Breaking News
Trending Tags

Masih Perlu Banyak Ruang Pentas Seni dan Budaya Di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri Pagelaran Seni Kenanga Merah Kota Bandung, di Bandung Creative Hub, Minggu (7/1/2024). Hadir pula Ketua Umum Kenanga Merah Kota Bandung Sri Pujiastuti dan Ketua Karang Taruna Kota Bandung Andri Gunawan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan, rutinitas pentas seni dan budaya menjadi tulang punggung penting Kota Bandung dalam merawat identitas bangsa. Hasil utama dari banyaknya pementasan ini yakni lahirnya talenta-talenta seni dan budaya terbaik yang bisa melanggeng hingga ke ajang internasional. Oleh karena itu, kegiatan berkesenian harus terus diwariskan turun temurun kepada generasi selanjutnya.

Lebih jauh dikatakan ada talenta-talenta yang belum tersorot dari berbagai pelosok Kota Bandung yang perlu dibanggakan. Mereka percaya diri untuk mentas dan bukan tidak mungkin suatu saat namanya bergaung di kancah internasional .

Pentingnya acara seni dan budaya di tengah misi Kota Bandung sebagai kota jasa dan wisata. Gelaran rutin seni dan budaya ini juga akan menjadi agenda penting penyambut para wisatawan, terutama mancanegara.

H.Achmad Nugraha DH.SH menuturkan, yang layak ditawarkan kepada wisatawan asing adalah keunikan dan ciri khas bangsa Indonesia. Wisatawan lebih tertarik kepada budaya bangsa Indonesia dalam berbagai bentuk seni mulai dari tari, wayang, hingga pakaian sekalipun.

Dengan hadirnya berbagai pentas seni, Kota Bandung akan dikenang sebagai kota yang mampu menyediakan keberagaman identitas bangsa Indonesia. Di sisi lain, ekonomi akan berdenyut dengan hadirnya wisatawan yang turut membelanjakan pengeluarannya ke berbagai sektor ekonomi kota.

“Kita lihat bagaimana kontribusi Kenanga Merah ini saja, yang dengan gelaran sederhana bisa memberikan khazanah dan nilai bangsa yang sejatinya harus kita pertahankan. Ini keren sekali para peserta lomba budaya. Dengan kesederhanaan ini ingin memberikan suatu gambaran bahwa kemampuan diri harus diperlihatkan. Ini adalah bentuk kecil Kenanga Merah bagi negara,” ujarnya.

Achmad Nugraha menaruh perhatian kepada seniman dan budayawan yang masih kesulitan untuk menggelar pertunjukan seni. Padahal, ada banyak ceruk ekonomi yang harus diisi dari setiap insan Kota Bandung yang hidup dari seni.

“Selain berkesenian tentunya yang paling dituju itu seniman dan budayawan bisa berkehidupan. Peran pemerintah melalui Perda 12 Tahun 2009 harus didorong. Saya berharap pelestarian seni dan tradisi harus terus berkembang. Khazanah kita begitu kaya. Melihat Kenanga Merah bahwa banyak yang diikutsertakan dari berbagai kalangan, meski Kenanga Merah selama ini bergerak secara mandiri, saya apresiasi setinggi-tingginya perjuangan demi identitas bangsa ini,” ujarnya.

Ketua Umum Kenanga Merah Kota Bandung Sri Pujiastuti mengatakan, Kenanga Merah merupakan wadah dengan beragam kegiatan di dalamnya. Selama setahun terakhir, Kenanga Merah telah mengadakan talk show kebangsaan dan kebhinekaan.

Selain itu, ada pula pelatihan keterampilan membuat pastry, katering, dan barista bagi para anggotanya. Telah diadakan pula bazar ekonomi supaya anggota dan warga yang selama ini membersamai Kenanga Merah bisa mendapatkan ilmu dan menjadikan kreatifitas serta inovasi sehingga mendorong lebih mandiri dan berdaya. Di ranah sosial dan keagamaan, Kenanga Merah juga menggelar belajar mengaji dari dasar.

