Breaking News
Trending Tags

Kementerian ATR/BPN Gandeng Pokmas Petarung Jaga Situ dan Danau

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id– Situ atau Danau merupakan salah satu infrastruktur dalam mengendalikan air sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menyelamatkan danau dan situ makanya melibatkan masyarakat.

Awalnya Situ Sipatahunan merupakan area terbuka yang diperuntukan menampung air bagi masyarakat. Selain melindungi situ dan danau di sejumlah DAS di Jawa Barat seperti Citarum, Cisadane dan Ciliwung. Pemerintah juga memberikan pemahaman peraturan zonasi tata ruang danau dan situ di beberapa danau dan situ di Indonesia.

Dalam hal ini pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng warga lokal untuk mengawasi laju pertumbuhan bangunan di Wilayah Sungai (WS) Citarum serta WS Ciliwung dan Cisadane. Warga yang dilibatkan, diwadahi dalam kelompok khusus bernama Kelompok Masyarakat Pejuang Tata Ruang (Pokmas Petarung).

Sebanyak 99 anggota Kelompok Masyarakat Peduli Tata Ruang (Petarung) di tiga Daerah Aliran Sungai (DAS), Citarum, Cisadane dan Ciliwung. Para petarung ini diantaranya 15 orang dari Situ Citapen Subang, 16 orang dari Situ Cikumpay Purwakarta, 20 orang dari Situ Cirata, 24 dari Situ Sipatahunan dan Cisanti Kabupaten Bandung, dan 10 orang dari Situ Cisela Bogor.

Belum lama ini, Pokmas Petarung dikukuhkan langsung oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang di Situ Sipatahunan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu 22 September 2019.

Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang pada Kementerian ATR/BPN Wisnubroto Sarosa mengatakan, pendirian bangunan saat ini semakin marak dan sering tak terkendali. “Sudah saatnya kita mulai tertib meskipun perizinan sudah dipermudah,” ujarnya seusai Pengukuhan dan Pencanangan Kerja Pokmas Petarung di Situ Sipatahunan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu 22 September 2019.

Wisnu tak menampik jika bangunan yang tidak sesuai dengan aturan tata ruang saat ini masih marak. Tak hanya di wilayang perkotaan, tetapi juga di daerah aliran sungai (DAS) termasuk danau dan situ. Namun ia mengakui jika pemerintah tak bisa bergerak sendiri menyelamatkan DAS dari serangan bangunan-bangunan liar atau yang menyalahi kaidah tata ruang.

“Oleh karena itu perlu ada partisipasi dari masyarakat karena mereka lah yang lebih tahu wilayahnya sendiri. Soalnya selain masalah tata ruang, ada masalah lain yang harus diawasi seperti limbah dan sampah,” kata Wisnu.

Sebagai percontohan awal, kata Wisnu, puluhan warga kini sudah bergabung dalam Pokmas Petarung di beberapa titik DAS Citarum serta DAS Ciliwung dan Cisadane. Mereka akan bertugas mamantau dan melaporkan setiap pendirian bangunan di wilayah masing-masing.

Menurut Wisnu, anggota Pokmas Petarung sudah dibekali dengan pengetahuan tentang peraturan zonasi. Dengan begitu mereka tahu titik mana saja yang boleh digunakan untuk bangunan dan mana yang tidak boleh.

Meskipun demikian, Wisnu menegaskan bahwa Pokmas Petarung tidak boleh melakukan tindakan sendiri jika ada pelanggaran aturan zonasi dan tata ruang. “Fungsi mereka hanya memantau dan melaporkan kalau ada bangunan yang melanggar,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Agus Nuria mengatakan, pihaknya saat ini belum memiliki Rencana Desain Tata Ruang (RDTR) untuk penataan kawasan Situ Sipatahunan. “Untuk RDTR kami tengah fokus menyusun untuk wilayah perkotaan dulu seperti Soreang, Kutawaringin, Katapang dan beberapa wilayah lain,” ucapnya.

Meskipun demikian, Agus menegaskan bahwa penataan tata ruang di Kabupaten Bandung tetap sudah diatur secara umum dalam peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW). Berdasarkan aturan tersebut, ia melansir bahwa pihaknya pun kini sudah mulai melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan yang melanggar aturan tata ruang. koes

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Apresiasi Kegiatan PWI Dan IJTI Dalam Rangkaian HPN 2022

    Wali Kota Sukabumi Apresiasi Kegiatan PWI Dan IJTI Dalam Rangkaian HPN 2022

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang Hari Pers Nasionl (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2022 nanti, insan jurnalis yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi dan juga Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya, melakukan aksi sosial bersih – bersih Lapang Merdeka dan Alun – Alun Sukabumi serta bagi – bagi […]

  • Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga  Penyaluran Dana UMKM

    Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga Penyaluran Dana UMKM

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sampai saat ini masih mengkaji lembaga untuk penyaluran dana bergulir bagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pasalnya, Pemkot mengiinginkan pinjaman dana bergulir untuk mereka (UMKM) tidak dibebani dengan anggunan. “Kita sedang konsultasikan kelembagaan apa yang bisa digunakan, untuk penyaluran kreditnya tanpa menggunakan anggunan,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Selasa, […]

  • Achmad Nugraha: Layanan Dasar Pendidikan dan Kesehatan Adalah Hak Warga

    Achmad Nugraha: Layanan Dasar Pendidikan dan Kesehatan Adalah Hak Warga

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha, D.H., S.H., mengatakan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah pelayanan dasar kepada masyarakat oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, kedua pelayanan tersebut harus diberikan secara maksimal kepada masyarakat. Terutama bagi warga Kota Bandung yang tidak memiliki biaya atau tidak mampu. “Pendidikan dan kesehatan adalah pelayanan dasar, dan […]

  • BI Bantu bank bjb Optimalisasi Penyaluran Kredit

    BI Bantu bank bjb Optimalisasi Penyaluran Kredit

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meyakini keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan Suku Bunga Acuan di angka 5,75 persen sudah dipertimbangkan dengan sangat matang. Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, meyakini kebijakan Bank Indonesia mempertahankan Suku Bunga Acuan di angka 5,75 persen, merupakan upaya untuk […]

  • Sepanjang 2024, PT Jamkrindo Catat Laba Bersih Sebesar Rp1,16 Triliun

    Sepanjang 2024, PT Jamkrindo Catat Laba Bersih Sebesar Rp1,16 Triliun

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sepanjang tahun 2024, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), kembali mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang positif. Laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit menunjukkan pertumbuhan aset, peningkatan pendapatan penjaminan, serta laba bersih yang solid, sekaligus mempertegas posisi Jamkrindo sebagai pilar utama penjaminan kredit di Indonesia. Per 31 […]

  • Jelang Ramadan, Diskar PB Kota Bandung Siaga Tanggap Bencana

    Jelang Ramadan, Diskar PB Kota Bandung Siaga Tanggap Bencana

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Saat Ramadan risiko kebakaran muncul lebih tinggi. Hal itu acap terjadi karena kelalaian saat memasak menjelang sahur. Maka dari itu, Plt Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengimbau warga lebih hati-hati dan teliti saat beraktivitas di dapur. “Saat puasa Ramadan, jam mengelola masak pun akan ada perubahan. Untuk antisipasinya Diskar […]

expand_less