Breaking News
Trending Tags

Jelang Ramadan, Tedy Rusmawan Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,, MBinews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi, S.Pd., melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di Pasar Sederhana, Bandung, Rabu (30/3/2022).

Kunjungan ke Pasar Sederhana itu didampingi oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), direktur PD Pasar Juara, hingga kepala Satpol PP.

“Kita kita hari ini mengecek kesiapan menjelang Ramadan, ya. Secara umum stok barang sembako relatif tersedia,” ujar Tedy.

Meski begitu, dari hasil pembicaraan dengan para pedagang, persoalan minyak goreng curah masih belum usai. Stok minyak goreng curah masih terbatas. Pedagang hanya mampu mendapat 5 hingga 10 kilogram.
Harganya pun tergolong mahal dengan kisaran Rp25 ribu per kilogram, hampir sama dengan harga minyak goreng kemasan.

“Jadi kita ingin mendorong pemerintah pusat terkait distribusi minyak goreng curah. Hari ini sangat terbatas sekali, kalau tidak ingin dikatakan mendekati kosong. Sehingga kenaikan harganya sangat signifikan,” kata Tedy.

Harga eceran terendah (HET) minyak curah sebetulnya ada di angka Rp15.500 per kilogram dan Rp14 ribu per liter.

“Jadi untuk minyak curah ini rata-rata kenaikannya signifikan lah. Yang jelas, yang paling menjadi catatan adalah minyak goreng curah. Yang harganya sudah mendekati harga minyak goreng kemasan,” ujarnya.

Dalam langkah pengecekan itu, harga beras relatif stabil. Ada yang dijual Rp10 ribu per kilogram, tetapi secara umum stok dan harganya relatif stabil.

“Telur juga harganya stabil di angka Rp24-25 ribu per kilogram. Jadi untuk telur boleh dikatakan stoknya juga melimpah. Kita cek barusan ke pedagangnya relatif tersedia banyak,” kata Tedy.

Kemudian untuk harga daging sapi ada peningkatan Rp140 ribu per kilogram dari sebelumnya di kisaran Rp120 ribu per kilogram pada pekan lalu.

Menurut informasi pedagang, kenaikannya didorong dari harga daging sapi impor kerbau yang biasanya Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu.

“Ini tentunya terkait pengendalian harga daging impor untuk dikomunikasikan oleh Disdagin, kemudian dicek dan dikontrol oleh DKPP karena memang kontrolnya di DKPP untuk RPH (Rumah Pemotongan Hewan).
Tedy mengatakan, stok daging impor tersedia cukup memadai, tetapi ketersediaan daging sapi lokal perlu lebih diupayakan lagi.

Sementara harga daging ayam bervariasi, hingga Rp38 ribu per kilogram untuk ukuran besar. Ada kenaikan dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kilogram.

Kemudian harga gula merah, kelapa parut maupun santan relatif terkendali, dan harga sayuran terpantau aman dengan kenaikan harga hingga Rp500.

Adapun harga bawang merah dan bawang putih bervariasi di kisaran Rp30-40 ribu.

Keamanan Pangan

Tedymenjelaskan, hasil keliling di los para pedagang juga menemukan kadar keamanan pangan yang terjaga. Keamanan pangan terpantau relatif aman dari hasil pengecekan menggunakan alat oleh petugas.

“Kita cek daging ayam tidak ada klorin. Kemudian ikan juga kita cek relatif tidak ada bahan-bahan pengawet, formalin. Aman. Kita cek tidak ada perubahan warna, relatif bening. Jadi secara kualitas barang di Pasar Sederhana aman, insyaallah,” ujarnya.

Tedy meminta warga untuk tidak melakukan panic buying karena justru akan memacu kenaikan harga. DPRD Kota Bandung akan terus mengupayakan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga bersama Pemkot Bandung.

“Memang persoalan yang ada di Kota Bandung tidak sederhana karena kondisi ini berlaku nasional. Kita mendorong pemerintah pusat agar ada pengendalian harga, terutama produsen dan distributor ini bisa terkendali. Dan pasokan juga bisa dipastikan. Terutama bagi harga yang berpotensi naik yakni daging ayam dan daging sapi.

Sebagai langkah strategis, Tedy berharap operasi pasar tetap berjalan rutin. Seminggu sekali harus diupayakan operasi pasar karena perlu ada kontrol.

