Breaking News
Trending Tags

Jelang Putusan Praperadilan Dadan Tri, Hercules Minta Hakim PN Jaksel Bersikap Obyektif

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Rosario de Marshall atau dikenal dengan nama beken Hercules, berharap Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bersikap objektif dalam memutus praperadilan yang diajukan Dadan Tri Yudianto.

Hercules pun meminta Hakim tidak silau dengan nama KPK dan memutus praperadilan dengan seadiln-adilnya serta berdasarkan fakta persidangan.

Hal itu disampaikan Hercules jelang putusan praperadilan yang diajukan Dadan Tri Yudianto yang rencananya akan dibacakan pada Senin, 26 Juni 2023 atau Selasa, 27 Juni 2023.

Seperti diketahui, Dadan selaku eks Komisaris PT Wika Beton mempraperadilankan KPK atas status tersangka yang disandangnya.

Ia dijadikan tersangka oleh KPK dalam kasus suap pengurusan perkara kasasi KSP Intidana yang melibatkan Hakim Agung di Mahkamah Agung.

Dadan dijadikan tersangka bersama Sekretaris MA Nonaktif, Hasbi Hasan. Keduanya disebut telah menerima uang senilai Rp 11,2 miliar agar kasasi dapat dikabulkan oleh Hakim Agung di MA.

“Saya berharap Hakim mengabulkan praperadilan dari adik saya (Dadan Tri Yudianto) dengan objektif dan berdasarkan fakta persidangan. Hakim jangan takut dengan nama KPK,” tegas Hercules saat dihubungi wartawan, Sabtu, 24 Juni 2023.

Hercules menuturkan, perkara yang menjerat Dadan hingga kemudian dijadikan tersangka oleh KPK, terkesan terlalu dipaksakan.

Sangkaan KPK terkait penerimaan uang oleh Dadan dari pengusaha bernama Heryanto Tanaka, kata Hercules sangat tidak berdasar.

Kata Hercules, Dadan menerima uang dari Heryanto Tanaka murni terkait bisnis dan bukan untuk ikut membantu Tanaka dan tim kuasa hukumnya mengurus perkara KSP Intidana di Mahkamah Agung.

“Perkaranya terkesan dipaksakan. Kenapa? Karena adik saya itu terima uang dari Tanaka bukan kaitan dengan perkara. Uang itu murni untuk bisnis, tidak ada sangkut pautnya dengan perkara di MA. Tidak ada bukti juga yang menyatakan uang itu untuk perkara,” ungkap Hercules.

Ia pun tak habis pikir mengapa kemudian Dadan Tri Yudianto malah dijadikan tersangka oleh KPK dengan tudingan menerima uang dan ikut mengurusi perkara di MA..

Menurut Hercules, KPK menjadikan Dadan sebagai tersangka hanya berangkat dari pemberitaan dan keterangan adanya pertemuan atau komunikasi. KPK, ujar Hercules, masih belum mengungkap pertemuan dan komunikasi apa yang dilakukan Dadan.

“KPK harus mempunyai barang buktinya. Kalau hanya komunikasi, hanya pertemuan, hanya mengantarkan Tanaka, itu hanya kaitan bisnis dengan adik saya (Dadan). Bahkan saya ikut diperiksa dua kali ternyata pemeriksaan saya mereka tidak ditemukan. Mereka cari lagi alibi untuk saya bagaimana caranya untuk bisa menahan adik saya itu,” ungkap Hercules.

Meski begitu, Hercules menyatakan mendukung KPK dalam memberantas menangkapi orang-orang yang merugikan negara, mengalirkan dana negara kepada orang orang tertentu.

Namun terkait yang menjerat Dadan, ia menyatakan tidak ada sangkut pautnya dengan perkara Heryanto Tanaka cs yang sedang berjalan di Mahkamah Agung.

“Tapi kalau ini kan (kasus Dadan) menyangkut uang bisnis dan uang suapan yang tidak ada kaitannya dengan negara. Kasusnya Tanaka dan Parera dan MA. Lalu akhirnya menelusuri lah uang-uangnya Takana ini dan kebetulan ada investasi dengan adik saya (Dadan),” jelas Hercules.

Uang dari Tanaka ke Dadan itu, tegas Hercules, terkait bisnis klnik. “Jadi itu tidak nyambung karena ada bisnisnya itu seolah olah ada uang itu untuk menyuap. Itu murni bisnis, ada perjanjiannya. Mereka, KPK ini sudah kehilangan akal sudah buru-buru menahan adik saya,” tandas Hercules.

Soal praperadilan Dadan, Hercules menaruh harapan Hakim mengabulkannya sehingga status tersangka akhirnya gugur dan perkara pokok tidak dilanjutkan ke persidangan.

“Menurut saya pribadi dan keluarga besar, kami harap pengadilan itu profesional. Artinya hukum itu di atas segala-galanya. Mudah-mudahan pengadilan itu akan melihat dulu bukti bukti semuanya. Mudah-mudahan tidak dipengaruhi orang-orang yang mempunyai kepentingan. Hakim harus berani dan objektif dan sesuai dengan hasil fakta di persidangan,” harap Hercules.

