Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Tantan Sulthon Bukhawan Tegaskan Integritas Adalah Harga Mati Wartawan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 925
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews –  Perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh wajah industri media. Informasi kini mengalir tanpa batas melalui berbagai platform digital. Namun, di tengah perubahan tersebut, Sekretaris PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Bukhawan, mengingatkan bahwa ada satu hal yang tidak boleh ikut berubah: integritas seorang wartawan.

Bagi Tantan, kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang harus diikuti. Akan tetapi, kecepatan menyampaikan informasi tidak boleh mengorbankan akurasi, independensi, dan tanggung jawab jurnalistik.

“Platform boleh berubah, teknologi boleh berkembang, tetapi integritas wartawan tidak boleh ikut berubah,” tegasnya.

Pandangan itu bukan sekadar slogan. Lebih dari dua dekade mengabdikan diri di dunia jurnalistik telah membentuk keyakinannya bahwa kepercayaan publik merupakan modal terbesar yang dimiliki seorang wartawan.

Perjalanan kariernya dimulai pada 2002 ketika bergabung sebagai wartawan Harian Umum Mitra Dialog yang berada di bawah naungan Pikiran Rakyat Grup. Tiga tahun kemudian ia melanjutkan kiprah di Harian Seputar Indonesia (SINDO), sebelum kemudian bergabung dengan InilahKoran hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Pemimpin Redaksi.

Berbagai pengalaman di ruang redaksi memberinya pemahaman bahwa menjadi wartawan tidak cukup hanya memiliki kemampuan menulis. Seorang jurnalis juga dituntut mampu mendengar, melakukan verifikasi, memahami persoalan secara utuh, lalu menyajikannya kepada publik secara objektif dan bertanggung jawab.

“Berita yang baik bukan yang paling cepat, tetapi yang paling dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Bagi Tantan, profesi wartawan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. Keinginannya menekuni dunia jurnalistik berangkat dari rasa ingin tahu yang besar terhadap kehidupan manusia serta keinginan untuk terus belajar dari setiap peristiwa.

“Saya memilih menjadi wartawan karena ingin mengenal banyak orang. Dari setiap orang selalu ada pelajaran yang bisa dipetik. Melalui profesi ini, saya ingin menjadi bagian dari agen perubahan untuk kepentingan publik,” tuturnya.

Berangkat dari Pangalengan

Lahir dan besar di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Tantan tumbuh dalam lingkungan masyarakat pegunungan yang sederhana. Pengalaman masa kecil itu membentuk karakter, kepekaan sosial, dan cara pandangnya terhadap kehidupan.

Pendidikan formal ditempuh di SDN Citere, SMPN 2 Kertasari, MA Baitul Arqom Bandung, hingga meraih gelar sarjana pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Semangat belajarnya tidak berhenti setelah memasuki dunia kerja. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister pada program studi yang sama di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan berhasil menyelesaikannya dengan IPK 3,87.

Baginya, pendidikan bukan sekadar memperoleh gelar akademik, melainkan proses pembelajaran yang berlangsung sepanjang hayat.

“Kalau berhenti belajar, kita akan tertinggal oleh perubahan. Wartawan justru harus menjadi orang yang paling cepat belajar,” katanya.

Cara berpikirnya juga diperkaya oleh berbagai bacaan dari tokoh-tokoh seperti Tan Malaka melalui buku Madilog, karya-karya Buya Hamka, hingga tulisan Elon Green yang memperluas perspektifnya mengenai logika, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Organisasi sebagai Ruang Bertumbuh

Selain berkiprah di media massa, Tantan memiliki pengalaman sebagai Tenaga Ahli Humas DPRD Kabupaten Cirebon, konsultan media, serta terlibat dalam penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas XV Jawa Barat.

Pengalaman organisasinya telah dimulai sejak masa mahasiswa melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Soreang dan Keluarga Mahasiswa Bandung (Kembang). Dari sana, ia belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memimpin dari depan, melainkan menghadirkan ruang agar setiap orang dapat berkembang.