“Kami juga mendorong ke Disdagin supaya distributor minyak goreng curah untuk diundang, untuk menangani persoalan di lapangan bersama Komisi B, karena yang paling rawan ini minyak goreng curah. Ada kabar potensi kenaikan daging sapi dan cabai merah. Operasi pasar fungsinya adalah mendengar terkait dinamika yang ada di tengah pedagang sehingga bisa dilakukan antisipasi,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi menuturkan, Komisi B akan segera menggelar rapat bersama dinas terkait untuk mengundang distributor minyak goreng di Kota Bandung.

“Seorang pedagang besar pun dia hanya distok 10 kilogram per hari. Harganya sama dengan kemasan. Mereka punya kelebihan bisa diecer daripada minyak goreng kemasan.

Hari Senin bersama Disdagin akan memanggil distributor, untuk penyelesaian bersama. Yang penting stok ada. Memang ini masalah nasional. Tetapi yang penting stok ada karena masyarakat ini sangat membutuhkan,” ujar Faozi. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Kasus Retribusi Ditahan, Pemkot Sukabumi Siapkan Pemberhentian Sementara TCN

    Tersangka Kasus Retribusi Ditahan, Pemkot Sukabumi Siapkan Pemberhentian Sementara TCN

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyatakan sikap hati-hati, menyikapi penetapan TCN sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan retribusi wisata Pemandian Air Panas Cikundul dan Kolam Renang Rengganis. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, menegaskan, seluruh proses terkait status kepegawaian TCN sepenuhnya akan mengikuti regulasi yang berlaku, dan tidak mencampuri […]

  • Berkumpulnya Karang Taruna untuk  Memperkuat sinergi dan Koordinasi

    Berkumpulnya Karang Taruna untuk Memperkuat sinergi dan Koordinasi

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    CIMAHI, Mbinews — Rapat Koordinasi Karang Taruna Provinsi Jawa Barat yang pelaksanaanya rutin dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, diikuti oleh para peserta dari seluruh jajaran pengurus Karang Taruna Jawa Barat dan para Ketua Karang Taruna dari Kabupaten dan Kota se-Prov. Jawa Barat. Pelaksanaan Rapat Koordinasi Karang Taruna Jawa Barat Tahun 2024 yang dilaksanakan di […]

  • Tantangan DKP3,  LP2B Hanya 28 Hektare Milik Pemkot Sukabumi  Sisanya Milik Warga

    Tantangan DKP3, LP2B Hanya 28 Hektare Milik Pemkot Sukabumi Sisanya Milik Warga

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Dari 321 hektare sawah yang dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Sukabumi, ternyata hanya 28 hektare saja milik Pemkot Sukabumi, dan sisanya sekitar 293 hektare murni milik masyarakat. Melihat kondisi tersebut, tentunya menjadi sebuah tantangan bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) setempat untuk bisa mempertahankan lP2B yang dimiliki […]

  • Pembunuhan Kalinus Zai Ditangkap,  Anggota DPRD Sumut Komisi A Thomas Dachi Apresiasi Kinerja Polda Sumut

    Pembunuhan Kalinus Zai Ditangkap, Anggota DPRD Sumut Komisi A Thomas Dachi Apresiasi Kinerja Polda Sumut

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MEDAN, Anggota DPRD Sumut Komisi A, Thomas Dachi SH memberi apresiasi tinggi kepada Polresta Deli Serdang dan Polda Sumut atas kinerja cepat, sigap dan tepatnya dalam menangani kasus pembunuhan Kalinus Zai (40) Sabtu (26/06/2021) kemarin. “Saya ucapkan terima kasih dan memberi apresiasi tinggi kepada Polresta Deli Serdang dan Polda Sumut atas kerja cepatnya dalam menangkap […]

  • Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara month to month (mtm), Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,19 persen pada Desember 2023. Bahkan nili inflasi tersebut, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), Kota Sukabumi merupakan yang terendah dibandingkan dengan kota lianya di Jawa Barat. “Yang dipantau inflasinya langsung oleh BI, ada tujuh Kota di Jawa Barat. Yakni, Kota Bekasi, Bandung, Cirebon, […]

  • Pemkot Sukabumi,  Inflasi Bulan Pebruari 2020 Beberapa Komoditas Alami Kenaikan Harga

    Pemkot Sukabumi, Inflasi Bulan Pebruari 2020 Beberapa Komoditas Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mencatat nilai inflasi di bulan Februari 0,26 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,44.”Pada bulan Februari, inflasinya mencapai 0,26 persen, Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Februari 2020 sebesar 0,67 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2020 terhadap Februari 2019) sebesar 3,01 persen”ujar Sekretaris Tim Pengendali Inflasi […]

expand_less