Beberapa waktu lalu, Hercules juga sempat datang ke Pengadilan Tipikor Bandung, saat Dadan Tri Yudianto menjadi saksi untuk terdakwa lain dalam perkara yang sama.

Dia disebut-sebut KPK kecipratan uang senilai Rp 3 miliar dari total Rp 11,2 miliar yang diterima oleh Dadan dari Heryanto Tanaka selaku Deposan KSP Intidana.

Hercules menegaskan, uang Rp 3 miliar yang diterimanya itu murni merupakan uang pinjaman kepada Dadan dan tak ada sangkut paut dengan pengurusan perkara di MA termasuk dengan Sekretaris MA, Hasbi Hasan.

“Terkait dengan uang Rp 3 miliar, gak ada urusan dengan Hasbi,” ucap dia.

“Tidak ada sogok-sogok mulut sogok pantat itu. Saya belum pernah terjerat hukum sogok-menyogok,” lanjut dia kala itu.

Uang Rp 3 miliar itu, lanjut Hercules, digunakannya untuk membangun Kantor Perikanan Muara Baru. Dia juga mengaku sudah menitipkan mobil milik anaknya yang dibeli seharga Rp 2,2 miliar sebagai jaminan terhadap Dadan.

“Saya sudah jelaskan itu (soal pinjam uang) ke penyidik KPK,” tegas Hercules. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat ‘Mati Suri’, Toko Oleh-Oleh Haji Dan Umrah Kembali Menggeliat

    Sempat ‘Mati Suri’, Toko Oleh-Oleh Haji Dan Umrah Kembali Menggeliat

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang sempat ditutup sampai dua tahun, kini kembali dibuka. Hal ini berdampak besar bagi usaha oleh-oleh haji dan umrah di Kota Bandung. Salah satunya pertokoan Pasar Baru. Seperti Toko Hasanah milik Risma Febrian Safitri. Usaha ini telah ia jalani sejak 2014. Dampak pandemi sangat terasa bagi usahanya. Menurutnya, […]

  • Direktur bank bjb Layani Langsung Nasabah di Kuningan

    Direktur bank bjb Layani Langsung Nasabah di Kuningan

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KUNINGAN, MBInews.id – Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2022, jajaran direksi bank bjb melayani langsung dan memberikan apresiasi kepada para nasabah yang berkunjung ke kantor bank bjb. Aksi ini dilakukan Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini di Kantor bank bjb Cabang Kuningan yang turun langsung memberikan pelayanan dan bingkisan kepada nasabah sekaligus mendengarkan sumbang saran […]

  • Diguyur Hujan Sejak Siang, Akses Jalan Protokol Sempat Terputus

    Diguyur Hujan Sejak Siang, Akses Jalan Protokol Sempat Terputus

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Sukabumi sejak siang tadi, mengakibatkan terjadinya genangan air di beberapa titik termasuk di ruas jalan protokol Arif Rachman Hakim, Minggu (7/11/2021). Aam (58) warga sekitaran Jalan Raya Arif Rachman Hakim mengatakan, dampak dari curah hujan tinggi yang terjadi, menyebabkan tingginya genangan air, yang sempat memutus akses […]

  • Empat Pemda Hijaukan KBU, Sektor 22 Citarum Harum : Tanam 2600 Bibit Pohon Gunakan  Pola Tumpangsari

    Empat Pemda Hijaukan KBU, Sektor 22 Citarum Harum : Tanam 2600 Bibit Pohon Gunakan Pola Tumpangsari

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Kota Bandung serta Sektor 22 Citarum Harum, di bawah komando Kodam 3 Siliwangi hijaukan kawasan Bandung Utara, tepatnya di Dago Resort Desa Mekar Saluyu, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, Selasa (25/2/2020). Penanaman berbagai jenis bibit pohon tersebut dipimpin langsung Aster Kolonel Arh G. T […]

  • Cegah Penyebaran, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tutup Sementara Enam Obyek Wisata  Di Kota Bandung

    Cegah Penyebaran, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tutup Sementara Enam Obyek Wisata Di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung menutup sementara sejumlah tempat wisata di Kota Bandung. Penutupan ini merupakan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. Sejumlah objek wisata di Kota Bandung ditutup sementara mulai 23 Mei hingga 1 Juni 2021 mendatang. Objek wisata yang ditutup yaitu, Bandung Zoologucal Garden (Kebon Binatang Bandung) di Jalan Tamansari, […]

  • Warga Sukabumi Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19

    Warga Sukabumi Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ribuan warga di Sukabumi, sangat antusias mengikuti program Gebyar Vaksin Presisi yang diadakan Polres Sukabumi Kota, di Auditorium Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi, Sabtu (4/9/2021) pagi. Dalam kegiatan terrsebut, Polres Sukabumi Kota menyediakan 2.000 dosis vaksinasi Covid-19, yang di peruntukkan bagi warga di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP […]

expand_less