Breaking News
Trending Tags

Jelang Ramadan, Tedy Rusmawan Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,, MBinews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi, S.Pd., melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di Pasar Sederhana, Bandung, Rabu (30/3/2022).

Kunjungan ke Pasar Sederhana itu didampingi oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), direktur PD Pasar Juara, hingga kepala Satpol PP.

“Kita kita hari ini mengecek kesiapan menjelang Ramadan, ya. Secara umum stok barang sembako relatif tersedia,” ujar Tedy.

Meski begitu, dari hasil pembicaraan dengan para pedagang, persoalan minyak goreng curah masih belum usai. Stok minyak goreng curah masih terbatas. Pedagang hanya mampu mendapat 5 hingga 10 kilogram.
Harganya pun tergolong mahal dengan kisaran Rp25 ribu per kilogram, hampir sama dengan harga minyak goreng kemasan.

“Jadi kita ingin mendorong pemerintah pusat terkait distribusi minyak goreng curah. Hari ini sangat terbatas sekali, kalau tidak ingin dikatakan mendekati kosong. Sehingga kenaikan harganya sangat signifikan,” kata Tedy.

Harga eceran terendah (HET) minyak curah sebetulnya ada di angka Rp15.500 per kilogram dan Rp14 ribu per liter.

“Jadi untuk minyak curah ini rata-rata kenaikannya signifikan lah. Yang jelas, yang paling menjadi catatan adalah minyak goreng curah. Yang harganya sudah mendekati harga minyak goreng kemasan,” ujarnya.

Dalam langkah pengecekan itu, harga beras relatif stabil. Ada yang dijual Rp10 ribu per kilogram, tetapi secara umum stok dan harganya relatif stabil.

“Telur juga harganya stabil di angka Rp24-25 ribu per kilogram. Jadi untuk telur boleh dikatakan stoknya juga melimpah. Kita cek barusan ke pedagangnya relatif tersedia banyak,” kata Tedy.

Kemudian untuk harga daging sapi ada peningkatan Rp140 ribu per kilogram dari sebelumnya di kisaran Rp120 ribu per kilogram pada pekan lalu.

Menurut informasi pedagang, kenaikannya didorong dari harga daging sapi impor kerbau yang biasanya Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu.

“Ini tentunya terkait pengendalian harga daging impor untuk dikomunikasikan oleh Disdagin, kemudian dicek dan dikontrol oleh DKPP karena memang kontrolnya di DKPP untuk RPH (Rumah Pemotongan Hewan).
Tedy mengatakan, stok daging impor tersedia cukup memadai, tetapi ketersediaan daging sapi lokal perlu lebih diupayakan lagi.

Sementara harga daging ayam bervariasi, hingga Rp38 ribu per kilogram untuk ukuran besar. Ada kenaikan dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kilogram.

Kemudian harga gula merah, kelapa parut maupun santan relatif terkendali, dan harga sayuran terpantau aman dengan kenaikan harga hingga Rp500.

Adapun harga bawang merah dan bawang putih bervariasi di kisaran Rp30-40 ribu.

Keamanan Pangan

Tedymenjelaskan, hasil keliling di los para pedagang juga menemukan kadar keamanan pangan yang terjaga. Keamanan pangan terpantau relatif aman dari hasil pengecekan menggunakan alat oleh petugas.

“Kita cek daging ayam tidak ada klorin. Kemudian ikan juga kita cek relatif tidak ada bahan-bahan pengawet, formalin. Aman. Kita cek tidak ada perubahan warna, relatif bening. Jadi secara kualitas barang di Pasar Sederhana aman, insyaallah,” ujarnya.

Tedy meminta warga untuk tidak melakukan panic buying karena justru akan memacu kenaikan harga. DPRD Kota Bandung akan terus mengupayakan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga bersama Pemkot Bandung.

“Memang persoalan yang ada di Kota Bandung tidak sederhana karena kondisi ini berlaku nasional. Kita mendorong pemerintah pusat agar ada pengendalian harga, terutama produsen dan distributor ini bisa terkendali. Dan pasokan juga bisa dipastikan. Terutama bagi harga yang berpotensi naik yakni daging ayam dan daging sapi.

