Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Tiga agenda DPRD kota Sukabumi yang saat ini tengah di bahas yakni, pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2020, tata terib dan kode etik merupakan sisa pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang akhir tahun ini. Raperda APBD tahun 2020 yang merupakan usulan dari eksekutif sudah masuk dalam jawaban wali kota.

“Kalau pekerjaan DPRD sendiri, yakni Raperda tentang Tata Tertib DPRD Kota Sukabumi dan Raperda tentang Kode Etik,” kata Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana usai rapat paripurna di gedung dewan. Senin (11/11/2019).

Asep mengatakan, setiap Raperda nantinya akan dibentuk satu pansus. Jadi tiga pembahasan raperda tersebut akan dibentuk tiga pansus. Khusus untuk APBD tahun 2020, pansus bekerja dengan waktu yang terbatas. pasalnya,  ditargetkan selesai secepatnya.”Masing-masing pansus berbeda anggotanya, Pansus APBD sebanyak 12 orang, Pansus Kode Etik 11 dan Pansus Tata Tertib 9 anggota. Dalam pansus juga akan dibahas waktu penyelesaiannya,”terang Asep.

Lebih lanjut Asep menjelaskan, dari tiga raperda yang tengah dibahas ini, raperda APBD 2020 yang harus didahulukan tuntas pembahasanya. Sebab, selain masalah dengan waktu yang sangat sempit, baik legislatif dan eksekutif memiliki keharusan untuk menyelesaikanya dengan tepat waktu.”Sesuai aturan, lebih cepat lebih bagus, beda dengan Raperda Tata tertib dan Kode etik yang tidak dibatasi. Insya Allah akhir November 2019 sudah ketuk palu,”ucapnya.

Asep juga mengungkapkan jika adanya pembentukan tiga pansus ini dengan alasan setiap raperda memiliki subtansi yang berbeda.”Raperda APBD memiliki subsantansi yang berbeda dengan Raperda Tata tertib dan Pansus Kode Etik. Demikian juga, Raperda Tata Tertib berbeda dengan Raperda Kode Etik.“imbuhnya.

Asep mengklaim, jika pembahasan tiga raperda tersebut tidak ada kendala, utamanya Raperda APBD tahun 2020. Sebab, dari sisi pemahaman sudah disosialisasikan sebelumnya.“Semua sudah disosialisasikan dengan seluruh anggota DPRD pada awal masuk kerja,”pungkasnya.(ardan/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo Kota Bandung: Ex Undis Sol Vs Gemah Ripah Wibawa mukti

    Logo Kota Bandung: Ex Undis Sol Vs Gemah Ripah Wibawa mukti

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung dan Persib hampir dipastikan tidak bisa terlepaskan. Keduanya bak dua sisi mata uang. Jika menyebut Kota Bandung, sebagian orang pasti akan teringat dengan Persib. Bahkan jika menyebut Persib, hampir dipastikan orang akan teringat dengan Kota Bandung. Terlebih, Kota Bandung dan Persib memang memiliki lambang yang nyaris sama. Namun logo Kota […]

  • Pemkot Bandung Apresiasi 11 Perusahaan Pendukung Pembangunan

    Pemkot Bandung Apresiasi 11 Perusahaan Pendukung Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota  Bandung mengapresiasi sejumlah perusahaan, BUMN, dan BUMD yang telah mendukung pembangunan Kota Bandung. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Jumat (3/5/2019) malam. “Sebagai ibu kota provinsi, Bandung memiliki daya tarik yang cukup besar dari berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Akan […]

  • Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Praktisi Cyber Security, Restia Moegiono mengatakan adanya pembajakan akun WhatsApp (WA) , sering menyebabkan serangan sosial enginneering pada kontak yang terhubung pada akun tersebut. “Social engineering atau rekayasa sosial merupakan teknik manipulasi psikologis manusia yang digunakan agar korban melakukan tindakan tertentu yang merugikan,“ kata Restia pada Ngulik episode ke – 11, Kamis […]

  • Dua Gerai Holywings Di Kota Bandung Inisiatif Tutup Operasional

    Dua Gerai Holywings Di Kota Bandung Inisiatif Tutup Operasional

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dua gerai Holywings di Kota Bandung berinisiatif menutup operasional mereka, Selasa 28 Juni 2022 malam. Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan operasional Holywings ini dilakukan secara suka rela dan atas inisiatif sendiri. Di sisi lain, Pemkot Bandung belum melakukan tindakan. Sebelumnya, kepastian penutupan dua gerai Holywings tersebut disampaikan langsung […]

  • Jabar Bisa Jadi Role Model

    Jabar Bisa Jadi Role Model

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KOTA BALIKPAPAN,Mbinews.id — Plh. Sekda Setiawan Wangsaatmaja menyatakan pemda di seluruh Indonesia bisa mencontoh keberhasilan Pemdaprov Jabar dalam mereformasi birokrasi melalui transformasi digital. Reformasi birokrasi di tubuh Pemdaprov ditopang transformasi digital dengan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai motor penggerak. Model ini kemudian menjadi standar bagi pemda kabupaten dan kota di Jabar untuk melakukan hal yang […]

  • Raperda RTRW 2021-2041 Disahkan DPRD Kota Sukabumi

    Raperda RTRW 2021-2041 Disahkan DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – DPRD Kota Sukabumi mengesahkan Rancangan pertauran daerah RTRW 2021-2041 Kota Sukabumi menjadi Peraturan daerah yang definiitif. Penegsahan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna, di Gdeung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (19/11/2021) “Alhamdulilah, sudah selesai prosesnya. Memang perubahan tata ruang ini sangat diharapkan sekali,”ucap Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan hamami Lanjutnya, menurutnya perubahan Perda RTRW […]

expand_less