Breaking News
Trending Tags

Kenang Almarhum Oded, Pakar Komunikasi: Sosok Pemimpin Yang Enggan Pencitraan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Karim Suryadi turut merasakan kesedihan atas wafatnya orang nomor satu di Kota Bandung, Oded Mohamad Danial.

Apalagi beberapa hari sebelumnya Karim sempat berdialog secara blak-blakan bersama pria yang akrab disapa Mang Oded di Pendopo Kota Bandung.

“Ketika ingat beliau, jujur saya merasa sedih dan kehilangan. Meskipun ada rasa bahagia yang muncul karena sejauh yang saya tahu sejumlah ciri-ciri orang penghuni surga itu nampak padanya,” ungkapnya, Rabu 15 Desember 2021.

Karim mengenal Oded sebagai sosok pemimpin yang menjadikan silaturahmi sebagai solusi dalam memecahkan setiap persoalan. Artinya, Oded menatap warganya dengan penuh kasih sayang melalui silaturahmi.

“Ini nampak dari pola komunikasi yang Ia bangun, baik dengan Wakilnya, Kang Yana, dengan Sekda, ASN, dan masyarakat,” tuturnya.

Karim menilai, Oded termasuk seorang pemimpin yang lebih mengedepankan apresiasi ketimbang memberikan punishment atau hukuman.

“Seperti yang dia akui dalam dialog dengan saya, karena Alquran sendiri lebih banyak menyebut reward atau ganjaran ketimbang hukuman, maka Mang Oded lebih banyak memberi penguatan dan penghargaan,” ujarnya.

Karim juga mengungkapkan, Oded memiliki pandangan sendiri tentang hakikat politik. Oded menganggap politik bukan sebagai alat untuk mendapat kekuasaan dan mengedepankan kepentingan pribadi.

Namun di mata Oded, terang Karim, politik merupakan sebuah alat untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Karena itu pula Oded enggan menampilkan hasil kinerjanya kepada publik.

“Ini yang sering disalahpahami kalangan media, menyebut Pak Wali itu menjaga jarak dengan media. Tapi setelah saya gali ternyata bukan itu,” tutur Karim.

“Dia berpendapat, orang tidak boleh menonjolkan diri atau tidak boleh takabur. Mang Oded membiarkan hasil kinerja yang berbicara.”

“Mang Oded pernah bilang kalau dia pantang melakukan pencitraan. Jadi dia memang konsisten, itu yang menjadi jati diri beliau. Dia ingin menjadikan kinerjanya sebagai bahasa komunikasi kepemimpinannya,” imbuhnya.

Dengan komunikasi politik yang telah dibangun Oded bersama wakilnya, Karim meyakini Yana Mulyana yang kini menjabat sebagai Plt. Wali Kota akan mampu meneruskan jejak langkah Oded.

Ia menilai, keharmonisan yang terbangun antara Oded dan Yana terjalin dan terjaga begitu baik.

“Bulan madu antara Oded, Yana dan Sekda sudah sangat baik, berbeda dengan daerah lain yang bulan madunya singkat. Kota Bandung ini hubungan silaturahminya langgeng, keharmonisan politiknya terjaga,” ungkapnya.

“Legasi Mang Oded dalam politik silaturahmi lebih mengutamakan memberikan apresiasi ketimbang menghukum, mengajak semua keterlibatan warga tanpa pandang bulu, itu harus diteruskan,” katanya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Ibu-Ibu Kota bandung Ikuti Senam Rama Shinta

    Ribuan Ibu-Ibu Kota bandung Ikuti Senam Rama Shinta

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG – Sekitar seribuan ibu-ibu aktivis kependudukan di Kota Bandung dan emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Rama Shinta (PRS), mengikuti lomba jalan sehat dan senam Rama Shinta, yang bertujuan untuk lebih mengenalkan program Kampung KB dan Pos KB. Koordinator deklarator, Nia Kurniasih, mengaku puas dengan program-program kependudukan yang dicanangkan pemerintah. Hal ini membuktikan kepedulian dari pemerintah […]

  • Dinkes Kota Sukabumi Dapat Bantuan Tabung Oksigen Dari Pemprov Jabar

    Dinkes Kota Sukabumi Dapat Bantuan Tabung Oksigen Dari Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi terima bantuan 12 tabung oksigen dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemrpov Jabar).”Alhamdulillah, Kita dapatkan bantuan tabung oksigen dari Pemprov Jabar, pada hari Rabu, 14 Juli 2021 kemarin,”terang juru bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kota Sukabumi dr. Wahyu Handriana, lewat telepon gengamnya. Jumat, (16/7/2021). Oksigen yang berjumlah 12 […]

  • Diharapkan Perda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Lebih Optimal

    Diharapkan Perda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Lebih Optimal

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Peraturan Daerah (Perda) Penataan dan Pengembangan ekonomi kreatif (e-kraf) di Kota Bandung sudah di sahkan  tahun 2020  tapib belum optimal dilaksanakan. Pasalnya turunan perda tersebut Peraturan Wali Kota (Perwal) belum lengkap. Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi  mengatakan , belum puas dengan kinerja Pemerintah  Kota Bandung  atas pelaksanan Perda E-ktaf karena belum […]

  • Target 3.000 Labu Darah, Masyarakat Tionghoa Peduli Buka Roadshow Donor Darah 3

    Target 3.000 Labu Darah, Masyarakat Tionghoa Peduli Buka Roadshow Donor Darah 3

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dua barongsai menari seirama dengan suara musik tambur. Barongsai merah dan kuning ini menyambut kedatangan Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam acara Road Show Donor Darah 3 di Ballroom Hotel Ibis Masjid Agung Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Senin, 24 Januari 2022. Pada kesempatan ini, Yana juga ikut mendonorkan darahnya. Mulai […]

  • Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

    Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejak diberlakukan tahun 2019, sistem zonasi sekolah menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah kota (pemkot) dan kabupaten, tak terkecuali Pemkot Bandung. Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, terdapat 18 lokasi blank spot (titik kosong) di Kota Bandung yang belum memiliki sekolah negeri. Dampaknya, banyak masyarakat yang sulit mencari sekolah negeri untuk anak-anak […]

  • Toni Setiawan: Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Kepada Para Tenaga Pendidik Di Kabupaten Bandung

    Toni Setiawan: Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Kepada Para Tenaga Pendidik Di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Toni Setiawan mengatakan, undangan yang hadir dalam kesempatan kali ini merupakan para pendidik di sekitar Kabupaten Bandung yang siap mendapatkan pemaparan dari kami untuk bisa disosialisasikan kepada siswa-siswa yang mereka didik. “dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan kali ini, kita mengundang para pendidik dari Kabupaten Bandung yang kita harapkan siap dalam mendapatkan sosialisai […]

expand_less