Sebagai langkah strategis, Tedy berharap operasi pasar tetap berjalan rutin. Seminggu sekali harus diupayakan operasi pasar karena perlu ada kontrol.

“Kami juga mendorong ke Disdagin supaya distributor minyak goreng curah untuk diundang, untuk menangani persoalan di lapangan bersama Komisi B, karena yang paling rawan ini minyak goreng curah. Ada kabar potensi kenaikan daging sapi dan cabai merah. Operasi pasar fungsinya adalah mendengar terkait dinamika yang ada di tengah pedagang sehingga bisa dilakukan antisipasi,” ujarnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi menuturkan, Komisi B akan segera menggelar rapat bersama dinas terkait untuk mengundang distributor minyak goreng di Kota Bandung.

“Seorang pedagang besar pun dia hanya distok 10 kilogram per hari. Harganya sama dengan kemasan. Mereka punya kelebihan bisa diecer daripada minyak goreng kemasan.

Hari Senin bersama Disdagin akan memanggil distributor, untuk penyelesaian bersama. Yang penting stok ada. Memang ini masalah nasional. Tetapi yang penting stok ada karena masyarakat ini sangat membutuhkan,” ujar Faozi. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    Belasan Ribuan Orang Dari Timses RKH, Siap Menangkan Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana “AYEUNA” di Pilkada 2024 Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Ayep Zaki-Bobby Maulana terus berdatangan. Dukungan pemenangan untuk pasangan Balon yang memiliki tagline “Ayeuna” tersebut, datang dari tim relawan Raden Koesoemo Hutaripto (RKH) pada Pileg 2024 lalu. Di mana RKH sendiri lolos menuju singgasana DPRD masa jabatan 2024-2029, mendatang. Relawan militan RKH ini menyatakan kesiapannya […]

  • Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id – Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb selaku yang membawahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas Bandung akan patuh dan menghormati proses hukum, setelah mencermati berita/isu yang berkembang terkait gugatan yang dilayangkan mantan Dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana. Gugatan mantan dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana terhadap pengurus Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb […]

  • HUT RI Ke -77, Ketua KPK:  Bangsa Indonesia Benar-Benar Merdeka Jika Bebas dari Kejahatan Korupsi

    HUT RI Ke -77, Ketua KPK: Bangsa Indonesia Benar-Benar Merdeka Jika Bebas dari Kejahatan Korupsi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id – Hari ini, Rabu 17 Agustus 2022, segenap bangsa Indonesia dimanapun kita berada, dapat kembali memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke -77 Republik Indonesia. “Pulih lebih Cepat, Bangkit Lebih kuat” yang diusung pemerintah sebagai tema besar Peringatan HUT RI tahun ini, sangat tepat, mengingat bangsa kita dibawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, terbukti […]

  • Anggota DPRD Kota Bandung Prihatin Perda RT RW Banyak Dilanggar karena Kurang Sosialisasi

    Anggota DPRD Kota Bandung Prihatin Perda RT RW Banyak Dilanggar karena Kurang Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Perda ( Peratura Daerah ) yang sudah disahkan DPRD Kota Bandung, seringkali tidak diketahui oleh warga karena kurangnya sosialisasi. Selain itu, menurut Anggota DPRD Kota Bandung  Dr.Ir. Juniarso Ridwan  SH.MH.SM i  ada beberapa Perda yang tidak diketahui warga Kota Bandung , karena tidak dilengkapi Perwal (Peraturan wali kota). Seperti  Perda yang kurang […]

  • Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,binews.id– Pemerintah Kota Sukabumi bersama DPRD setempat, menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, kepada Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, di Auditorium Dr Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Jakarta. Rabu, […]

  • Evaluasi Program Pemkot Bandung Terkait Penanganan Banjir dan Sampah

    Evaluasi Program Pemkot Bandung Terkait Penanganan Banjir dan Sampah

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung menggelar rapat bersama SKPD mitra kerja terkait evaluasi program kerja 2024, serta penanganan banjir dan sampah di Kota Bandung, di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD, Senin, 7 Oktober 2024. Rapat Kerja bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. […]

expand_less