Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Tantan Sulthon Bukhawan Tegaskan Integritas Adalah Harga Mati Wartawan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 975
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews –  Perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh wajah industri media. Informasi kini mengalir tanpa batas melalui berbagai platform digital. Namun, di tengah perubahan tersebut, Sekretaris PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Bukhawan, mengingatkan bahwa ada satu hal yang tidak boleh ikut berubah: integritas seorang wartawan.

Bagi Tantan, kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang harus diikuti. Akan tetapi, kecepatan menyampaikan informasi tidak boleh mengorbankan akurasi, independensi, dan tanggung jawab jurnalistik.

“Platform boleh berubah, teknologi boleh berkembang, tetapi integritas wartawan tidak boleh ikut berubah,” tegasnya.

Pandangan itu bukan sekadar slogan. Lebih dari dua dekade mengabdikan diri di dunia jurnalistik telah membentuk keyakinannya bahwa kepercayaan publik merupakan modal terbesar yang dimiliki seorang wartawan.

Perjalanan kariernya dimulai pada 2002 ketika bergabung sebagai wartawan Harian Umum Mitra Dialog yang berada di bawah naungan Pikiran Rakyat Grup. Tiga tahun kemudian ia melanjutkan kiprah di Harian Seputar Indonesia (SINDO), sebelum kemudian bergabung dengan InilahKoran hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Pemimpin Redaksi.

Berbagai pengalaman di ruang redaksi memberinya pemahaman bahwa menjadi wartawan tidak cukup hanya memiliki kemampuan menulis. Seorang jurnalis juga dituntut mampu mendengar, melakukan verifikasi, memahami persoalan secara utuh, lalu menyajikannya kepada publik secara objektif dan bertanggung jawab.

“Berita yang baik bukan yang paling cepat, tetapi yang paling dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Bagi Tantan, profesi wartawan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. Keinginannya menekuni dunia jurnalistik berangkat dari rasa ingin tahu yang besar terhadap kehidupan manusia serta keinginan untuk terus belajar dari setiap peristiwa.

“Saya memilih menjadi wartawan karena ingin mengenal banyak orang. Dari setiap orang selalu ada pelajaran yang bisa dipetik. Melalui profesi ini, saya ingin menjadi bagian dari agen perubahan untuk kepentingan publik,” tuturnya.

Berangkat dari Pangalengan

Lahir dan besar di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Tantan tumbuh dalam lingkungan masyarakat pegunungan yang sederhana. Pengalaman masa kecil itu membentuk karakter, kepekaan sosial, dan cara pandangnya terhadap kehidupan.

Pendidikan formal ditempuh di SDN Citere, SMPN 2 Kertasari, MA Baitul Arqom Bandung, hingga meraih gelar sarjana pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Semangat belajarnya tidak berhenti setelah memasuki dunia kerja. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister pada program studi yang sama di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan berhasil menyelesaikannya dengan IPK 3,87.

Baginya, pendidikan bukan sekadar memperoleh gelar akademik, melainkan proses pembelajaran yang berlangsung sepanjang hayat.

“Kalau berhenti belajar, kita akan tertinggal oleh perubahan. Wartawan justru harus menjadi orang yang paling cepat belajar,” katanya.

Cara berpikirnya juga diperkaya oleh berbagai bacaan dari tokoh-tokoh seperti Tan Malaka melalui buku Madilog, karya-karya Buya Hamka, hingga tulisan Elon Green yang memperluas perspektifnya mengenai logika, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Organisasi sebagai Ruang Bertumbuh

Selain berkiprah di media massa, Tantan memiliki pengalaman sebagai Tenaga Ahli Humas DPRD Kabupaten Cirebon, konsultan media, serta terlibat dalam penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas XV Jawa Barat.

Pengalaman organisasinya telah dimulai sejak masa mahasiswa melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Soreang dan Keluarga Mahasiswa Bandung (Kembang). Dari sana, ia belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memimpin dari depan, melainkan menghadirkan ruang agar setiap orang dapat berkembang.

Prinsip tersebut kini ia bawa dalam perannya sebagai Sekretaris PWI Jawa Barat. Menurutnya, organisasi profesi harus menjadi tempat meningkatkan kompetensi, memperkuat perlindungan profesi, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan wartawan.

