebelumnya, menjelang pergantian […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • Dahlan Iskan Dipanggil KPK terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina

    Dahlan Iskan Dipanggil KPK terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

      JAKARTA, MBInews.id – KPK memanggil Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN periode 2011-2014, terkait kasus dugaan korupsi LNG Pertamina. Pemanggilan ini dilakukan di ACLC KPK pada hari Kamis. Meskipun Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, belum memberikan detail tentang apa yang akan dibahas dalam pemeriksaan tersebut, kasus korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina tahun 2011-2014 […]

  • Dishub Kota Bandung Kembali Buka Operasional Terminal Leuwi Panjang Dan Cicaheum Trayek Zona Hijau & Kuning

    Dishub Kota Bandung Kembali Buka Operasional Terminal Leuwi Panjang Dan Cicaheum Trayek Zona Hijau & Kuning

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung berencana membuka kembali operasional Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum untuk jalur bus mulai Sabtu (13/6/2020) besok. Pembukaan operasi untuk bus ini hanya untuk trayek ke sejumlah daerah yang terdata sebagai zona kuning atau zona hijau, seperti wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. “BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) […]

  • Pemkot Bandung Siapkan SLRT  Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkot Bandung Siapkan SLRT Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan menyusun Pusat Kesejahteraan Sosial Tingkat Kelurahan Melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Hal tersebut terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial penanganan Kemiskinan Kota Bandung Tono Rusdiantono dan unsur kewilayahan di Ruang […]

expand_less