Breaking News
Trending Tags

Hari Kartini, Siti Sebut Kartini Sebagai Akaelerator Bagi Perempuan Dan Masa Depan Generasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 yang masih menjangkit nyaris di seluruh penjuru Indonesia mengisahkan sebuah tantangan dan dinamika di dalam kehidupan, terutama berkeluarga. Tak terkecuali Kota Bandung yang memiliki dinamika berbeda.

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di dalam keluarga bukan hanya berdampak pada sisi kesehatan dan ekonomi. Sebab kebijakan yang memaksa seluruh anggota keluarga yang sebelumnya selalu berkegiatan di luar kini terpaksa harus di dalam rumah.

Hal itu pun diakui oleh Ketua TP-PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded. Menurutnya, situasi ini menyebabkan interaksi sosial dalam keluarga mengalami dinamika. Peran Ibu menjadi semakin penting dalam keluarga di situasi seperti sekarang.

Adanya perbedaan zona generasi antara orang tua dan anak, seringkali menyebabkan ketidaksinambungan antara harapan orang tua dan anak. Apalagi komunikasi orang tua dan anak kurang baik.

Orang tua lahir di zaman boomers, sementara anak lahir di zaman generasi Z. Generasi ini lahir beriringan dengan dunia gawai yang melahirkan ribuan informasi yang bisa diakses dengan mudah.

“Dari sinilah terjadi ketidaksinambungan antara orang tua dan anak. Orang tua tidak mampu menyeimbangi anak, begitu pula anak seringkali menutup diri dan lebih asyik dengan dunianya sendiri,” kata Siti.

Siti melihat, dari fenomena inilah lahir kasus-kasus kekerasan terhadap anak termasuk lost edukasi yang kian tinggi. Padahal di tengah situasi saat ini, anak sangat membutuhkan peran orang tua untuk membantunya dalam belajar (Pembelajaran Jarak Jauh).

“Maka perlu dihadapi dengan bijak dan arif, kasih sayang dan tanggung jawab,” tutur Siti.

Bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Siti menilai fenomena ini mengingatkan pada situasi sulit di zaman Kartini. Namun Kartini mampu menghadirkan sebuah kebijakan fenomenal untuk mengetahui hal yang harus dilakukan seorang perempuan ketika berada dalam satu tantangan tanggung jawab.

“Tapi saat itu dengan kelurusan budi dan perilakunya, ketaatan kepada agama, orang tua, dan suami, melahirkan Kartini yang memiliki jiwa yang lurus, itu terlihat dari isi surat-suratnya,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya, Kartini merupakan sosok yang berbudi pekerti, dan shalihah. Terlihat dari isi surat-suratnya dalam sebuah buku berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Kartini memilih taat kepada ayahnya, meski saat itu di usianya yang masih belia dijodohkan dengan seorang laki-laki yang sudah pernah menikah.

“Kartini itu dia taat kepada ayah dan suaminya, tak ada dia protes. Tapi dia mengambil ini karena mungkin itu jalan menuju Tuhannya,” tuturnya.

Mengutip urat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1901, Siti menyebut Kartini sebagai akaelerator bagi perempuan yang lain.

Salah satu kutipannya yaitu:

“Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak wanita, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak wanita itu menjadi saingan laki-laki dalam hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya yang diserahkan alam (sunatullah) sendiri ke dalam tangannya : menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama”.

“Dalam suratnya juga menceritakan keinginan dia untuk menjadi akselerator bagi perempuan-perempuan yang lain supaya memiliki skill untuk menata dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ungkap Siti.

Maka itu, Siti tidak terlalu setuju dengan pandangan yang menyebut Kartini adalah sosok emansipasi wanita, meski tidak protes terhadap keberadaan laki-laki.

Sebab melalui sekolah yang dia bangun, Kartini hanya ingin mencerdaskan, meningkatkan literasi, kualitas dan peran serta tugas perempuan.

“Supaya ketika dia menjadi ibu dan istri dia mampu menata dan menjaga situasi rumah dengan sangat baik,” imbuh Siti.

Melihat fenomena saat ini, menjadi tantangan yang sangat besar bagi Kartini-kartini di keluarga untuk tetap melahirkan generasi berkualitas, sekaligus menjadi pemenang dalam menghadapi fenomena dari pandemi.

“Anak-anak tetap harus memiliki kecerdasan spiritual, emosional, sosial, leadership dan itu dirangkum dengan segala kesulitan bisa diatasi, tentu dimulai dari keluarga,” tutur Siti yang juga menjabat Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga.

Siti berpandangan Kartini masa kini harus memiliki tiga dasar untuk bisa menjalankan peran dan tugasnya dalam rumah tangga, termasuk menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya.

Sebab Indonesia saat ini membutuhkan keluarga yang mampu melahirkan anak berkualitas, mengingat masa depan bangsa memiliki tantangan dan cita-cita mulia yang tertulis di dalam UUD yaitu melahirkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Tiga dasar tersebut ialah, pertama memiliki kelurusan dalam pengabdian kepada Tuhan, yakni dengan menjadikan para pendahulunya menjadi kiblat.

