Breaking News
Trending Tags

Manfaat Perlindungan Koperasi Bakal Terasa oleh Masyarakat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Panitia Khusus (Pansus) 7 DPRD Kota Bandung menghadiri acara FGD Raperda tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan, dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro Kota Bandung, di Grand Tebu Hotel, Senin (31/10/2022).

Dalam kegiatan tersebut, pimpinan dan para  anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung hadir lengkap, dan membahas Raperda tersebut bersama Dinas UMKM Kota Bandung, serta Guru Besar Bidang Ekonomi dan Manajemen Trisakti, Prof. Rully Indrawan, M.Si, dan PUSDI PBIK FISIP UNPAD, Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si.

Ketua Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E., Ak., mengatakan, hadirnya Raperda ini sangat penting. Bukan hanya bagi pegiat koperasi, namun juga masyarakat.

Oleh karena itu, DPRD berharap Raperda tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan, dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro Kota Bandung dapat menjadi sebuah Perda yang bermakna.

“Founding Father kita, Bung Karno menuliskan dalam konstitusi bahwa kehadiran koperasi harus mampu menjadi soko guru ekonomi masyarakat. Berarti itu adalah amanat yang harus diwujudkan. Sehingga, kita sebagai pandunya harus melaksanakan bagaimana koperasi bisa menjadi primadona ekonomi kerakyatan di masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Iwan menuturkan, peluang hadirnya koperasi di tengah masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat sangatlah besar. Namun, hingga saat ini dampak keberadaan koperasi masih sangat kurang.

Oleh karena itu, setiap masukan dalam FGD hari ini akan sangat berarti sebagai bekal untuk menampung banyak hal yang harus dihadirkan dalam Raperda ini. Dengan begitu, pembahasan dalam FGD kali ini dapat menjadi dukungan penguatan terbentuknya Raperda.

“Apalagi salah satu masalah pengembangan koperasi adalah kurangnya literasi dan edukasi tentang koperasi. Bukan hanya di masyarakat, bahkan di para anggota koperasi pun belum tentu paham berkoperasi itu seperti apa. Maka masalah ini harus menjadi konsentrasi kita untuk memberikan pemahaman, sehingga apabila sudah mengetahui, selanjutnya mereka bisa mengerjakannya dengan baik,” ucapnya.

Dengan pemahaman dan regulasi yang ada, nantinya dalam Raperda ini peranan koperasi diharapkan mampu mendorong pendapatan asli daerah di Kota Bandung.

“Maka dari itu melalui kegiatan ini kita berupaya untuk dapat mengembalikan koperasi sebagai unit yang bisa meningkatkan usaha para anggota koperasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung, H. Erwin, S.E., berharap hadirnya Raperda ini dapat menjadi pedoman bagi para pelaku koperasi dan masyarakat untuk merasakan dampak kebermanfaatan yang nyata dari keberadaan keberadaan koperasi, khususnya di masyarakat di tingkat bawah.

“Kebermanfaatan dari keberadaan koperasi di masyarakat, salah satunya, bagaimana mampu melepaskan masyarakat dari jerat  bank keliling yang dikenal dengan istilah bank emok. Dimana, saat ini banyak masyarakat yang menjadi korban dari jerat rentenir dengan berkedok sebagai koperasi,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung lainnya, Hj. Siti Nurjanah, S.S., berharap, Raperda ini dapat turut memuat terkait pengawasan legalitas dari keberadaan koperasi di masyarakat.

Saat ini, kata dia, maraknya aktivitas rentenir berkedok koperasi kerap menyengsarakan masyarakat. Dalam Raperda ini harus juga memasukkan regulasi terkait bagaimana pengecekan dan pengawasan dari aktivitas koperasi-koperasi yang ada, terutama terkait legalitas keberadaan koperasi oleh pemerintah Kota Bandung.

“Karena saat ini, banyak lembaga yang secara perizinan sebagai koperasi, tapi pada pelaksanaan di lapangan justru sebagai rentenir, inilah upaya yang harus kita cegah, sehingga koperasi dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. *(Permana)
*Achmad Nugraha: Sumpah Pemuda Momentum Perluas Kolaborasi*

KETFOTO: Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri acara Sumpah Masih Muda, yang diselenggarakan Karang Taruna RW 05, di Sepanjang Jalan Jembatan Opat, Kota Bandung, Sabtu, (29/10/2022). Permana/Humpro DPRD Kota Bandung

BANDUNG, — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri acara Sumpah Masih Muda, yang diselenggarakan Karang Taruna RW 05, Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal, di Sepanjang Jalan Jembatan Opat, Kota Bandung, Sabtu, (29/10/2022)

Kegiatan tersebut, sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94, yang bertepatan pada tanggal 28 Oktober 2022.

Achmad Nugraha mendorong agar Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 ini dapat menjadi momentum bagi para pemuda, khususnya di Kota Bandung, untuk turut serta bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya melahirkan sebuah karya visioner demi membangun bangsa saat ini dan masa mendatang.

“Para pemuda hari ini harus mampu menunjukkan jati diri yang sebenarnya, sebagai pemuda yang penuh semangat dan memiliki etos tinggi terkait bagaimana membangun masa depan bangsa ini, karena masa depan bangsa ini berada di pundak mereka, sebagai bentuk tanggung jawab anak bangsa,” ujarnya.