Kenanga Merah juga mengadakan acara seni budaya. Seperti lomba kebaya Kenanga Merah di Pagelaran Seni Kenanga Merah kali ini yang ingin mengajak perempuan Indonesia untuk lebih mencintai busana kebaya yang menampilkan keanggunan, kecantikan, dan karakter wanita Indonesia.

“Ini harus kita rawat, kita jaga bersama agar seni budaya di Indonesia tidak punah, dan tentunya menjadi jati diri dan identitas suatu bangsa. Mari kita bersama-sama lestarikan budaya ini. Pentas Seni Kenanga Merah ini dari kita dan untuk kita. Terima kasih atas kerja sama dan partisipasinya,” tutur Sri Pujiastuti.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank bjb Luncurkan Program Promo bjb Tandamata Berjangka, Ada Hadiahnya

    Bank bjb Luncurkan Program Promo bjb Tandamata Berjangka, Ada Hadiahnya

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG – Bisa menyisihkan sebagian pendapatan di tengah kebutuhan gaya hidup yang kian tinggi adalah sebuah usaha luar biasa. Kendati sulit, tapi sebuah keniscayaan untuk masa depan Anda. Perlu usaha keras untuk menyisihkannya. Dengan menabung, berbagai harapan di masa depan bisa tercapai, seperti membeli barang baru, liburan bersama orang tercinta, investasi, membayar pendidikan, dan lainnya. […]

  • Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Peringatan Asyura yang dilakukan Muslim Syiah di Bandung sempat mendapat penolakan dari ormas radikal, namun tetap berjalan lancar. Acara yang digelar di Majelis Shalawat jalan H. Mukti, Ciwastra, kota Bandung, Senin malam (9/9/19), tersebut dijaga ketat kepolisian karena ada sekelompok orang berunjuk rasa menolak acara tersebut. Sekitar 100 orang massa yang mengatasnamakan Forum Umat […]

  • Sejumlah Pohon Hilang dan Rusak di Kota Bandung, Diduga Oknum DPKP3 Ikut Terlibat?

    Sejumlah Pohon Hilang dan Rusak di Kota Bandung, Diduga Oknum DPKP3 Ikut Terlibat?

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Diduga adanya keterlibatanan oknum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertramanan (DPKP3) Kota Bandung, akibatkan pengrusakan pohon-pohon yang usianya sudah puluhan tahun. Kolabrasi oknum Dinas dan alap-alap pohon sebagai pihak kedua ini sepertinya selalu lolos dari pengawasan, sehingga banyak pohon yang seharusnya dijaga kelestarianya tiba-tiba hilang atau rusak hanya untuk kepentingan […]

  • Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap para pemimpin pemerintah kota di Indonesia bisa intens bertukar pikiran. Khususnya terkait penerapan smart city di kota masing-masing. Hal itu diungkapkan Yana saat menghadiri Indo Smart City Forum and Expo (ISCFE) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan tersebut dihelat selama 3 […]

  • PJJ Tangtangan Bagi Siswa, Asep Ramdani Sang Kepala Sekolah Datangi Siswa Yang Terkendala Teknologi

    PJJ Tangtangan Bagi Siswa, Asep Ramdani Sang Kepala Sekolah Datangi Siswa Yang Terkendala Teknologi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi tantangan bagi sebagian siswa, terutama karena tidak semua keluarga mampu menjangkau teknologi yang memadai. Salah satunya yang terjadi pada siswa SMPN 59 Bandung Tak hilang akal, Kepala SMPN 59 Bandung, Asep Ramdani berinisiatif untuk menggelar pembelajaran luar jaringan (Luring) dengan melaksanakan kunjungan kepada siswa yang terkendala teknologi. […]

  • Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

    Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan alih fungsi Lapang Merdeka. Isu tersebut mencuat setelah muncul unggahan yang memperlihatkan lapangan basket digunakan sebagai arena permainan mobil-mobilan di tengah tingginya aktivitas warga saat libur Tahun Baru. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa aktivitas tersebut […]

expand_less