Breaking News
Trending Tags

Lantik 90 Pejabat Struktural, Wali Kota Bandung: Jawab Kritik dengan Kerja Nyata

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melantik dan mengambil sumpah/janji 90 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 25 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bandung, Wakil Ketua I DPRD, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Kepala Kantor Regional III BKN, jajaran perangkat daerah, serta organisasi pendamping seperti TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan undangan lainnya.

Di antara pejabat yang dilantik, beberapa posisi strategis tercatat menempati kursi baru, antara lain, Sigit Iskandar sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Rulli Subhanudin (Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang), dan Budi Rahmat Taufik (Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda), Bira Gembira (Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda), dan Henny Indriani (Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bandung).

Selain itu dilantik juga Amiril Mu’minin (Camat Bandung Kidul), Suharyanto (Camat Sukasari). Rizka Arynai (Camat Bandung Wetan), Wiwit Afiantoro (Camat Lengkong), Evy Oktaviyanti (Camat Mandalajati), Jon Heri (Camat Andir), Agus Rahman (Camat Cibiru), Siti Romlah (Camat Cicendo), dan Atang Rachman (Camat Antapani).

Pada kesempatan itu, dilantik juga pejabat lainnya di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, sumpah jabatan bukan hanya disampaikan di hadapan pejabat dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

“Integritas dan loyalitas adalah kunci. Jabatan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan bentuk pengabdian. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jadilah pemimpin yang amanah, jujur, dan setia pada NKRI serta masyarakat yang kita layani,” tegas Farhan.

Ia mengingatkan agar setiap pejabat mengembangkan inovasi, melanjutkan program yang baik dari pendahulu, serta menambahkan nilai baru yang bermanfaat bagi warga.

Farhan menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat, sesuai dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Farhan juga menyinggung program besar yang akan dijalankan Pemkot Bandung, yaitu persiapan menghadapi bonus demografi.

Pada 2026, pemerintah berencana meluncurkan program insentif kependudukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kartu keluarga, dengan tujuan meningkatkan populasi usia produktif di Bandung.

“Kota Bandung memiliki 2,6 juta jiwa penduduk dengan tambahan 300–400 ribu orang yang keluar-masuk harian. Dalam lima tahun ke depan, kita harus memanfaatkan bonus demografi ini dengan meningkatkan produktivitas. Tapi itu semua akan jadi jargon belaka tanpa kerja keras, dedikasi, dan integritas,” jelas Farhan.

Di penghujung sambutannya, Wali Kota Bandung mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan perbaikan, bukan sekadar untuk ditanggapi di media sosial.

“Jawab kritik dengan kerja nyata. Bukan personal branding, bukan glorifikasi. Publikasikanlah proses dan hasil kerja yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Farhan menutup sambutan dengan menyerukan agar seluruh pejabat bekerja bersama demi mewujudkan visi Kota Bandung “Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.”

BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melantik dan mengambil sumpah/janji 90 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 25 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bandung, Wakil Ketua I DPRD, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Kepala Kantor Regional III BKN, jajaran perangkat daerah, serta organisasi pendamping seperti TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan undangan lainnya.

Di antara pejabat yang dilantik, beberapa posisi strategis tercatat menempati kursi baru, antara lain, Sigit Iskandar sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Rulli Subhanudin (Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang), dan Budi Rahmat Taufik (Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda), Bira Gembira (Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda), dan Henny Indriani (Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bandung).

Selain itu dilantik juga Amiril Mu’minin (Camat Bandung Kidul), Suharyanto (Camat Sukasari). Rizka Arynai (Camat Bandung Wetan), Wiwit Afiantoro (Camat Lengkong), Evy Oktaviyanti (Camat Mandalajati), Jon Heri (Camat Andir), Agus Rahman (Camat Cibiru), Siti Romlah (Camat Cicendo), dan Atang Rachman (Camat Antapani).

Pada kesempatan itu, dilantik juga pejabat lainnya di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, sumpah jabatan bukan hanya disampaikan di hadapan pejabat dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

“Integritas dan loyalitas adalah kunci. Jabatan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan bentuk pengabdian. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jadilah pemimpin yang amanah, jujur, dan setia pada NKRI serta masyarakat yang kita layani,” tegas Farhan.

Ia mengingatkan agar setiap pejabat mengembangkan inovasi, melanjutkan program yang baik dari pendahulu, serta menambahkan nilai baru yang bermanfaat bagi warga.