“Organisasi harus menjadi tempat orang bertumbuh, bukan sekadar tempat berkumpul,” ujarnya.

Menjaga Kepercayaan Publik

Di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat, Tantan meyakini bahwa wartawan tetap memegang peran strategis sebagai penjaga fakta dan kepercayaan publik.

Baginya, tugas seorang jurnalis tidak berhenti ketika sebuah berita dipublikasikan. Di balik setiap karya jurnalistik terdapat tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Prinsip hidup yang selalu dipegangnya pun sederhana.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Tantan memandang bahwa menulis bukan sekadar menyusun rangkaian kata menjadi berita. Lebih dari itu, menulis adalah menjaga amanah publik, merawat kepercayaan masyarakat, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan tetap berpijak pada nilai-nilai kebenaran, integritas, dan kemanusiaan.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi! Kota Bandung Kini Punya Lima Kampung Toleransi

    Resmi! Kota Bandung Kini Punya Lima Kampung Toleransi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Prasasti Kampung Toleransi di RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir. Peresmian ini menambah jumlah kampung toleransi yang ada di Kota Bandung menjadi lima. Dalam acara peresmian, Yana mengapresiasi hadirnya kampung toleransi di Bandung. Ia juga menyampaikan hadirnya kampung toleransi ini merupakan warisan dari pendahulunya, […]

  • Kolaborasi Pemkot Bandung dan 17 Perusahaan Tangani Covid-19

    Kolaborasi Pemkot Bandung dan 17 Perusahaan Tangani Covid-19

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski masih tinggi, tapi angka konfirmasi aktif Covid-19 sudah mengalami penurunan beberapa hari terakhir. Untuk menangani lonjakan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan 17 perusahaan dan bank dalam menyediakan bantuan pandemi Covid-19. Dialog kolaborasi ini diwadahi dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan Kota Bandung. […]

  • Pansus 6 DPRD Kota Bandung: Perwal LKK Wadahi Banyak Kepentingan Warga Bandung

    Pansus 6 DPRD Kota Bandung: Perwal LKK Wadahi Banyak Kepentingan Warga Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus (Pansus) 6 DPRD Kota Bandung menjadi narasumber pada Forum Group Discussion (FGD) Pembahasan Penyusunan Draft Peraturan Wali Kota tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Grand Preanger Hotel, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (25/5/2022). Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung, Sandi Muharram berharap peraturan tersebut dapat mewadahi kepentingan warga Kota […]

  • BNNP Dan Polda Jabar Gulung Sindikat Jaringan Narkoba Internasional

    BNNP Dan Polda Jabar Gulung Sindikat Jaringan Narkoba Internasional

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar dan Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menggulung sindikat narkoba jaringan internasional. Tiga tersangka anggota sindikat, AP, AS, dan DS diringkus dalam pengungkapan itu. Mereka diamankan di wilayah Perum BTN Pasir Gede, Bojong Herang, Kabupaten Cianjur, pada 28 September 2019. Selain itu, petugas juga […]

  • Kedatangan Jemaah Haji Disambut Langsung Walikota dan Forkopimda Kota Sukabumi

    Kedatangan Jemaah Haji Disambut Langsung Walikota dan Forkopimda Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan jemaah asal pemberangkatan Kota Sukabumi, tiba di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. 125 jemaah haji Kloter 30 asal Kota Sukabumi, disambut langsung oleh Wali Kota Sukabumi beserta unsur jajaran Forum Pimpinan Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi lainnya, Minggu (07/08). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyampaikan rasa syukurnya atas kedatangan para […]

  • Gen Z dan Milenial Jadi Aktor Utama Pemilu di Kota Bandung, Mulai Jadi Petugas PPK Hingga KPPS

    Gen Z dan Milenial Jadi Aktor Utama Pemilu di Kota Bandung, Mulai Jadi Petugas PPK Hingga KPPS

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Peran Gen Z dan Milenial menjadi krusial dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Sebagai kelompok pemilih yang mendominasi dalam kontestasi lima tahunan ini, Gen Z dan Milenial juga tak hanya menjadi pemilih saja namun juga berperan aktif menjadi penyelenggara mulai dari petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai Kelompok Penyelenggara […]

expand_less