Breaking News
Trending Tags

Pansus 4 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda SOTK Tentang Pembentukan BPBD

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Salah satu Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) yang dibahas Pansus 4 DPRD Kota Bandung yaitu Raperda tentang Susunan Organisasi Tatakerja (SOTK) yang jadi konsentrasi adalah pembenntukan Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD).

Anggota Pansua 4 DPRD Kota Bandung Asep Sudrajat, S.A.P. mengatakan, di Jawa Barat ini, hanya tinggal Kota Bandung dan Kota Depok yang belum memiliki BPBD sendiri. Sementara ini, penanggulangan bencana di Kota Bandung masih disatukan dengan Dinas Pemadam kebakaran.

Lebih jauh Asep Sudrajat menyampaikan, dengan melihat kondisi sekarang Kota Bandung sangat membutuhkan keberadaan BPBD. Karena Kota Bandung kerap diterpa bencana, namun tidak mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Karena anggaran BNPB ini hanya bisa disalurkan melalui BPBD daerah msing-masing .

Menurut Politisi Nasdem ini, Kota Bandung kerap dilanda bencana, seperti banjir dan tanah longsor. Belum lagi, Kota Bandung dikepung kemungkinan bencana sesar lembang, sehingga harus memiiki persiapan untuk menangani jika bencana terjadi.

Dengan memiliki BPBD sendiri, Kota Bandung bisa mendapatkan bantuan dari BPBD kota/kabupaten lain nantinya. Kota Bandung juga harus bisa memberikan bantuan kepada kabupaten dan kota lain.

Mengenai SDM yang akan mengisi posisi di BPBD Kota Bandung, Asep mengatakan, harus diisi oleh orang-orang yang berkompeten. Terlebih untuk orang-orang yang menduduki jabatan structural, seperti Kepala Badan, Sekretaris badan dan beberapa kepala bidang. Sementara utuk staf yang tugasnya sebagai pelakasna teknis, bisa diambil dari dinas lain .

“Kan selama ini ada orangn-orang yang duduk di bidang kebencanaan di Dinas Kebakaran. Kita bisa menempatkan orang tersebut di BPBD nantinya,” kata Asep.

Menurut anggota Pansus 4 ini, ada sembilan jabatan struktural yang harus diisi. Sementara untuk petugas teknis, nantinya bergantung kebutuhan.

“Untuk petugas teknis jumlahnya bergantung kebutuhan setelah dilakukan kajian. Jika ada kekurangan, bisa saja mereka diambil dari petugas Satpol PP atau Dinas Kebakaran. Yang penting, orang-orang yang mengisi jabatan adalah okrang-orang yang kompeten,” jelasnya.

Asep juga berharap, setelah terbentuk BPBD harus bersinergi dengan SKPD lain, seperti Dinkes, Dinsos dan SKPD lainnya. Karena BPBD fungsinya koordinasi, jadi harus bisa bersinergi dengan SKPD lainya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua  DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari : Sektor Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Vaksin Covid-1

    Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari : Sektor Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Vaksin Covid-1

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari pantau pelaksanaan vaksinasi massal yang diselangggarakan pada kampus-kampus. Salah satu kampus yang bekerjasama ialah Institut Teknologi Nasional (Itenas). Khususnya kampus tersebut bekerja sama dengan puskesmas dan kecamatan setempat dengan menyelenggarakan vaksinasi massal sebagai bentuk upaya dukungan terhadap program pemerintah […]

  • Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

    Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Demokrasi membuka ruang bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam politik. Siapapun dia, petani, politisi, pegawai, artis, olahragawan, semua punya kesempatan yang terbuka untuk berpolitik Dalam dunia seleb fenomena ini sudah umum terjadi. Kebanyakan seleb akan melakukan dua hal umum yaitu membangun bisnis atau ikut kontestasi pilkada atau pileg disaat karir selebnya mulai menurun. […]

  • Sepanjang 2023, Dinkes Kota Sukabumi Layani Puluhan Ribu Pasien Lewat PSC 119

    Sepanjang 2023, Dinkes Kota Sukabumi Layani Puluhan Ribu Pasien Lewat PSC 119

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, memberikan pelayanan puluhan ribu orang lewat program Public Safety Center (PSC) 119. Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah, menerangkan, PSC 119 yang dikelola UPTD Penunjang Kesehatan Dinkes untuk melayani kasus emergency maupun non-emergency. Sepanjang, 2023 kemarin merespons 11.505 panggilan melalui layanan Ambulans SIGAP. Sementara melalui Home […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Serahkan CCP  Ke Warga Cikole Yang Terkena Bencana Longsor

    DKP3 Kota Sukabumi Serahkan CCP Ke Warga Cikole Yang Terkena Bencana Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi menyerahkan Cadangan Pangan Pemerintah (CCP) ke warga Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole yang terkena musibah bencana longsor sebanyak 252 kilogram. “Ya, hari ini kita menyerahkan CCP sebanyak 252 kilogram beras untuk warga yang terkena bencana longsor,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. Disela-sela kegiatan […]

  • Walikota Kembali Lantik 29 Pejabat

    Walikota Kembali Lantik 29 Pejabat

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 29 Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkot Sukabumi dilantik. Pelantikan langsung dilakukan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di ruang utama Balai Kota Sukabumi. Kamis, (25/3/2021). Fahmi mengungkapkan,mutasi dan rotasi sudah menjadi hal yang biasa dalam organisasi, dan bagian dalam manajemen kepegawaian.“Kita butuh pegawai yang sevisi dengan kepala daerah, butuh pegawai yang […]

  • Pemkot Revisi Surat Terkait Pembatasan Jam Operasional Toko Modern

    Pemkot Revisi Surat Terkait Pembatasan Jam Operasional Toko Modern

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merevisi surat edaran mengenai pembatasan jam operasional toko modern. Poin terbaru dari surat edaran melalui Dinas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) ini yakni jam operasional toko modern menjadi pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB. Kepala Didagin, Elly Wasliah menyebutkan pada surat edaran sebelumnya toko modern hanya diperkenankan buka […]

expand_less