Farhan menekankan pentingnya pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat, sesuai dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Farhan juga menyinggung program besar yang akan dijalankan Pemkot Bandung, yaitu persiapan menghadapi bonus demografi.

Pada 2026, pemerintah berencana meluncurkan program insentif kependudukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kartu keluarga, dengan tujuan meningkatkan populasi usia produktif di Bandung.

“Kota Bandung memiliki 2,6 juta jiwa penduduk dengan tambahan 300–400 ribu orang yang keluar-masuk harian. Dalam lima tahun ke depan, kita harus memanfaatkan bonus demografi ini dengan meningkatkan produktivitas. Tapi itu semua akan jadi jargon belaka tanpa kerja keras, dedikasi, dan integritas,” jelas Farhan.

Di penghujung sambutannya, Wali Kota Bandung mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan perbaikan, bukan sekadar untuk ditanggapi di media sosial.

“Jawab kritik dengan kerja nyata. Bukan personal branding, bukan glorifikasi. Publikasikanlah proses dan hasil kerja yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Farhan menutup sambutan dengan menyerukan agar seluruh pejabat bekerja bersama demi mewujudkan visi Kota Bandung “Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.”

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat PPKm Darurat, Pekerja Sektor Informal Banyak Terdampak Cukup Besar

    Akibat PPKm Darurat, Pekerja Sektor Informal Banyak Terdampak Cukup Besar

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANDUNG, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar III Tobias Ginanjar menyebut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai berdampak cukup besar pada sektor perekonomian masyarakat, karena banyak sektor-sektor ekonomi yang tidak bisa menjalankan aktifitasnya untuk sementara waktu. Selain itu akibat menurunnya aktifitas ekonomi berimbas pada para pekerja di sektor informal seperti para […]

  • Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Camat Purabaya Nunung Nurhayati melantik Kepala Desa Purabaya Ramdani. Pelantikan yang menerapkan protokol kesehetan tersebut dilakukan di Aula Desa setempat. Rabu,(6/01/2021). Acara pelantikan juga dihadiri oleh para tokoh dan masyarakat setempat. Diantaranya, H. Dasuki dan Asep Budi kepala sekolah SMK purabayaUsai melantik Nunung beraharap kepada Kepala Desa bisa melakukan pekerjaannya sesuai tugas dan fungsinya. […]

  • Bila Ada Penimbunan Komoditas Pangan, Tedy Rusmawan: Harus Ada Sanksi Tegas

    Bila Ada Penimbunan Komoditas Pangan, Tedy Rusmawan: Harus Ada Sanksi Tegas

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., meminta pemerintah pusat hingga daerah tegas dalam memberikan sanksi apabila ditemukan pihak yang melakukan penimbunan komoditas, baik itu sebelum dan sesudah Ramadan serta Idulfitri 1443 Hijriah. “Untuk menjaga komoditas tetap terjaga baik dari sisi ketersediaan dan harga yang wajar tentunya perlu ada sanksi […]

  • Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

    Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Penetapan Upah Mininum Provinsi (UMP) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat sebesar 8,51% atau sekitar Rp. 160.000/ bulan yang diputuskan gubernur beberapa waktu lalu dinilai sangat tidak layak dan merugikan buruh, karena berdasarkan survei tidak sebanding dengan tingkat KHL buruh saat ini. Keputusan pemerintah dalam menetapkan UMP tersebut, mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015 […]

  • Peringati G30S PKI, PWI Ingatkan Pentingnya Sejarah

    Peringati G30S PKI, PWI Ingatkan Pentingnya Sejarah

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wilayah Kota Sukabumi kibarkan bendera merah putih setengah tiang dalam rangka peringatan peristiwa Gerakan 30 September 1965. Rabu (30/09/20). Ketua PWI Kota Sukabumi Abu Hanifah Nasution mengatakan peristiwa G30S/PKI menjadi peristiwa sejarah yang harus selalu diingat oleh bangsa Indonesia. “Perlu diketahui, terutama bagi generasi muda saat ini, bahwa […]

  • Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pemecatan ASN Yudi Koko Sudah Final

    Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pemecatan ASN Yudi Koko Sudah Final

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memastikan bahwa proses pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN) atas nama Yudi Rahman Setiadi, atau yang dikenal dengan nama Yudi Koko telah selesai. Surat keputusan resmi tersebut mengacu pada dokumen Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan berlaku efektif per 1 Agustus 2025. “Pemecatan Pegawai Negeri atas nama Yudi Koko suratnya sudah […]

expand_less