“Kartini ini mengajarkan sosok perempuan yang shalihah, berilmu, dan sosial. Saya melihat sosok Kartini ini sosok khadijah di jamannya, ” tuturnya.

Kedua, literasi. Perempuan hari ini harus berliterasi sekaligus mampu meningkatkan indeks literasi.

“Mari menjadi perempuan, kenali diri dan potensi, dan tingkatkan literasi,” seru Siti yang juga menjabat Ketua FBS (Forum Bandung Sehat).

Dan terakhir berbagi dengan sesama. Meski dalam kesulitan, perempuan tetap memiliki tugas sangat besar untuk mengembangkan tanggung jawab sosial kepada sesama.

“Bukan hanya berbagi materi, tapi disini berbagi keteladanan, inspirasi, motivasi, dan spirit bahwa kita berada di dalam satu ruang yang sama, melewati masa yang sama dengan tujuan yang sudah jelas, dan sama,” terang Siti.

“Yaitu menghadirkan kehidupan yang baik di masa yang akan datang, terselamatkan anak-anak kita, dan Kota Bandung harus menjadi Kota penyumbang pahlawan terbanyak,” imbuhnya. (tan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Pajak Capai 91,7 Persen, DPRD Bandung Minta Perbaikan Data dan Pengawasan

    Realisasi Pajak Capai 91,7 Persen, DPRD Bandung Minta Perbaikan Data dan Pengawasan

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Panitia Khusus (Pansus) 15 DPRD Kota Bandung kembali menggelar rapat kerja untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025, Kamis 2 April 2026. Rapat dipimpin Wakil Ketua Pansus 15 Drs. Heri Hermawan, MM.Pd. Bahasan yang menonjol dan banyak dipertanyakan anggota Pansus 15 adalah potensi pendapatan pajak daerah di […]

  • Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi Hadiri Seminar bersama Kader Posyandu se-Kota Sukabumi

    Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi Hadiri Seminar bersama Kader Posyandu se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti menghadiri kegiatan Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Posyandu se-Kota Sukabumi, yang dilaksanakan pada hari Selasa (21/05/2024) di Hotel Horison. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari berbagai dinas dan instansi terkait, Camat se-Kota Sukabumi, Ketua Pokjanal Posyandu Kecamatan se-Kota […]

  • Aksi Bersih Bersih Masjid Agung Sukabumi, Wali Kota Apresiasi Kawan Lama Group

    Aksi Bersih Bersih Masjid Agung Sukabumi, Wali Kota Apresiasi Kawan Lama Group

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosial dari ACE, INFORMA, Chatime, dan Living Plaza untuk Masjid Agung Sukabumi. Aksi sosial bersih-bersih oleh karyawan merek-merek usaha Kawan Lama Group tersebut, juga diikuti dengan penyerahan alat kebersihan untuk kegiatan operasional Masjid Agung. “Saya atas nama Pemkot Sukabumi, dan jajaran pengurus Masjid Agung mengucakan […]

  • Pengungkapan Kasus Pengeroyokan Menjadi Atensi Khusus Kapolsek Citamiang Dalam Anev

    Pengungkapan Kasus Pengeroyokan Menjadi Atensi Khusus Kapolsek Citamiang Dalam Anev

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews id – Jajaran Polsek Citamiang melakukan rapat analisa dan Evaluasi (Anev) rutin bulanan, terkait kegiatan rutin pada tingkat Polsek, Rabu (03/08) Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja mengatakan, dalam anev rutin bulanan tingkat pOlsek Citamiang kali ini, dirinya menyebutkan bahwa pengungkapan kasus kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Citamiang, menjadi target khusus pihaknya. […]

  • Kota Bandung Optimis Raih Juara Posyandu Award Tingkat Jabar

    Kota Bandung Optimis Raih Juara Posyandu Award Tingkat Jabar

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua TP PKK Kota Bandung Yunimar Mulyana optimis Posyandu di Kota Bandung meraih juara 1 dalam Lomba Posyandu dan Posyandu Award Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Penilaian Administrasi Lomba Posyandu dan Posyandu Award Tingkat Provinsi Jawa Barat di Banyu Alam Resort Hotel, Jalan Raya Cipanas No.102, […]

  • DPRD Kota Bandung Dorong Pj Sekda Kota Bandung Baru Cepat Beradaptasi dengan Tugas Pemkot

    DPRD Kota Bandung Dorong Pj Sekda Kota Bandung Baru Cepat Beradaptasi dengan Tugas Pemkot

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., memberikan selamat atas dilantiknya Drs. Dharmawan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung. Penunjukan Drs. Dharmawan ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bandung Nomor: 821.2/Kep.750-BKPSDM/2024. Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung dilakukan di Auditorium Balai Kota Bandung, Senin, 1 Juli 2024. DPRD Kota Bandung […]

expand_less