Breaking News
Trending Tags

Grafik Positif Covid-19 Tren Meningkat, PSBB Kota Bandung Lebih Diperketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung akan lebih diperketat. Hal itu mengingat dari grafik kasus coronavirus disease (Covid-19) di Kota Bandung masih menunjukan tren peningkatan.

Pengetatan pembatasan di antaranya menegakan kedisiplinan pergerakan mobilitas di Bandung Raya, khususnya di Kota Bandung. Termasuk mengoperasikan check point selama 24 jam.

“Waktu arahan Pak Gubernur sudah jelas memerintahkan sekarang aktivitas harus diperketat. Bahwa yang beraktivitas di Bandung hanya orang Bandung atau orang yang tinggal di Bandung, kemudian aktivtas yang dikecualikan. Kalau yang tidak masuk yang dikecualikan tidak boleh,” kata Ema di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (28/4/2020).

Selain pengetatan aktivitas melalui chek point, Ema juga kembali mengingatkan kepada perusahaan atau instansi swasta bisa mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan pola Work From Home (WFH) terhadap karyawannya.

Ema juga meminta toko atau perniagaan yang tidak masuk dalam kategori pengecualian selama PSBB untuk tutup sementara. Sehingga, tidak sampai memancing pergerakan orang.

“Kepada kantor-kantor atau toko-toko yang menjual barang yang tidak dikecualikan, kami mohon dengan segala hormat untuk tutup. Toko-toko tersebut seperti toko pakaian, alat olahraga, material, bengkel, sepeda, dan toko emas, wayahna kita berkomitmen,” ujarnya.

Ema menuturkan, laporan per 27 April 2020, jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 567 orang. Dengan rincian 292 diantaranya dinyatakan sudah negatif, sementara 275 lainnya masih dalam pengawasan.

Rapid Test
Kemudian saat ini di Kota Bandung sudah terdata 220 orang yang positif terjangkit Covid1-9. Sebanyak 20 orang dinyatakan telah sembuh dan 28 orang telah meninggal dunia. Sementara 172 orang positif Covid-19 kini masih dalam tahap perawatan.

“Dalam Pemantauan ini 3.333, ini angka yang sangat luar biasa tapi kemudian selesai 2.871 orang, dan masih dalam pemantauan 462 orang itu data perkembangan Covid di Kota Bandung,” ungkapnya.

Ema memprediksi, jumlah kasus positif virus corona di Kota Bandung bertambah seiring upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pendeteksian melalui rapid test.

“Rapid test ini sudah dilakukan kepada 4000 orang lebih. Kemudian hasil positifnya 371. Tapi itu belum tentu (positif) karena harus tes kembali melalui swab test. Saya berharap semuanya negatif,” imbuhnya.

Ema menyatakan, PSBB ini sebagai upaya untuk memperketat aktivitas guna mendorong masyarakat lebih disiplin agar meminimalisir interaksi. Di antaranya dengan mengoptimalkan aktivitas di rumah. Karena, walaupun ada pilihan pemerintah untuk semakin memperketat, namun kunci utama kesusksesasan PSBB tetap berada di tangan masyarakat.

“Pertama mungkin strategi ini harus diperluas dan dikembangkan, mungkin check point ini kekuatan personelnya diatur 24 jam. Tapi yang paling utama yaitu adalah kesadaran semua. Itu yang paling penting, kesadaran masyarakat,” katanya. (asp/WAN/HMS)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Sumut Meraup 350 Miliar, Harun: Masyarakat Sumut Patut Bangga Dengan Kebijakan Gubernur

    PAD Sumut Meraup 350 Miliar, Harun: Masyarakat Sumut Patut Bangga Dengan Kebijakan Gubernur

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Kebijakan Pemerintah Sumatera Utara (Sumut) menaikan Pajak Bahan Bakar Kenderaan Bermotor (PBBKB) untuk bahan bakar nonsubsidi sebesar 2,5 persen berpotensi menyumbang Pendapat Asli Daerah (PAD) hingga Rp350 miliar. Artinya, potensi tersebut sangat bermanfaat untuk pembangunan Sumut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut. Seperti yang diutarakan Wakil Ketua DPRD Sumut […]

  • Jubir Paslon No1, Kang Darus : Jangan Sangkut  Pautkan Uang Jual Beli Tanah Dengan Money Politik !

    Jubir Paslon No1, Kang Darus : Jangan Sangkut Pautkan Uang Jual Beli Tanah Dengan Money Politik !

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SOREANG, MBInews.id – Juru bicara paslon bupati/wakil bupati Bandung nomor urut 1, Nia -Usman, Dadang Rusdiana menanggapi pernyataan Kesatuan Aksi Masyarakat dan Mahasiswa Jawa Barat (KAMJB) yang meminta Bawaslu untuk mendiskualifikasi Nia-Usman. Menurut Kang Darus sapaan akrabnya, permintaan untuk mendiskualifikasi Nia-Usman terlalu mengada-ada. Sebab, kata dia, mereka tidak mengantongi dasar hukumnya. “Diskualifikasi itu dapat dilakukan […]

  • Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap Pemkot Bandung dapat berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung dan Jawa Barat dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Pembukaan Rakerda XVI BPD Hipmi Jawa Barat di The Papandayan Hotel, Sabtu 12 Maret 2022. Ia berharap transisi dari […]

  • Puluhan Ormas Garis Geruduk Kantor DPRD Kota Sukabumi

    Puluhan Ormas Garis Geruduk Kantor DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan massa ormas Gerakan Reformis Islam mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi, di Jalan Ir. Djuanda Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, ormas garis menanyakan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan terutama pendidikan jarak jauh. Pasalnya menurut Ketua GARIS Sukabumi Raya Ust. Asep Saefullah, pelaksanaan belajar daring seolah-olah tidak disikapi pemerintah dengan serius, termasuk kendala […]

  • Internasionalisasi  USB YPKP Bekerja  Sama dengan Dalanj University Sudan

    Internasionalisasi USB YPKP Bekerja Sama dengan Dalanj University Sudan

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana YPKP (USB YPKP) mencetak sejarah baru dalam upaya internasionalisasi pendidikan dengan menjalin kerja sama resmi bersama Kedutaan Besar Sudan dan Dalanj University. Kesepakatan ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Memorandum of Agreement (MoA) yang mengatur kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, pertukaran mahasiswa, dan pengembangan dosen. Kerja […]

  • Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang bulan Maret 2023, sebanyak 29 aduan masyarakat masuk ke dalam aplikasi Sukabumi Participatory Responder (Super) Kota Sukabumi. Hampir sebagian besar aduan masyarakat yang masuk, rata-rata terpaut keluhan terhadap fasilitas umum. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, dari seluruh aduan masyarakat yang masuk ke dalam aplikasi […]

expand_less