Breaking News
Trending Tags

Konsep Penataan Perlu Terapkan Zona Sesuai Peruntukkan PKL

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung Folmer S. Silalahi, ST mengatakan DPRD  sedang membahas Raperda Kota Bandung tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Perda ( Peraturan Daerah ) dibahas karena konsep penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung dengan Perda terdahulu masih menimbulkan permasalahan di lapangan.

Permasalahan selalu muncul dengan diberlakukannya zonasi bagi PKL Kota Bandung yang terdiri dari zona merah, kuning dan hijau.

Lebih jauh  Folmer S.Silalahi ST mengatakan ,Sebaiknya zona itu dihapus saja karena hasil dari penelitian dan kajian justru banyak jalan-jalan atau wilayah diluar zona merah atau hijau masih banyak PKL. Dan itu tidak bisa diatur, sebab sudah masuk dalam zona PKL  di Kota Bandung .

Menurur Folmer, dalam usulan naskah akademik raperda tersebut, lebih baik pembagian zona merah, kuning dan hijau dihilangkan.

Nantinya diganti dengan zona sesuai peruntukan dan tidak sesuai peruntukan bagi PKL Kota Bandung .

Pansus 6 DPRD Kota Bandung telah mengundang perwakilan PKL, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bandung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung serta Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi dan  Tata Ruang Kota Bandung .

Pansus meminta pandangan dari masing-masing pihak.

Selain itu, dilakukan diskusi untuk mengetahui permasalahan PKL di Kota Bandung, termasuk solusi pembinaan.

“Jadi kaitan dengan pemanfaatan ruang, ini harus melibatkan Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi dan  Tata Ruang  Kota Bandung ,untuk mengetahui zonasi ruang di Kota Bandung yang masuk dalam zona lindung dan zona budidaya yang ada kaitannya dengan perkantoran, hunian, perdagangan dan jasa, ruang terbuka hijau .

Menurut Wakil Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung ,  untuk zona PKL dalam penempatan tata ruang di Kota Bandung  belum diakomodir secara baku di dalam  Perda tata ruang.

Nah ini yang akan kita coba menetapkan kawasan-kawasan mana yang sesuai peruntukan dan kawasan-kawasan mana yang tidak sesuai peruntukan, ” ujar Politisi PDIP.

Diharapkan  PKL yang termasuk pelaku usaha informal yang bermodal mikro ini harus dijadikan usaha binaan yang dilindungi dan diberikan legalitas oleh Pemerinta Kota  Bandung.

Sehingga nantinya mereka bisa mendapatkan pembinaan dan penataan oleh dinas terkait di Kota Bandung .

Kalau statusnya masih PKL, legalitasnya tidak diatur dalam peraturan daerah. Bagaimana mereka dapat pembinaan, bagaimana mendapatkan perhatian oleh stakeholder dalam pengembangan dan promosi, ” ujarnya.

Folmer minta kedepan, PKL di Kota Bandung harus didaftarkan sehingga tidak begitu saja jualan di mana-mana.

Nanti  didata secara jelas. Sehingga diketahui nama PKL tersebut siapa, lokasi jualannya di mana, alamat rumahnya dimana,  jika para PKL sudah didaftarkan dan didorong mendapatkan tanda daftar usaha, mereka nantinya bisa punya nomor induk berusaha (NIB).

Dengan adanya legalitas ini, maka Pemkot Bandung bisa mengintervensi PKL untuk penataan, pembinaan dan pemberdayaan. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKK Kota Bandung Peduli  Bagikan Ratusan Sembako Dan Sayuran Organik

    PKK Kota Bandung Peduli Bagikan Ratusan Sembako Dan Sayuran Organik

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung mendorong perhatian seluruh komponen kota untuk menjalankan perannya masing-masing. Tak terkecuali Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung. TP PKK Kota Bandung menggelar PKK Kota Bandung Peduli sebagai wujud kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bandung untuk berperan dalam menjaga stabilitas sosial. Dipimpin […]

  • Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Cibadak Salurkan KUR ke 2.782 Debitur hingga Rp107 Miliar

    Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Cibadak Salurkan KUR ke 2.782 Debitur hingga Rp107 Miliar

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Cibadak, Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Maret 2026, BRI Cabang Cibadak telah menyalurkan KUR sebesar Rp107.862.160.000 kepada 2.782 debitur. Penyaluran KUR tersebut difokuskan pada sektor-sektor produktif […]

  • Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

    Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA., MBInews.id – Mengejar target pembangunan konstruksi yang akan dimulai 2023, PT Kayan Hydro Energy (PT KHE) kini tengah merampungkan pembangunan jalan penghubung dari jalan umum terdekat menuju titik lokasi pembangunan Bendungan Kayan I sepanjang 12 kilometer. PT KHE optimistis proses pengerjaan konstruksi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan dapat dimulai 2023 dan beroperasi […]

  • Walikota Bandung Intruksikan Akselerasi Potensi Ekonomi

    Walikota Bandung Intruksikan Akselerasi Potensi Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M.. Danial menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengoptimalkan semua sektor ekonomi potensial di Kota Bandung. Hal itu untuk mengakselerasi sektor ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Oded meminta ada strategi khusus agar ekonomi di Kota Bandung semakin menggeliat. “Memang pada […]

  • Antisipasi Bencana Susulan, Warga Kerja Bakti Bangun Bronjong

    Antisipasi Bencana Susulan, Warga Kerja Bakti Bangun Bronjong

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lakukan antisipasi bencana alam, bhabin kamtibmas Polsek Warudoyong melakukan kerja bakti bersama warga memasang bronjong, Senin (25/04/2022). Kapolsek Warudoyong Kompol Budi Setiana mengatakan, kegiatan yang berlangsung tersebut ditenggarai bencana tanah longsor yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah Kampung Pelangi, Kelurahan Warudoyong pada beberapa waktu lalu. “Tadi Bhabin Kamtibmas bersama Bhabinsa Kelurahan Warudoyong, […]

  • Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

    Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi D DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja dengan mengundang pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran, Yogi Suprayogi, S.Sos., MA., Ph.D., di Ruang Rapat Komisi D, Jumat, (01/12/2024). Rapat ini dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi para Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto, S.T., M.PMat; […]

expand_less