Ia pun berharap, para pemuda harus mampu bermanfaat bagi masyarakat luas setidak-tidaknya bagi diri sendiri dan keluarganya.

“Jangan sampai para pemuda saat ini hanya berpangku tangan melihat berbagai dinamika yang terjadi, dan akhirnya menjadi sampah masyarakat. Apa yang dimaksud dengan sampah masyarakat, adalah mereka yang tidak berpikir, tidak memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu atau bermalas-malasan. Jangan lebih banyak nongkrong. Lakukan aktivitas yang positif bagi manfaat orang lain dan dirinya sendiri,” ucapnya.

Apalagi saat ini Indonesia dihadapkan pada situasi bonus demografi yang menuntut para generasi muda mempersiapkan diri dengan berbagai kompetisi, sehingga memiliki daya saing.

“Sehingga anak bangsa hari ini janganlah terus berpangku tangan dan tergantung pada orang lain, tapi harus mulai turun tangan melakukan berbagai aktivitas yang bermanfaat dan membantu orang lain,” ujarnya.

Achmad menambahkan, dinamika saat ini di masyarakat adalah mulai kembali bermunculannya kelompok-kelompok kekerasan mengarah tindak kriminal yang diikuti oleh generasi muda.

Kelompok-kelompok tersebut bukan hanya membuat resah dan merugikan masyarakat, namun mereka pun merugikan dirinya sendiri juga keluarganya yang harus menanggung akibat dari perbuatan anggota keluarga yang terlibat dalam aktivitas kekerasan dan kriminalitas.

“Saya berharap di momentum ini, para pemuda yang biasa melakukan aktivitas merugikan, seperti halnya tawuran dan lainnya, agar kembalilah dan memohon maaf pada orang tua kalian, serta mulai menata diri untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya. *(Permana)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STISIP Syasmsul Ulum Sukabumi Gelar wisuda Secara Offline

    STISIP Syasmsul Ulum Sukabumi Gelar wisuda Secara Offline

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-STISIP Syamsul Ulum Sukabumi menggelar acara wisuda angkatan XVII dengan cara offline, di Aula Hotel Pangrango Jalan Salabintana Kabupaten Sukabumi. Rabu, (11/11/2020).Dalam wisuda tersebut, protokol kesehatan pun dilakukan dengan ketat termasuk melibatkan petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi serta jajaran Kepolisian Polres Sukabumi Kota. Sebanyak 192 mahasiwa yang akan diwisuda juga harus dilakukan pengecekan suhu tubuh […]

  • Rusaknya Besi Pembatas Di Forest Walk Baksil, Walikota Bandung Akan Tindaklanjuti

    Rusaknya Besi Pembatas Di Forest Walk Baksil, Walikota Bandung Akan Tindaklanjuti

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku segera menindaklanjuti kabar tentang rusaknya besi pembatas di Forest Walk Babakan Siliwangi (Baksil). Ia pun mengaku telah meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung segera menindaklanjutinya. Hal itu terkait munculnya foto yang diunggah akun @irfan_budiawan_ di media sosial Twitter. “Saya […]

  • Memperingati Hari Bhayangkara Dan HJB Ke-537, Polresta  Bogor Dan Disparbud  Gelar MB3R

    Memperingati Hari Bhayangkara Dan HJB Ke-537, Polresta Bogor Dan Disparbud Gelar MB3R

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Polresta Bogor Kota dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menggelar Mandiri Bhayangkara Bogor Batik Run (MB3R) 2019 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 dan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 537 sekaligus dalam rangka mempromosikan batik Bogor dengan rute 7,3 kilometer pada Minggu, 14 Juli mendatang. Bagus perwakilan dari Event […]

  • Atasi Kemacetan Transportasi, Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan PTDI Dan STTD

    Atasi Kemacetan Transportasi, Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan PTDI Dan STTD

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – Sekolah Tinggi TRansportasi Darat (STTD). Kerja sama ini dibuat dalam rangka pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang transportasi di Kota Bandung. Dalam hal ini, PTDI-STTD akan memberikan 33 orang lulusan terbaiknya untuk bergabung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung. […]

  • Kota Bandung Adakan Kebijakan Ganjil Genap Di Pintu Tol Hanya Untuk Kendaraan Plat Nomor Non D

    Kota Bandung Adakan Kebijakan Ganjil Genap Di Pintu Tol Hanya Untuk Kendaraan Plat Nomor Non D

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kebijakan pengaturan kendaraan ganjil genap akan dilaksanakan di Kota Bandung pada 3-5 September ini. Namun, warga sekitar Bandung Raya tak perlu khawatir karena tidak akan terjaring dalam penyekatan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E. M. Ricky Gustiadimengungkapkan untuk aturan ganjil genap kali ini hanya diberlakukan bagi kendaraan non plat D. Sehingga […]

  • Stok Vaksin Covid-19 Di Kota Bandung Aman Hingga Dua Pekan Ke Depan

    Stok Vaksin Covid-19 Di Kota Bandung Aman Hingga Dua Pekan Ke Depan

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketersediaan vaksinasi Kota Bandung aman untuk dua pekan ke depan. Hal tersebut sesuai dengan alokasi yang diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menyukseskan 100 persen vaksinasi di akhir tahun 2021. Termasuk vaksin untuk remaja yaitu usia 12-17 tahun. “Ketersediaan vaksin aman, khususnya pelajar sudah dialokasi Kemenkes seusai permohonan kami,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota […]

expand_less