Prinsip tersebut kini ia bawa dalam perannya sebagai Sekretaris PWI Jawa Barat. Menurutnya, organisasi profesi harus menjadi tempat meningkatkan kompetensi, memperkuat perlindungan profesi, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan wartawan.

“Organisasi harus menjadi tempat orang bertumbuh, bukan sekadar tempat berkumpul,” ujarnya.

Menjaga Kepercayaan Publik

Di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat, Tantan meyakini bahwa wartawan tetap memegang peran strategis sebagai penjaga fakta dan kepercayaan publik.

Baginya, tugas seorang jurnalis tidak berhenti ketika sebuah berita dipublikasikan. Di balik setiap karya jurnalistik terdapat tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Prinsip hidup yang selalu dipegangnya pun sederhana.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Tantan memandang bahwa menulis bukan sekadar menyusun rangkaian kata menjadi berita. Lebih dari itu, menulis adalah menjaga amanah publik, merawat kepercayaan masyarakat, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan tetap berpijak pada nilai-nilai kebenaran, integritas, dan kemanusiaan.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa hari berturut-turut Komisi Informasi Jabar menggelar Webinar. Sabtu (16/05) bekerjasama dengan PW NU Jabar, PW Fatayat NU Jabar dan Uninus menggelar Webinar bertema “Ketika Perempuan Merebut Informasi”. Hirni Kifa Hazefa S.Pd., M.Ikom., CEC selaku Ketua Fatayat NU Jabar memandu langsung virtual daring yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Menghadirkan tiga orang […]

  • Yana Ajak DKM Berlomba-lomba Sejahterakan Umat

    Yana Ajak DKM Berlomba-lomba Sejahterakan Umat

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap Dewan Keluarga Masjid (DKM) di Kota Bandung bisa berlomba-lomba menyejahterakan umat. Mulai dari dakwah, kegiatan sosial, dan kemanusiaan. Hal itu diungkapkan Yana saat di DKM Masjid Nurul Iman, di Komplek Taman Cipadung Indah, Jalan Ekadasa, Jumat 28 Januari 2022. Di masjid tersebut, Yana […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke 79 Polsek Cimahi Lakukan Bakti Sosial

    Sambut Hari Bhayangkara ke 79 Polsek Cimahi Lakukan Bakti Sosial

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Cimahi lakukan sejumlah kegiatan bakti sosial di wilayah binaan salahsatunya dengan melakukan bersih-bersih tempat ibadah di Mesjid Al-Ishlah di Jalan Encep Kartawiria, Kel. Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara dan menyerahkan bantuan kepada marbot. Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan S.H,memgatakan kegiatan untuk lebih meningkatkan kedekatan dengan masyarakat juga meningkatkan […]

  • Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung launching program Pendidikan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang wajib diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN), bertempat di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, pada Senin, 22 September 2025. Program ini merupakan yang pertama kali dijalankan di level pemerintah kota/kabupaten dengan supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

  • 52 Paguron Ikut Serta Dalam Pagelaran MKP Championship VI Di Dome Balerame Soreang

    52 Paguron Ikut Serta Dalam Pagelaran MKP Championship VI Di Dome Balerame Soreang

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Gelaran Kejuaraan Penca Silat Macan Kumbang Pajajaran (MKP) Championship VI untuk hari ini terbagi tiga gelanggang , ” Ucap Ketua Panitia Pelaksana MKP Championships Vi, Asep Saeful Bahri di Dome Balerame Soreang Kab Bandung (10 /5/2025). Asep mengatakan, dari tiga gelanggang yaitu gelanggang satu usia remaja, gelanggang kedua Pra remaja sedangkan […]

  • Gandeng Aisah Dahlan TP-PKK Kota Sukabumi Dorong Pelayanan Humanis Lewat Seminar Smart Service Parenting

    Gandeng Aisah Dahlan TP-PKK Kota Sukabumi Dorong Pelayanan Humanis Lewat Seminar Smart Service Parenting

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 299
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi menghadirkan pakar parenting dan neuroscience, dr. Aisah Dahlan, dalam Seminar Smart Service Parenting, yang digelar di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Memahami Bahasa Kalbu: Strategi Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Publik dan Pengasuhan” itu diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai […]

expand_less